Paradigma kerja telah diubah oleh pandemi Covid-19, termasuk di Indonesia. Metode kerja Work from Home (WFH) menawarkan cara yang fleksibel untuk tetap produktif meskipun ada batasan sosial. Dalam artikel ini, persiapan sumber daya manusia (SDM) sangat penting untuk menghadapi pola kerja tanpa jadwal (WFH), termasuk pemahaman tentang teknologi informasi, manajemen waktu, dan komunikasi virtual. Studi menunjukkan bahwa WFH membuat waktu kerja lebih fleksibel, tetapi mereka juga menghadirkan masalah seperti kurangnya koordinasi dan keterbatasan akses teknologi. Sumber daya manusia (SDM) dapat secara efektif beradaptasi dengan pola kerja WFH, meningkatkan kinerja individu dan organisasi, dengan menggunakan strategi pelatihan yang tepat dan penyediaan infrastruktur pendukung. Dalam artikel ini, pendekatan hybrid sangat penting sebagai solusi jangka panjang untuk mengoptimalkan keseimbangan antara kehidupan dan pekerjaan.
Copyrights © 2026