Osman Arofat
Institut Transportasi dan Logistik Trisakti, Jakarta, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Menuju Pola Kerja WFH: Mempersiapkan Sumber Daya Manusia Sonya Sidjabat; Okin Ringan Purba; Osman Arofat; Alfais Amin Darmawan; Mochamad Reza Pribadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Terapan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Terapan (Januari - Maret 2026)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Resarch National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jpmpt.v4i1.1958

Abstract

Paradigma kerja telah diubah oleh pandemi Covid-19, termasuk di Indonesia. Metode kerja Work from Home (WFH) menawarkan cara yang fleksibel untuk tetap produktif meskipun ada batasan sosial. Dalam artikel ini, persiapan sumber daya manusia (SDM) sangat penting untuk menghadapi pola kerja tanpa jadwal (WFH), termasuk pemahaman tentang teknologi informasi, manajemen waktu, dan komunikasi virtual. Studi menunjukkan bahwa WFH membuat waktu kerja lebih fleksibel, tetapi mereka juga menghadirkan masalah seperti kurangnya koordinasi dan keterbatasan akses teknologi. Sumber daya manusia (SDM) dapat secara efektif beradaptasi dengan pola kerja WFH, meningkatkan kinerja individu dan organisasi, dengan menggunakan strategi pelatihan yang tepat dan penyediaan infrastruktur pendukung. Dalam artikel ini, pendekatan hybrid sangat penting sebagai solusi jangka panjang untuk mengoptimalkan keseimbangan antara kehidupan dan pekerjaan.
Multi-Stakeholder Governance Strategies in Indonesia’s Ride-Hailing Ecosystem Yuwono D. Sucipto; Euis Saribanon; Irwan Chairudin; Osman Arofat; Reni Dian Oktaviani
Siber Nusantara of Economic and Finance Review Vol. 2 No. 1 (2025): Siber Nusantara of Economic and Finance Review (October 2025 - March 2026)
Publisher : Siber Nusantara Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/snefr.v2i1.646

Abstract

The transformation of Ride-Hailing Services (RHS) into Transport Super-Apps (TSA) in Indonesia has fundamentally altered the urban mobility landscape. This article addresses the need to delineate a multi-stakeholder governance framework that aligns innovation with environmental sustainability, accessibility, and user convenience. Adopting a Systematic Literature Review (SLR) approach of current literature through 2025-2026, the primary findings indicate that the success of sustainable mobility depends on resolving the 'Mobility Trilemma': affordability, scalability, and sustainability. The analysis emphasizes three main pillars: (1) trust-based regulation, (2) acceleration of Electric Vehicle (EV) infrastructure, and (3) multimodal integration as the foundation for future RHS policy design in Indonesia. This study formulates a multi-stakeholder governance framework focusing on the roles of users, drivers, TSA platforms, and the government (central and regional), alongside cross-level policy recommendations to promote RHS as a feeder for mass public transportation.