Sonya Sidjabat
Institut Transportasi dan Logistik Trisakti, Jakarta, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Menavigasi Transformasi Digital: Tantangan dan Peluang Adaptasi Organisasi Sonya Sidjabat; Yulianti Keke; Osman Arafat; Yuwono D. Sucipto; Harry Purwoko; Otto Sugiharto Prakoso
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Terapan Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Terapan (Juli - September 2025)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Resarch National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jpmpt.v3i3.1336

Abstract

Evolusi perangkat lunak meningkat sehingga memodifikasi panorama organisasi lebih mencolok sehingga organisasi memerlukan kebijakan orientasi yang berkhasiat. Tujuan artikel, menggali bermacam sisi kebijakan orientasi usaha yang bisa menolong organisasi menavigasi transformasi juga memperbaiki keefektifan industri di masa teknologi. Dengan kajian pustaka menyeluruh dengan menelaah sesuatu yang berhubungan dengan kebijakan penyesuaian perdagangan. Perlunya mengamati pengetahuan menyeluruh mengenai arus ilmu pengetahuan terapan dan transformasi sikap pelanggan. Organisasi perlu mengamati pertumbuhan ilmu pengetahuan teknologi yang baru, contohnya kepintaran artifisial pengerjaan big data serta Internet of Things atau IoT, teknologi buku besar terdistribusi, mengetahui sikap pelanggan yang mengalami perubahan pada masa elektronik. Dengan mengetahui sikap dan perilaku pelanggan yang dalam, maka organisasi bisa menetapkan kesempatan baru serta menerima tindakan penyesuaian yang akurat. Keluesan organisasi dalam kebijakan penyesuaian perdagangan sangat penting dan proses pengambilan keputusan yang responsif. Toleransi kreativitas dan kemampuan melakukan perubahan organisasi penting dalam menghadapi tantangan dan peluang yang muncul di era teknologi. Pentingnya transformasi digital dilihat dari teknologi digital sebagai katalisator utama dan pendukung model bisnis. Organisasi harus siap mengubah cara mereka beroperasi dan berinteraksi dengan pelanggan di era digital yang berkembang karena transformasi digital melibatkan penggunaan teknologi untuk meningkatkan efisiensi operasional, memperluas jangkauan pasar, meningkatkan pengalaman pelanggan, dan menciptakan diferensiasi kompetitif.
Menuju Pola Kerja WFH: Mempersiapkan Sumber Daya Manusia Sonya Sidjabat; Okin Ringan Purba; Osman Arofat; Alfais Amin Darmawan; Mochamad Reza Pribadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Terapan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Terapan (Januari - Maret 2026)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Resarch National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jpmpt.v4i1.1958

Abstract

Paradigma kerja telah diubah oleh pandemi Covid-19, termasuk di Indonesia. Metode kerja Work from Home (WFH) menawarkan cara yang fleksibel untuk tetap produktif meskipun ada batasan sosial. Dalam artikel ini, persiapan sumber daya manusia (SDM) sangat penting untuk menghadapi pola kerja tanpa jadwal (WFH), termasuk pemahaman tentang teknologi informasi, manajemen waktu, dan komunikasi virtual. Studi menunjukkan bahwa WFH membuat waktu kerja lebih fleksibel, tetapi mereka juga menghadirkan masalah seperti kurangnya koordinasi dan keterbatasan akses teknologi. Sumber daya manusia (SDM) dapat secara efektif beradaptasi dengan pola kerja WFH, meningkatkan kinerja individu dan organisasi, dengan menggunakan strategi pelatihan yang tepat dan penyediaan infrastruktur pendukung. Dalam artikel ini, pendekatan hybrid sangat penting sebagai solusi jangka panjang untuk mengoptimalkan keseimbangan antara kehidupan dan pekerjaan.