Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan dari metode talaqqi dan muraja’ah dalam program tahfidz Al-Qur’an melalui kegiatan PLP mahasiswa PGMI yang dilaksanakan di SD Muhammadiyah 5 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, yang mana datanya diperoleh melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi, dan hal ini tentunya melibatkan guru tahfidz, mahasiswa PLP, serta peserta didik yang mengikuti program tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode talaqqi dilaksanakan dengan cara guru atau mentor akan membacakan ayat atau surat pendeknya terlebih dahulu kemudian diikuti oleh peserta didik, sehingga jika terjadi kesalahan bacaan dapat langsung diperbaiki. Sedangkan metode muraja’ah dilakukan untuk mengulang hafalan yang sudah dimiliki secara rutin, sehingga hafalannya menjadi lebih kuat dan tidak mudah lupa. Dalam hal ini, mahasiswa PGMI juga berperan aktif dalam membantu guru untuk membimbing peserta didik, mendengarkan setoran hafalan, serta memberikan motivasi supaya mereka menjadi lebih semangat dalam menghafal. Oleh karena itu, kedua metode tersebut sangat penting untuk dilakukan karena keduannya saling melengkapi dan dapat membantu dalam meningkatkan kemampuan membaca serta menghafal Al-Qur’an pada peserta didik. Selain itu, juga dapat menciptakan proses pembelajaran tahfidz yang lebih terarah dan efektif terutama di lingkungan sekolah dasar.
Copyrights © 2026