Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model permainan invasi terhadap kreativitas gerak siswa dalam pembelajaran pendidikan jasmani pada olahraga permainan softball tingkat SMA. Latar belakang penelitian muncul dari rendahnya variasi gerak dan kemampuan improvisasi siswa dalam pembelajaran softball, yang selama ini lebih berfokus pada latihan teknik dasar secara konvensional. Model permainan invasi dipilih karena menekankan keterlibatan aktif siswa melalui situasi permainan nyata yang menuntut pengambilan keputusan, strategi, kerja sama, serta eksplorasi gerak. Penelitian menggunakan desain Quasi Experimental Nonequivalent Control Group Design, melibatkan 36 siswa SMA Negeri 48 Jakarta yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (18 siswa) dan kelompok kontrol (18 siswa). Kelompok eksperimen diberi pembelajaran berbasis model permainan invasi selama enam pertemuan, sedangkan kelompok kontrol menggunakan metode konvensional. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi kreativitas gerak yang mencakup indikator orisinalitas, fleksibilitas, kelancaran, kombinasi gerak, dan relevansi terhadap permainan. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, homogenitas, uji t berpasangan, dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model permainan invasi memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kreativitas gerak siswa. Kelompok eksperimen mengalami peningkatan rata-rata dari 66.11 menjadi 86.84, sedangkan kelompok kontrol hanya meningkat dari 61.61 menjadi 65.57. Uji independent sample t-test menunjukkan nilai signifikansi 0.000, menandakan adanya perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Temuan ini menegaskan bahwa model permainan invasi lebih efektif dibandingkan metode konvensional dalam mengembangkan kreativitas gerak siswa pada pembelajaran softball.
Copyrights © 2026