Transformasi pendidikan Indonesia menuntut pergeseran dari pembelajaran hafalan menuju Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) yang bermakna dan kontekstual. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi dan menganalisis penerapan pembelajaran mendalam di Indonesia, mencakup landasan teoretis, paradigma pembelajaran, strategi inovatif, implementasi lokal (kesiapan guru, infrastruktur, kurikulum), relevansi dengan Outcome-Based Education (OBE), asesmen autentik, serta pilar meaningful, mindful, dan joyful. Penelitian ini menggunakan tinjauan sistematis berbasis PRISMA terhadap 45 artikel yang dianalisis secara tematik dan menghasilkan tujuh tema utama. Hasil menunjukkan bahwa meskipun kerangka global seperti DELC dan 6Cs berkembang, implementasi di Indonesia masih menghadapi tantangan pada konsistensi kebijakan, kesiapan pedagogis guru, dan penguatan asesmen autentik. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan penerapan pembelajaran mendalam di Indonesia memerlukan sinergi kebijakan, peningkatan kapasitas guru, dan sistem asesmen kontekstual berkelanjutan. Dampak penelitian ini memberi kontribusi konseptual dan praktis sebagai dasar pengembangan kebijakan, penyempurnaan Naskah Akademik, serta perancangan pembelajaran dan asesmen yang lebih kontekstual, adaptif, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026