Desa Bitung memiliki tingkat mobilitas masyarakat yang tinggi sehingga kebutuhan terhadap layanan perawatan kendaraan, khususnya cuci kendaraan terus meningkat. Namun, belum memiliki unit usaha produktif, menghadapi keterbatasan dalam manajemen, pemasaran, dan pemanfaatan teknologi. Kondisi ini penting untuk ditangani karena potensi ekonomi lokal belum dimaksimalkan dan pelayanan jasa di wilayah tersebut masih dilakukan secara konvensional sehingga menimbulkan antrian dan ketidakteraturan jadwal. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalksan rantai pasok usaha yang dikelola karang taruna dengan menerapkan sistem digitalisasi layanan berupa pemesanan online melalui barcode dan formulir digital. Metode yang digunakan meliputi observasi kebutuhan masyarakat, pendampingan teknis, perancangan sistem digital, pelatihan literasi teknologi, serta simulasi operasional usaha. Hasil menunjukkan bahwa penerapan digitalisasi mampu mengurangi antrian, meningkatkan efisiensi penjadwalan, memperbaiki pencatatan transaksi, dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Selain itu, kemampuan manajerial dan keterampilan digital anggota karang taruna meningkat sehingga mampu mengelola usaha secara mandiri dan berkelanjutan
Copyrights © 2026