Ubi kayu memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk pangan bernilai tambah, seperti tepung mocaf (modified cassava flour). Namun, pengetahuan masyarakat mengenai penanganan pascapanen ubi kayu dan pengolahan mocaf masih terbatas. Oleh karena itu, dilakukan kegiatan pengabdian di Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu, melalui penyampaian materi, diskusi, dan praktik pembuatan chip ubi kayu sebagai bahan baku mocaf guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta setelah pelatihan, ditunjukkan dengan meningkatnya nilai post-test dibandingkan pre-test. Sebelum kegiatan, sebagian besar peserta memiliki tingkat pemahaman rendah, sedangkan setelah pelatihan mayoritas peserta memperoleh nilai tinggi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis teori dan praktik efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penanganan pascapanen ubi kayu dan pengolahan mocaf. Pengabdian ini diharapkan dapat mendukung pengembangan mocaf sebagai produk pangan lokal unggulan dan meningkatkan nilai tambah komoditas ubi kayu di masyarakat.
Copyrights © 2026