Pembelajaran mendalam (deep learning) merupakan salah satu pendekatan inovatif dalam pendidikan dasar yang berorientasi pada pengembangan pengetahuan, keterampilan, dan karakter siswa secara bermakna. Namun, implementasi pembelajaran mendalam di sekolah dasar, khususnya di daerah terpencil seperti Kabupaten Gayo Lues, Aceh, masih menghadapi berbagai tantangan, seperti kurangnya variasi metode pembelajaran yang menyebabkan siswa cenderung pasif dan kurang termotivasi dalam memahami materi secara mendalam. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya pelatihan bagi guru untuk menciptakan proses pembelajaran yang lebih aktif, kreatif, dan menyenangkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru SD kelas rendah dalam menerapkan teknik storytelling sebagai pendekatan joyful learning berbasis pembelajaran mendalam. Kegiatan dilaksanakan melalui pelatihan, praktik pembelajaran, dan pendampingan kepada guru-guru sekolah dasar di Kabupaten Gayo Lues. Pelatihan ini memberikan manfaat berupa peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang pembelajaran yang apresiatif, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar yang masih membutuhkan konsep belajar sambil bermain. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebanyak 90% peserta pelatihan berhasil mempraktikkan teknik storytelling berbasis joyful learning dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, pelatihan teknik storytelling efektif mendukung penerapan pembelajaran mendalam sekaligus meningkatkan kreativitas guru dalam menciptakan suasana belajar yang aktif, menyenangkan, dan bermakna bagi siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026