AGROINOTEK
Vol. 6 No. 2 (2025)

Pengelolaan Kebun Jeruk Manis (Citrus Sinensis L. Osbeck) Lahan Pekarangan Di Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang: Sweet Orange (Citrus sinensis L. Osbeck) Management in Homeyard Land, Karangploso District, Malang Regency

Lestari, Nina Dwi (Unknown)
Maulana Iksan, Ridho (Unknown)
Debora, Defrina Amanda (Unknown)
Mahdiyyah, Refi Erika (Unknown)
Tri Pamungkas, Rigel Ramadhan (Unknown)
Nopriani, Lenny Sri (Unknown)
Hanuf, Atiqah Aulia (Unknown)
Bushron, Raushanfikr (Unknown)
Soemarno, Soemarno (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Oct 2025

Abstract

Desa Karangploso merupakan salah satu sentra produksi jeruk di wilayah penelitian yang menunjukkan variasi produktivitas antar kebun. Perkebunan jeruk berproduktivitas tinggi menghasilkan 52,9 ton ha⁻¹ tahun⁻¹, sedangkan perkebunan berproduktivitas rendah hanya mencapai 21,4 ton ha⁻¹ tahun⁻¹. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi perbedaan produktivitas jeruk melalui analisis sifat tanah dan sistem pengelolaan kebun. Survei dilakukan pada 15 kebun jeruk milik masyarakat yang tersebar di beberapa desa di Kecamatan Karangploso. Pengamatan lapangan meliputi observasi tanaman, deskripsi dan pengambilan sampel tanah, serta wawancara dengan pemilik kebun mengenai praktik pengelolaan. Dua lokasi pengamatan dipilih sebagai perwakilan lahan berproduktivitas tinggi (High Productivity Field/HPF) dan lahan berproduktivitas rendah (Low Productivity Field/LPF). Sampel tanah dari setiap lokasi dianalisis untuk parameter kapasitas tukar kation (KTK), kandungan karbon organik (C-organik), kejenuhan basa, tekstur, dan pH tanah guna mengevaluasi kesesuaian lahan terhadap pertumbuhan jeruk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik tanah pada kedua lokasi relatif serupa, sehingga nutrisi tanah bukan merupakan faktor dominan yang membedakan produktivitas jeruk. Perbedaan utama ditemukan pada kandungan C-organik, yaitu 0,94–1,12% pada HPF dan 0,72–0,98% pada LPF. Hasil evaluasi kesesuaian lahan menunjukkan bahwa HPF termasuk kelas S3eh, sedangkan LPF termasuk kelas S3eh.nr. Dengan demikian, kandungan C-organik tanah, kemiringan lahan, dan praktik pengelolaan tanaman merupakan faktor utama yang menentukan produktivitas kebun jeruk di Desa Karangploso.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

agroinotek

Publisher

Subject

Description

The scope of AGROINOTEK includes, but is not limited to, Agroecology, Agrotechnology, Agribusiness, Agricultural Economics, Agricultural Sociology, Agricultural Communication and Extension, Forestry, Appropriate Technology, as well as other relevant interdisciplinary fields. The journal welcomes ...