Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Vol. 11 No. 2 (2026): June

Pelatihan Pemanfaatan Limbah Organik Lingkungan Sekolah melalui Pembuatan Gantungan Kunci Resin Bernilai Ekonomi di SMA Taruna Nala

Witjoro, Agung (Unknown)
Armanda, Fahmy (Unknown)
Mistianah, Mistianah (Unknown)
Mukti, Taufiq Satria (Unknown)
Firdaus, Zahra (Unknown)
Irawati, Mimien Henie (Unknown)
Rohman, Fatchur (Unknown)
utami, NURUL HIDAYATI (Unknown)



Article Info

Publish Date
09 Jun 2026

Abstract

Limbah organik berupa bunga dan daun kering di lingkungan sekolah sering belum dimanfaatkan secara optimal, padahal memiliki potensi sebagai bahan baku produk kreatif yang bernilai edukatif dan ekonomis. Kondisi serupa dijumpai di SMA Negeri Taruna Nala Malang yang memiliki area hijau luas, tetapi limbah botani yang dihasilkan belum dikelola secara produktif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan limbah organik lingkungan sekolah melalui pelatihan pembuatan gantungan kunci resin, sekaligus memperkuat kesadaran keberlanjutan dan keterampilan kewirausahaan siswa. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan Education for Sustainable Development (ESD) yang diintegrasikan dengan project-based learning (PjBL) terhadap 100 siswa yang dibagi dalam kelompok kerja. Pelaksanaan program meliputi tahap persiapan, pengumpulan bahan baku limbah botani, pengeringan dan fabrikasi resin, serta refleksi pelaksanaan. Evaluasi dilakukan menggunakan daftar hadir, lembar observasi, lembar penilaian produk, dan angket respons peserta dengan indikator keberhasilan meliputi kehadiran peserta, keberhasilan produk, serta respons positif peserta terhadap kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh indikator keberhasilan tercapai di atas target minimal. Kehadiran peserta mencapai 100%, 90% peserta berhasil menghasilkan gantungan kunci resin dengan kategori layak, dan 90% peserta memberikan respons positif terhadap kegiatan, terutama dalam aspek pemahaman pemanfaatan limbah organik dan pentingnya pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan. Hasil refleksi juga menunjukkan bahwa kegiatan ini mampu menumbuhkan kreativitas, ketelitia berbasis potensi lokal. Dengan demikian, pelatihan pembuatan gantungan kunci resin berbahan limbah botani terbukti efektif sebagai bentuk pengabdian masyarakat berbasis sekolah yang aplikatif, edukatif, dan berkelanjutan serta berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Optimization of Organic Waste Utilization in the School Environment Through the Creation of Economically Valuable Resin Keychains at SMA Taruna Nala Abstract Organic waste in the form of dried flowers and leaves in school environments is frequently underutilized, despite its potential as a raw material for creative products with educational and economic value. A similar condition was observed at SMA Negeri Taruna Nala Malang, which has extensive green areas, yet the botanical waste generated has not been managed productively. This community service activity aimed to optimize the utilization of school organic waste through training in resin keychain production, while simultaneously strengthening students' sustainability awareness and entrepreneurial skills. The activity was implemented using an Education for Sustainable Development (ESD) approach integrated with project-based learning (PjBL), involving 100 students organized into working groups. The program stages included preparation, collection of botanical waste materials, drying and pressing of plant materials, resin fabrication, and implementation reflection. Evaluation was conducted using attendance records, observation sheets, product assessment rubrics, and participant response questionnaires, with success indicators encompassing participant attendance, product feasibility, and positive participant response toward the activity. The results indicated that all success indicators were achieved above the established minimum targets. Participant attendance reached 100%, 90% of participants successfully produced resin keychains categorized as feasible, and 90% of participants provided positive responses toward the activity, particularly regarding understanding of organic waste utilization and the importance of sustainable environmental management. Reflection results also demonstrated that this activity was able to foster creativity, meticulousness based on local potential. Thus, training in resin keychain production using botanical waste proved effective as an applicable, educational, and sustainable school-based community service model, contributing to the achievement of Sustainable Development Goals (SDGs).

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

linov

Publisher

Subject

Humanities Education Environmental Science Social Sciences

Description

Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat | Lumbung Inovasi: Journal of Community Service (ISSN: 2541-626X) is an open access scientific journal that publish community service and empowerment articles. This journal published twice a year (bianually) in May and ...