Pengembangan bisnis minuman herbal berbasis bahan pangan lokal perlu didukung oleh perencanaan model bisnis yang terstruktur. Teh kecombrang jahe merupakan produk minuman herbal yang memiliki potensi untuk dikembangkan seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat. Tujuan penelitian ini, yakni untuk menganalisis dan memetakan pengembangan bisnis produk teh kecombrang menggunakan pendekatan Business Model Canvas. Deskriptif kualitatif merupakan metode penelitian yang digunakan dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka dan wawancara. Analisis dilakukan berdasarkan sembilan elemen Business Model Canvas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teh kecombrang memiliki proposisi nilai berupa manfaat kesehatan, cita rasa khas, dan kemasan praktis. Segmen pelanggan utama adalah konsumen yang peduli kesehatan, khususnya kelompok usia produktif. Strategi pengembangan bisnis mencakup optimalisasi saluran distribusi, penguatan hubungan pelanggan, serta pengelolaan sumber daya dan biaya secara lebih efisien. Penerapan Business Model Canvas diharapkan dapat meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha teh kecombrang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Business Model Canvas dapat mendukung pengembangan bisnis teh kecombrang yang menjadi kebutuhan kesehatan masyarakat, karena dapat memberikan gambaran awal rancangan bisnis sesuai dengan masalah yang ingin diselesaikan. Kata Kunci: teh kecombrang, business model canvas, minuman herbal, pengembangan bisnis
Copyrights © 2026