Menara Riau: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Pengembangan Masyarakat Islam
Vol. 20 No. 1 (2026): April 2026

Pelatihan Content Creator Sejarah untuk Meningkatkan Literasi Sejarah Lokal Generasi Muda di Era Digital

Kaksim (Unknown)
Mami Nofrianti (Unknown)
Muhammad Soim (Unknown)
Abas Wismoyo Hernawan (Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau)
Ferry Saputra (Unknown)
Deka Putra (Unknown)
Martin Kustati (Unknown)
Nelmawarni (Unknown)



Article Info

Publish Date
07 Aug 2026

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi sejarah melalui pelatihan content creator berbasis media digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan pendekatan Service Learning sebagai model pemberdayaan generasi muda dalam meningkatkan literasi sejarah lokal melalui pemanfaatan media digital dengan melibatkan 33 mahasiswa sejarah. Pendekatan Service Learning dipilih karena mampu mengintegrasikan pengetahuan akademik, pengalaman langsung di lapangan, refleksi kritis, dan kontribusi nyata kepada Masyarakat. Tahap pelaksanaan meliputi pelatihan literasi sejarah digital, observasi langsung pada situs sejarah Islam di Ulakan Pariaman, praktik produksi video, hingga publikasi konten pada media sosial. Hasil evaluasi berdasarkan observasi kegiatan, refleksi peserta, dan penilaian produk menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dalam mengidentifikasi sumber sejarah yang kredibel, menyusun alur cerita sejarah secara lebih komunikatif, serta mengembangkan keterampilan produksi konten digital. Luaran kegiatan berupa konten video sejarah lokal yang dipublikasikan melalui media sosial sebagai bentuk implementasi public history dan digital history. Dengan demikian, pelatihan content creator sejarah berbasis Service Learning dapat menjadi model penguatan literasi sejarah lokal yang relevan dengan karakteristik generasi muda pada era digital. Kata kunci: content creator, digitalisasi, generasi muda, literasi sejarah

Copyrights © 2026