Keterbatasan pemahaman mengenai pencatatan transaksi dan pemisahan keuangan usaha dengan keuangan pribadi masih menjadi salah satu permasalahan dalam pengelolaan usaha mikro. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan dan keterampilan pencatatan keuangan sederhana pelaku UMKM gula merah aren di Desa Saragian, Kecamatan Alu, Kabupaten Polewali Mandar. Program bertajuk ARENOVA dilaksanakan melalui tahapan identifikasi kebutuhan, penyusunan materi, pelatihan, praktik langsung, evaluasi, serta pendampingan. Kegiatan dilaksanakan pada 5 Juli 2026 dan melibatkan 25 pelaku UMKM. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi interaktif, demonstrasi, praktik penyusunan buku kas, dan pendampingan. Evaluasi kuantitatif menggunakan pre-test dan post-test yang terdiri atas 15 soal pilihan ganda dengan tiga indikator kompetensi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa nilai rata-rata keseluruhan meningkat dari 51,47 menjadi 86,93, atau bertambah 35,47 poin sebesar 68,91%. Pemahaman konsep dasar literasi keuangan meningkat sebesar 34,40 poin, pemahaman pencatatan keuangan sederhana sebesar 33,60 poin, serta pemahaman perhitungan laba dan pengelolaan usaha sebesar 38,40 poin. Peningkatan tertinggi terjadi pada indikator perhitungan laba dan pengelolaan usaha. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pelatihan yang mengombinasikan penyampaian materi, penggunaan contoh transaksi kontekstual, praktik buku kas, dan pendampingan dapat meningkatkan pengetahuan peserta. Pendampingan berkala tetap diperlukan untuk memastikan pengetahuan tersebut diterapkan secara konsisten dalam pengelolaan usaha.
Copyrights © 2026