Student empowerment through the acclimatization of tissue culture–derived orchids represents a strategic approach that integrates biodiversity conservation efforts with the enhancement of human resource capacity. This community service program aimed to improve the knowledge and skills of final-year Biology students in acclimatizing two orchid species of high conservation and economic value, namely Coelogyne pandurata and Phalaenopsis gigantea. The program employed a combination of theoretical instruction, demonstrations of acclimatization techniques, hands-on training, and interactive discussions on business opportunities in orchid cultivation. A total of 15 students participated in the program, which was preceded by a pre-test and concluded with a post-test to assess improvements in participants’ understanding. The evaluation results showed a significant increase in post-test scores (85.33%) compared to pre-test scores (58.67%), with an average N-Gain value of 0.65, classified as moderate. In addition, participants were able to independently perform all stages of the acclimatization process, including the removal of plantlets from culture bottles, washing off residual media, planting in sterile substrates, and the covering process. Questionnaire results indicated a high level of participant satisfaction with the materials, methods, and overall benefits of the program. Overall, this community service activity successfully enhanced students’ knowledge and technical skills in the acclimatization of tissue culture–derived orchids, supported the conservation of high-value orchid species, and strengthened students’ capacity in horticulture and bioresource-based entrepreneurial development. Pemberdayaan mahasiswa melalui kegiatan aklimatisasi anggrek hasil kultur jaringan merupakan pendekatan strategis yang mengintegrasikan upaya konservasi keanekaragaman hayati dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa tingkat akhir Program Studi Biologi dalam melakukan aklimatisasi dua spesies anggrek bernilai konservasi dan ekonomi tinggi, yaitu Coelogyne pandurata dan Phalaenopsis gigantea. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi pemberian materi teoritis, demonstrasi teknik aklimatisasi, praktik langsung (hands-on training), serta diskusi interaktif terkait peluang usaha budidaya anggrek. Kegiatan diikuti oleh 15 mahasiswa dan diawali dengan pre-test serta diakhiri dengan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan nilai post-test sebesar 85,33% dibandingkan nilai pre-test sebesar 58,67%, dengan nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,65 yang tergolong dalam kategori sedang. Selain itu, peserta mampu melaksanakan seluruh tahapan aklimatisasi secara mandiri, mulai dari pelepasan planlet dari botol kultur, pencucian sisa media, penanaman pada media steril, hingga proses penyungkupan. Hasil angket menunjukkan tingkat kepuasan peserta yang tinggi terhadap materi, metode, dan manfaat kegiatan. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan kompetensi pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam aklimatisasi anggrek hasil kultur jaringan, mendukung upaya konservasi anggrek bernilai tinggi, serta memperkuat kapasitas mahasiswa dalam bidang hortikultura dan pengembangan kewirausahaan berbasis sumber daya hayati.
Copyrights © 2026