Saat ini banyak sekali jamu dan obat tradisional yang tidak terdaftar pada Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Obat Herbal Terstandar, Fitofarmaka dan obat tradisional tidak boleh mengandung bahan kimia hasil isolasi atau sintetik berkhasiat obat. Siproheptadin Hidroklorida merupakan antihistamin generasi pertama yang sering digunakan sebagai obat off label. Penggunaan obat off label siproheptadin hidroklorida digunakan sebagai kasus pengobatan anorexia. Hasil pengawasan BPOM tahun 2022 ditemukan dua jenis produk jamu yang terdapat kandungan Siproheptadin Hidroklorida dan tidak terdaftar di BPOM yaitu produk GS Serbuk Guna Sehat dan Gaining Weight Capsule. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan Bahan Kimia Obat Siproheptadin Hidroklorida pada jamu penggemuk badan dengan menggunakan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT). Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif secara kualitatif. Analisis menggunakan fase diam silika gel 60 F254, fase gerak yaitu kloroform : metanol (9:1). Pengujian sampel, hasil dinyatakan positif jika Rf sampel sama atau mendekati kurang dari 0,05 dari Rf baku pembanding. Hasil uji organoleptis pada warna jamu umumnya adalah coklat, kehijauan dan kuning kecoklatan. Dari hasil pengujian rasa, ada satu jamu yang mempunyai rasa pahit yang berbeda dari sampel jamu yang lainnya yaitu pada sampel jamu GSP. Pengujiann reaksi warna, hampir semua sampel dicurigai kecuali pada sampel GS karena warna sampel mendekati warna baku pembanding. Dilanjutkan dengan uji KLT dari keenam sampel jamu penggemuk badan nilai Rf sampel SW mendekati baku pembanding sebesar 0,69 dan baku pembanding 0,7. Lalu pada sampel GW nilai Rf mendekati baku pembanding dengan nilai Rf sampel sebesar 0,59 dan Rf baku pembanding 0,61. Dapat disimpulkan bahwa pada sampel SW dan GW dinyatakan positif mengandung siproheptadin hidroklorida pada jamu penggemuk badan.
Copyrights © 2026