Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Vol 8 No 3 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat

Optimalisasi Hasil Hutan dan Biofarmaka melalui Inovasi Minuman Madu-Kunyit

Fildza Arief Syuhada (Universitas Negeri Padang)
Roni Jarlis (Universitas Negeri Padang)
Andi Alatas (Universitas Negeri Padang)
Juli Supriyanti (Universitas Negeri Padang)
Vivi Hendrita (Universitas Negeri Padang)
Mentari Larashinda (Universitas Negeri Padang)
Melindra Mulia (Universitas Negeri Padang)
Rini Elisia (Universitas Negeri Padang)
Taufiqqurrahman Taufiqqurrahman (Universitas Negeri Padang)
Muhammad Al Ikhlas (Universitas Negeri Padang)



Article Info

Publish Date
30 Sep 2026

Abstract

Program pengabdian masyarakat di Nagari Latang, Kecamatan Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung, dilaksanakan untuk mengatasi permasalahan mitra, yaitu Kelompok Ingin Maju, yang sebelum kegiatan masih mengolah madu dan kunyit secara manual dalam skala rumah tangga, belum memiliki kelembagaan usaha yang tertata, jarang melakukan pencatatan keuangan, dan memasarkan produk hanya pada lingkup lokal. Kondisi ini terjadi di tengah besarnya potensi wilayah, yaitu kawasan hutan seluas 315.237,88 hektare penghasil madu sialang dan lonjakan produksi kunyit dari 71.886 kg (2021) menjadi 312.820 kg (2023), yang belum tergarap optimal akibat kesenjangan pendapatan, lemahnya kelembagaan koperasi dan UMKM, keterbatasan keterampilan pengolahan, teknologi, serta pengetahuan manajemen usaha dan pemasaran. Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan pengolahan pascapanen madu-kunyit, memperkuat manajemen usaha dan kelembagaan kelompok, serta mengembangkan pemasaran digital produk berbasis madu-kunyit. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi masalah, perencanaan, pelatihan dan pendampingan, produksi, monitoring, dan evaluasi menggunakan N-Gain terhadap 24 anggota kelompok. Pelatihan mencakup budidaya madu ramah lingkungan, teknik pengolahan madu-kunyit dengan mesin pasteurisasi berkapasitas 50 liter, penguatan manajemen usaha, dan pemasaran digital, disertai penyediaan kemasan food-grade dan label merek "Vitalang". Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan (0,57, sedang), sikap (0,47, sedang), dan keterampilan (0,84, tinggi), disertai peningkatan kapasitas produksi menjadi 25–50 liter per siklus menggunakan alat sterilisasi yang dihibahkan, penguatan struktur kepengurusan dan pencatatan keuangan kelompok, penerapan promosi melalui media sosial dan website, serta tumbuhnya minat wirausaha generasi muda. Sebagai tindak lanjut, kelompok mitra merencanakan pengurusan legalitas produk (P-IRT, NIB, dan sertifikasi halal), perluasan pasar, serta pengembangan diversifikasi produk berupa sirup dan teh herbal madu-kunyit dan gagasan agrowisata untuk memperkuat posisi Vitalang sebagai produk unggulan Nagari Latang dan Kabupaten Sijunjung.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

abdi

Publisher

Subject

Education Environmental Science Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Abdi bertujuan untuk memfasilitasi publikasi artikel yang disarikan dari hasil pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Jurnal Abdi ini membatasi pengabdian masyarakat yang berada dalam ruang lingkup bidang: Pembangunan manusia dibidang pendidikan dan Sosio-Humaniora, Pengentasan kemiskinan, ...