Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Collaborative Workshop With ICMI On Curriculum Development For Cattle Breeding And Rearing Program Cattle Breeding And Rearing Program Refika Komala; Resti Fevria; Yulkifli Yulkifli; Rini Elisia; Roni Jarlis; filFildza Arief Syuhada; Farhan Al Azhar Besri
Pelita Eksakta Vol 9 No 1 (2026): Pelita Eksakta, Vol. 9, No. 1
Publisher : Fakultas MIPA Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/pelitaeksakta/vol9-iss1/336

Abstract

Abstract – Variousproblemsfaced by the livestocksector in Indonesia include low quality cattle seeds, inadequate infrastructure, and low productivity. Livestock farmingis generally carried out by rural livestock farmers, managed traditionally as a side business, with a cattle maintenance system that is herded and pennednear the farmer's house. The cattle are left to findtheirownfeed and to meet the shortage of livestockfeed, agricultural waste is provided. The capabilities of cattle farmers are relatively limited, farmers assume that cattle maintenance can bedone as a side job and do not have special technologi calca pabilities. The purpose of the collaborative Workshop with ICMI in Efforts to Increase the Human Development Index through Cattle Breeding and Raisingis to improve participants' knowledge and skills related to modern livestock technology that can increase the productivity and quality of beefcattle. In addition, this workshop alsoaims to strengthen the network and collaboration between experts, practitioners, and related parties in the beef cattle industry in the form of lecture activities on cattle farming and fattening through 16 meetings consisting of 11 courses with expert speakers. The result of this collaboration is an increase in participants' knowledge and skills regarding more effective livestock technology, in order to increase the productivity and quality of beefcattle, especially in Sijunjung Regency.
EVALUASI KEMAMPUAN DASAR BETERNAK PESERTA PELATIHAN PEMBIBITAN DAN PEMBASARAN SAPI Rini Elisia; Fadilla Meidita; Resti Fevria; Maiyontoni Maiyontoni; Refika Komala; Malikil Kudususalam; Annisa Annisa
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.38255

Abstract

Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor peternakan, khususnya pembibitan dan pembesaran sapi, sebagai upaya pemenuhan kebutuhan protein hewani serta peningkatan ekonomi pedesaan. Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah rendahnya pengetahuan dan keterampilan dasar beternak di kalangan pemuda, yang berdampak pada kurang optimalnya pengelolaan usaha peternakan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan dasar beternak peserta pelatihan, mencakup aspek pengetahuan tentang ternak ruminansia, peluang usaha, tantangan dan solusi, dampak ekonomi, passion, keterampilan, keinginan belajar, resiko dan manfaat, serta visi dan misi. Metode evaluasi melibatkan wawancara awal, kuesioner tertulis, dan analisis deskriptif. Hasil menunjukkan variasi pemahaman peserta, dengan sebagian besar berada pada kategori "Paham" untuk aspek keinginan belajar (44%) dan dampak ekonomi (25%). Namun, pada aspek strategis seperti visi dan misi, tantangan, serta solusi, mayoritas peserta masih berada pada kategori "Tidak Paham" (43%). Hal ini mengindikasikan perlunya pendekatan pelatihan yang lebih interaktif, berbasis praktik, dan adaptif untuk meningkatkan pemahaman peserta. Dengan menyempurnakan materi dan metode pelatihan, diharapkan peserta lebih siap untuk mengelola usaha peternakan yang berkelanjutan, produktif, dan kompetitif di masa depan. Evaluasi ini juga memberikan acuan dalam merancang pelatihan yang lebih efektif untuk mendukung pemberdayaan generasi muda di sektor peternakan.
Hubungan Karakteristik Inseminator Terhadap Keberhasilan Inseminasi Buatan di Kabupaten Sijunjung: The Relationship of Inseminator Characteristics to The Success of Artificial Insemination in Sijunjung District Rahmadanil; Rini Elisia; Novirman Jamarun
Journal of Livestock and Animal Health Vol. 7 No. 2 (2024): August
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32530/jlah.v7i2.48

Abstract

Salah satu faktor penentu keberhasilan inseminasi buatan adalah adanya inseminator sebagai pelaksana inseminasi. Keterampilan dan keahlian inseminator dalam mendeteksi estrus, sanitasi peralatan, penanganan semen beku, pencairan semen, dan kemampuan melakukan inseminasi akan menentukan keberhasilan inseminasi buatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keberhasilan inseminasi buatan berdasarkan karakteristik (internal dan eksternal) inseminator di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode survei, dimana data primer diperoleh dari wawancara terhadap 10 orang inseminator aktif di Kabupaten Sijunjung yang berjumlah 2.713 akseptor. Analisis data menggunakan uji F untuk melihat pengaruh variabel secara simultan dan uji T parsial untuk melihat pengaruh masing-masing variabel. Parameter pengamatannya adalah karakteristik internal inseminator yang meliputi: masa kerja, intensitas pelatihan, tanggung jawab, ketelitian, kemampuan mengelola semen beku dan deteksi estrus. Ciri-ciri eksternal inseminator antara lain: jarak pelayanan, fasilitas pendukung, sanitasi peralatan, kondisi posko IB dan imbalan sukarela. Hasil penelitian menunjukkan nilai S/C sebesar 1,91 dan karakteristik internal inseminator meliputi masa kerja, tanggung jawab, ketelitian, kemampuan mengelola semen beku dan deteksi estrus mempunyai pengaruh yang signifikan (P kecil dari 0,05) terhadap keberhasilan IB dan intensitas pelatihan tidak berpengaruh atas keberhasilan IB. Karakteristik eksternal inseminator yang meliputi jarak pelayanan, sarana penunjang dan sanitasi peralatan terbukti berpengaruh nyata (p kecil dari 0,05) terhadap keberhasilan IB, sedangkan kondisi posko IB dan imbalan sukarela tidak berpengaruh nyata (p besar dari 0,05) terhadap keberhasilan IB. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tingkat keberhasilan IB di Kabupaten Sijunjung termasuk dalam kategori baik dengan nilai S/C sebesar 1,91 dan karakteristik internal dan eksternal inseminator mempengaruhi keberhasilan IB di Kabupaten Sijunjung Sumatera Barat, Indonesia.