Filter By Year

1945 2024


Integrasi Pembelajaran Budaya Jepang dalam Pengajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) Salsabila, Rona Atira; Safithri, Shabrina Awwaliyah; Huda, Ahmad Ulil; Chamidah, Dewi Chamidah
Ksatra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 2 (2024): Ksatra
Publisher : LPPM STKIP PGRI Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52217/ksatra.v6i2.1674

Abstract

In the current era of development, learning BIPA (Indonesian for Foreign Speakers) is of great interest to many people because BIPA is not just about language learning, but also about cultural understanding and integration. This research explains the influence of Japanese culture in teaching BIPA and the challenges in teaching BIPA, because every learning is inseparable from the challenges faced. This research uses a qualitative approach with literature study as the research design. The results of this study indicate that the integration of cultural elements in the teaching of BIPA is urgent. This is due to the significant differences in cultural characteristics. In addition, the process of cultural integration in BIPA teaching is not free from challenges. One of the main challenges is the difference in cultural background that can affect the way learners absorb and understand teaching materials. It can be concluded that the integration of cultural learning in BIPA is one of the important efforts in improving the effectiveness of language teaching and introducing Indonesian culture to the international community.
PENGENALAN BUDAYA ISLAM BANJAR MELALUI SASIRANGAN SEBAGAI MEDIA UNTUK PEMBELAJAR BIPA MUSLIM-MELAYU THAILAND Auliana, Nisa
Muẚṣarah: Jurnal Kajian Islam Kontemporer Vol. 6 No. 1 (2024): Januari-Juni
Publisher : UIN ANTASARI BANJARMASIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/msr.v6i1.15769

Abstract

Indonesian has an important role to be learned by the Thai community, especially the Thai Malay community. This is evidenced by the use of Indonesian in education in several regions in Thailand. BIPA (Indonesian for Foreign Speakers) learning is closely related to the introduction of culture. In addition to the familiarization method, this research also integrates Sasirangan fabric making process training into BIPA learning. This research uses an exploratory approach and is qualitative in nature, focusing on the learning implementation process. The research subjects consisted of 70 students participating in the BIPA program and Sasirangan training at Ma'had Al-Irsyad Lil-Banat, Yala, South Thailand. Data were collected through observation, hands-on training, recording of activity results, and question and answer sessions, and analyzed descriptively. The results showed that the Menyirang training significantly improved participants' Indonesian vocabulary, based on post-training evaluations. The process also encouraged cultural appreciation, with learners actively discussing Banjar culture and Sasirangan patterns. The interactive nature of the training increases the efficiency of language acquisition, as participants frequently ask questions and practice vocabulary in context. The integration of Sasirangan into BIPA learning not only enriches language comprehension, but also effectively introduces Banjar cultural heritage. These results confirm the importance of combining language learning with cultural recognition to achieve holistic educational outcomes.
Tendensi Kesalahan Sintaksis Bahasa Tulis Pembelajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) Yahya, Mokh.; Andayani, Andayani; Saddhono, Kundharu
SUKMA: Jurnal Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : Yayasan Sukma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32533/02106.2018

Abstract

Bahasa Indonesia is one of many languages arround the world that is in favor of foreigners (WNA). For them, bahasa Indonesia is learned for the certain goals. They are to academic purposes, profesion, and communication in daily life. For academic purposes, seeing that many foreign students learn bahasa Indonesia directly in Indonesia. One of the places is UPT Bahasa Universitas Sebelas Maret. The research is to present syntax error forms and their tendency error of written language on TISOL students in academic level. The research is conducted in UPT Bahasa Universitas Sebelas Maret. It’s subject is TISOL students whom study in Universitas Sebelas Maret Surakarta. This study is qualitative research in the form of case study. Researcher focuses on syntax level. It based on the interview toward the teacher. Many TISOL students did the syntax error on their written language. [Bahasa Indonesia merupakan salah satu bahasa di dunia yang tengah digemari oleh Warga Negara Asing (WNA). Bagi WNA, bahasa Indonesia dipelajari untuk tujuan tertentu. Di antaranya untuk keperluan akademik, profesi, dan berkomunikasi dalam kehidupan sehari-hari. Untuk keperluan akademik, dapat dilihat dari maraknya mahasiswa asing yang belajar bahasa Indonesia secara langsung di Indonesia. Salah satunya di UPT Bahasa Universitas Sebelas Maret. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan bentuk-bentuk kesalahan sintaksis beserta tendensi kesalahannya pada bahasa tulis pembelajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) tingkat akademik. Penelitian ini dilaksanakan di UPT Bahasa Universitas Sebelas Maret. Subjek penelitian dalam penelitian ini  adalah pembelajar BIPA yang menempuh studi di UPT Bahasa Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang berupa studi kasus. Dalam penelitian ini peneliti menekankan kajian pada tingkat sintaksis. Hal itu didasarkan pada wawancara terhadap pengajarnya. Menurutnya, banyak pembelajar BIPA yang melakukan kesalahan dalam bidang sintaksis pada bahasa tulisnya.]
Interferensi Bahasa Asing dalam Teks Menulis Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing (BIPA) di Thammasat University Tahun Akademik 2020/2021 Sari, Sinta Putrika; Mukhlis, Mukhlis; Kurniawan, Latif Anshori
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v12i2.19500

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk interferensi bahasa asing dalam teks menulis Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di Thammasat University tahun akademik 2020/2021. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu teknik simak dan catat dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Dari hasil pengumpulan data kemudian dianalisis menggunakan metode padan dan agih. Hasil penelitian ini terdapat 4 jenis interferensi dan 82 bentuk interferensi bahasa asing. Interferensi morfologi atau tatabahasa, berjumlah 37. Interferensi sintaksis berjumlah 28. Interferensi semantik berjumlah 15. Faktor penyebab interferensi bahasa asing dalam teks menulis Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di Thammasat University tahun akademik 2021/2022 adalah faktor kedwibahasaan dan kebiasaan.
Praktik Baik dalam Pengajaran Tata Bahasa BIPA Suharsono, Suharsono
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v12i1.18418

Abstract

Salah satu kompetensi yang perlu dikuasai oleh pemelajar BIPA dalam belajar bahasa Indonesia adalah kompetensi linguistik. Kompetensi linguistik adalah kemampuan untuk menggunakan kode linguistis secara akurat. Salah satu kemampuan yang perlu dikuasai dalam kompetensi linguistis adalah kompetensi yang berhubungan dengan gramatikal atau tata bahasa. Kemampuan gramatikal atau tata bahasa ini sering dipandang oleh kebanyakan pemelajar BIPA sebagai kemampuan yang lebih sulit dikuasai dibandingkan dengan kemampuan yang lain, seperti membaca, berbicara, menulis, dan menyimak, padahal kemampuan dalam tata bahasa menjadi dasar bagi kemampuan empat keterampilan berbahasa tadi. Begitu juga bagi pengajar BIPA, tata bahasa sering dianggap sebagai bidang yang lebih sulit diajarkan daripada empat keterampilan berbahasa. Tidak jarang pengajar BIPA menghindari penjelasan yang berkaitan dengan aspek ketatabahasaan apalagi jika yang dihadapi adalah pemelajar BIPA yang berada pada tingkat (level) lanjut. Makalah ini hendak menyajikan praktik baik dalam pengajaran tata bahasa BIPA. Diharapkan bahasan ini dapat memberikan wawasan dan inspirasi bagi pengajar BIPA yang mengajarkan tata bahasa atau yang karena tugasnya harus menjelaskan aspek-aspek ketatabahasaan BIPA. Yang dimaksud dengan praktik baik di sini adalah bagaimana cara memahamkan konsep tata bahasa bahasa Indonesia kepada pemelajar BIPA dengan mudah. Pembahasannya akan ditinjau dari segi sifat linearitas bahasa, sifat bahasa yang berpola, konteks, dan teknik penyajian
Pengembangan Materi Ajar BIPA Melalui Budaya Lokal Jawa Timur Suher, Suher; Hermoyo, Panji
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 1 No 1 (2017): AGUSTUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v1i1.869

Abstract

Materi ajar BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing) baru dikenalkan kepada mahasiswa di Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia pada semester genap 2015/2016. Buku ajar yang digunakan sebatas buku umum BIPA. Tujuan dari penelitian adanya pengembangan materi ajar dengan pengenalan budaya lokal dan makanan khas Jawa Timur kepada orang asing melalui pembelajaran BIPA. Metode yang digunakan menggunakan penelitian pengembangan (research and development). Pengembangan bahan ajarnya berupaya menggali berbagai potensi kekayaan budaya dan makanan khas di Jawa Timur. Materi ajar BIPA akan mengajarkan bahasa Indonesia dan pengenalan budaya di Indonesia untuk orang asing/ mahasiswa asing yang belajar di Indonesia, sehingga orang asing yang bekerja di Indonesia tidak hanya memahami bahasa, tetapi juga mengenal dan paham budaya lokal di Indonesia, khususnya Jawa Timur. Hasil dari buku ajar tentang kebudayaan dan makanan khas Jawa Timur salah satunya ludruk, reog, karapan sapi, lontong balap, rujak cingur  dan tahu campur. Dari prosentase angket yang sudah divalidasi, kurang setuju ada enam butir pernyataan dengan rata-rata tidak lebih dari 10 %. Mahasiswa yang menyatakan setuju antara 32 % sampai 74 %. dan yang sangat setuju  21 % sampai 68 %.Sehingga mahasiswa yang lulus di Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP Universitas Muhammadiyah Surabaya akan mempunyai buku ajar berkualitas sehingga  menjadi guru BIPA yang profesional. Kata kunci: BIPA, Budaya, Materi Ajar
Peranan Budaya Lokal Dalam Materi Ajar Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing (BIPA) Hermoyo, R. Panji; M, Suher
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 1 No 2b (2017): DESEMBER
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v1i2b.1060

Abstract

Materi ajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) masih sangat asing ditelinga sebagian masyarakat. Bahkan dikalangan akademik juga masih awam, karena mata kuliah ini masih baru dan belum banyak dikenal luas masyarakat. Buku ajar BIPA juga sangat terbatas, hanya kalangan tertentu saja yang memilikinya. Budaya lokal khususnya di Jawa Timur sangat beragam. Budaya lokal ini yang natinya bisa digunakan dalam materi ajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing agar mahasiswa asing benar-benar seperti hidup dinegaranya sendiri. Tujuan penelitian ini adanya peranan budaya lokal yang dapat dijadikan materi BIPA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini tentang beberapa peranan budaya lokal Jawa Timur seperti; reog, karapan sapi, ludruk dan okol yang bisa dijadikan referensi pengenalan bahasa dan budaya Indonesia ke mahasiswa asing yang belajar di Indonesia. Sehingga dosen maupun guru yang mengajar mahasiswa asing lebih mudah mendidik dan mengenalkan  bahasa Indonesia.KataKunci: budaya lokal, BIPA, materi
E-Module of Speech Listening Skills for BIPA 1 Learners for Children with Indonesian Culinary Content at the Cooperative Education Unit School Arzaqi, Amalia; Idris, Nuny Sulistiany; Sundusiah, Suci
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol. 5 No. 3 (2023): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v5i3.3240

Abstract

The purpose of this research is to describe 1) the needs analysis profile for the development of e-module listening-speech skills for BIPA 1 students with Indonesian culinary content; 2) the design of an e-module of listening-speech skills for BIPA 1 students with Indonesian culinary content; 3) developing an e-module of listening-speech skills for BIPA 1 students with Indonesian culinary content; and 4) the implementation of the listening-speech skills e-module for BIPA 1 students with Indonesian cuisine content. 5) Response of e-module on listening-speech skills for BIPA 1 students with Indonesian cuisine content. The research and development (R&D) approach was applied in this study with the ADDIE concept. Data collection techniques using literature study and semi-structured interviews. The research data is in the form of words and documents, which are then analyzed with the techniques that will be described descriptively in the form of a collection of words arranged, data reduction, analysis, data interpretation, and triangulation. According to the findings of this development research, the electronic development of the BIPA 1 students' listening-speech skills module with Indonesian cuisine content receives an average percentage of 87% with a very good predicate. As a result, the development of electronic listening-speech skills courses suited to the demands of BIPA 1 pupils is conceivable.
Improving the Professional Competence of Indonesian Language Teachers for Foreign Speakers (BIPA) Through the Development of Interactive Digital-Based RANDI Model Training Retnowati, Rita; Ramliyani, Come; Harsani, Prihastuti
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol. 7 No. 2 (2025): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v7i2.7707

Abstract

This study aims to develop an interactive digital-based RANDI training management model to improve the professional competence of Indonesian teachers for Foreign Speakers (BIPA). The RANDI model integrates five main elements: Reframing, Affinity, Neocognitive, Digital Interactive, and Integration. This research uses the Research and Development (R&D) method of Borg and Gall,  with ten systematic stages, starting from information collection to dissemination of final results. Data was obtained through interviews, observations, questionnaires, and professional competency tests. The limited trial was conducted in 15 participants and the broad trial was conducted in 40 participants. Data analysis is carried out in three main stapes: need analysis,a expert validation and product testing. The results showed an increase in the average competency test score from 63 in a limited trial to 71 in a wide trial. The trainees showed an increased understanding of the Indonesian National Work Competency Standards (SKKNI) for BIPA Teachers and were able to implement technology-based teaching materials more effectively. This training model also improves teachers' skills in utilizing interactive digital platforms, such as Google Suite, Kahoot, and Articulate Storyline 3. The RANDI model has proven to be effective and relevant in improving the professional competence of BIPA teachers in the digital era. Thus, this model is expected to be a reference in the development of similar training programs in the future.
STUDI TENTANG KONTEN TATA  BAHASA DALAM BUKU AJAR BAHASA INDONESIA UNTUK PENUTUR ASING(BIPA) DARI PERSPEKTIF PENGAJARAN BAHASA KOMUNIKATIF xiongrui, wei
Journal Of Education Vol 2 No 02 (2025): Journal of Education of Multidisipliner
Publisher : Journal of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65353/pawrfb81

Abstract

Penelitian ini mengambil objek studi dari proyek tata bahasa pada bagian “C. Tata Bahasa” dalam sepuluh unit buku teks BIPA Bahan Ajar Pendukung Tingkat Dasar, dan melakukan analisis sistematis dalam kerangka teori Pengajaran Bahasa Komunikatif (Communicative Language Teaching, CLT). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi apakah pemilihan dan penyajian bagian tata bahasa dalam buku teks tersebut sesuai dengan prinsip pengajaran komunikatif, serta bagaimana buku teks tersebut mengintegrasikan pengajaran tata bahasa dalam pengembangan keterampilan komunikatif mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis. Penelitian ini berfokus pada permasalahan berikut: (1) Gramatika apa yang dipilih dalam buku teks BIPA, dan bagaimana penyajiannya; (2) Bagaimana desain pengajaran gramatika terintegrasi dengan latihan keterampilan komunikatif; (3) Dari perspektif metode pengajaran komunikatif, apa kelebihan dan kelemahan bagian gramatika dalam buku teks ini. Melalui analisis, ditemukan bahwa pemilihan materi tata bahasa dalam buku teks BIPA mencakup proyek tata bahasa dasar pada tingkat pemula, seperti kata ganti orang, kata tanya, kata depan, ekspresi waktu, serta aturan pembentukan kata dasar untuk nomina, verba, dan adjektiva. Desain buku teks secara keseluruhan mengikuti urutan dari yang sederhana ke yang kompleks, dari yang mudah ke yang sulit, dan mengintegrasikan proyek tata bahasa dengan tema komunikasi sehari (seperti berbelanja, transportasi, perkenalan keluarga, dll.). Setiap unit dilengkapi dengan penjelasan tata bahasa yang jelas, contoh kalimat, dan latihan, serta menyediakan latihan bentuk yang cukup dan beberapa aktivitas komunikasi, seperti bermain peran dan simulasi situasional, yang menunjukkan bahwa buku teks ini dalam batas tertentu telah menggabungkan pengetahuan tata bahasa dengan praktik komunikasi. Kata kunci : CLT, BIPA(Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing), Tata Bahasa Indonesia

Page 102 of 118 | Total Record : 1176