Filter By Year

1945 2024


Found 123 documents
Search Media Periklanan

Strategi Memasarkan Makanan Betawi Menggunakan Website Sebagai Media Periklanan Rahayu, Dwi Mandasari
Jurnal Ilmiah Publipreneur Vol. 11 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Publipreneur
Publisher : Politeknik Negeri Media Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46961/jip.v11i1.695

Abstract

Peningkatan penggunaan internet saat ini semakin tinggi disertai dengan semakin maraknya masyarakat menggunakan website. Website dapat digunakan untuk memberikan informasi suatu produk sehingga produk dapat diiklankan kepada masyarakat.  Selain itu pengaruh pengguna website  untuk transaksi jual beli juga semakin banyak digunakan sehingga memudahkan masyakat untuk melakukan transaksi belanja dengan cara online. Metode belanja dengan cara online saat ini lebih banyak diminati oleh masyarakat. Masyarakat lebih mudah memahami produk yang ditawarkan dan menghemat waktu transaksi belanja. Permasalahan pada penelitian ini yaitu masyarakat yang kurang memahami makan khas betawi, dan UMKM makanan Betawi yang belum menggunakan website untuk memasarkan produknya. Para pemilik usaha masih menggunakan cara konvensional untuk menjual produk makanan  Betawi. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk memperkenalkan makanan Betawi kepada masyarakat dengan pangsa pasar yang luas, mudah diakses serta sebagai sarana bagi UMKM makanan Betawi untuk mengiklankan produknya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data yang digunakan menggunakan wawancara, kuesioner  dan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini bahwa terjadi peningkatan penggunaan website untuk mengiklankan produk makanan Betawi. Dengan demikian mempengaruhi pemahaman masyarakat tentang produk makanan Betawi dan meningkatkan pemasaran. Maka dapat disimpulkan dengan adanya website saat ini masyarakat menjadi lebih tertarik  untuk membeli produk makanan Betawi  serta UMKM yang menjual makanan Betawi mengalami peningakatan dalam segi penjualan produk.
Penggunaan Photogrammetry sebagai Media Periklanan untuk Mendukung Pariwisata dan Sebagai Pelestarian Digital dari Situs Lama "Gunung Wudel" di di Desa Potroyudan, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara Muhammad Fahd Diyar Husni; Husni, Muhammad Fahd Diyar; Nursanty, Eko
Perigel: Jurnal Penyuluhan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025): Maret: Perigel : Jurnal Penyuluhan Masyarakat Indonesia
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/876swj51

Abstract

Tourism plays an important role in shaping the economic development of cities and communities. Heritage sites have a major impact on the economy, making an important contribution to economic growth and development. 3D digital conservation, apart from being useful for preserving historical heritage, also functions as promotional media by utilizing the Internet of Things (IoT). By making 3D models of historical heritage objects, apart from preserving cultural heritage sites, they are also used as promotional media to increase tourism and economic benefits for the community. From the results obtained, it can show satisfactory results. The 3D shape created can provide an overview and information about the geometric shape and condition of the heritage building site, which is quite well captured. The hope is that this can provide information and attract tourists to visit the historical site, namely "Mount Wudel" in Jepara. Making 3D models will of course increase their attractiveness and also serve as a medium for digital conservation.
Penerapan Etika Periklanan di Media Sosial Instagram pada Brand Skincare Glamazing dalam Membangun Kepercayaan Konsumen Shifana Esfandiary; Divia Layla Zamzamiah; Hana Rizqika Handani; Ardiansyah Dwi Zulfikar; Daniel Handoko
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 3 (2025): JULI-SEPTEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/922q5w08

Abstract

Pesatnya perkembangan skincare lokal di Indonesia memicu persaingan bisnis yang kuat, khususnya di bidang kecantikan dan perawatan diri. Dalam kondisi ini, pelaku iklan perlu menegakkan Etika Periklanan yang sudah ditetapkan dalam acuan utama yaitu Etika Periklanan Indonesia (EPI).  Salah satu postingan Instagram yang dibuat oleh Glamazing menjadi subjek teknik analisis konten metode penelitian kualitatif saat ini. Menurut temuan review konten postingan tersebut, ditemukan bahwa Glamazing turut menerapkan etika dengan menunjukkan bukti legalitas produk dalam bentuk hasil uji laboratorium sertifikasi dari BPOM kandungan produknya. 
Strategi Meningkatkan Minat Beli Konsumen Produk Aerostreet melalui Periklanan di Media Sosial TikTok Erwin Permana; Davina Putri Aulia; Ridwan Roy Tutupoho
Akuntansi Pajak dan Kebijakan Ekonomi Digital Vol. 2 No. 2 (2025): Akuntansi Pajak dan Kebijakan Ekonomi Digital
Publisher : Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/apke.v2i2.1050

Abstract

The development of social media has encouraged the growth of local fashion brand businesses, including Aerostreet. This shoe brand has succeeded in utilizing TikTok as its main marketing strategy, outperforming other platforms. This research analyzes the strategy of increasing Aerostreet consumer buying interest through advertising on TikTok using digital observation methods, content analysis and secondary data. The research results show that strategies such as In-Feed Ads, Branded Hashtag Challenge, collaboration with influencers, and the use of For You Page (FYP) are effective in increasing brand awareness, engagement, and consumer trust. Creative content and storytelling also play a role in increasing sales conversions. These findings prove that digital marketing on TikTok can help local brands expand their market and increase their competitiveness. For further effectiveness, Aerostreet is advised to continue to innovate in content creation and expand collaboration with appropriate influencers and Key Opinion Leaders (KOL).
Analisis Pelanggaran Etika Periklanan Pada Iklan Candi Borobudur di Media Sosial Tiktok Muhammad Rizqullah Ramadhon; Fathan Ananta Hirzi; Pantja Putra Pandawa; Daniel Handoko
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 3 (2025): JULI-SEPTEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/2ckn5j88

Abstract

Social media has become one of the main media for distributing various advertising content in today's digital era. However, the spread of advertising content on social media also brings new challenges. Social media, especially TikTok, has a high virality rate, which means that content can spread quickly, both positively and negatively. The TikTok account @ngobrolsantaiindonesia uploaded a promotional advertisement for Borobudur Temple. The entire narrative in the advertising content openly alludes to other religions, namely Islam. This study uses a research approach in the form of a literature study or can be called library research. Indonesia has guidelines that must be respected, namely the Indonesian Advertising Ethics or abbreviated as EPI. The EPI contains a system of values and integrated guidelines for manners (code of conducts) and procedures (code of practices) that apply to all advertising actors in Indonesia. According to the Indonesian Advertising Ethics, advertisements must be honest, correct, and responsible. It was concluded that the violation committed by the TikTok account @ngobrolsantaiindonesia was offending SARA, more specifically other religions.
Analisis Pelanggaran Etika Periklanan pada Iklan Candi Borobudur di Media Sosial TikTok Muhammad Rizqullah Ramadhon; Fathan Ananta Hirzi; Pantja Putra Pandawa; Daniel Handoko
Jurnal Ilmu Komunikasi, Administrasi Publik dan Kebijakan Negara Vol. 2 No. 3 (2025): Juli : Jurnal Ilmu Komunikasi, Administrasi Publik dan Kebijakan Negara
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/komunikasi.v2i3.502

Abstract

Social media has become one of the main media for distributing various advertising content in today's digital era. However, the spread of advertising content on social media also brings new challenges. Social media, especially TikTok, has a high virality rate, which means that content can spread quickly, both positively and negatively. The TikTok account @ngobrolsantaiindonesia uploaded a promotional advertisement for Borobudur Temple. The entire narrative in the advertising content openly alludes to other religions, namely Islam. This study uses a research approach in the form of a literature study or can be called library research. Indonesia has guidelines that must be respected, namely the Indonesian Advertising Ethics or abbreviated as EPI. The EPI contains a system of values ​​and integrated guidelines for manners (code of conducts) and procedures (code of practices) that apply to all advertising actors in Indonesia. According to the Indonesian Advertising Ethics, advertisements must be honest, correct, and responsible. It was concluded that the violation committed by the TikTok account @ngobrolsantaiindonesia was offending SARA, more specifically other religions.
STRATEGI PERIKLANAN DALAM MEMBANGUN PERSONAL BRANDING PUTRI ARISTIANI SEBAGAI BEAUTY ENTHUSIAST PADA MEDIA SOSIAL INSTAGRAM Suryono, Joko; Widiastuti, Oktavia
JURNAL KOMUNITAS Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Komunitas, Edisi September 2025-Februari 2026
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/komunitas.v11i2.2042

Abstract

Instagram is a potential medium in building personal branding, especially in the beauty field. Putri Aristiani, a beauty enthusiast, utilizes this platform to build her self-image. This research aimed to find out the advertising strategy used by Putri and identify the challenges faced, by analyzing it through Peter Montoya's The Eight Laws of Personal Branding theory, which includes: specialization, leadership, personality, difference, visibility, unity, constancy, and good name. This research used descriptive qualitative methods with in-depth interview techniques, observation by listening to Putri Aristiani's Instagram content (@putriaristiani05) and questionnaires to followers. The results showed that the advertising strategy used includes selectivity in choosing products, soft selling approach, personal and educational communication style, and visual consistency. Putri actively built interactions with followers and chooses products that match her personal values, such as Wardah and NAMA Beauty. Despite facing challenges such as changes in the Instagram algorithm, Putri maintained consistency and relevance of content. The strategy applied reflected a strong effort in building a self-image that is authentic, credible and in line with the personal identity displayed on social media.
STRATEGI PERIKLANAN DALAM MEMBANGUN PERSONAL BRANDING PUTRI ARISTIANI SEBAGAI BEAUTY ENTHUSIAST PADA MEDIA SOSIAL INSTAGRAM Suryono, Joko; Widiastuti, Oktavia
JURNAL KOMUNITAS Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Komunitas, Edisi September 2025-Februari 2026
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/komunitas.v11i2.2042

Abstract

Instagram is a potential medium in building personal branding, especially in the beauty field. Putri Aristiani, a beauty enthusiast, utilizes this platform to build her self-image. This research aimed to find out the advertising strategy used by Putri and identify the challenges faced, by analyzing it through Peter Montoya's The Eight Laws of Personal Branding theory, which includes: specialization, leadership, personality, difference, visibility, unity, constancy, and good name. This research used descriptive qualitative methods with in-depth interview techniques, observation by listening to Putri Aristiani's Instagram content (@putriaristiani05) and questionnaires to followers. The results showed that the advertising strategy used includes selectivity in choosing products, soft selling approach, personal and educational communication style, and visual consistency. Putri actively built interactions with followers and chooses products that match her personal values, such as Wardah and NAMA Beauty. Despite facing challenges such as changes in the Instagram algorithm, Putri maintained consistency and relevance of content. The strategy applied reflected a strong effort in building a self-image that is authentic, credible and in line with the personal identity displayed on social media.
Pengaruh Periklanan di Media Sosial terhadap Perilaku Konsumen Generasi Milenial Zed, Etty Zuliawati; Tedy, Moh.; Rizqy, Ahmad Zibar; Awaldy, Riva Pasa; Subagya, Masykur Arief; Murdianto, Galih Thoriq
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Periklanan di media sosial telah menjadi strategi pemasaran utama bagi banyak merek dalam menjangkau konsumen, terutama generasi milenial yang sangat terhubung dengan dunia digital. Generasi ini cenderung menghabiskan banyak waktu di platform seperti Instagram, TikTok, Facebook, dan YouTube, menjadikannya target yang sangat potensial bagi para pemasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh periklanan di media sosial terhadap perilaku konsumen milenial, dengan fokus pada keputusan pembelian, kesadaran merek, serta pengaruh influencer. Menggunakan metode survei kuantitatif terhadap 350 responden dan wawancara mendalam, penelitian ini menemukan bahwa periklanan di media sosial memiliki pengaruh besar terhadap perilaku konsumen milenial. Faktor-faktor seperti relevansi iklan, penggunaan influencer, penawaran khusus, dan desain visual yang menarik berperan penting dalam mendorong keputusan pembelian. Temuan ini memberikan wawasan berharga bagi perusahaan dalam merancang strategi pemasaran yang lebih efektif di media sosial.
POTRET PERIKLANAN DI MEDIA MASSA INDONESIA Erlita, Novi
Jurnal Ilmu Ekonomi dan Sosial (JIES) Vol 13, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jies.v13i2.2432

Abstract

Periklanan adalah komunikasi komersil dan nonpersonal tentang sebuah organisasi dan produk-produknya yang ditransmisikan ke suatu khalayak target melalui media bersifat massal seperti televisi, radio, koran, majalah, direct mail (pengeposan langsung), reklame luar ruang, atau kendaraan umum. Periklanan modern merupakan anak kandung yang lahir dari invensi teknologi media massa, khususnya pada bentuk awal media massa yakni surat kabar. Media massa merupakan anak kandung dari berbagai invensi teknologi komunikasi dan informasi sejak ditemukannya mesin cetak pertama kali oleh Gutenberg tahun 1453, yang kemudian melahirkan media tercetak yang terbit secara periodik dan regular yang disebut dengan surat kabar dan kemudian majalah pada sekitar tahun 1775. Invensi teknologi komunikasi ini secara berturut-turut dalam kurun waktu yang berbeda melahirkan perangkat komunikasi massa lainnya yakni radio, film dan televisi. Untuk keempat media inilah yakni surat kabar/majalah, radio, film, dan televisi di kemudian hari dikenal dengan sebutan nama media massa. Dalam perkembangannya kegiatan periklanan juga menggunakan bentuk-bentuk media massa lainnya yaitu radio, film, dan televisi. Media-media inilah yang kemudian hari dikenal sebagai media utama yang digunakan dalam kegiatan periklanan atau lebih dikenal dengan sebutan media lini atas (above the line media). Selain itu ada juga media periklanan lainnya yang tidak termasuk dalam kategori media massa, yang sering disebut dengan media lini bawah (belowe the line media) (Jefkins, 2000). Media lini bawah merupakan media pendukung kegiatan periklanan di media utama dalam bentuk brosur, spanduk, flyer, neon box, flager, dan semua bentuk media yang memungkinkan dapat digunakan untuk menyampaikan pesan periklanan dalam bentuk headline, tagline, brandname, logotype, maupun slogan kepada konsumen

Page 11 of 13 | Total Record : 123