Filter By Year

1945 2024


Found 26,505 documents
Search Information

MOBILE CLOUD GEOGRAPHICS INFORMATION SYSTEM SARANA KESEHATAN DENGAN MONGO DATABASE Budi Santosa; Agus Sasmito Aribowo
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2014): Business Intelligence
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem Informasi Geografis dapat dioperasikan dalam perangkat mobile. Penelitian ini menghasilkan suatu aplikasi yang berada di dalam sebuah smartphone khusus Android. Aplikasi ini membantu user untuk mengetahui posisi sarana prasarana kesehatan, khususnya apotik dan ruang praktek dokter. Dalam pengembangan sistem, metode yang digunakan dalam perancangan dan pembuatan perangkat lunak ini adalah metode Grapple. Bahasa pemrograman yang digunakan adalah java eclipse dan pemetaan menggunakan teknologi Google Maps dan Cloud Mongo Database sebagai database server serta smartphone Android sebagai alat pendukung. Hasilnya berupa aplikasi mobile yang dapat membantu pengguna mencari sarana kesehatan terdekat di wilayah Daerah istimewa Yogyakarta. Sistem ini akan membantu masyarakat mencari sarana kesehatan terdekat dengan kualitas terbaik hingga jalur perjalanannya.
DASHBOARD INFORMATION SYSTEM BERBASIS KEY PERFORMANCE INDICATOR Henderi Henderi; Sri Rahayu; Bangun Mukti Prasetyo
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 4 (2012): Information System and Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemimpin organisasi membutuhkan akses terhadap informasi strategis untuk melakukan monitoring, pengukuran kinerja, dan menyoroti adanya anomali pada organisasi. Sementara secara tradisional organisasi tidak memiliki tool enterprise performance management (EPM) yang efektif untuk melaksanakannya. Kegiatan monitoring, pengukuran kinerja, dan identifikasi terhadap anomali biasanya dilakukan seadanya, melalui laporan bagian terkait, dan disampaikan pada sebuah rapat. Akibatnya proses monitoring, pengukuran kinerja, dan identifikasi terhadap anomali organisasi membutuhkan sumber daya yang banyak. Bahkan, kadangkala hasilnya juga tidak mencerminkan kinerja dan anomali yang sesungguhnya. Untuk itu, paper ini membahas tentang pengembangan aplikasi dashboard information system (DIS) berbasis key performance indicator (KPI) sebagai tool EPM. Aplikasi DIS berbasis KPI dikembangkan menggunakan metode data URL (uniform resource located). Dalam implementasinya, untuk memberikan tampilan grafik yang interaktif dan kuat pada executive dashboard, digunakan software FusionChart dan XML (eXtensible Markup Language ) sebagai data interface. Berdasarkan hasil uji coba dan analisis yang telah dilakukan, diketahui bahwa aplikasi DIS berbasis KPI sebagai tool EPM yang dikembangkan pada penelitian ini dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas organisasi dalam melakukan monitoring, pengukuran kinerja, dan identifikasi terhadap anomali yang terjadi. Peningkatan efisiensi dan efektivitas tercapai karena aplikasi DIS yang dihasilkan dapat menampilkan informasi strategis berdasarkan KPI yang telah ditetapan dalam bentuk dashboard, interaktif, real time, dan visual.
PENGEMBANGAN MODEL INFORMATION TECHNOLOGY (IT) GOVERNANCE PADA ORGANISASI PENDIDIKAN TINGGI MENGGUNAKAN COBIT 4.1 DOMAIN PO DAN AI Suryani, Arie Ardiyanti
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2009): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Information Technology Governance (IT Governance) merupakan faktor penting bagi organisasi dalam memanfaatkan teknologi informasi. Adanya IT Governance akan memberikan jaminan bahwa pemanfaatan teknologi informasi sejalan dengan tujuan organisasi. Dalam membangun sebuah IT Governance, dapat diadopsi beberapa standar seperti ITIL, COSO, ISO27001, ISO38500 dan lain-lain. Penelitian ini menggunakan COBIT 4.0, dengan pertimbangan COBIT dibuat dengan menggunakan standar IT lain sebagai referensinya, sehingga keselarasan pengembangan IT dengan tujuan institusi relatif lebih terjamin. Pengembangan model IT Governance dimulai dengan menentukan critical success factor (CSF) dari sasaran IT institusi, pengukuran tingkat kematangan current IT Governance, analisa gap hingga analisa resiko untuk mengidentifikasi proses IT yang urgent untuk diimplementasikan. Pada bagian akhir diberikan rekomendasi perbaikan proses IT sesuai dengan maturity level-nya. Hasil penelitian ini adalah usulan model IT Governance yang diharapkan cukup sesuai bagi organisasi Pendidikan Tinggi X. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk domain PO dan AI pada COBIT 4.0, IT maturity level institusi berada diantara tingkat initial dan repetable, dengan skor rata-rata proses sebesar 1.68. Secara umum, untuk mencapai tingkat yang lebih baik organisasi perlu mendefinisikan (secara formal) dan mensosialisasikan kebijakan, prosedur serta standar yang dibutuhkan dalam pengelolaan informasi; mengelola dokumen pengoperasian setiap proses layanan IT; menjalankan fungsi pengawasan, pelaporan dan evaluasi proses, serta memfasilitasi knowledge sharing antar individu penanggung jawab proses sehingga diharapkan ketergantungan sistem IT terhadap individu dapat diperkecil.
PENGEMBANGAN MODEL INFORMATION TECHNOLOGY (IT) GOVERNANCE PADA ORGANISASI PENDIDIKAN TINGGI MENGGUNAKAN COBIT4.1 DOMAIN DS DAN ME Arie Ardiyanti Suryani
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2009): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pentingnya peran teknologi informasi, terbatasnya sumber daya teknologi informasi (Information Technology /IT) yang tersedia serta relatif besarnya biaya yang dibutuhkan untuk memanfaatkan teknologi informasi dalam organisasi menjadi latar belakang perlunya panduan/tata pamong yang mengatur pengelolaan teknologi informasi agar keberadaan teknologi informasi tersebut tidak menjadi beban bagi organisasi tetapi mampu memberikan manfaat dan dukungan yang optimal bagi proses bisnis organisasi.Penelitian ini akan dilakukan kajian bagaimana seharusnya desain tata kelola IT dengan menggunakan framework COBIT 4.1, domain Deliver and Support (DS) serta domain Monitor and Evaluate (ME). DS merupakan salah satu dari empat domain pada COBIT yang menitikberatkan pada area delivery layanan IT, dan ME adalah domain yang berfokus pada masalah monitoring dan evaluasi layanan IT. Proses desain tata kelola IT dimulai dengan menentukan critical success factor (CSF) dari sasaran IT institusi, pengukuran tingkat kematangan pengelolaan IT saat ini (current), analisa gap serta analisa resiko untuk mengidentifikasi prioritas dari tiap proses IT. Berdasarkan seluruh rangkaian proses tersebut akan dibuat rekomendasi perbaikan proses IT sesuai dengan pencapaian tingkat kematangannya. Hasil penelitian ini adalah desain tata kelola untuk proses-proses IT pada domain DS dan ME pada framework COBIT, yang diharapkan cukup sesuai bagi organisasi Pendidikan Tinggi X.
SISTEM INFORMASI AKADEMIK YANG MENDUKUNG GREEN INFORMATION SYSTEM : STUDI KASUS PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA GRACIA Djoni Haryadi Setiabudi; Ronald Budijanto; Justinus Andjarwirawan
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 4 (2012): Information System and Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah bertanggung jawab untuk memberikan informasi berkala mengenai perkembangan siswa kepada orang tua. Tetapi seringkali orang tua tidak memiliki waktu untuk hadir disekolah dan memantau perkembangan anak mereka baik dalam nilai, keuangan dan pelanggaran yang dilakukan oleh anak mereka. Penyampaian informasi berkala secara tertulis memerlukan biaya kertas dan waktu. Untuk memecahkan masalah tersebut maka pada penelitian ini dibuat rancangan dan implementasi sistem informasi akademik berbasis web sehingga orang tua siswa dapat memantau informasi mengenai anak mereka secara online, mulai dari akademis, pelanggaran, keuangan, selain itu dapat mendukung penghematan biaya, sehingga pada akhirnya dapat mendukung terciptanya Green Information System. Perancangan sistem dilakukan dengan DFD dan ERD dan diimplementasikan dengan PHP dan database MySQL Server. Sistem informasi akademik yang dikembangkan telah diuji coba untuk diterapkan pada Sekolah Menengah Pertama Gracia dan dapat menampilkan informasi yang dibutuhkan orangtua seperti nilai akhir, pelanggaran, keuangan dan dapat membantu sekolah untuk pengolahan nilai dan proses kenaikan kelas.
GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM : SISTEM INFORMASI EMBUATAN MODEL PENGENDALIAN KEPEMILIKAN TERNAK SAPI DI WILAYAH PROVINSI NTB Abdul Manan; Husain Husain; Ni Ketut Sri Winarti
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2014): Business Intelligence
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan besarnya potensi yang dimiliki tersebut pemerintah pusat menetapkan Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai salah satu propinsi sumber sapi potong dan sapi bibit diantara 18 propinsi di tanah air, sehingga kiprah NTB diharapkan mampu mempercepat program nasional percepatan pencapaian swasembada daging sapi (P2SDS). Oleh karena itu strategi yang dilakukan dalam mengembangkan potensi peternakan sapi ini adalah dengan memelihara sapi melalui sistem kandang kolektif untuk Pulau Lombok dan pola padang penggembalaan atau lar/so di Pulau Sumbawa. Sampai dengan pertengahan tahun 2010, terdapat sekitar 880 unit kandang kolektif sapi di pulau lombok dari target 1.000 unit kandang kolektif pada tahun 2013. Adanya jumlah sapi yang tiap tahun mengalami peningkatan maka dibutuhkan penelitian pembuatan sistem informasi giografis (SIG) dan database identifikasi peternak sapi. Penelitian ini dilakukan untuk menghasilkan produk SIG peternakan sapi dan database identitfikasi kepemilikan sapi di wilayah NTB. Metodologi penelitian digunakan adalah Model air terjun (waterfall) yaitu metode pengembangan sistem informasi dengan cara perencanaan, analisis, desain sistem, coding dan implementasi, sehingga produk dari SIG diperuntukan dapat menghasilkan pemetaan populasi sapi, database identifikasi kepemilikan sapi, jumlah kelompok tani, jumlah sapi yang dimiliki peternak, jumlah sapi yang terjual pasar tradisional, jumlah sapi yang disalurkan keluar daerah dan jumlah populasi yang ada di kabupaten di provinsi NTB.
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN LOGISTIK DALAM PENANGGULANGAN BENCANA ALAM GUNUNG MERAPI BERBASIS GIS (GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM) DI YOGYAKARTA Dwi Yuli Prasetyo; Ema Utami
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2011): Information System and Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The eruption of Mount Merapi which has struck the Yogyakarta region terrible, and surrounding areas has left a sad story for our nation. Many people, groups or individuals, who want to contribute in providing assistance. The impact of the difficulty of managing aid can be seen, for example: the distribution of relief goods that are not evenly distributed in terms of numbers between regions (barracks / posts) displacement from one another, the kind of relief goods delivered did not match the type desired by each barracks, and special for fast food, many are then broken and outdated because it is delivered to the barracks at the wrong moment and the inappropriate handling. Needed a solution to minimize the problems that arise in disaster relief logistics process is to use the Logistics Management Information System (SIMLOG) Mount Merapi Natural Disaster-Based GIS. Given this system, problems that arise in the process of logistics in the barracks (posts) evacuation will be truly minimized due to the supply of adequate information, so that the community, both groups and individuals, who spontaneously wants to help to know what needed, both in dimension type, amount, time and place (location / posts) barracks in question. Thus, we will be able to bring the community good will who want to help with the refugee community who really want help as appropriate.
MENILAI INVESTASI SISTEM DAN TEKNOLOGI INFORMASI PADA PT. STI DENGAN MENGGUNAKAN METODE NEW INFORMATION ECONOMICS Hudiarto Hudiarto; Meta Rusli; Maria F. P Maria F. P; Noviyana Noviyana
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2011): Information System and Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. STI (STI) adalah sebuah perusahaan yang menghasilkan barang-barang saniter berkualitas unggul telah menginvestasikan modal yang tidak kecil untuk sistem dan teknologi informasinya (SI/TI). Makalah ini merupakan penelitian yang akan menilai dan menganalisis sumber daya yang digunakan secara aktif baik dari segi sistem aplikasi, infrastruktur teknologi informasi, kemampuan melayani penggunanya, dan manajemen yang ada pada unit sistem dan teknologi informasi. Keempat hal tersebut diteliti pada bagian produksi sehingga diharapkan sebagian sasaran bisnis yang telah ditetapkan dapat dicapai. Selain itu juga diusulkan proyek pengembangan sistem aplikasi yang akan digunakan dimasa mendatang agar perusahaan dapat menang dalam persaingan yang semakin keras. Metodologi yang digunakan adalah New Information Economics dari Benson et al (2004) yaitu dengan melakukan empat praktek dasar dari lima yang ada yaitu Demand/Supply Planning, Innovation, Prioritization, dan Alignment. Hasil yang dicapai adalah SAP Business Warehouse merupakan investasi proyek aplikasi penting untuk 2011, perlunya memantapkan strategi portfolio SI/TI, dan ternyata STI sudah mengarah pada usaha green computing.
DEVELOPMENT OF A DATA MANAGEMENT SYSTEM FOR STUDENTS’ FINAL YEAR PROJECTS CASE STUDY: DEPARTMENT OF INFORMATION SYSTEMS Astrid Callista; Fiona Fiona
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2010): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

With the advances of information technology nowadays, it is more than appropriate for an educational institution to make use of the existing technology to ease the process of managing students’ data and grades. One of the applications needed by the Information Systems department is a data management system for student’s final year projects that can manage their grades and generate full reports. This system will be developed as a web-based system, with access limited only to the university's local network. To design this new system, analyses of the current final year project procedure, data and grade management will be conducted. The results of the analyses will form the foundation of the design and development of a database management system – the core support of the data management system. The interface of the system will be designed and built on the principles of usability. It is aimed that both the department's administration and the Head of Department can benefit from using this system to input, manage and view students' final year projects and the respective grades.
ANALISA RESIKO KEAMANAN INFORMASI (INFORMATION SECURITY). STUDI KASUS: POLIKLINIK XYZ Dodi Wicaksono Sudiharto
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2011): Information System and Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk menghadapi resiko yang mungkin terjadi terhadap keamanan informasi, maka resiko tersebut perlu untuk dimanajemen. Salah satu tindakan yang diperlukan dalam memanajemen resiko adalah menganalisa resiko yang mungkin terjadi. Beberapa perangkat yang dapat digunakan untuk menganalisa resiko adalah Single Lost Expectancy (SLE), Annualized Rate of Occurance (ARO), Exposure Factor (EF), Annual Loss Expectancy (ALE) dan Return on Investment (ROI).

Page 115 of 2651 | Total Record : 26505