Filter By Year

1945 2024


Found 1,293 documents
Search KEAMANAN INFORMASI

Evaluasi Keamanan Informasi Dengan Indeks KAMI : Pondok Pesantren se-Magelang Ala Asmaul Khusna; Bambang Sugiantoro
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 5 (2025): Edisi Sep - Oktober 2025
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i5.5962

Abstract

Pemanfaatan teknologi informasi di lingkungan pondok pesantren semakin meningkat seiring dengan tuntutan digitalisasi dalam pendidikan dan manajemen kelembagaan. Namun, aspek keamanan informasi belum sepenuhnya menjadi prioritas utama, sehingga menimbulkan risiko terhadap kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan data. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat keamanan informasi di pondok pesantren se-Kabupaten Magelang menggunakan Indeks Keamanan Informasi (KAMI) pada bagian tata kelola keamanan informasi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan kuesioner. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa tingkat penerapan dan kematangan tata kelola keamanan informasi pada sebagian besar pondok pesantren masih berada pada kategori rendah. Hanya sebagian kecil yang telah mencapai status valid dengan tingkat kematangan yang memadai sesuai standar evaluasi. Diperlukan upaya strategis berupa peningkatan literasi dan kesadaran terhadap pentingnya keamanan informasi, penguatan kapasitas melalui pelatihan teknis, serta dukungan regulatif dan kebijakan dari pemangku kepentingan terkait.
Analisis Keamanan Data pada Proses Penarikan Saldo ShopeePay untuk Mencegah Akses Tidak Sah (Studi Kasus Mahasiswa Sistem Informasi FTIK Angkatan 2023) Muhammad Dede Fitriawan; Abdul Muni
PROSISKO: Jurnal Pengembangan Riset dan Observasi Sistem Komputer Vol. 13 No. 2 (2026): Prosisko Vol. 13 No. 2 Juli 2026
Publisher : Pogram Studi Sistem Komputer Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/xv9zh602

Abstract

- Perkembangan teknologi finansial telah mendorong meningkatnya penggunaan dompet digital sebagai salah satu sarana transaksi yang praktis, cepat, dan efisien. ShopeePay merupakan salah satu layanan dompet digital yang banyak digunakan oleh masyarakat, khususnya mahasiswa, karena kemudahan akses dan fitur transaksi yang beragam, termasuk penarikan saldo. Namun, penggunaan layanan digital juga menghadapi berbagai ancaman keamanan, seperti akses tidak sah, pencurian akun, phishing, dan penyalahgunaan kode OTP. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keamanan data pada proses penarikan saldo ShopeePay untuk mencegah akses tidak sah. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa Sistem Informasi FTIK angkatan 2023. Analisis data dilakukan menggunakan skala Likter untuk mengukur persepsi responden terhadap keamanan data, penggunaan autentikasi, efektivitas OTP (One-Time Password), serta potensi risiko akses tidak sah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat kepercayaan yang cukup baik terhadap sistem keamanan ShopeePay, terutama pada fitur PIN transaksi, autentikasi berlapis, dan OTP sebagai bentuk perlindungan akun. Meskipun demikian, masih terdapat kekhawatiran terkait ancaman phishing, kebocoran data pribadi, dan kurangnya kesadaran pengguna dalam menjaga kerahasiaan informasi akun. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keamanan data pada ShopeePay tidak hanya bergantung pada teknologi yang diterapkan oleh penyedia layanan, tetapi juga dipengaruhi oleh perilaku pengguna dalam menerapkan keamanan digital. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi keamanan siber dan penguatan sistem autentikasi untuk meminimalkan risiko akses tidak sah.
Perancangan Tata Kelola TI untuk Optimalisasi Hybrid Learning: Integrasi Learning Management System dengan Sistem Akademik serta Penguatan Keamanan Informasi Mahasiswa Ikbal Danu Setiawan
Syntax Idea Vol. 8 No. 2 (2026): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/syntaxidea.v8i2.14553

Abstract

Transformasi digital di lingkungan perguruan tinggi menuntut penerapan tata kelola teknologi informasi yang terstruktur dan selaras dengan tujuan institusi, khususnya dalam mendukung model pembelajaran hybrid. Integrasi antara Learning Management System (LMS) dan sistem akademik menjadi elemen kunci untuk memastikan kesinambungan proses pembelajaran, akurasi data, serta efisiensi operasional. Penelitian ini bertujuan merancang model tata kelola teknologi informasi yang mampu mendukung implementasi hybrid learning melalui integrasi sistem dan penguatan keamanan data mahasiswa. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan tahapan analisis kebutuhan organisasi, identifikasi proses bisnis utama, serta pemetaan domain tata kelola berdasarkan kerangka kerja COBIT 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi LMS dan sistem akademik meningkatkan konsistensi dan sinkronisasi data secara real-time, mengurangi redundansi proses administratif, serta memperbaiki efektivitas layanan pembelajaran. Selain itu, penerapan kontrol keamanan informasi seperti autentikasi berlapis, enkripsi data, dan pengelolaan hak akses berbasis peran (role-based access control) terbukti penting dalam menjaga kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan data mahasiswa. Rancangan tata kelola yang diusulkan memberikan panduan strategis bagi perguruan tinggi dalam mengoptimalkan ekosistem pembelajaran digital, meningkatkan kualitas layanan akademik, serta memperkuat perlindungan data pada era hybrid learning.
EVALUASI TINGKAT KESIAPAN KEAMANAN INFORMASI PADA POLITEKNIK XYZ MENGGUNAKAN INDEKS KAMI 4.2 Chusnul Khotimah; Fenny Purwani; Catur Eri Gunawan
JUSIM (Jurnal Sistem Informasi Musirawas) Vol. 11 No. 1 (2026): JUSIM : Jurnal Sistem Informasi Musi Rawas Maret
Publisher : LPPM UNIVERSITAS BINA INSAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keamanan informasi menjadi aspek penting bagi institusi pendidikan tinggi karena aktivitas akademik, administratif, dan layanan digital semakin bergantung pada sistem elektronik. Politeknik XYZ pernah mengalami permasalahan keamanan informasi, seperti peretasan website, gangguan ketersediaan layanan, kerusakan halaman, dan penghapusan data website oleh pihak yang tidak berwenang. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya evaluasi kesiapan keamanan informasi secara terstruktur. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat kesiapan dan kematangan keamanan informasi pada Politeknik XYZ menggunakan Indeks Keamanan Informasi (KAMI) versi 4.2. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, studi pustaka, dan pengisian instrumen Indeks KAMI. Evaluasi mencakup area sistem elektronik, tata kelola keamanan informasi, manajemen risiko, kerangka kerja pengelolaan keamanan informasi, pengelolaan aset informasi, teknologi dan keamanan informasi, serta suplemen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penggunaan sistem elektronik memperoleh skor 33 dan termasuk kategori tinggi. Namun, enam area evaluasi lainnya berada pada Tingkat I dengan kategori tidak layak. Temuan ini menunjukkan adanya kesenjangan antara tingginya ketergantungan institusi terhadap sistem elektronik dan rendahnya kesiapan pengelolaan keamanan informasi. Oleh karena itu, Politeknik XYZ perlu memperkuat kebijakan, manajemen risiko, dokumentasi aset, pembagian tanggung jawab, serta kontrol teknis keamanan informasi secara bertahap.
Menelisik Peran Teknologi Blockchain dalam Sistem Informasi Keuangan untuk Mewujudkan Transparansi dan Keamanan Data Peres Bagan Tua Sihombing; Budianto Bangun; Syaiful Zuhri Harahap
JUSIM (Jurnal Sistem Informasi Musirawas) Vol. 11 No. 1 (2026): JUSIM : Jurnal Sistem Informasi Musi Rawas Maret
Publisher : LPPM UNIVERSITAS BINA INSAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/jusim.v11i1.2923

Abstract

This study examines the role of blockchain technology in financial information systems in response to structural weaknesses of conventional systems, particularly data manipulation risks, limited transparency, and information security vulnerabilities. The study aims to develop a conceptual understanding of how blockchain’s technical characteristics contribute to enhancing transparency and data security in financial information systems. A descriptive qualitative approach was employed through a literature review using thematic synthesis, analyzing and synthesizing findings from scientific journals, reference books, and relevant publications from the last five years. The results indicate that blockchain enhances transparency through immutable and traceable distributed ledgers, while strengthening data security through cryptographic mechanisms and network consensus. The conceptual novelty of this study lies in systematically linking blockchain’s technical attributes decentralization, immutability, and consensus to transparency and security dimensions as the foundational structure of financial information systems. The findings propose a conceptual model that can serve as an analytical framework for designing and evaluating blockchain-based financial information systems.
EVALUASI MANAJEMEN KEAMANAN INFORMASI PADA PERUSAHAAN PEMULA BERBASIS TEKNOLOGI MENGGUNAKAN INDEKS KAMI Aprilian Lisa Maryanto; Moh Noor Al Azam; Aryo Nugroho
Jurnal Simantec Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Simantec Desember 2022
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/simantec.v11i1.14099

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada perusahaan yang bergerak di penjualan online dan juga sebagai distributor produk parfum baju pertama di Indonesia. Perusahaan yang berjalan secara online pasti berkaitan dengan proses bisnis perusahaan yang bergantung dengan teknologi serta data-data perusahaan juga tersimpan secara online. Data-data yang tersimpan online sangat rentan terhadap kebocoran dan pencurian. Pihak perusahaan menyatakan bahwa perusahaan ini pernah mengalami kehilangan data berupa akun Instagram yang diretas, dan belum pernah menggunakan evaluasi kemanan informasi sejak pertama kali menerapkan digitalisasi untuk proses bisnisnya. Pengukuran tingkat kematangan dan kelengkapan manajemen informasi dengan Indeks KAMI Versi 4.0 yang mengacu pada ISO 27001:2013 adalah salah satu cara dalam meningkatkan kualitas manajemen keamanan informasi pada perusahaan tersebut. Penelitian dilakukan sesuai kebutuhan dengan menentukan area yang akan dievaluasi dengan Analisis SWOT. Area Tata Kelola Keamanan Informasi, Kerangka Kerja Keamanan Informasi, Teknologi dan Keamanan Informasi merupakan area yang dievaluasi Dari total skor 50 didapatkan hasil evaluasi tingkat penggunaan kategori sistem elektronik sebesar 23, sehingga termasuk dalam Kategori Tinggi. Hasil evaluasi tingkat kematangan pengamanan informasi pada 3 area yaitu sebesar 63 dari total skor 645 mendapat Kategori Tidak Layak dengan Tingkat Kematangan I hingga I+. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, peneliti memberikan rekomendasi berdasarkan Kontrol ISO 27002:2013, salah satunya yaitu membuat prosedur pertukaran informasi yang aman antara pengelola keamanan informasi dengan pihak Internal maupun Eksternal Instansi.Kata kunci: Indeks KAMI, ISO 27001, Kontrol ISO 27002, Manajemen Keamanan Informasi
Perancangan Sistem Keamanan Data pada Sistem Informasi Akademik Berbasis Web untuk Meningkatkan Integritas Data di MAS Alwashliyah Medan Deras Muhammad Ihsan; Leni Marlina; Suheri
Jurnal Nasional Teknologi Komputer Vol 6 No 3 (2026): Juli 2026
Publisher : CV. Hawari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A web-based Academic Information System assists schools in managing student, teacher, class, subject, grade, attendance, and academic report data. Nevertheless, web applications introduce security risks such as unauthorized access, unauthorized grade modification, input errors, data loss, and the absence of audit trails. This study aims to design a data security model for a web-based Academic Information System to improve data integrity at MAS Alwashliyah Medan Deras. The study applies a system development method using a waterfall model consisting of requirement analysis, system design, implementation, testing, and evaluation. The system was designed using PHP and MySQL by implementing authentication, password hashing, role-based access control, input validation, prepared statements, CSRF tokens, session timeout, audit logs, database constraints, and database backup. The testing data were generated from simulated academic data management scenarios involving five user roles, namely administrator, teacher, homeroom teacher, student, and principal. The black-box testing results show that all main modules operate according to the design. Basic security testing shows that invalid login attempts, unauthorized menu access, out-of-range grade input, simple SQL injection attempts, and forms without CSRF tokens were successfully rejected by the system. Therefore, the proposed system design can improve academic data integrity through access limitation, transaction validation, database relationship consistency, activity recording, and data recovery mechanisms.
Analisis Kesadaran Keamanan Informasi di Politeknik Indonusa Surakarta dengan Menggunakan HAIS-Q Adam Prayogo Kuncoro; Edy Susanto; Agus Kristianto; Rifqi Falih Ramadhan; Rizko Juli Afriyanto
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12218

Abstract

Transformasi digital di lingkungan perguruan tinggi telah meningkatkan pemanfaatan sistem informasi dalam mendukung kegiatan akademik dan administrasi. Kondisi tersebut menuntut adanya penguatan keamanan data dan informasi melalui peningkatan kesadaran keamanan informasi (Information Security Awareness). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesadaran keamanan informasi sivitas akademika di Politeknik Indonusa Surakarta menggunakan pendekatan Human Aspects of Information Security Questionnaire (HAIS-Q). Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei terhadap mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan sebagai pengguna layanan digital kampus. Instrumen HAIS-Q digunakan untuk mengukur tiga dimensi utama, yaitu Knowledge, Attitude, dan Behavior pada tujuh domain keamanan informasi. Berdasarkan hasil simulasi penelitian, tingkat Information Security Awareness berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 4,05. Dimensi Attitude memperoleh skor tertinggi, sedangkan dimensi Behavior menunjukkan nilai yang relatif lebih rendah. Pada tingkat domain, password management memiliki skor tertinggi, sementara incident reporting menjadi domain dengan skor terendah. Temuan ini menunjukkan bahwa kesadaran keamanan informasi sivitas akademika telah terbentuk dengan baik, namun masih diperlukan peningkatan pada aspek pelaporan insiden dan penerapan perilaku keamanan informasi secara konsisten. Hasil penelitian diharapkan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan dan program peningkatan budaya keamanan informasi di lingkungan perguruan tinggi.
Workshop Interaktif Kriptografi dan Steganografi untuk Meningkatkan Literasi Keamanan Informasi Siswa SMK Yasir Hasan
Marsipature Hutanabe: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 02 (2026): Marsipature Hutanabe: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Devi Tara Innovations

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid advancement of digital technology has increased the importance of information security literacy, particularly among vocational high school (SMK) students who are prospective professionals in the field of information technology. However, knowledge of cryptography and steganography remains limited and has not been systematically integrated into vocational education. This community service activity aimed to improve students' understanding and practical skills in implementing basic cryptographic and steganographic techniques through an interactive workshop. The activity was conducted face-to-face using a practice-based learning approach (learning by doing), which consisted of four stages: pre-workshop, workshop implementation, post-workshop evaluation, and follow-up activities. Learning methods included lectures, demonstrations, hands-on practice, collaborative discussions, and evaluation through pre-test and post-test. The workshop involved 12 vocational high school students participating in industrial internships at Universitas Budi Darma. The evaluation results showed a significant improvement in participants' learning outcomes, with the average score increasing from 43.00 on the pre-test to 80.50 on the post-test, resulting in an average gain score of 37.50 points. In addition, all participants successfully completed practical exercises involving encryption, decryption, message embedding, and message extraction. These findings indicate that an interactive workshop based on direct practice effectively enhances students' information security literacy and fundamental technical competencies in cryptography and steganography. This program can serve as an alternative model for strengthening cybersecurity literacy in vocational education through sustainable practice-oriented training.
Strategi Fintech Dan Mindset Generasi Z Dalam Manajemen Keuangan Digital Tinjauan Keamanan Informasi Dan Regulasi UU PDP Asih Endah subandiyah; Andri Purnamawati; Eny Sulistyowati
Journal of Informatics and Electronics Engineering Vol. 6 No. 01 (2026): Juni 2026
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik TEDC Bandung Jl. Pesantren Km 2 Cibabat Cimahi Utara – Cimahi 40513 Jawa Barat – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70428/jiee.v6i01.1556

Abstract

Akselerasi Fintech yang masif di kalangan Generasi Z seringkali tidak diimbangi dengan pemahaman teknis terkait keamanan data. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi platform Fintech serta pola pikir Gen Z dalam mengelola keuangan digital dari perspektif keamanan informasi. Metode penelitian menggunakan studi literatur sistematis dan analisis regulasi, khususnya Undang-Undang P2SK dan UU PDP. Hasil penelitian menunjukkan adanya dominasi strategi Hyper Personalization berbasis Big Data dan Machine Learning, paradoks literasi digital pada Gen Z, serta compliance gap terhadap UU PDP. Temuan juga mengidentifikasi tiga dampak sistemik utama: erosi otonomi finansial akibat manipulasi arsitektur sistem, siklus jeratan utang dan tekanan psikososial yang diperparah oleh praktik data driven harassment, serta krisis kepercayaan digital yang berimplikasi pada stabilitas ekonomi makro. Sintesis dari temuan ini melahirkan model alternatif Safety Educated Strategy yang menekankan edukasi adaptif, akuntabilitas algoritma, dan restorasi kedaulatan debitur melalui desain UX yang resilien. Penelitian ini menegaskan bahwa perlindungan data bukan sekadar aspek teknis, melainkan fondasi etika bisnis digital yang menentukan keberlanjutan ekosistem Fintech di Indonesia.

Page 128 of 130 | Total Record : 1293