Filter By Year

1945 2024


Found 1,293 documents
Search KEAMANAN INFORMASI

Peningkatan Keamanan Sistem Informasi Melalui Klasifikasi Serangan Terhadap Sistem Informasi Johan Ericka Wahyu Prakasa
Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Asia Vol 14 No 2 (2020): Volume 14 Nomor 2 (8)
Publisher : LP2M INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS ASIA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32815/jitika.v14i2.452

Abstract

Nowadays, many information systems were developed to ease human life. This massive explosion of information systems attracts many attackers to get the valued data inside the information systems. There are many interesting data was held inside the information systems from personal ID Card number to bank accounts. That's why security must be involved in information systems development in the first place. This research study attacks to information systems and classified it into information system components. As a result, there are many attacks on every information system components. This research also gives advises to securing the information system from every information systems components.
Penggunaan Indeks Keamanan Informasi (KAMI) 4.2 Sebagai Metode Evaluasi Kemanan Informasi Pada Dinas Komunikasi Dan Informatika Kota XYZ Iqbal, Muhammad; Prambudi, Dwi Arief; Prabowo, I Putu Deny Arthawan Sugih
Equiva Journal Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Jurusan Matematika dan Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diskominfo Kota XYZ dibentuk pada awal tahun 2017 bersamaan dengan diterbitkannya Peraturan Walikota (Perwali) XYZ nomor 38 Tahun 2016 Tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Diskominfo Kota XYZ. Terdapat bidang yang memiliki tanggung jawab terhadap keamanan informasi yaitu bidang Teknologi Informasi & Komunikasi dan bidang Persandian & Statistik. Berdasarkan wawancara yang dilakukan dengan karyawan Diskominfo Kota XYZ terdapat gangguan berupa peretasan sistem yang menyerang Diskominfo Kota XYZ, hal ini dapat terjadi dikarenakan lemahnya keamanan informasi pada Diskominfo Kota XYZ, saat ini Diskominfo Kota XYZ berfokus untuk memperluas jaringan Fiber Optic ke berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sehingga kurang memperhatikan aspek keamanan informasi. Kemudian Diskominfo Kota XYZ juga belum mempunyai dokumen fisik mengenai manajemen risiko SMKI. Pada penelitian ini, akan dilakukan evaluasi keamanan informasi pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kota XYZ menggunakan Indeks KAMI 4.2 dengan standar ISO/IEC 27001:2013 untuk mengetahui Tingkat Kesiapan keamanan informasi. Didapatkan hasil evaluasi dengan skor akhir keseluruhan sebesar 418 dan skor akhir pada kategori Sistem Elektronik (SE) sebesar 26 yang termasuk ke dalam kategori “Tinggi”, sehingga menunjukkan bahwa keamanan informasi saat ini berada pada status Tingkat Kesiapan “Tidak Layak” dengan Tingkat Kematangan pada tingkat I hingga tingkat II. Adapun saran dan rekomendasi perbaikan yang diberikan mengacu pada standar atau control ISO/IEC 27001:2013.
Perancangan Sistem Informasi Manajemen Risiko berdasarkan ISO 27001:2013 (Sistem Manajemen Keamanan Informasi) Ibra Fadilla Nanda Sartika; Rahadian Bisma
Journal of Emerging Information Systems and Business Intelligence (JEISBI) Vol. 2 No. 3 (2021): Vol. 02 Issue 03
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jeisbi.v2i3.41723

Abstract

Keamanan informasi dapat didefinisikan sebagai perlindungan informasi dari akses penggunaan, pengungkapan, gangguan, modifikasi, atau penghancuran dari pengguna yang tidak sah untuk memberikan kerahasiaan, keutuhan, dan ketersediaan. Salah satu standart yang digunakan dalam keamanan sistem informasi adalah ISO 27001:2013. Salah satu proses yang ada di dalam ISO 27001:2013 adalah manajemen risiko. Manajemen risiko adalah proses untuk melakukan identifikasi, analisis, evaluasi dan pengendalian risiko yang kemungkinan akan terjadi. Untuk melakukan manajemen risiko diperlukan banyak dokumen yang dibutuhkan sehingga saat ini diperlukan suatu platform yang dapat memanajemen dokumen-dokumen tersebut. Dokumen manajemen sistem ISO 27001 adalah platform Software as a Service (SaaS) yang mencakup semua yang organisasi butuhkan untuk menerapkan dan memelihara standar, seperti dokumen kerangka, formulir online, kebijakan, prosedur, manajemen risiko, daftar periksa dengan pengingat otomatis, dan banyak lagi. Sistem tersebut nanti dibangun dalam platfrom Web dengan menggunakan framework Laravel dan perancangan sistem menggunakan UML. Proses pengembangan menggunakan metode prototipe dimulai dari pengumpulan kebutuhan sampai evaluasi, namun pada artikel ini hanya sampai desain sistem.
Manajemen Risiko Keamanan Informasi Menggunakan ISO 27005:2011 pada Sistem Informasi Akademik (SIAK) Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) Asriyanik Asriyanik; Prajoko Prajoko
Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 4 No 2 (2018): JuTISI
Publisher : Maranatha University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Information security is an important part of an academic information system, including Muhammadiyah University of Sukabumi (UMMI). Information security is conducted to protect UMMI assets, especially data and information. Data and information have become an important asset in an organization because it relates to the image of the organization. At this time academic information system at UMMI is built online, causing various threats that may occur. Threats can arise inside or outside. If the threat occurs then the information security aspect will be disrupted and enable the disruption of business process on academic information system of UMMI. The likelihood of this threat is called risk. To minimize losses from risks, risk management should be done well. The risk management method used in risk management in the academic information system of UMMI is ISO 27005. The selection of this method to facilitate the development in the next stage of information security management system on UMMI Academic Information System uses ISO 27000 series. Data collection is done by interview and discussion. The risk management process under ISO 27005 includes four main steps: scope determination, risk assessment, risk treatment and risk acceptance. The result of the risk assessment found 73 possible threat scenarios divided into 3 risk levels, which were 2 low risks, 64 medium risks and 7 high risks. Out of 73 threat scenarios, 47 were made to risk treatment planning. Results of the risk treatment plan, 19 modified risks, 1 risk transferred and 27 risks could be avoided. This risk treatment plan is a recommendation for the leadership of UMMI to conduct risk management.
Optimalisasi Sistem Informasi Administrasi Digital Untuk Meningkatkan Efisiensi Layanan dan Keamanan Informasi Organisasi Darmansah, Tengku; Pasaribu, Gusti Aprila; Juliani, Duwi; Pulungan, Syarah Nabila; Pangolangan, Cindy Aulia
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 2, No 11 (2025): June, 2025
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digital transformation in the administration sector is an urgent need in the modern era, especially in terms of managing correspondence. This study aims to develop a digital administration information system that can improve service efficiency and information security in an organizational environment. Manual paper-based systems often cause various obstacles such as delays, data loss, and potential information leaks. The digital information system developed uses a centralized database, encryption, user authentication, and automatic notifications to support process efficiency. It is also equipped with mail tracking features, electronic archives, and role-based access control. This study also highlights system integration with other platforms such as financial and personnel systems to strengthen the organization’s digital ecosystem. The results of the system development show significant improvements in service speed, information security, and transparency in document management.
Evaluasi Keamanan Informasi Sistem Informasi Manajemen RSUD KHZ Musthafa Menggunakan Indeks KAMI 5.0 Berbasis ISO/IEC 27001:2022 Rayhan Ramadhan; Nur Widiyasono; Alam Rahmatullah
JoMMiT Vol 9 No 1 (2025): Artikel Jurnal Volume 9 Issue 1, June 2025
Publisher : Politeknik Negeri Media Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46961/jommit.v9i1.1706

Abstract

RSUD Kyai Haji Zaenal Musthafa, rumah sakit tipe C yang diresmikan pada 22 Februari 2011, menyediakan layanan kesehatan dengan dukungan sistem pendaftaran online. Namun penggunaan sistem informasi digital memunculkan risiko keamanan siber. Untuk mengevaluasi tingkat keamanan sistem informasi manajemen rumah sakit tersebut, digunakan Indeks KAMI yang mengacu pada standar ISO 27001. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIMRS RSUD KHZ Musthafa memiliki sistem elektronik yang berkategorikan "Tinggi" dan kesiapan sertifikasi ISO 27001 “Tidak Layak” dengan skor akhir 520. Disarankan agar manajemen TI melakukan perbaikan kebijakan, khususnya dalam pengelolaan risiko keamanan informasi sesuai panduan Indeks KAMI 5.0. Penelitian ini menyoroti pentingnya penyusunan kebijakan risiko dan perencanaan strategi keamanan informasi terintegrasi. Kontribusi penelitian ini memberikan peta jalan awal implementasi kontrol keamanan berbasis ISO di sektor kesehatan daerah.
Analisis Keamanan Informasi pada Sistem Informasi Akuntansi di Era Digital Jelita Yulianti Br Sitanggang; Lestari Br Tohang; Yuliana Simatupang; Muhammad Rizal
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 3 No. 5 (2025): Jurnal Sains Student Research (JSSR) Oktober
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v3i5.6711

Abstract

The development of digital technology has had a major impact on accounting information systems (AIS), especially in terms of information security. In the digital age, cybercrime threats such as phishing and data manipulation are on the rise as the internet is increasingly used for financial transactions (Kumala Sari, 2023). To address these risks, various modern accounting technologies have been implemented. Blockchain technology is considered capable of improving the reliability of financial reports by providing transaction records that are immutable and verified in real time (Fajriyah, n.d.). In addition, the use of cloud computing allows flexible data access and supports rapid decision-making, although it still presents challenges in the form of data leaks and cyber attacks (Lubis & Firdaus, 2024). The implementation of Enterprise Resource Planning (ERP) has also been proven to improve integration, efficiency, and financial transparency within organizations (Andine Sekar Kinanti et al., 2024; Mujahidah et al., 2025).This study uses a qualitative method through a literature review of ten scientific articles published in 2023–2025 that are relevant to the theme of information security in SIA. The results of the study show that the successful implementation of SIA in the digital era depends not only on technological sophistication but also on the readiness of human resources, regulations, and adequate governance policies (Fertyno Situmeang et al., n.d.; Novida, 2025). Thus, strengthening information security in SIA requires a combination of technological strategies, increased digital literacy, and comprehensive regulatory protection.
Analisis Pengendalian Sistem Informasi Akuntansi (SIA) Terhadap Keamanan Data dan Informasi Akuntansi Salsabila, Namira
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 4 (2025): EduTIK : Agustus 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/wpdj6n24

Abstract

Era digital telah mendorong transformasi teknologi di bidang akuntansi, mengubah pengelolaan data keuangan dari sistem manual menjadi sistem terkomputerisasi. Sistem Informasi Akuntansi (SIA) modern tidak hanya berfungsi sebagai alat pencatatan transaksi, tetapi juga sebagai sistem terintegrasi yang memungkinkan aliran informasi yang lebih lancar. Namun, kemajuan teknologi ini juga memunculkan berbagai ancaman keamanan data dan informasi akuntansi yang memerlukan pengendalian internal yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengendalian SIA terhadap keamanan data dan informasi akuntansi dalam organisasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi kepustakaan dengan teknik analisis konten. Data dikumpulkan dari berbagai sumber literatur yang relevan meliputi buku, jurnal, dan publikasi pemerintah. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengendalian SIA memiliki pengaruh signifikan terhadap keamanan data organisasi, dengan implementasi pengendalian preventif dapat mengurangi risiko pelanggaran data hingga 60%. Pengendalian SIA juga berpengaruh positif terhadap kualitas informasi akuntansi, meningkatkan akurasi, kelengkapan, dan keandalan informasi. Tantangan utama dalam implementasi SIA terintegrasi meliputi perluasan permukaan serangan, risiko ketergantungan pada layanan cloud, dan ancaman internal. Strategi pengendalian yang efektif mencakup pendekatan berlapis, audit trail, enkripsi data, pelatihan kesadaran keamanan, penilaian risiko reguler, dan pemisahan tugas. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi organisasi dalam mengelola SIA dan keamanan data akuntansi, serta memperkaya literatur tentang hubungan antara pengendalian SIA dan keamanan informasi akuntansi.
Analisis Disaster Recovery Plan Keamanan Data dan Informasi Menggunakan NIST Framework (Studi Kasus: Biro Teknologi Informasi Yayasan Pendidikan Internal Audit) Muhamad, Faruk; Tukiyat; Anggai, Sajarwo
Jurnal Ilmu Komputer Vol 2 No 1 (2024): Jurnal Ilmu Komputer (Edisi Juli 2024)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Disasters are unexpected and potentially significant risks to the continuity of company and organization operations, especially those related to information systems and information technology (IS/IT). The Internal Audit Education Foundation (YPIA) in handling disasters related to data and information security often faces obstacles that cause problems that become more widespread in the future. Therefore, a disaster recovery plan (DRP) becomes an urgent need. The purpose of this study is to evaluate resilience to disasters and data and information security attacks, and to ensure better business continuity in the face of emergency situations. Researchers use the National Institute of Standards and Technology (NIST) Framework in conducting a DRP analysis of security and data. The study begins by identifying and evaluating risks, conducting risk assessments, conducting Business Impact Analysis (BIA) determining preventive controls, and formulating contingency strategies. This study produces priority handling of high maturity risks in data damage, with an initial risk value of 3.8 and an impact of 4.4. After the control was carried out, there was a residual risk with a risk value of 1.6 and an impact of 3, with a very low maturity level and a residual value of 13.5 (80%). The reduction in the risk of data damage was significant with a very low residual value, indicating that the implementation of DRP using the NIST Framework in risk mitigation on critical assets of the Internal Audit Education Foundation was quite effective.
PERAN DAN PROSPEK PROFESI TEKNOLOGI SISTEM INFORMASI TERHADAP KEAMANAN INFORMASI Pajar Pahrudin; Yulindawati, Yulindawati; Palayukan , Teresa Dominika
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 2 No. 02 (2025): APRIL 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran dan prospek profesi teknologi sistem informasi dalam konteks keamanan informasi, serta untuk mengidentifikasi bagaimana profesi ini dapat berkontribusi terhadap peningkatan keamanan data dan sistem informasi di berbagai organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis studi kasus di beberapa perusahaan yang telah menerapkan teknologi sistem informasi. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan para profesional di bidang teknologi informasi dan survei untuk mendapatkan wawasan tentang praktik terbaik dan tantangan yang dihadapi dalam menjaga keamanan informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profesi teknologi sistem informasi memiliki peran penting dalam merancang, mengimplementasikan, dan memelihara sistem keamanan informasi yang efektif. Selain itu, terdapat kebutuhan yang semakin meningkat akan profesional yang terampil dalam mengatasi ancaman siber dan menjaga integritas data. Penelitian ini juga menemukan bahwa pendidikan dan pelatihan berkelanjutan sangat penting untuk meningkatkan kemampuan para profesional di bidang ini. Penelitian ini memberikan kontribusi baru dalam memahami hubungan antara profesi teknologi sistem informasi dan keamanan informasi. Temuan ini dapat menjadi referensi bagi organisasi dalam merumuskan strategi keamanan informasi yang lebih baik dan mendukung pengembangan profesional di bidang teknologi informasi.

Page 14 of 130 | Total Record : 1293