Filter By Year

1945 2024


Found 1,176 documents
Search l3 BIPA

WRITING PROBLEM IN THE SECOND LANGUAGE: JOURNAL OF TAIWAN BEGINNER BIPA STUDENT Kasmia Kasmia
ISLLAC : Journal of Intensive Studies on Language, Literature, Art, and Culture Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.049 KB)

Abstract

This study aims to determine the ability to write BIPA students from Taiwan at beginner level. Before attending BIPA learning, they experienced difficulties when writing. Based on the placement test, the results of their abilities are beginner level. This research needs to be done because of the increasing interest of Taiwanese students to learn Indonesian. By conducting research, it can provide reference materials in making curriculum, teaching materials, and materials for BIPA students from Taiwan for beginner level. In this study using a type of descriptive qualitative research that examines Taiwanese students who are studying BIPA at the Institute of Mathematics and Natural Sciences, State University of Malang. The results of this study have found data that shows the writing ability of beginner-level BIPA students from Taiwan. Data shows that BIPA students from Taiwan have been able to write sentences using three structural variations, namely 1) S-P, 2) S-P-O, and 3) S-P – OK. Based on the results of the study, it can be concluded that BIPA students from Taiwan level beginners have the ability to write basic sentences with three different structures but the SP structure that is most understood and can be used in writing well. In addition, severalarise problem in the learning process, namely 1) the influence of the first language and 2) minimal mastery of the language structure.
KESALAHAN BAHASA DALAM PRAKTIK BERBICARA PEMELAJARAN BAHASA INDONESIA BAGI PENUTUR ASING (BIPA) DI UNIVERSITAS PGRI SEMARANG TAHUN 2018 Raden Yusuf Sidiq Budiawan; Rukayati Rukayati
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 2, No 1 (2018): JURNAL KREDO VOLUME 2 NO 1 TAHUN 2018
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.664 KB) | DOI: 10.24176/kredo.v2i1.2428

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan berbahasa dalam praktik berbicara pemelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing di Universitas PGRI Semarang tahun 2018. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak catat atau observasi dan mencatat serta simak libat cakap atau wawancara. Data yang sudah diperoleh kemudian dianalisis dan diklasifikasikan berdasarkan bentuk-bentuk kesalahan. Hasil dari penelitian ini disajikan secara informal atau menggunakan deskripsi kata-kata dari penulis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) kesalahan berbahasa, khususnya kemampuan berbicara tersebut, dapat diklasifikasikan menjadi 5 jenis, yaitu kesalahan dalam pelafalan, kesalahan dalam intonasi, kesalahan dalam kalimat, kelancaran dan senyapan, dan kenyaringan, (2) kesalahan dari segi kalimat dapat dibagi lagi menjadi 3 jenis, yaitu kesalahan pilihan kata, kesalahan dalam penggunaan afiks, dan ketidakefektifan kalimat, dan (3) kesalahan berbahasa tersebut disebakan oleh beberapa faktor, diantaranya faktor psikologis (gugup/ grogi), penguasaan topik, kurangnya kosa kata, pemilihan kata, pemahaman tata bahasa dan tata kalimat, dan  interferensi bahasa ibu (B1).Kata Kunci: analisis kesalahan, bahasa Indonesia, pemelajaran BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing), kemampuan berbicara, praktik berbicara
HUBUNGAN PENGUASAAN KOSAKATA DENGAN KESALAHAN DIKSI DALAM KALIMAT BAHASA INDONESIA MAHASISWA BIPA LEVEL AKADEMIK Mokh. Yahya; Andayani -; Kundharu Saddhono
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 1, No 2 (2018): JURNAL KREDO VOLUME 1 NO 2 TAHUN 2018
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.002 KB) | DOI: 10.24176/kredo.v1i2.2121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan penguasaan kosakata dengan kesalahan diksi dalam kalimat bahasa Indonesia mahasiswa BIPA level akademik. Penelitian ini dilakukan di UPT Bahasa Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia dengan subjek mahasiswa yang sedang mengikuti pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing Program Darmasiswa 2016-2017. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dalam bentuk studi kasus. Penelitian difokuskan pada tipe-tipe kesalahan diksi dan hubungannya dengan penguasaan kosakata yang dimiliki oleh mahasiswa BIPA. Penelitian menunjukkan bahwa tipe-tipe kesalahan diksi dalam kalimat BIPA di antaranya yaitu 1) pemilihan diksi yang kurang atau tidak tepat, (2) kesalahan penggunaan verba aktif dan pasif, (3) penggunaan istilah asing, (4) penggunaan kata ganti yang kurang atau tidak tepat, (5) penggunaan konjungsi yang tidak tepat, (6) kelebihan kata atau pengulangan kata, (7) penggunaan kata tidak baku, (8) ketidakparalelan, (9) penggunaan preposisi yang tidak tepat, dan (10) susunan frasa yang terbalik. Penguasaan kosakata yang rendah berhubungan dengan banyaknya kesalahan diksi yang dilakukan oleh mahasiswa BIPA. Makin banyak kosakata yang dikuasai oleh mahasiswa, makin baik pula kemampuannya dalam memilih diksi untuk dituliskan menjadi kalimat.
KESALAHAN PENGUCAPAN KOSAKATA PELAJAR BIPA DI UPT BAHASA UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA Winda Dewi Pusvita; Andayani Andayani; Retno Winarni
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 2, No 2 (2019): JURNAL KREDO VOLUME 2 NO 2 TAHUN 2019
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.642 KB) | DOI: 10.24176/kredo.v2i2.2143

Abstract

AbstractWarga Negara Asing (WNA) tertarik datang ke Indonesia dengan beberapa latar belakang seperti  tertarik pada budaya, makanan, sosial, dan lain sebagainya. Melalui latar belakang tersebut WNA harus berkecimpung dengan Warga Negara Indonesia (WNI) melalui bahasa yaitu bahasa Indonesia. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan kesalahan pengucapan kosakata pelajar BIPA di UPT Bahasa Universitas Sebelas Maret Surakarta. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa asing pelajar BIPA tingkat dasar di UPT Bahasa Universitas Sebelas Maret. Pelajar BIPA berasal dari lima negara yaitu Polandia, Filipina, Thailand, Vietnam, dan Meksiko. Kelima pelajar BIPA tersebut memiliki kemampuan dasar bahasa Indonesia yang berbeda.  Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Hasil penelitian diuraikan dengan deskripsi data kesalahan pengucapan kosakata pelajar BIPA dari hasil temuan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan pengucapan kosakata responden yang berasal dari Polandia, Filipina, Thailand, Vietnam, dan Meksiko masih sangat beragam. Kesalahan pengucapan kosakata pelajar BIPA tersebut di dalam penelitian ini di klasifikasikan setiap responden penelitian.
MEDIA WAYANG MINI DALAM PEMBELAJARAN KETERAMPILAN BERBICARA BAGI PEMELAJAR BIPA A1 UNIVERSITAS EZZITOUNA TUNISIA Eko Widianto
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 1, No 1 (2017): JURNAL KREDO VOLUME 1 NO 1 TAHUN 2017
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.188 KB) | DOI: 10.24176/kredo.v1i1.1757

Abstract

Penelitian ini ditulis dengan tujuan untuk mendeskripsikan penggunaan media wayang mini untuk pembelajaran keterampilan berbicara bagi pemelajar BIPA tingkat A1 di Universitas Ezzitouna, Tunisia. Metode yang digunakan dalam melakukan penelitian adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan manfaat penggunaan media wayang mini dalam pembelajaran keterampilan berbicara bagi pemelajar BIPA di Universitas Ezzitouna, Tunisia. Media wayang mini juga dapat digunakan sebagai sarana diplomasi budaya dalam aspek sosiokultural. Adapun manfaat penggunaan media pembelajaran tersebut yaitu (1) pembelajaran lebih komunikatif dan menarik; (2) meminimalkan proses translasi/terjemah dalam pembelajaran; (3) menguatkan ingatan pemelajar BIPA terhadap suatu kosakata maupun konsep karena media bersifat ikonis; (4) pemelajar lebih banyak beraktivitas dalam mengeksplorasi media; (5) bahan ajar menjadi lebih bermakna; dan (6) sarana diplomasi budaya Indonesia. Dalam penelitian ini, dikemukakan pula langkah-langkah pembelajaran yang dapat dilakukan dalam pembelajaran BIPA keterampilan berbicara menggunakan media wayang mini.
Analisis Kesulitan Pelafalan Konsonan Bahasa Indonesia (Studi Kasus terhadap Pemelajar BIPA Asal Tiongkok di Universitas Atma Jaya Yogyakarta) Wiratsih, Woro
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 2, No 2 (2019): JURNAL KREDO VOLUME 2 NO 2 TAHUN 2019
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.867 KB) | DOI: 10.24176/kredo.v2i2.3061

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan pelafalan, khususnya beberapa konsonan dalam bahasa Indonesia dalam praktik berbicara pemelajaran BIPA asal Tiongkok di Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak catat atau observasi dan mencatat serta simak libat cakap atau wawancara. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dan diklasifikasi berdasarkan kesulitan pelafalan tiap konsonan. Hasil dari penelitian ini disajikan secara informal atau menggunakan deskripsi kata-kata dari penulis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat beberapa kesulitan pelafalan yang diamali oleh pemelajar BIPA asal Tiongkok yang meliputi lima kelompok konsonan, yaitu konsonan { /b/  /d/  /g/ }, { /-p/  /-t/  /-k/ },  {/-η-/  / -l/}, {/r/}, dan {/h/}. Dengan mengetahui kesulitan pelafalan konsonan bahasa Indonesia yang dialami oleh pembelajar BIPA asal Tiongkok, diharapkan adanya penyesuaian materi dan  metode pengajaran yang tepat untuk dapat meminimalisir kesulitan yang dapat mengganggu pemelajar dalam proses belajar bahasa Indonesia. Kata Kunci: kesulitan pelafalan, pemelajar BIPA asal Tiongkok, bahasa Indonesia, pemelajaran BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing)
ANALISIS SOAL LATIHAN KETERAMPILAN MEMBACA DALAM BAHAN AJAR BIPA SAHABATKU INDONESIA TINGKAT A1 Sambada Wicaksana; Imam Agus Basuki
BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.845 KB)

Abstract

Penelitian ini membahas bentuk soal dan variasi soal serta ranah kegiatan evaluasi keterampilan membaca dalam bahan ajar BIPA tingkat A1 Sahabatku Indonesia dengan menggunakan rancangan penelitian kualitatif jenis penelitian deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk soal dan variasi soal dalam bahan ajar BIPA terdiri atas soal jawaban singkat, benar-salah, menjodohkan, pilihan ganda, isian, dan uraian, sedangkan ranah kegiatan evaluasi keterampilan membaca dalam bahan ajar dilihat berdasarkan taksonomi Barret.Kata Kunci: bentuk soal, keterampilan membaca, bahan ajar BIPAThis study discusses the existing questions and questions and research activities in the A1 level BIPA teaching materials of my Indonesian friends using a qualitative research design of descriptive research types. The results showed that the forms and answers in the BIPA questions consisted of short answers, really, matchmaking, multiple choice, content, and description, while the realm of activities in teaching materials was to see Barret's taxonomic period.Keywords: form of questions, reading skills, BIPA teaching materials
INTERNASIONALISASI BAHASA INDONESIA DAN INTERNALISASI BUDAYA INDONESIA MELALUI BAHASA INDONESIA BAGI PENUTUR ASING (BIPA) Dya Fatkhiyatur Rohimah
AN-NAS Vol 2 No 2 (2018): AN-NAS: Jurnal Humaniora
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.082 KB) | DOI: 10.36840/an-nas.v2i2.104

Abstract

Language is the key to civilization, through language also communication will run well. The importance of language has become a necessity, as well as Indonesian language. In this fast-paced era, where technology is rapidly expanding and rapidly Indonesia is urgently needed to show its existence on the world scene. To do this, there are many methods that can be taken. For example through language and culture. The government has also issued a regulation on this matter. This regulation is contained in Law No. 24 of 2009 on Flags, Languages, and Emblems of State and National Anthem. That the government is committed to internationalizing Indonesian. The current real step in the effort is through BIPA (Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing). Where learners not only learn Indonesian language but also Indonesian culture. With the existence of BIPA is expected the language and culture of Indonesia will become more known by the world, and can parallel with other countries that have been recognized internationally.
Analisis Kesalahan Berbahasa Dalam Keterampilan Menulis Mahasiswa Thailand di Program Bipa Universitas Muhammadiyah Sukabumi Adinda Jovita; Tanti Agustiani; David Setiadi
utile: Jurnal Kependidikan Vol. 5 No. 2 (2019): utile: Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/jut.v5i2.634

Abstract

Penelilitian ini dilatarbelakangi oleh analisis kesalahan berbahasa dalam keterampilan menulis mahasiswa Thailand pada program BIPA. Dalam penelitian ini peneliti menganalisis ejaan dan kata pada teks deskripsi yang ditulis mahasiswa Thailand. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pemelajar BIPA dalam keterampilan menulis pada level B1. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan ejaan pada teks dekripsi mahasiswa Thailand di program pembelajaran BIPA pada level B1 dapat dilihat sebagai berikut; kesalahan dalam ejaan berupa kesalahan penggunaan tanda baca, kata depan, dan huruf capital, selanjutnya pada penulisan kata kesalahan ditemukan pada penggunaan kata baku. Berdasarkan hasil penelitian ini kesalahan yang paling banyak ditemukan yaitu kesalahan pada penggunaan tanda baca dan huruf kapital.
HOW PRIOR KNOWLEDGE, PROSPECT, AND LEARNING BEHAVIOUR DETERMINE LEARNING OUTCOMES OF BIPA STUDENTS? Imam Suyitno; Yuni Pratiwi; Roekhan Roekhan; Martutik Martutik
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN, VOL. 38, NO. 3, OCTOBER 2019
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (14.787 KB) | DOI: 10.21831/cp.v38i3.27045

Abstract

Many learning theories explain that prior knowledge, prospects, and learning behavior affect student learning outcomes. Related with these theories, this study aimed to describe these three variables for graduate students and their correlation in learning in the BIPA elective program (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing/Indonesian Language for Native Speakers). In addition, this study also described the implications of these three variables on student learning outcomes. Therefore, this study used a quantitative approach involving 17 graduate students who choose BIPA specialization programs. Data about the prospects and learning behavior were collected using a questionnaire, while the student's prior knowledge data was collected using a test instrument that contained general knowledge about BIPA. Meanwhile, student learning outcomes were obtained from student achievement index modified to a standard score. Data analysis used multiple correlation techniques. The findings of the study indicate that the prior knowledge of students about BIPA is in a low category, their prospects and learning behavior are in the high category, and the achievement index shows that their learning outcomes are in the very high category. Student prior knowledge does not correlate with prospects and learning behavior, whereas student learning behavior correlates with their prospects. Simultaneously, the three variables do not correlate with their learning outcomes.

Page 18 of 118 | Total Record : 1176