Filter By Year

1945 2024


Found 293 documents
Search Perkembangan Bahasa Anak Usia 3 Tahun

Analisis Perkembangan Kemampuan Bahasa Anak Usia 4-5 Tahun Menggunakan Metode Read Aloud Jubaidah, Siti; Sukrin, Sukrin; Ferdiansyah, Ferdiansyah
Jurnal Inovasi Pendidikan Dan Pembelajaran Vol. 1 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Arfah BHMS Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63980/eduvasi.v1i2.50

Abstract

The development of language skills in early childhood is very important to prepare them for the challenges of further education. One effective method to develop children's language skills is the Read Aloud Method. This research was conducted at PAUD OI Balu to analyze the extent to which the application of the Read Aloud Method can affect the development of children's language skills aged 4-5 years. This research uses a qualitative approach with descriptive research type. Data collection techniques were conducted through direct observation, interviews with teachers, and documentation of learning activities in the classroom. Data sources in this study consisted of teachers who teach at PAUD OI Balu and 20 students aged 4-5 years who were involved in Read Aloud sessions. The research procedure involved observation of story reading activities, question and answer, group discussion, use of picture books and dramatization techniques applied by the teacher. The data analysis technique used was thematic analysis, in which the researcher identified patterns of children's language development based on the results of observations and interviews. The results showed that the Read Aloud Method had a positive effect on the development of children's language skills. A total of 60% of students showed good development in vocabulary, speaking ability, and story comprehension. Meanwhile, 25% of students were in the moderate development category, and 15% of students needed more intensive assistance to improve their language skills.
Analisis Perkembangan Kemampuan Bahasa Reseptif Anak Usia 4–5 Tahun di Kelompok A TK PGRI Sejahtera Putri, Farida Gustiani Hadi; Sianturi, Risbon; Alia, Dwi
Jurnal Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : PG PAUD FIP UNIMED

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jud.v10i2.65983

Abstract

Penelitian ini berawal dari timbulnya rasa ingin tahu peneliti terhadap perkembangan kemampuan berbahasa anak usia dini usia 4–5 tahun dan kesesuaiannya dengan standar yang berlaku pada regulasi STPPA atau Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak pada Permendikbud No. 137 Tahun 2014. Peneliti secara khusus ingin mengetahui bagaimana perkembangan bahasa anak usia 4–5 tahun di Kelompok A TK PGRI Sejahtera, khususnya pada bidang bahasa reseptif (menerima bahasa). Penelitian ini menggunakan rancangan kualitatif, di mana pengumpulan data dilaksanakan melalui metode wawancara, observasi, serta dokumentasi. Informan utama dari penelitian ini yakni guru kelompok A yang sehari-hari berinteraksi dan mengetahui secara rinci bagaimana perkembangan bahasa tiap anak yang ada di kelompok tersebut. Kesahihan data dibuktikan dengan triangulasi sumber yang memungkinkan peneliti untuk membandingkan satu data dengan data lainnya yang diambil dari tiga metode pengumpulan data (wawancara, observasi, dan dokumentasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan kemampuan bahasa reseptif anak usia 4–5 tahun di Kelompok A TK PGRI Sejahtera dapat dikatakan cukup baik dan hampir memenuhi Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak, walaupun terdapat beberapa indikator yang secara umum belum tercapai dengan sempurna. Terdapat beberapa kemampuan yang seharusnya sudah dimiliki oleh anak, tetapi pada praktiknya masih memerlukan bimbingan dan bantuan guru. Kemampuan bahasa reseptif anak usia 4–5 tahun khususnya di Kelompok A TK PGRI Sejahtera dapat dikembangkan dengan stimulasi yang optimal, misalnya melalui metode dan media pembelajaran yang variatif setiap harinya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aspek bahasa dalam ruang lingkup perkembangan anak perlu diupayakan secara maksimal karena aspek bahasa berpengaruh pada aspek-aspek perkembangan anak lainnya.
Pengaruh Permainan Lompat Abjad Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia 4-5 Tahun di RAM NU 146 Miftahul Ulum Wringinanom Gresik Isnainiyah, Ana; Masturoh, Umi
Tinta Emas: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 4 No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Pesantren Mathali'ul Falah Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35878/tintaemas.v4i1.1387

Abstract

Anak usia dini merupakan anak yang berusia 0-6 tahun yang memasuki masa emas dimana anak mulai menunjukkan perkembangan dan pertumbuhan. Permainan lompat abjad merupakan mainan untuk mengenalkan huruf abjad (A-Z) pada anak usia 4-5 tahun. Berdasarkan survei bahwa perkembangan bahasa anak usia 4-5 tahun masih rendah, diketahui bahwa ada beberapa indikator kemampuan perkembangan bahasa anak yang belum diketahui. Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui penerapan permainan lompat abjad pada anak usia 4-5 tahun 2) untuk mengetahui perkembangan bahasa anak usia 4-5 tahun 3) untuk mengetahui pengaruh permainan lompat abjad terhadap perkembangan bahasa anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif, hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan permainan lompat abjad dilakukan sesuai tahapan. Terbukti pula bahwa hasil perkembangan bahasa santri RAM NU 146 Miftahul Ulum setelah menggunakan permainan lompat abjad memperoleh nilai rata-rata 18,77 yang termasuk dalam kategori tinggi. Pada uji hipotesis diperoleh hasil sig (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Jadi hasil tersebut menunjukkan bahwa permainan lompat huruf memiliki pengaruh yang besar terhadap perkembangan bahasa anak usia 4-5 tahun di RAM NU 146 Miftahul Ulum Wringinanom Gresik.
Peran Extended Family dalam Perkembangan Bahasa Anak Usia 7 tahun Khotijah, Siti; Maghfirah, Febry
As-Sibyan: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 1 (2025)
Publisher : UIN Sultan Maulana Hasanudin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/assibyan.v10i1.11289

Abstract

The research activity was conducted with the aim of knowing the language development of early childhood, especially children aged 7 years who have an extended family background. The case study type is very appropriate to be used in this study, in addition to the data collection method with observation techniques and interviews with Mrs. S, Mrs. Q, and Mrs. J as the biological parents of the three research subjects to obtain information related to children's language development, while the data analysis technique uses the Miles and Hubberman model through several steps of research activities, namely data collection activities, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Based on the results of the observation and interview activities that have been carried out previously, it can be seen that the listening, speaking, writing, reading abilities of Z, A, and R are able to achieve good language development because of the help of stimulation from the family, especially both parents, Grandma, Uncle, and Aunt. Several forms of stimulation, namely through watching videos, singing, telling stories, playing flash cards, and playing kinetic sand are considered effective in stimulating children's language abilities.
PENGARUH PENGGUNAAN GADGET TERHADAP PERKEMBANGAN BAHASA PADA ANAK USIA 2-4 TAHUN Nabila, Faza; Munisah, Munisah; Handajani, Diani Octaviyanti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45990

Abstract

Gadget merupakan salah satu perkembangan teknologi dan komunikasi yang tanpa disadari telah mempengaruhi setiap aspek kehidupan manusia, termasuk anak-anak. Ketika menggunakan gadget, anak menjadi kurang bersosialisasi dan berkomunikasi dengan orang lain. Hal tersebut menyebabkan anak kurang optimal mendapatkan stimulus yang tepat sehingga mengalami keterlambatan dalam aspek perkembangan bahasa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penggunaan gadget terhadap perkembangan bahasa pada anak usia 2-4 tahun. Penelitian ini termasuk jenis penelitian survey analitik menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 30 responden dimana keseluruhannya akan menjadi sampel penelitian (total sampling). Pengumpulan data dilakukan pada bulan januari-februari 2025 di puskesmas alun-alun. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner penggunaan gadget dan KPSP. Data Yang telah dikumpulkan dianalisis menggunakan uji Chi-Square dngan kriteria signifikan p-value< 0,05. Dari hasil analisis diperoleh nilai p-value 0,001 (p-value< 0,05) yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara penggunaan gadget terhadap perkembangan bahasa pada anak usia 2-4 tahun. Hal ini mendasari bahwa pentingnya memberikan permainan edukatif kepada anak dan memberikan stimulasi selama mereka bermain.
Pengaruh Metode Bercerita terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia 4-5 Tahun di BA Aisyiyah Baleharjo Apriana; Anantyasari, Malta
Tunas Siliwangi Vol 11 No 1 (2025): VOL 11 N0 1, APRIL 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ts.v11i1.5955

Abstract

Language development is an important aspect in early childhood education, because it plays a role in communication and literacy. Storytelling methods are often used to improve children's language skills, but their effectiveness still needs further research. This study aims to analyze the effect of storytelling methods on the language development of children aged 4-5 years at BA Aisyiyah Baleharjo. This study used a quantitative approach with a quasi-experimental design, involving 30 children who were divided into experimental and control groups. Data were collected through observation and language tests before and after the intervention, then analyzed using the t-test. The results showed that the storytelling method had a significant effect on pronunciation, understanding of meaning, sentence structure, and children's confidence in communicating. These findings support language acquisition theories, such as Vygotsky's social interaction and Bruner's cognitive processing. This study recommends the application of storytelling methods in early childhood learning and the involvement of teachers and parents to optimize children's language development.
Pengaruh Media Magic Box Terhadap Perkembangan Bahasa Ekspresif Anak Usia 5-6 Tahun Di RA Lembah Cilengkrang Pajambon Elma, Elma Hodimah; Erik, Erik
Jurnal Pelita PAUD Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v9i2.4108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Media Magic Box Terhadap Perkembangan Bahasa Ekspresif Anak Usia 5-6 Tahun di RA Lembah Cilengkrang Pajambon. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi Experimental Design dan bentuk penelitian Nonequivalent Control Group Design. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi dalam bentuk checklist (√). Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik observasi dan teknik dokumentasi. Teknik analisis data penelitian ini menguji validitas, statistik deskriptif, normalitas, independent sampel t test, homogenitas, paired sampel t test menggunakan statistik dengan bantuan SPSS. Berdasarkan hasil thitung yang dihitung menggunakan uji t dengan Sig. (2 tailed) = 0,001 < 0,05, artinya Ha diterima dan Ho ditolak. Berdasarkan hasil tersebut, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penggunaan media magic box terhadap perkembangan bahasa ekspresif anak di RA Lembah Cilengkrang Pajambon.
Efektivitas Model Permainan Kartu Indeks (Index Card Match) Terhadap Hasil Pembelajaran Perkembangan Kognitif Dan Bahasa Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Al-Harits Andri Pratama; Fatmawati
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED)
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58737/jpled.v5i2.495

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of the index card match card game on the cognitive and language development of children aged 5-6 years at AL-Harits Kindergarten. Using qualitative methods and data collection techniques using interviews and direct observations in the field as well as observations of events that occur in the field. The population is all children as many as 40 people. Data analysis used is phenomenal analysis with interviews and observations of children and teachers. The results of the study indicate that the effectiveness of the index card match card game on the cognitive and emotional development of children aged 5-6 years can shape children's mindsets in solving a problem and being more sensitive in making decisions for themselves and of their own wishes in the form of examples, practices, and responsibilities from teachers. It can be concluded that with this index card game, children can make their independence in solving a problem that occurs to themselves and children are more responsible for the decisions they have taken themselves. Keywords: Effectiveness; Index card match; Cognitive and emotional children.
Hubungan Antara Intensitas Komunikasi Pendidikan Dalam Keluarga Dengan Perkembangan Bahasa Anak Usia 3-4 Tahun Di Desa Semerap Kabupaten Kerinci Ayuni, Suzila; Sunarti, Vevi
Jurnal Family Education Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Family Education
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jfe.v5i2.369

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berbahasa anak yang diduga disebabkan oleh komunikasi dalam keluarga yang kurang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan bagaimana komunikasi berlangsung dalam keluarga, (2) Mendeskripsikan perkembangan bahasa anak usia 3- 4 tahun di Desa semerap (3) Mendeskripsikan hubungan cara berkomunikasi dalam keluarga dan kemampuan berbahasa anak 3 hingga 4 tahun di Desa Semerap Kabupaten Kerinci. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional, melibatkan 50 orang tua dengan anak usia 3-4 tahun, dengan pengambilan sampel secara acak (area random sampling) sebanyak 25 orang. Data dikumpulkan melalui kuesioner, dan kemudian dianalisis dengan menggunakan persentase dan rank order. Hasil penelitian menunjukkan (1) komunikasi dalam keluarga di Desa Semerap, Kabupaten Kerinci, tergolong kurang baik, (2) kemampuan berbahasa anak usia 3-4 tahun di Desa Semerap, Kabupaten Kerinci, masih tergolong belum berkembang, dan (3) terdapat hubungan yang signifikan antara komunikasi dalam keluarga dan kemampuan berbahasa anak, yang dibuktikan dengan nilai hitung yang lebih besar daripada nilai tabel. Berdasarkan hasil penelitian, orang tua disarankan untuk menerapkan pola komunikasi yang lebih baik dalam keluarga, dan peneliti selanjutnya disarankan untuk memperdalam pemahaman teori dan melakukan penelitian lebih lanjut terkait topik ini.
ASESMEN PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA DINI 5-6 TAHUN DI KABUPATEN PEKALONGAN Puspitaningrum, Diah
Bahterasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 1 (2025): Februari
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jpbsi.v6i1.23424

Abstract

Bahasa menjadi alat komunikasi yang penting dimiliki dan dikuasai oleh manusia. Perkembangan bahasa anak menjadi fokus pengembangan di awal kehidupan anak. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan asesmen terhadap kemampuan bahasa anak usia 5-6 tahun di Kabupaten Pekalongan disesuaikan dengan STPPA Perkembangan Bahasa. Metode penelitian yang digunakan menggunakan pendekatan kualitatif dengan deskriptif analisis. Subjek penelitian diambil dari 30 anak TK usia 5-6 tahun dari enam TK di Kabupaten Pekalongan. Teknik pengumpulan data berupa observasi dan dokumentasi kegiatan anak. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data dengan analisis intrumen dan karya anak. Hasil dari penelitian ditemukan ada tiga kemampuan yang sulit dikuasai oleh anak yaitu kemampuan menyusun kalimat sederhana ditemukan 13 anak belum menguasai, kemampuan melanjutkan cerita dari dongeng yang diperdengarkan ditemukan 10 anak belum menguasai, dan kemampuan mengenali huruf awal pada nama-nama benda ditemukan 10 anak belum menguasai. Tiga kemampuan tersebut masih belum terlihat dalam anak usia 5-6 tahun sehingga membutuhkan tindakan khusus untuk meningkatkannya. 

Page 24 of 30 | Total Record : 293