Filter By Year

1945 2024


Found 395 documents
Search ANALISIS PERENCANAAN LABA , by title

Analisis Break Even Point dan Margin Of Safety Sebagai Salah Satu Alat Perencanaan Laba pada Koffie 09 Salma Benisha Amanda; Sihabudin; Robby Fauji
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 6 No. 9 (2024): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v6i9.2508

Abstract

Profit planning is an important aspect for companies because it allows them to set profit targets to achieve in a certain period. This research aims to investigate the profit planning process, break-even point (BEP), and margin of safety (MOS) at Koffie 09 Karawang. The research method used is a descriptive approach with a quantitative approach. The data used is quantitative data from primary and secondary sources. Data collection techniques involve interviews and documentation. The results of this calculation provide an overview of the minimum sales point that needs to be achieved so that the company does not lose money, as well as providing guidance on the level of sales needed to achieve the set profit target. The findings from this research show that there are variations in achieving the breakeven point each year. In 2020 it was IDR. 575,942,010 or 30,989 Units. In 2021 it is IDR. 575,942,010 or 30,989 Units. In 2022 it will be IDR. 932,318,143 or 45,456 Units. Showing the safety of sales levels, 2020 has a margin of safety of 10%. In 2021 there is a margin of safety of 10%. In 2022 it has a margin of safety of 10%. Koffie 09 must sell 17,997 units or sales of IDR. 1,654,500,000 To achieve the profit planning goal in 2023, adjustments need to be made to the sales revenue target so that it does not cause losses for the company, which is 43.64% or IDR 722,181,857. It is hoped that the results of this research can help companies carry out optimal profit planning through BEP and MOS calculations.
ANALISIS PERENCANAAN LABA (MULTI PRODUK) DENGAN METODE COST-VOLUME-PROFIT PADA PERUSAHAAN PIA LATIEF KEDIRI Winarko, Sigit Puji; Astuti, Puji
Prosiding Seminar Nasional Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi Vol. 3 No. 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL MANAJEMEN, EKONOMI DAN AKUNTANSI 2018
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk mencapai tingkat keuntungan yang maksimal, maka perencanaan laba perlu dilakukan, sehingga perusahaan dapat terarah dalam menentukan kebijakannya. Dengan adanya perencanaan, maka perusahaan dapat menentukan masing-masing produk yang akan dijual. Berbeda dengan perusahaan yang hanya menjual satu produk, maka perencanaan penjualan tidak terlalu rumit dibandingkan dengan yang menjual berbagai macam produk (multi produk). Dalam penelitian ini ada tujuan yang ingin yaitu menganalisis berapa break even point, contribusi margin, margin of safety, dan berapa penjualan yang ingin dicapai supaya mendapatkan keuntungan yang diinginkan. Metode yang digunakan diskripsi kuantitatif, yaitu mendiskripsikan hasil penelitian yang berupa angka-angka, sehingga mendapatkan gambaran yang jelas. Sedangkan subyek penelitian pada perusahaan PIA LATIEF Kediri pada periode tahun 2017 dengan obyek produk pia basah dan pia kering. Metode pemisahan biaya semivariabel menggunakan metode titik tertinggi dan titik terendah. Perusahaan Pia Latief memproduksi dua jenis pia, yaitu pia basah dan pia kering. Hasil penelitian yang dilakukan pada tahun 2017 diperoleh break evenpoint pia basah sebesar 10.707 unit dan pia kering sebesar 6.227 unit. Contribution margin pada tahun 2017 sebesar Rp 1.873.010.837,- sedang secara rasio sebesar 55,2%. Margin of safety dari pia basah sebesar 96,21% sedangkan pia kering sebesar 96,2%. Untuk mencapai peningkatan keuntungan sebesar 5% di tahun 2018, perusahaan harus melakukan penjualan pia basah sebesar 296.072 unit dan pia kering sebesar 172.184 unit.
Analisis Pengaruh Perencanaan Pajak, Kepemilikan Manajerial, Ukuran Kap terhadap Manajemen Laba Kazhadiva, Rivialdo; Wiyono, Slamet
AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Ekonomi & Bisnis Vol. 4 No. 3 (2024): AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Ekonomi & Bisnis
Publisher : Perhimpunan Sarjana Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/jmeb.v4i3.895

Abstract

This study addresses the issue of detecting earnings management practices in infrastructure companies influenced by various factors. Against this background, the author aims to examine the relationship between the variables of tax planning and managerial ownership on earnings management as the dependent variable. The analytical method used is multiple linear regression with purposive sampling technique. The data used in this study is secondary data derived from the annual reports of infrastructure companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the period of 2021-2023. The results of the study indicate that the tax planning variable has a positive effect on earnings management, while the managerial ownership and company size variables have a negative effect on earnings management.
Analisis Break Point sebagai Dasar dalam Menyusun Anggaran Penjualan dan Perencanaan Laba (Studi pada PDAM Kota Surakarta tahun 2021-2023) Salma Nurul Fadhilah Fadhilah; Anggit Dyah Kusumastuti; Rusnandari Retno Cahyani
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Syariah - ALIANSI Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Akuntansi Dan Keuangan Syariah: ALIANSI
Publisher : Akuntansi research UGR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54712/aliansi.v7i1.296

Abstract

Tujuan utama didirikannya suatu perusahaan adalah untuk memperoleh keuntungan (laba). Laba suatu perusahaan dihasilkan dari jumlah pendapatan yang lebih besar daripada biaya yang harus dikeluarkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis perhitungan break even point tahun 2021-2023, taksiran anggaran penjualan tahun 2024, dan taksiran perencanaan laba tahun 2024 pada PDAM Kota Surakarta. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Adapun hasil penelitian yang diperoleh dalam penelitian ini adalah pada tahun 2021 tingkat pendapatan PDAM Kota Surakarta sebesar Rp 80.322.966.803, jumlah tersebut telah melampaui break even point dalam rupiah sebesar Rp 73.157.364.990. Pada tahun 2022 tingkat pendapatan PDAM Kota Surakarta sebesar Rp 82.040.919.404, jumlah tersebut telah melampaui break even point dalam rupiah sebesar Rp 75.380.524.242. Dan pada tahun 2023 tingkat pendapatan PDAM Kota Surakarta sebesar Rp 84.124.014.648, jumlah tersebut telah melampaui melampaui break even point dalam rupiah sebesar Rp 70.703.196.623. Sedangkan untuk penjualan air PDAM Kota Surakarta tahun 2021-2023 belum mencapai break even point dalam unit hal tersebut dikarenakan penurunan jumlah pelanggan. Untuk taksiran anggaran penjualan PDAM Kota Surakarta tahun 2024 sebesar Rp 85.963.681.464. Untuk hasil taksiran perencanaan laba PDAM Kota Surakarta tahun 2024 memiliki target kenaikan laba yang direncanakan sebesar 45,6% adalah Rp 200.073.849, sedangkan untuk target laba pada tahun 2024 sebesar Rp 9.323.441.353.
Analisis Perencanaan Laba Melalui Cost Volume Profit (Cvp): Studi Kasus UMKM Ayam Potong Deni Jaya Azzahra Oktaviani, Tia; Suherman, Enjang
Jurnal Etnik: Ekonomi-Teknik Vol 3 No 2 (2024): ETNIK : Jurnal Ekonomi dan Teknik
Publisher : Rifa'Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/etnik.v3i1.314

Abstract

This study aims to understand effective planning in terms of sales and expenses to generate profit at UMKM Deni Jaya. To achieve optimal profit, business operators need to implement Cost Volume Profit (CVP) analysis. During its operation, UMKM Deni Jaya's broiler chicken business has never conducted CVP analysis, resulting in suboptimal profits. This research focuses on CVP analysis in the broiler chicken business of Deni Jaya. The method used is quantitative descriptive with a case study approach, where researchers collect financial data directly from UMKM Deni Jaya and analyze it. CVP analysis includes Break-Even Point, Contribution Margin, Margin of Safety, Degree of Operating Leverage, and profit planning. The research results for UMKM Deni Jaya show that in 2024, the BEP (units) requires selling 5,470 kg, and the BEP (Rupiah) needs to achieve revenue of Rp 19,450,000 to avoid losses. The Contribution Margin ratio is 26%, the maximum allowable Margin of Safety decrease is 81%, the Degree of Operating Leverage indicates a Contribution Margin 1.23 times the operating profit, and UMKM Deni Jaya's profit planning aims for a 10% profit increase, reaching a profit of Rp 273,930,000.
Analisis Break Event Point Sebagai Dasar Perencanaan Laba Penjualan Pada CV. OSA Garmen Badung Gayatri, Nyoman Ayu; Amrita, Nyoman Dwika Ayu
Jurnal MBE Manajemen Bisnis, Equilibrium Vol 5 No 1 (2019): Jurnal Manajemen Dan Bisnis Equilibrium
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47329/jurnal_mbe.v5i1.321

Abstract

Penelitian ini berguna untuk mengetahui apakah perusahaan memperoleh laba dan tidak mengalami kerugian. Sehingga pihak manajemen perusahaan dapat merencanakan laba pada CV. Osa Garmen. Data di analisis dengan menggunakan metode kuadrat terkecil, break even point, penjualan minimal profil margin, margin of safety, dan degree of operating leverage. Hasil analisis diperoleh kesimpulan penjualan pada saat break even point dalam rupiah Rp. 1.276.058.340,68 sedangkan break even point atas unit terjual adalah 31.809 pcs. Maka penjualan minimal yang harus direalisasikan adalah Rp. 1.642.819.712,00. Sedangkan margin of safety yang dinyatakan dalam rupiah adalah sebesar Rp. 323.015.204,50 dan dalam persentase sebesar 20%. Perubahan degree of operating leverage adalah 11,63 kali pada tingat penjualan Rp. 1.396.056.000,00 ini berarti setiap penambahan 1% penjualan akan menambah laba 11,63%.
Analisis Break Even Point Dalam Perencanaan Laba Pada Starcross Kendari Saputri, Desi Apriani Rusman; Liwaul, Liwaul; Kadriyanti, Siti
Business UHO: Jurnal Administrasi Bisnis Vol 8, No 2 (2023):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/bujab.v8i2.46962

Abstract

Starcross Kendari mengalami penurunan jumlah penjualan di tahun 2022 oleh karena itu diperlukan analisis break even point untuk menghindari perusahaan mengalami kerugian serta penurunan laba. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif yaitu menganalisis dan menjelaskan perhitungan dalam menentukan titik impas (break even point).Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa dari tahun 2021-2022 Starcross Kendari telah melewati titik impas. Analisis break even point di tahun 2022 dapat dijadikan pedoman dalam perencanaan laba di tahun 2023. Pada tahun 2023 Starcross Kendari menerapkan laba kaos sebesar 75%. Maka untuk mencapai target laba tersebut, Starcross Kendari harus mampu menjual kaos dengan penjualan sebesar Rp.2.969.505.996,7 atau dengan penjualan kaos sebanyak 15.795 buah.
ANALISIS BREAK EVENT POINT SEBAGAI ALAT PERENCANAAN LABA PADA CV. WAIDA FARM Krisdina, Tyana Feny
JURNAL ILMU MANAJEMEN SABURAI Vol 10, No 1 (2024): JURNAL ILMU MANAJEMEN SABURAI (JIMS)
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/jims.v10i1.2739

Abstract

Tujuan Perusahaan dalam menjalankan usahanya adalah untuk mendapatkan keuntungan atau laba.. Besar kecilnya laba yang diperoleh sering menjadi sebuah ukuran sukses tidaknya manajemen Perusahaan. Hal ini menuntut pihak manajemen diminta untuk merancang perencanaan laba guna menghasilkan laba yang maksimal. Analisis break even point menjadi alat atau teknik yang digunakan terhadap perusahaan mengalami titik impas, sehingga manajemen dapat mengambil keputusan untuk merencanakan target laba perusahaan. Dalam penelitian ini, yang menjadi variabel bebas yaitu analisis BEP sedangkan variabel terikat yaitu perencanaan laba (Y). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui break even point dan juga jumlah margin pengaman yang telah dicapai oleh CV. Waida Farm pada tahun 2022 dan 2023. Metode yang digunakan adalah metode studi kasus. Hasil penelitian menunjukan bahwa penjualan yang dilakukan CV. Waida Farm selalu berada diatas titik impas, artinya perusahaan mampu mencapai laba. Ini disebabkan karena adanya perbedaan biaya – biaya yang dikeluarkan Perusahaan setiap tahunnya.analisis yang dilakukan CV. Waida Farm pada tahun 2023 menunjukkan bahwa nilai BEP yang dicapai perusahaan sebesar Rp 8.125.013,39 pada tingkat 54 kg. Perhitungan margin of safety didapat 87,25%.
Analisis Break Even Point Sebagai Alat Bantu Dalam Perencanaan Laba Pada CV. Madina Murni Jhon Lenon; Isnaini Harahap; Rahmat Daim Harahap
Jurnal Riset Akuntansi Vol. 2 No. 2 (2024): May : Jurnal Riset Akuntansi
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jura-itb.v2i2.1843

Abstract

This type of research is qualitative research. The research period is 3 years, namely 2019 – 2021. The research location is at CV. Madina Murni is located in Mandailing Natal Regency, North Sumatra Province. The type of data used is primary data in the form of interviews and secondary data in the form of sales reports and income reports obtained from CV. Pure Madina. Based on the research that has been carried out, it can be seen that Break Even Point Analysis is intended as a tool for profit planning on CV. Pure Madina. The data analysis used is break even point analysis, which collects data from the company including cost data, income data and sales data. Data collection was carried out using documentation, interviews and observation. Then classify costs, calculate contribution margin, contribution margin ratio, break even point, margin of safety (security level), profit planning analysis and determine profit targets. The results of the research carried out show that break even point analysis can be used as a tool for planning future profits, in accordance with the break even point calculations that have been carried out in 2019, 2020 and 2021. Where the profit planning in 2020 for the 19 L water size is below the profit planning calculation, then for the 600 ML size there is no increase or decrease or is in a break-even condition, and for the 220 ML size, the same as the 19 L size is below the profit planning calculation. the author did. Furthermore, for 2021, the water size of 19 L is the same as the previous year, which is below the profit planning calculation, while for the water size of 600 ML and 220 ML it is already above the planning calculation carried out by the author.
ANALISIS BREAK EVEN POINT SEBAGAI PERENCANAAN LABA PADA HOME INDUSTRY KERIPIK TEMPE MBOK EROH BANYUWANGI Sintawati Sintawati; Aldy Bahaduri Indraloka; Novilia Kareja
Jurnal Javanica Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Terapan Agribisnis
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi Jl. Raya Jember km. 13 Labanasem, Kabat, Banyuwangi, Jawa Timur (68461) Telp. (0333) 636780

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/javanica.v3i1.2024.25-38

Abstract

Home Industry Keripik Tempe Mbok Eroh Banyuwangi merupakan salah satu industri rumah tangga yang mengolah bahan baku menjadi makanan ringan. Penentuan laba belum dilakukan, sehingga tidak diketahui kondisi titik impas usahanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui posisi titik impas home industry dengan adanya perencanaan laba. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah pemilik usaha dan admin keuangan Home Industry Keripik Tempe Mbok Eroh. Analisis data dalam perencanaan laba menggunakan Analisis Penerimaan, Analisis Biaya, Margin Kontribusi, Break Even Point (BEP), dan Margin of Safety (MoS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai positif bisnis tersebut akan terus berlanjut berdasarkan evaluasi dari hasil analisis Break Even Pointnya karena Home Industry Keripik Tempe Mbok Eroh pada tahun 2022 berada dalam kondisi surplus. Analisis perencanaan laba tahun 2023 yang dilakukan pada Home Industry Keripik Tempe Mbok Eroh diketahui bahwa industri mampu melaksanakan kegiatan operasionalnya dengan baik dan tingkat keamanan labanya terjamin sebesar 38,8%.

Page 25 of 40 | Total Record : 395