Filter By Year

1945 2024


Found 65 documents
Search natal kristiono , by author

Implementasi Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Keuangan Desa di Desa Kedungombo, Kecamatan Baturetno, Kabupaten Wonogiri Ernawati, Wahyu; Kristiono, Natal
Unnes Political Science Journal Vol 4 No 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/upsj.v4i2.25049

Abstract

Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2016 tentang Keuangan Desa merupakan peraturan yang digunakan sebagai pedoman pengelolaan keuangan desa bagi setiap desa yang ada di wilayah Kabupaten Wonogiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Implementasi Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2016 tentang Keuangan Desa di Desa Kedungomo, Kecamatan Baturetno, Kabupaten Wonogiri; (2) faktor penghambat dan faktor pendukung dalam implementasi Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2016 tentang Keuangan Desa di Desa Kedungomo, Kecamatan Baturetno, Kabupaten Wonogiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian bertempat di desa Kedungombo Kecamatan Baturetno Kabupaten Wonogiri. Pengumpulan data dengan wawancara, dokumentasi, dan observasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Implementasi Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Keuangan Desa di Desa Kedungombo, Kecamatan Baturetno, Kabupaten Wonogiri terlaksana dengan cukup baik. Pengelolaan keuangan desa di Desa Kedungombo telah sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Keuangan Desa yang berdasarkan asas-asas transparan, akuntabel, partisipatif serta dilakukan dengan tertib dan disiplin anggaran. Tahapan Pengelolaan keuangan desa terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, dan pertanggungjawaban. (2) Faktor pendukung dalam pelaksanaan keuangan desa di Desa Kedungombo adalah adanya struktur pegawai yang cukup serta sesuai dengan Tugas Pokok Fungsi (Tupoksi) serta kegotongroyongan masyarakat yang masih kental. Sedangkan faktor penghambat yaitu Sumber Daya Manusia (SDM) dari perangkat desa dalam mengelola keuangan desa dan kurangnya kemampuan Desa Kedungombo dalam menggali sumber keuangan desa yang berasal dari pendapatan asli desa. Regional Regulation Number 1 of 2016 concerning Village Finance is a regulation used as a guideline for village financial management for each village in the Wonogiri Regency. The purpose of this study was to determine: (1) Implementation of Regional Regulation Number 1 of 2016 concerning Village Finance in Kedungomo village, Baturetno sub-district, Wonogiri district; (2) inhibiting factors and supporting factors in the implementation of Regional Regulation Number 1 of 2016 concerning Village Finance in Kedungomo Kedungomo village, Baturetno sub-district, Wonogiri district. This study uses a qualitative method. The research site was located in the village of Kedungomo village, Baturetno sub-district, Wonogiri district. Data collection by interview, documentation, and observation. Data validity test uses source triangulation. The results of this study indicate that (1) Implementation of Regional Regulation Number 1 of 2016 concerning Village Finance in Kedungomo village, Baturetno sub-district, Wonogiri district is carried out quite well. Village financial management in Kedungombo Village is in accordance with Regional Regulation No. 1 of 2016 concerning Village Finance based on transparent, accountable, participatory principles and carried out in an orderly and budgetary discipline. Stages of Management of village finance consists of planning, implementation, administration, reporting, and accountability. (2) Supporting factors in the implementation of village finance in Kedungombo Village are the existence of an adequate staff structure and in accordance with the Main Task Function and the strong mutual cooperation of the community. While the inhibiting factor is the Human Resources (HR) of the village apparatus in managing village finances and the lack of ability of the Village of Kedungombo in exploring village financial resources that originate from the village's original income.
Pemanfaatan Media Wayang Kertas Untuk Meningkatkan Mutu Perkembangan Karakter Bahasa Anak Dalam Berkomunikasi Verbal Kristiono, Natal; Mutmainah, .
Jurnal Penjaminan Mutu Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : LPM IHDN Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/jpm.v4i2.569

Abstract

Early childhood education itself is education aimed at preschool children with the aim that children can develop their potential from an early age so that they can develop naturally as children. Based on experience in TK Negeri Pembina Belik, Researchers found a problem in the language character of students, namely the lack of verbal communication between students with one another, children are still quiet and rarely communicate directly with their peers. The formulation of the problem to be studied in this study is the lack of communication activities among peers due to the lack of communication support media that attracts and motivates children to start a conversation or communication directly / verbally. The use of paper puppet media carried out in two cycles has a positive impact on several components of activities, especially for students. Children are more actively communicating, independent, fostering self-confidence, and strong curiosity. The application of this media can be carried out in various learning and development aspects.
Pengolahan Buah Pisang Menjadi Pinangun (Pisang Nugget Donowangun) Sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Masyarakat Desa Donowangun Natal Kristiono; Indri Astuti; Fitri Hidayati
LOYALITAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2020): November 2020
Publisher : IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/loyal.v3i2.443

Abstract

Donowangun Village, Talun District, has excellent plantation potential, one of the abundant commodities is banana. Banana fruit is a food material that has high economic value. The availability of bananas during the harvest season causes the price of bananas to decline. Of course, action needs to be taken so that prices do not fall too sharply. This problem condition is the basis of the Banana Fruit Processing Training activity to Pinangun (Banana Nugget Donowangun) in Donowangun Village. The purpose of this activity is to process bananas into processed products with high economic value, namely by making banana nuggets. The abundant availability of bananas certainly does not make it difficult for the surrounding community to later open a banana nugget business which has high economic value so that they have high hopes for increasing the market share of this banana fruit. In this activity the UNNES KKN team provided material on the future prospects of the nugget banana processing business. The next material is training on processing banana nuggets that are ready to be produced and have high selling value and proper packaging. The methods used are creative lectures, practice / demonstrations and discussions. The result of this activity is the increased insight and knowledge of PKK Donowangun Village women regarding banana processing. It is hoped that later it will motivate PKK women to create a home industry for banana nuggets.
Penanaman Nasionalisme Pelajar Milenial Tanpa Narkoba Melalui Pementasan Monolog Natal Kristiono; Indri Astuti
Ganaya : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 2 No 1 (2019)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nationalism needs to be planted to the next generation of this milestone of struggle which will then be continued by the next generation. Drug abuse becomes a problem that cannot be overcome. Many cases illustrate the more terrible problem. Many cases illustrate the horrific problems. To solve the problem of drug abuse cannot only be solved by one party. In accordance with the formulation of the problem and the purpose of the study, the focus of the research was the cultivation of millennial nationalism without drugs applied in the Texmaco Pemalang Vocational School which included personal and procedural procedures. Current millennial students with good technological mastery can access information quickly but with negative impacts that also need to be watched out. There have been many patterns of drug abuse prevention. The pattern of drug prevention continues to be developed as a form of our concern in overcoming the threat of this country. Students have the opportunity to explore information, process and convey to others as their role in education
PENERAPAN NILAI ANTIKORUPSI SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KORUPSI DI SMK TEXMACO PEMALANG Natal Kristiono; Hafiz Rafi Uddin; Indri Astuti
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 1 No. 4: Desember 2021
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.03 KB) | DOI: 10.53625/jcijurnalcakrawalailmiah.v1i4.846

Abstract

Pendidikan diyakini merupakan kunci masa depan bangsa dan pendidikan anti korupsi merupakan pendidikan seumur hidup yang sangat penting ditanamkan sejak dini. Dengan pendidikan anti korupsi maka generasi penerus bangsa akan lebih awal memahami masalah korupsi dan tidak melakukan kegiatan negatif ini seperti apa yang dilakukan generasi sebelumnya. Pendidikan anti korupsi tidak hanya memberikan ilmu pengetahuan saja, tetapi juga merubah pola fikir serta tingkah laku peserta didik untuk menerapkan prinsip hidup yang baik. Efek dari penanaman nilai-nilai anti korupsi akan terasa dalam waktu yang lama, prosesnya tidak instan, ia akan terasa ketika anak-anak yang mendapatkan pendidikan ini sudah besar dan mengambil peran sosial serta berada pada institusi sosial tertentu untuk secara bersama meruntuhkan sistem budaya korupsi. Diharapkan melalui penanaman nilai-nilai anti korupsi dalam diri sejak dini setiap cikal anak bangsa baik melalui lembaga pendidikan, dan peran sosial lainnya dapat tercipta generasi baru yang jauh lebih baik
Pengembangan Insersi Pendidikan Antikorupsi Melalui Mata Pelajaran PPKn Natal Kristiono; Giri Harto Wiratomo; Candra Wijayanto; Annisa Dwi Apriliani; Putri Faddila Azizah
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 1 No. 11: November 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan mempunyai fungsi menanamkan, mengembangkan, dan melaksanakan nilai rasional, keberaturan, rajin (diligent), dan sikap produktif yang pada gilirannya mampu membawa manusia yang memiliki watak mulia, taqwa kepada Tuhan YME, dan mempunyai nilai-nilai kemanusiaan. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan atau yang lebih sering disebut PPKn adalah salah satu mata pelajaran yang wajib diberikan kepada siswa dalam rangka membentuk warga negara yang baik, setia pada pancasila dan UUD 1945. Penerapan Insersi Pendidikan antikorupsi melalui mata pelajaran PPKn dinilai sebagai langkah konkret dalam membekali nilai-nilai antikorupsi kepada siswa. Salah satu indikator keberhasilan, yaitu setelah melaksanakan insersi pendidikan Antikorupsi siswa mampu mengetahui bahaya dari tindak pidana korupsi. dapat mengerti nilai-nilai antikorupsi. perubahan karakter. Faktor penunjung keberhasilan pendidikan antikorupsi yaitu Faktor kesadaran dalam diri sendiri, media dan sumber belajar dan pemilihan strategi yang tepat. Faktor yang menghambat kebarhasilan pendidikan antikorupsi yaitu faktor lingkungan dan kesalahan dalam memilih media dan strategi belajar.
MENGGALI NILAI-NILAI PANCASILA MASYARAKAT GENTING KABUPATEN SEMARANG SEBAGAI UPAYA KONSERVASI PANCASILA Giri Harto Wiratomo; Suprayogi Suprayogi; Natal Kristiono; Noorochmat Isdaryanto; Abdul Basit
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 9, No 2 (2022): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v9i2.19202

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini didasari oleh pentingnya melestarikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sosial budaya masyarakat. Keunikan desa ini adalah masyarakatnya yang masih menjaga dan merawat budaya melalui tradisi lokal, petuah hidup, dan tempat bersejarah. Tujuan penelitian ini yaitu mengeksplorasi nilai-nilai budaya dalam masyarakat Genting Kabupaten Semarang sebagai bagian mengkonservasi nilai-nilai Pancasila, faktor pendukung dan penghambat, dan upaya apa saja yang dilakukan untuk mengkonservasi nilai-nilai Pancasila. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Pengambilan data menggunakan observasi, wawancara (in-depth interview), Forum Group Discussion (FGD), dokumentasi, dan observasi. Hasil dan pembahasan yaitu mengkonservasi nilai-nilai Pancasila artinya merawat, menjaga dan mempertahankan nilai-nilai Pancasila. Salah satunya melalui budaya masyarakat di desa Genting. Nilai-nilai Pancasila perlu dikonservasi agar tidak punah dan lestari dalam masyarakat pada level lokal. ABSTRACTThis research is based on the importance of preserving the values of Pancasila in the socio-cultural life of the community. The uniqueness of this village is the people who still maintain and care for the culture through local traditions, life advice, and historical places. The purpose of this study is to explore cultural values in the Genting community of Semarang Regency as part of conserving Pancasila values, supporting and inhibiting factors, and what efforts are being made to conserve Pancasila values. The research method used is qualitative. Collecting data using observation, interviews (in-depth interview), Forum Group Discussion (FGD), documentation, and observation. The results and discussion are conserving the values of Pancasila, which means caring for, maintaining and defending the values of Pancasila. One of them is through the culture of the people in Genting village. Pancasila values need to be conserved so that they do not become extinct and are sustainable in society at the local level.
Pemanfaatan Media Wayang Kertas Untuk Meningkatkan Mutu Perkembangan Karakter Bahasa Anak Dalam Berkomunikasi Verbal Natal Kristiono; Mutmainah
Jurnal Penjaminan Mutu Vol 4 No 02 (2018)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.413 KB) | DOI: 10.25078/jpm.v4i2.569

Abstract

Early childhood education itself is education aimed at preschool children with the aim that children can develop their potential from an early age so that they can develop naturally as children. Based on experience in TK Negeri Pembina Belik, Researchers found a problem in the language character of students, namely the lack of verbal communication between students with one another, children are still quiet and rarely communicate directly with their peers. The formulation of the problem to be studied in this study is the lack of communication activities among peers due to the lack of communication support media that attracts and motivates children to start a conversation or communication directly / verbally. The use of paper puppet media carried out in two cycles has a positive impact on several components of activities, especially for students. Children are more actively communicating, independent, fostering self-confidence, and strong curiosity. The application of this media can be carried out in various learning and development aspects.
Optimalisasi Upaya Pencegahan Stunting Anak Sejak Dini di Desa Cibelok Pemalang Natal Kristiono; Krisyulaeni Krisyulaeni
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2023): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v5i1.412

Abstract

Stunting telah menjadi problematika kurang gizi kronis dimana penyebabnya ialah adanya kekurangan gizi. Stunting dalam hal ini ialah dapat diartikan sebagai pendek, ialah kondisi gagal tumbuh balita disebabkan kekurangan gizi kronis terutama dalam 1.000 hari pertama kehidupan. Hal ini menjadi salah satu faktor yang berpengaruh langsung terhadap adanya kasus stunting. Dengan pemenuhan kebutuhan gizi anak serta pembiasaan pola hidup bersih sehat, diharapkan dapat mencegah stunting. Tujuan dari artikel ini ialah menjadi upaya dalam giat pencegahan stunting dengan beberapa kegiatan dan program kerja, seperti pengadaan sosialisasi stunting, pendampingan di Posyandu, sosialisasi cuci tangan dan gosok gigi, serta sosialisasi Ibu hamil Bersama puskesmas dan Kader PKK Desa Cibelok. Tujuan dari pelaksanaan program sosialisasi dan optimalisasi kesadaran gizi bagi ibu dan anak, menjadi program krusial KKN Unnes Giat Periode 2. Capaian kegiatan ini adalah meningkatnya pemahaman masyarakat terhadap bahaya stunting dan penguatan gizi dilingkungan keluarga.
Implementasi Pendidikan Anti Korupsi dI SMK Texmaco Pemalang Natal Kristiono; Indri Astuti; Hafiz RafiUddin
Integralistik Vol 31, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Civic Education Program, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/integralistik.v31i1.21618

Abstract

Page 3 of 7 | Total Record : 65