Filter By Year

1945 2024


Found 25,219 documents
Search Information

Evaluasi Pemberantasan Demam Berdarah Dengue dengan Metode Spasial Geographic Information System (GIS) dan Identifikasi Tipe Virus Dengue di Kota Kediri Peristiowati, Yuly; Kusumawardani, Lingga; Hariyono, Hariyono
Jurnal Kedokteran Brawijaya Vol 28, No 2 (2014)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (676.957 KB) | DOI: 10.21776/ub.jkb.2014.028.02.12

Abstract

Penyakit demam berdarah dengue (DBD)  merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat  di Indonesia   dan sering menimbulkan suatu  kejadian luar biasa (KLB). Salah satu yang bisa dilakukan untuk merancang program pemberantasan dan pencegahan DBD yang lebih baik adalah dengan melakukan analisis spasial dengan menggunakan Geographic Informatioon System (GIS). GIS dapat memetakan penyakit berbasis alamat penderita bermanfaat dalam melihat sebaran penyakit sehingga mampu mengidentifikasi daerah yang berisiko tinggi. Selain itu, dilakukannya analisis spasial memungkinkan suatu penyakit untuk dilihat dari berbagai konteks sehingga diharapkan mampu dilakukan perencanaan yang lebih baik dalam memberantas dan mencegah suatu penyakit. Hasil penelitian ini menunjukkan ada pengaruh faktor  keberadaan kontainer air, sanitasi lingkungan  dan kepadatan  vektor terhadap  peningkatan kasus DBD di Kota Kediri. Perilaku masyarakat berpengaruh dalam upaya pencegahan dan pemberantasan DBD terhadap terhadap kejadian penyakit  DBD  di Kota Kediri. Hasil identifikasi tipe virus DHF dengan menggunakan PCR di daerah endemis DBD kota Kediri di dapatkan serotype negative untuk Den-1, Den-2, Den-3 dan Den-4. GIS berperan dalam evaluasi program pemberantasan kasus DBD di Kota Kediri dimana dapat menggambarkan peta daerah kasus endemis DBD di kota Kediri.Kata Kunci:  Demam berdarah, Geographic Informatioon System (GIS), tipe virus dengue 
Pengembangan Laboratory Information System untuk Memperbaiki Waktu Tunggu Layanan Wuryaning Lestari, Eky Indyanty; Yuniarti, Tri Putri; Agrawati, Ahas Loekqijana
Jurnal Kedokteran Brawijaya Vol 28, No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.812 KB) | DOI: 10.21776/ub.jkb.2014.028.01.12

Abstract

Penelitian ini merupakan studi observasional dengan desain cross-sectional yang bertujuan untuk mencari akar masalah dan alternatif solusi masalah pemanjangan turnaround time (TAT) layanan laboratorium di Instalasi Patologi Klinik RSUD Kabupaten Jombang. Pada penelitian ini didapatkan sejumlah subjek 103 orang yang melakukan pemeriksaan darah lengkap, kimia klinik, serta keduanya. Penentuan akar masalah dengan diagram fishbone. Identifikasi alternatif solusi masalah dilakukan melalui pohon alternatif solusi sedangkan pemilihan solusi dilakukan melalui teori tapisan Mc Namara dan pendekatan cost benefit analysis. Data kuantitatif dianalisis menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov untuk menilai normalitas serta paired t-test untuk menentukan uji beda reratadengan taraf signifikansi p≤0,05. Dari hasil penelitian didapatkan pemanjangan waktu tunggu saat spesimen selesai dikerjakan oleh analyzer sampai hasil dilaporkan karena proses ini dilakukan secara manual. Alternatif solusi yang dipilih berdasarkan teori tapisan Mc Namara dan cost benefit analysis adalah penggunaan laboratory information system (LIS). Estimasi TAT dengan pemakaian LIS dapat memendek secara bermakna pada pasien rawat inap untuk pemeriksaan darah lengkap (103,00±77,74 menit; p<0,0001), kimia klinik (107,33±83,32 menit; p<0,0001), dan keduanya (138,43±82,65 menit; p<0,0001). Pada pasien rawat jalan hanya pada pemeriksaan kimia klinik (161,84±129,90 menit; p<0,0001) dan keduanya (94,90±34,35 menit; p<0,0001). Dapat dismpulkan laboratory information system dapat mengurangi pemanjangan TAT secara bermakna.Kata Kunci: Laboratory information system (LIS), pelayanan laboratorium, turnaround time (TAT)
HASIL BELAJAR BERBICARA BAHASA JERMAN MELALUI PENERAPAN TEKNIK IGA (INFORMATION GAP ACTIVITIES) SISWA KELAS XI IPS-2 SMA NEGERI 3 KEDIRI LAILATUL JAMILA, FESNIA
LATERNE Vol 6, No 2 (2017): Laterne-VOL VI No 2-Mei-Juni 2017
Publisher : LATERNE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Speaking is a process of delivering information or ideas from a speaker to a listeners. In the process of speaking, the speaker is a communicator and the listener is a communicant. Many facts show not all students are brave and willing to speak in front of the class, Because students are not skilled yet to speak due to lack of practice and the conventional learning implementation, which the teacher presents the material with a lecture and the students solve the given problem. This kind of learning models make them feel bored and unmotivated to learn speaking German in class. The problem formulation in this research is : How is the effect of IGA (Information Gap Activities) implementation towards student&rsquo;s learning outcomes in Germany speaking skill of class XI IPS-2 SMA Negeri 3 Kediri? This aim of this research is to describe the results of the effect of IGA (Information Gap Activities) implementation towards student&rsquo;s learning outcomes in Germany speaking skill of class XI IPS-2 SMA Negeri 3 Kediri. The object of this research were 29 students of SMA Negeri 3 Kediri class XI IPS-2. This type of research is qualitative described descriptively. This research uses observation sheet to know the IGA (Information Gap Activities) technique for german speaking skill that has been made before data retrieval. They are : 1)&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Devide students in pairs, 2)&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Every pairs chose secreat picture randomly, 3)&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Every pairs must dig up information about images obtained by asking questions or dialogue. &nbsp; The results of the research IGA (Information Gap Activities) technique implementation that has been done is students can more German speaking better. This result shows&nbsp; suitable from the score of German speaking which has made. Other that, suitable for train german speaking skills more effective and it is more fun in learning Germany language. Keywords: speaking skills, teknik IGA (Information Gap Activities)
PENGEMBANGAN COMPUTER ASSISTED INFORMATION (CAI) SEBAGAI MEDIA LAYANAN INFORMASI PILIHAN STUDI LANJUT UNTUK SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS Febri Indartiana, Arista
Jurnal BK UNESA Vol 6, No 1 (2016): Volume 6 nomer 1
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena salah jurusan di perguruan tinggi masih banyak dijumpai. Hal ini dapat dilatarbelakangi oleh kebimbangan yang terjadi saat proses penentuan pilihan, khususnya yang menyangkut masa depan karier dan kelanjutan studi bagi anak SMA. Berbagai informasi diperlukan sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan. Sebagai dasar pijakan, layanan informasi tentang pilihan studi lanjut ini didasarkan pada teori Tipologi Kepribadian Karier Holland yang dapat disampaikan melalui media Computer Assisted Information (CAI). Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan produk berupa Computer Assisted Information (CAI) sebagai media layanan informasi pilihan studi lanjut yang memenuhi aspek kelayakan. Prosedur pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini diadaptasi dari model pengembangan Borg &amp; Gall (1983) yang disederhanakan menjadi lima tahap. Adapun prosedur pengembangan yang dilakukan yaitu studi pendahuluan serta pengumpulan data, melakukan perencanaan, pengembangan produk, uji lapangan, serta evaluasi dan revisi. Berdasarkan hasil uji validasai ahli materi bimbingan dan konseling diperoleh rerata presentase kelayakan sebesar 91,87%. Hasil uji validasi terhadap ahli media menunjukkan tingkat kelayakan sebesar 91%. Sedangkan hasil penilaian dari uji coba calon pengguna yaitu guru BK SMAN 1 Driyorejo, Gresik, menunjukkan tingkat kelayakan produk sebesar 85,94%. Sehingga diperoleh rerata hasil penilaian dari para ahli adalah sebesar 89,6%. Keseluruhan persentase hasil uji validasi jika dibandingkan dengan kriteria kelayakan produk menurut Mustaji (2005) adalah sangat baik, dan tidak diperlukan revisi. Sehingga media Computer Assisted Information (CAI) sebagai media layanan informasi pilihan studi lanjut memenuhi kriteria kelayakan produk. Simpulan hasil penelitian ini adalah dihasilkan produk berupa media Computer Assisted Information (CAI) sebagai media layanan informasi pilihan studi lanjut untuk siswa sekolah menengah atas. Media tersebut telah memenuhi kriteria kelayakan produk berdasarkan uji ahli dan calon pengguna. &nbsp; Kata Kunci: Computer Assisted Information (CAI), layanan informasi, studi lanjut, Tipologi Kepribadian Holland.
UJI COBA LAPANGAN UTAMA DAN UJI COBA LAPANGAN OPERASIONAL MEDIA COMPUTER ASSISTED INFORMATION (CAI) SEBAGAI LAYANAN INFORMASI UNTUK KEMANTAPAN PEMILIHAN STUDI LANJUT PADA SISWA SMA RIFAI A, MOCHAMAD; CHRISTIANA, ELISABETH
Jurnal BK UNESA Vol 8, No 2 (2018): Volume 8 Nomer 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini di latarbelakangi dengan kondisi dilapangan yang menunjukkan masih banyak siswa yang memilih jurusan di perguruan tinggi tanpa menyesuaikan kepribadian dirinya. Padahal kurikulum SMA dirancang untuk mempersiapkan para siswa melanjutkan dalam memilih studi lanjut,. Maka dari itu untuk membantu kemantapan siswa dalam pemilihan studi lanjut. Penelitian ini memilih media media computer assisted information (CAI) yang sebelumnya telah dikembangkan oleh saudari arista febriana indarti untuk diuji keefektifan sebagai media yang efektif dalam membantu layanan informasi untuk kemantapan studi lanjut pada siswa SMA. Pada penelitian ini sampel yang di gunakan adalah seluruh siswa kelas XII SMA PGRI 1 Lumajang dari populasi seluruh siswa kelas XII SMA PGRI di Lumajang, dengan teknik pengambilan sampel yakni menggunakan random sampling. Tujuan yang ingin di capai pada penelitian ini adalah menguji keefektifan media computer assisted information (CAI). Pada penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan dua bentuk metode eksperimen yakni One Group Pre-test Post-test group design pada uji coba lapagan utama dan Pre-test Post-test Control Group Design pada uji coba lapangan operasional. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji paired sample t-test yang dibantu dengan SPSS versi 16. Kesimpulan dari hasil analisis data menunjukkan dengan diberi perlakuan dengan menggunakan media computer assisted information (CAI) menunjukkan adanya perubahan yang signifikan pada siswa. Pada hasil uji coba lapangan utama dapat diketahui bahwa hasil sig (2-tailed) 0,000 &lt; 0,05 yang artinya terdapat perubahan yang signifikan dari pemberian perlakuan. Pada hasil uji coba lapangan operasional berdasarkan tabel hasil uji paired sample t-test dapat diketahui dalam kolom sig. (2-tailed) sebesar 0.000. Bila dalam ketetapan jika nilai sig. (2-tailed) &lt; 0,05, maka dapat disimpulkan terdapat perubahan yang signifikan antara hasil setelah pemberian perlakuan pada data pre-test dengan data post-test pada kelompok eksperimen. Dan hasil uji paired sample t-test kelompok kontrol dapat diketahui dalam kolom sig. (2-tailed) menunjukkan angka 0,218. Maka dengan ketentuan jika sig. (2 tailed) &gt; 0,05 maka bisa disimpulkan bahwa tidak terdapat perubahan yang signifikan antara hasil pre-test dengan hasil post-test pada kelompok kontrol. Dari Hasil analisis data tersebut menjelaskan media computer assisted information (CAI) teruji efektif sebagai layanan informasi untuk meningkatkan kemantapan pemilihan studi lanjut pada siswa SMA. Kata kunci : Computer Assisted Information (Cai), Layanan Informasi.
PENERAPAN TEKNIK COGNITIVE INFORMATION PROCESSING (CIP) UNTUK MENINGKATKAN KEMATANGAN KARIER DALAM KONSELING KELOMPOK PADA SISWA KELAS XI IPS SMA N 2 TUBAN DHITA INSANI MULYA, MEIRINDA; NAQIYAH, NAJLATUN
Jurnal BK UNESA Vol 8, No 2 (2018): Volume 8 Nomer 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kematangan karier siswa kelas XI IPS SMA N 2 Tuban yang rendah melalui teknik Cognitive Information Processing (CIP). Kematangan karier ialah kesiapan individu untuk mengambil keputusan karier dan belajar lebih untuk meningkatkan keterampilan sesuai dengan keputusan yang dipilihnya. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Bentuk desain yang digunakan dalam penelitian ini yaitu one group pre-test dan post-test. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah angket kematangan karier. Subyek dalam penelitian ini adalah 8 siswa dari kelas XI IPS A yang memiliki skor kematangan karier kategori rendah. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik non parametrik analisis uji tanda. Dari hasil analisis data yang diperoleh adalah nilai ? = 0,004 lebih kecil dari (taraf kesalahan) ? = 0,05. Berdasarkan hasil ini maka Ho ditolak Ha diterima. Dari hasil perhitungan diketahui nilai rata-rata dari pre-test 117,7 dan rata-rata post-test 143,5. Hipotesis penelitian ini yang berbunyi ?Penerapan Teknik Cognitive Information Processing (CIP) Untuk Meningkatkan Kematangan Karier Dalam Konseling Kelompok Pada Siswa Kelas XI IPS SMA N 2 Tuban? dapat diterima, sehingga bisa disimpulkan bahwa teknik CIP dalam konseling kelompok dapat meningkatkan kematangan karier siswa kelas XI IPS SMA N 2 Tuban. Kata Kunci : Konseling Kelompok, Kematangan Karier, Cognitive Information Processing.
PENGEMBANGAN BUKU PANDUAN PERSIAPAN KARIER MODEL COGNITIVE INFORMATION PROCESSING (CIP) UNTUK SISWA KELAS XI SMK DHARMA WANITA GRESIK SETIO RINI, FUAIDAH; SETIAWATI, DENOK
Jurnal BK UNESA Vol 8, No 2 (2018): Volume 8 Nomer 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku panduan persiapan karier model teori Cognitive Information Processing (CIP) siswa SMK kelas XI yang digunakan sebagai panduan oleh konselor dalam membantu siswa membuat persiapan karier yang tepat, meningkatkan keterampilan pemecahan masalah dan pengambilan keputusan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan R &amp; D (Research Development) atau penelitian pengembangan. Metode yang digunakan adalah Borg &amp; Gall yang disederhanakan oleh Tim Pusat Penelitian Kebijakan dan Inovasi (Puslitjaknov) dengan 5 (lima) langkah. Langkah-langkah yang dilakukan oleh peneliti adalah analisis produk, pengembangan produk awal, dan uji ahli (ahli materi, ahli media, dan uji coba calon pengguna). Validasi dinilai berdasarkan kriteria akseptabilitas produk. Penilaian dari ahli materi sebesar 97.18%, ahli media sebesar 91.67%. Sementara untuk uji calon pengguna (guru BK) memperoleh nilai sebesar 87.50%, serta uji calon pengguna (siswa) sebesar 85.15%. Hasil presentase secara keseluruhan adalah 85.17%. Hasil penilaian tersebut apabila disesuaikan dengan kriteria penilaian menurut Mustaji (2005) termasuk kategori sangat baik dan tidak perlu revisi, sehingga produk buku panduan persiapan karier telah memenuhi kriteria akseptabilitas. Kata kunci : Pengembangan, Buku Panduan, Persiapan Karier
PENGEMBANGAN APLIKASI KARIER MODEL COGNITIVE INFORMATION PROCESSING (CIP) UNTUK PERENCANAAN STUDI LANJUT SISWA KELAS IX SMP NEGERI 1 PANCENG GRESIK ZAFIFATUN NISA, EVI; WARSITO WIRYOSUTOMO, HADI
Jurnal BK UNESA Vol 8, No 2 (2018): Volume 8 Nomer 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi karier dalam perencanaan studi lanjut siswa kelas IX SMP dengan model teori Cognitive Information Processing (CIP) yang membantu siswa untuk membuat suatu pilihan karier yang tepat, belajar meningkatkan keterampilan pemecahan masalah dan meningkatkan pengambilan keputusan karier yang diperlukan untuk pilihan-pilihan di masa mendatang. Metode pengembangan yang digunakan adalah Borg and Gall yang memiliki 10 tahap, dan yang dilakukan oleh peneliti hanya sampai tahap 5, pada tahap revisi hasil uji coba, dengan hasil dari uji validasi media, materi, dan calon pengguna dan masing-masing dapat dilihat dari aspek kegunaan, kelayakan, ketepatan, dan kepatutan (akseptabilitas). Penilaian akseptabilitas dari ahli media sebesar 98%, dan ahli materi sebesar 88,27%. Calon pengguna dari guru BK memberikan penilaian akseptabilitas sempurna yaitu 100%, Sedangkan siswa sebagai calon pengguna memberikan penilaian 90%. Berdasarkan kriteria kelayakan, kegunaan, ketepatan dan kepatutan (akseptabilitas) produk, aplikasi ini termasuk dalam kategori baik dan tidak perlu direvisi, sehingga aplikasi ini sudah siap untuk diuji keefektifitasnya ke siswa kelas IX SMP. Kata Kunci : Pengembangan, aplikasi, perencanaan studi lanjut
THE RELATIONSHIP OF INFORMATION GIVING PERIODICALLY WITH PSYCHOLOGICAL WELL-BEING IN PATIENTS UNDERGOING HEMODIALYSIS THERAPY (STUDY AT RUMAH SAKIT ISLAM JEMURSARI KOTA SURABAYA) -, Mufarika; Haris, Mustofa; -, Fitriah; Komariyah Mudjib, Nur
Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan Vol 14, No 2 (2018): JURNAL ILMIAH KESEHATAN KEPERAWATAN
Publisher : LPPM STIKES MUHAMMADIYAH GOMBONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.288 KB) | DOI: 10.26753/jikk.v14i2.284

Abstract

Patients have undergone hemodialysis therapy experience changes in their lifestyle such as the body's limited function, dependence on treatment, feelings of fear and worry about uncertainty about death, as well as lifestyle changes that can cause anxiety and emotional instability in patients. Thus, patients have undergone hemodialysis therapy require periodic information from the nurse. As the knowledge of the patient increases will lead to a positive attitude that appears from the patient's actions. The purpose of this study was to determine the relation of information giving periodically with psychological well-being in patients undergoing hemodialysis therapy.This research method was analytic with cross sectional approach. The independent variable was information giving periodically, the dependent variable was psychological well-being in patients undergoing hemodialysis therapy. Total population was 120, sample of this research was 92 respondents. Sampling was using simple random sampling, the instrument used was a questionnaire of regular information and psychological well-being questionnaires in patients undergoing hemodialysis therapy. The statistical test used Spearman Rank with significance value α 0,05.The result of the study showed that the information giving was less, that was 43 respondents (47%), while the psychological well-being was 46 respondents (50%). The result of statistical test showed that P value (0,042) <α (0,05) mean there was a relation of information giving periodically with psychological well-being in patients who undergo hemodialysis therapy at RSI Surabaya.The results of the research conducted, there was a relationship of information giving periodically with psychological well-being in patients undergoing hemodialysis therapy. It is expected that nurses can give information periodically to patients undergoing hemodialysis therapy in order to sychological well-being of patients is high. Key word : Information Giving, Psychological Well-Being
Developing Management Information System for Teachers and Education Staff Hendri Murti Susanto; Willem Mantja; Ibrahim Bafadal; Ahmad Sonhadji
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 3, No 2: Juni 2015
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan SIM Pendidik dan Tenaga KependidikanAbstract: This study aims to: (1) Build a model school information data processing and management information system; (2) find the specifications of software, hardware, and brainware that suit the needs, and (3) Information System of Teachers and Education Personnel Integrated (SI-PINTER). This study uses a descriptive model of development, namely the development of framework approach- end-user development, and using testing phases of a product by combination trials of Borg and Gall. The program specification software is using fourth generation tools technique. The test is done to look at the effectiveness, efficiency and attractiveness of the product. The data in this qualitative test contains discussions and black box testing; as well as quantitative data from the questionnaire and field test. Experimental results show the effectiveness and maximum efficiency of the SI-PINTER, as well as the ability to triangulate the data generated by the 3 modules. Key Words: management information systems, educators and education personnel, vocational high schoolsAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) membangun model proses pengolahan data informasi sekolah dan Sistem Informasi Manajemen; (2) menemukan spesifikasi software, hardware, dan brain-ware yang sesuai dengan kebutuhan,  dan (3)  aplikasi  Sistem Informasi Pendidik dan Tenaga Ke-pendidikan Terpadu (SI-PINTER). Penelitian ini menggunakan model pengembangan deskriptif, yaitu pengembangan kerangka kerja menggunakan pendekatan end-user development, serta uji coba produk menggunakan kombinasi tahapan uji coba Borg dan Gall. Spesifikasi program software menggunakan teknik fourth generation tools. Uji coba dilakukan untuk melihat tingkat keefektifan, efisiensi dan daya tarik produk yang dihasilkan. Data uji coba ini bersifat kualitatif berisi hasil diskusi dan uji black box; serta data kuantitatif dari hasil kuesioner serta uji lapangan. Hasil uji coba menunjukkan tingkat keefektifan dan efisiensi yang maksimal dari SI-PINTER, serta kemampuan triangulasi data yang dihasilkan oleh 3 modul tersebut.Kata kunci: sistem informasi manajemen, pendidik dan tenaga kependidikan, sekolah menengah kejuruan

Page 329 of 2522 | Total Record : 25219