Filter By Year

1945 2024


Found 190 documents
Search Pemerolehan Bahasa pada Anak Usia 3 Tahun

PENGARUH SOSIAL MEDIA YOUTUBE TERHADAP PEMEROLEHAN BAHASA ANAK USIA 3-4 TAHUN (STUDI PADA ANAK SPEECH DELAY) Mulia Kurniati; Nuryani Nuryani
Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 16, No 1 (2020): Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fjpbsi.v16i1.2494

Abstract

ABSTRAK: Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengaruh sosial media youtube terhadap pemerolehan bahasa anak usia 3-4 tahun yang dilakukan pada anak speech delay (keterlambatan bicara). Hal tersebut didasari atas pemahaman bahwa kemajuan teknologi yang dilengkapi fitur-fitur canggih seperti YouTube akan makin mempermudah kehidupan bersosial manusia. Demikian juga pada anak-anak yang masih dalam tahap pemerolehan bahasa. YouTube menjadi salah satu media yang menarik serta memiliki pengaruh dalam proses pemerolehan bahasa anak, terlebih bagi anak yang mengalami keterlambatan bicara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yaitu memaparkan sebuah situasi yang disajikan dalam bentuk uraian naratif. Responden penelitian ini adalah H yang sedang berada dalam fase fonologis dan fase sintaksis. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa media sosial Youtube memiliki pengaruh yang signifikan pada pemerolehan bahasa anak khususnya bagi anak speech delay. Banyaknya perbendaharaan kata yang ada di dalam media Youtube bisa mempengaruhi pemerolehan bahasa responden. Akan tetapi, sejauh ini, karena ada faktor eksternal maka responden mengalami kesulitan dalam menerima sejumlah stimulus positif dari media Youtube.KATA KUNCI: YouTube; Speech delay; pemerolehan bahasa. YOUTUBE SOCIAL MEDIA EFFECTS ON CHILDREN'S ACQUISITION LANGUAGE3-4 YEARS OLD (STUDY IN CHILDREN SPEECH DELAY) ABSTRACT: The purpose of this study is to describe the influence of YouTube on language acquisition in 3-4 years old toddler which having speech delay (late in speaking). This is based on the technology with features that are equipped with YouTube will further facilitate the social life of humans especially for children who are still in the language acquisition stage. YouTube has become an interesting medium and has a role in the process of acquiring children's language, especially for children who have speech delay. This study uses a qualitative descriptive study that presents a discussion presented in the form of narrative descriptions. Respondents of this study are H who are in phonological and syntactic phases. Based on the results of the study it can be concluded that social media Youtube has a significant effect on language acquisition specifically for children who are having a speech delay. The amount of vocabulary in Youtube can influence the acquisition of the respondent's language. However, beyond this, due to external factors, respondents have difficulty for receiving positive stimulus from YouTube.KEYWORDS: YouTube;  Speech delay;  language acquisition.
PEMEROLEHAN KALIMAT BAHASA INDONESIA ANAK USIA EMPAT TAHUN DUA BULAN (4;2) (STUDI KASUS PADA SEORANG ANAK) Gustanti, Nilda; Juita, Novia; Ngusman, Ngusman
Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 2, No 1 (2013): SERI B
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/833410

Abstract

This study was conducted to describe the following: (1) declarative sentence patterns children aged four years and two months, (2) the pattern of interrogative sentences children aged four years and two months, (3) pattern imperative sentence children aged four years and two months.This research is a qualitative study using descriptive methods. The data of this study is the pattern of declarative sentences, interrogative, and imperative children aged four years and two months. Data sources of this study is the speech act olds four years and two months. The methods used to collect the data of this study are proficient method, see, observations and supported by observation and recording techniques. The types of sentences in terms of the syntactic form be spoken by children ages 4;2 consists of sentences declarative, interrogative, and imperative. Declarative sentence patterns in terms of syntactic function be spoken  children ages 4;2 which is the Subject (S), the Subject-Predicate (S-P), Predicate-Object (P-O), Predicate (P), Predicate-Subject (P-S), Subject-Predicate-Object (S-P-O), Subject-Predicate-Complement (S-P-Pel), Subject-Description (S-Ket) and Subject-Predicate-Deskription (S-P-Ket). Interrogative sentence patterns that be spoken  children ages 4;2 is a pattern of what, who, when, where, why, and how. Imperative sentence patterns children ages 4;2 sent is to use patterns, encourage, hope, and banned.
Analisis Pemerolehan Bahasa Pada Anak Dengan Perhitungan Mean Length Of Utterance Dan Kajian Aspek Fonologi Anak Usia 4.7 Tahun Ahmad Midani; Hendra Setiawan
DIKLASTRI : Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, Linguistik, Bahasa Indonesia, dan Sastra Indonesia Vol. 2 No. 1 (2021): DIKLASTRI : Jurnal Pendidikan, Pembelajaran,Linguistik, Bahasa Indonesia dan Sa
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerolehan bahasa meruapakan salah satu cabang kajian psikolinguistik yang mengkaji tentang jumlah ujaran. Pemerolehan bahasa dapat di tentukan melalui perhitungan Mean Length of Utterance (MLU), adapun aspek yang dikaji dalam penelitian pemerolehan bahasa antara lain aspek fonologi, aspek morfologi, aspek sintaksis, dan aspek semantik. Penelitian ini menggunakan penedekatan kualitatif dengan metode observasional natural yakni peneliti melakukan observasi tidak trstruktur kepada subjek penelitian adapun teknik pengumpulan data dengan cara merekam dan mentranskripkan ujaran setiap kata yang diucapkan oleh subjek dan mengamati tingkah laku subjek, selanjutnya data disajiakn dalam bentuk tabel kemudian dihitung panjang ujaran subjek dengan menggunakan perhitungan Mean Length of Utterance (MLU) didapatkan hasil dari subjek 2,85 per tuturan dengan subjek yang berusia 4 tahun 7 bulan, hasil tersebut belum mencapai Mean Length of Utterance (MLU) yang telah ditetapkan. Terdapat beberapa faktor yang mepengaruhi hal tersebut seperti subjek jarang berinteraksi dengan lingkungan sekitar dan subjek lebih memilih bermain gawai dari pada bermain dengan teman seuisianya. Adapun aspek fonologi yang dianalisi ialah felapalan tuturan dari subjek hasil yang diperoleh bahwa subjek belum mampu mengucapkan fonem /l/ dan fonem /r/ dengan baik seperti fonem /l/ yang bergeser menjadi fonem /y/ atau pergeseran fonem /r/ menjadi fonem /l/. Hal tersebut dipengaruhi beberapa faktor seperti fonem yang di ucapkan orangtuanya dan ukuran rongga mulut subjek.
PEMEROLEHAN PRAGMATIK DALAM BAHASA ANAK STUDI KASUS PRINSIP KERJA SAMA – MAKSIM GRICE PADA ANAK USIA ENAM (6) TAHUN Qorinta Shinta
Dinamika Bahasa dan Budaya Vol 4 No 2 (2010)
Publisher : Universitas Stikubank (UNISBANK) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35315/bb.v4i2.423

Abstract

A Lecturer at STMIK PROVISI Semarang   The study is aimed at describing to what extent Maxim Grice Cooperation Principles affect a child in her interaction/ answering questions, what maxims were violated and what possible factors cause that also to what extent she employed hedges in her answers. The Maxim Grice under investigation was maxim of quantity, maxim of quality, maxim of relevant, and maxim of manner. The subject of this research was a six year old child studying at the first grade of Sompok Elementary School. The data were collected from 3 interviews and 1 phone conversation. The data were recorded and then transribed to be further analyzed. The data reveals that a six year old child was quite aware   not to violate Maxim Grice ( quantity, quality, and manner) by delivering straight forward answers. The violation to maxim of quality, quantity, and relevant that did occur showed that she had  little knowledge of the topics. However, the use of hedges by the child also showed  that she actually tried to obey maxim of quality since she was not certain about the accuracy of the informatin she gave. Key Words : Maxim Grice, Hedges, violate
PEMEROLEHAN BAHASA ANAK USIA 2-3 TAHUN PADA TAMAN PENITIPAN ANAK JAYA KARTIKA DILIHAT DARI PERKEMBANGAN FONETIK DAN MORFEMIK Sri Handayani; Mukti Widayati; Benedictus Sudiyana
JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Vol. 12 No. 1 (2024): JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/judika.v12i1.11250

Abstract

Perkembangan bahasa anak usia 2-4 tahun, terdapat pada periode perolehan kalimat anak sudah mengenal pola bercakap-cakap, sudah paham kapan dia harus berbicara dan kapan harus menjawab yang diajak bicara. Pada masa usia 2-4 tahun atau PAUD, masa ini perkembangan fonem, semantic, sintaksis, morfomik mulai berkembang, oleh sebab itu analisis perkembangan Bahasa anak usia 2-4 tahun atau usia PAUD perlu diamati, bagaimana pemerolehan bahasanya dari segi fonetik, semantik, sintaksis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pemerolehan perkembangan bahasa anak usia 2-3 tahun di Taman Penitipan Anak Jaya Kartika menurut perkembanga fonemik dan morfemik. Metode yang digunakan adalah observasi, menyimak, wawancara, dokumentasi, dan merekam. Data dikumpulkan diidentifikasi dari sumber data, selanjutnya data diklarifikasi berdasarkan perkembangan bahasa, kemudian data disimpulkan berdasarkan perkembangan bahasa secara fonemik dan morfemik. Masing-masing data diteliti dan diklarifikasi dari celotehan anak atau ungkapan dari anak. Hasil yang diperoleh adalah anak usia dua tahun dan tiga tahun memiliki perbedaan perkembangan perolehan bahasanya baik secara pemerolehan fonetik maupun morfemik.
PEMEROLEHAN BAHASA ANAK: KAJIAN FONOLOGI, MORFOLOGI, DAN SINTAKSIS PADA ANAK USIA 3 TAHUN Dhari, Putri Wulan
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.29592

Abstract

Penguasaan terhadap pemerolehan bahasa anak adalah salah metode yang tepat untuk meningkatkan kemampuannya dalam berkomunikasi. Hal tersebut menjadikan penelitian ini penting untuk dikaji. Penelitian ini memuat gambaran penguasaan pemerolehan bahasa pada anak berusia 3 tahun pada aspek fonologi, morfologi, dan sintaksis dengan subjek tunggal. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi, wawancara, dan simak-catat. Hasil penelitian membuktikan sebagai berikut; (1) pada aspek fonologi, ditemukan tuturan dengan perubahan bunyi, yaitu 28 data sinkop, 3 data apokop, dan 42 data aferesis; (2) pada aspek morfologi, 97 leksikon ditemukan dengan klasifikasi bentuk nomina, verba, adjektiva, adverbial, dan pronomina. Leksikon bentuk nomina merupakan data yang paling banyak ditemukan; dan (3) pada aspek sintaksis, tuturan yang dihasilkan berupa kalimat deklaratif, kalimat imperatif, dan kalimat interogatif. dengan ujaran yang sudah berpola tiga kata atau lebih dan struktur kalimat yang bervariasi.
PEMEROLEHAN BAHASA ANAK USIA 3-6 TAHUN DI DESA GIRIMARTO KECAMATAN GIRIMARTO KABUPATEN WONOGIRI PADA TAHUN 2021 Berlyana Rahmawati; Titik Sudiatmi; Suparmin Suparmin
Prosiding Seminar Nasional Bahasa, Sastra, dan Seni (Sesanti) Prosiding Seminar Nasional Bahasa, Sastra, dan Seni (Sesanti) 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pemerolehan kosakata benda anak usia 3-6 tahun di desa Girimarto dan mendeskripsikan proses produksi kalimat anak usia 3-6 tahun di desa Girimarto. Penelitian ini dilakukan melalui metode deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa kata dan kalimat. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 4 anak yang menjadi sampel dari beberapa dusun yang ada di desa Girimarto. Metode pengumpulan data yang digunakan melalui teknik simak dan catat. Di samping metode tersebut juga dilakukan dengan rekaman dan wawancara langsung dengan orang tua dan tetangga sekitar. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitiannya berupa pemerolehan kosakata benda anak usia 3-6 tahun di desa Girimarto dan produksi kalimat anak usia 3-6 tahun di desa Girimarto.
PEMEROLEHAN BAHASA PADA ANAK USIA 2 TAHUN 101 HARI PADA KELAS KATA VERBA Irena, Maurine
MATAPENA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 3 No 1 (2020): Current Issue
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Islam Majapahit (UNIM) Mojokerto Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa adalah sarana utama dalam berkomunikasi di kehidupan manusia di dunia ini baik dalam bentuk lisan, tulisan, ataupun yang hanya berupa simbol tertentu. Sebagai makhluk social manuial tidak dapat berkomunikasi tanpa bahasa, manusia mau tidak mau harus berinteraksi dengan manusia lain. Penelitian ini tentang studi kasus terkait dengan pemerolehan bahasa anak dalam kelas kata verba pada anak usia dini. Berkaitan dengan itu penguasaan suatu bahasa sangat dapat dipelajari dengan formal melalui pemahaman bagaimana bahasa itu terbentuk dan tercipta. Pengetahuan yang luas mengenai proses dan hakikat pemerolehan bahasa dapat sangat membantu anak dalam keberhasilan pembelajaran berbahasa pada anak. Untuk mengetahui pembagian tahap pemerolehan bahasa anak berdasarkan panjang rerata ujaran (PRU) atau mean length of utterance (MLU)
PENGARUH LINGKUNGAN PADA PEMEROLEHAN BAHASA JAWA-SERANG PADA ANAK USIA 2 TAHUN Chaeratunnisa Chaeratunnisa
PENTAS : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 2 (2020): PENTAS: November 2020
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh lingkungan sangatlah besar dalam mempengaruhi pemerolehan bahasa seorang anak. Terlebih anak tersebut berada dalam tahap awal – 2 tahun – yang sangat terbuka dan menjadikan alam sekitar beserta segala aktivitasnya sebagai data utama dalam pemerolehan bahasa. Peran andil lingkungan dalam artian sempit, seperti biologis/orang tua, pengasuh, lingkungan bermain, dan geografis menjadi acuan utama dalam penelitian ini. Objek penelitiannya adalah seorang anak usia 2 tahun yang tumbuh dan berkembang dari dua latar belakang pengasuh yang berbeda meskipun sama-sama berada di Kp. Pesisir, Desa Pedaleman, Kec. Tanara, Kab. Serang, Banten. Tujuan penelitian ini untuk melihat bagaimana keadaan lingkungan mempengaruhi seorang anak dalam proses pemerolehan bahasanya. Metode yang digunakan adalah deskripsi-kualitatif dengan menggunaka data primer dari hasil observasi langsung.
PEMEROLEHAN BAHASA PADA ANAK USIA 2 TAHUN 101 HARI PADA KELAS KATA VERBA Maurine Irena
MATAPENA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 3 No. 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Islam Majapahit (UNIM) Mojokerto Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Language is the main means of communication in human life in this world, both in oral, written, or only in the form of certain symbols. As social human beings cannot communicate without language, humans inevitably have to interact with other humans. This research is a case study related to the acquisition of children's language in verb word classes in early childhood. Related to that, mastery of a language can be learned formally through understanding how the language is formed and created. Extensive knowledge about the process and nature of language acquisition can greatly help children in the success of language learning in children. To determine the division of children's language acquisition stages based on the average length of speech (PRU) or mean length of utterance (MLU)

Page 4 of 19 | Total Record : 190