Filter By Year

1945 2024


Found 1,293 documents
Search KEAMANAN INFORMASI

Analisis Tingkat Kematangan Keamanan Informasi menggunakan Indeks Keamanan Informasi (Studi Kasus: Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pasuruan) Firdausy, Royke Renaldi; Aknuranda, Ismiarta
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 7 No 9 (2023): September 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dinas Informasi dan Komunikasi (DISKOMINFO) Kota Pasuruan adalah instansi yang menyelenggarakan tugas daerah dalam pembinaan dan pengembangan sistem informasi, pembinaan dan pemeliharaan jaringan komputer lintas disiplin, pengelolaan produksi dan penerbitan Informasi, pengelolaan dan pengembangan publik. komunikasi menurut Perwali Nomor 61 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Struktur Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi serta Tata Kerj a dinas Penerangan dan Perhubungan Kota Pasuruan. Dat a dISKOMINFO diolah pada sistem informasi yang sudah ada sehingga memerlukan penerapan sistem manajemen keamanan informasi sesuai dengan Peraturan Menteri Informasi dan Komunikasi Republik Indonesia No. Tahun 2016. Upaya untuk menjamin kelengkapan dan kualitas keamanan informasi menurut indeks keamanan informasi (KAMI) versi 4.0 menurut standar ISO 27001, memastikan bahwa sistem informasi diamankan secara efektif sesuai standar internasional. Hasil penggunaan indeks versi keamanan Informasi (KAMI) 4.0 di DISKOMINFO Pasuruan memberikan skor 31 untuk penggunaan sistem elektronik dan termasuk dalam kategori tinggi karena telah menjadi bagian penting dari proses yang sedang berlangsung. Hasil penilaian tingkat penyelesaian 5 bidang mendapat skor 22 dan tingkat kematangan domain Administrasi adalah level II, domain manajemen risiko level III, domain kerangka keamanan informasi adalah domain manajemen keuangan.produk level II, domain bidang teknologi informasi dan keamanan tingkat II. Selain itu, di area tambahan, ia memiliki skor 90% untuk perlindungan keterlibatan pihak ketig a dan skor 66,67% untuk perlindungan data pribadi. Berdasarkan penilaian dengan versi 4.0 dari indeks keamanan informasi(KAMI), disimpulkan bahwa itu adalah pada tahap finalisasi kerangk a dasar, yang berarti memerlukan beberapa saran untuk perbaikan dan implementasi penuh pekerjaan menuju persiapan implementasi ISO 27001: 2013.
PENGUKURAN TINGKAT KEAMANAN INFORMASI PADA UPT-PSI UNIVERSITAS MURIA KUDUS BERDASARKAN INDEKS KEAMANAN INFORMASI (KAMI) VERSI 4.2 Tachiyya Nailal Khusna; Bambang Sugiantoro
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 8, No 3 (2023)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v8i3.3720

Abstract

Keamanan merupakan faktor krusial dalam proses penerapan teknologi informasi di suatu institusi karena melindungi aset dari segala jenis ancaman. Evaluasi juga krusial dilakukan instansi untuk mengetahui tingkat pengamanan yang sudah dicapai. Unit Pelaksana Teknis – Pusat Sistem Informasi (UPT-PSI) merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang ada di Universitas Muria Kudus guna melayani kendala teknis yang dialami oleh pengguna atau user yang dalam hal ini adalah unit, fakultas maupun mahasiswa dalam menggunakan sistem yang ada di lingkungan Universitas Muria Kudus. UPT-PSI berperan dalam  Merencanakan, pengembangan dan pemeliharaan sistem informasi dan situs web, Menyelenggarakan dan mengelola data akademik, keuangan, hukum, dan data terkait lainnya sambil bekerja sama dengan organisasi lain. Selain itu, meningkatkan dan mengelola penyelenggaraan media pendidikan daring yang me-manfaatkan teknologi informasi dalam menjalankan prosedur tersebut. Prosedur tersebut merupakan langkah awal bagi setiap institusi yang harus diamankan, yang berdampak pada semakin seringnya terjadi insiden internal maupun ekster-nal.. oleh karena itu. Unit Pelaksana Teknis (UPT) Universitas Muria Kudus perlu dilakukan pengukuran terkait kea-manan informasi dan instansi sudah menerapkan pengamanan informasi dan melakukan pengukuran Penggunaan tools indeks KAMI dalam penelitian ini menggunakan Indeks KAMI versi 4.2 Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan melakukan analisis terhadap hasil implementasi Indeks KAMI SNI ISO/IEC 27001:2013. Hasil dari pengukuran ini di-peroleh tingkat kelengkapan sebesar 480. Dan tingkat kematangan berada pada level II sampai dengan III +. Berdasarkan hasil pengukuran akhir UPT-PSI Universitas Muria Kudus dikategorikan “Cukup Baik” terhadap kelengkapan penerapan standar SNI/ISO/IEC 27001:2013. Rekomendasi dari studi ini dapat digunakan sebagai tolok ukur dan evaluasi bagi otoritas yang melakukan perbaikan terkait keamanan informasi terhadap kerentanan keamanan informasi, serta dapat memastikan keputusan terhadap kebijakan keamanan informasi dalam satu instansi di masa depan.
ANALISIS TINGKAT KESIAPAN KEAMANAN INFORMASI PADA LEMBAGA TINGGI NEGARA RI MENGGUNAKAN INDEKS KAMI (KEAMANAN INFORMASI) 4.0 BERDASARKAN ISO 27001:2013 Daryl Adrianto
Jurnal Ilmiah Teknologi dan Rekayasa Vol 28, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/tr.2023.v28i3.5995

Abstract

Lembaga tinggi negara Republik Indonesia (RI) merupakan salah satu lembaga yudikatif tertinggi di Indonesia. Unit Teknologi Informatika di Lembaga Tinggi Negara memiliki tanggung jawab dalam pengelolaan informasi dari seluruh lingkungan di Lembaga tersebut. Data ini sangat penting dan kerahasiaannya sangat dijaga serta harus diamankan dengan standar yang jelas agar mencegah terjadinya kebocoran informasi. Keamanan sistem informasi menjadi hal yang penting untuk dilakukan sehingga data penting yang tersimpan di dalamnya terlindungi dengan baik.  Tujuan penelitian ini adalah evaluasi keamanan informasi pada suatu Instansi Lembaga Tinggi Negara Republik Indonesia dengan melakukan analisis tingkat kesiapan dan kematangannya. Metode yang digunakan untuk analisis adalah  Indeks KAMI (Keamanan Informasi) 4.0 . Analisis dilakukan berdasarkan pada kategori sistem elektronik yang meliputi 5 area yaitu tata kelola, pengelolaan risiko, kerangka kerja  ,  pengelolaan asset informasi, serta teknologi dan keamanan informasi. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa tingkat kematangan berada pada tingkat II sampai III+ dan tingkat kelengkapan mendapatkan skor 534. Lembaga tinggi negara RI secara keseluruhan dinyatakan cukup baik dalam melakukan sertifikasi ISO 27001:2013. Rekomendasi diberikan untuk setiap area Indeks KAMI berdasarkan ISO 27001:2013 untuk mendapatkan hasil kesiapan keamanan informasi yang lebih baik.
Analisis Manajemen Keamanan Informasi Menggunakan Indeks Keamanan Informasi Pada IT Support di Universitas Teknologi Mataram Zumratul Muahidin; Kusrini; Asro Nasiri
Explore Vol 12 No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Universitas Teknologi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35200/ex.v12i2.42

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di era industri 4.0 semakin pesat, sehingga resiko keamanan informasi semakin besar. Aset informasi yang lemah, membuat pihak yang tidak berkepentingan untuk mengganggu aktivitas yang berkaitan dengan asset instansi pendidikan. Keamanan informasi merupakan salah satu aspek yang sangat penting saat ini, terutama bagi organisasi maupun instansi pendidikan yang menggunakan teknologi informasi sebagai pendukung proses bisnisnya. IT Support Universitas Teknologi Mataram juga perlu menerapkan keamanan informasi berdasarkan standar kemanan informasi resmi seperti ISO/IEC 27001: 2013 yang merupakan sepaket pedoman serta prosedur yang berhubungan pada keamanan informasi, ISO 27001: 2013 juga menjadi pedoman internasional yang paling banyak di gunakan untuk information security management yang di publikasikan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Maka dalam rangka melaksanakan ISO 27001: 2013 penulis berinisiatif melakukan “Analisis Manajemen Keamanan Informasi Menggunakan Indeks Kemanan Informasi Pada IT Support” untuk memastikan kesiapan/kematangan Keamanan Informasi di Universitas Teknologi Mataram. Hasil penelitian dengan Indeks KAMI versi 4.1 didapatkan asil skor SE (Sistem Elektronik) pada IT Support Universitas Teknologi Mataram adalah 18, yang artinya peran dan tingkat kepentingan TIK termasuk kedalam kategori tinggi. Hasil penilaian kelima area yang telah dilakukan adalah sebesar 278, berada pada rentang tingkat kematangan level I+ s/d II dimana level ini berada pada kondisi Pemenuhan Kerangka Kerja Dasar.
EVALUASI KEAMANAN INFORMASI PERGURUAN TINGGI MENGGUNAKAN INDEKS KEAMANAN INFORMASI (KAMI) VERSI 5.0 Muhammad Rizkillah
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 3 No. 10: Juni 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era digital yang dipengaruhi oleh sistem informasi, evaluasi keamanan informasi di organisasi menjadi sangat penting untuk mengidentifikasi kerentanan, risiko potensial, memastikan kepatuhan terhadap peraturan, dan mendukung budaya kesadaran keamanan serta keselarasan dengan tujuan strategis organisasi. Indeks KAMI, mengacu pada standar ISO/IEC 27001:2013, terbukti sebagai alat evaluasi yang efektif untuk meningkatkan keamanan informasi di berbagai organisasi. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus untuk mengevaluasi tingkat keamanan informasi di perguruan tinggi XYZ melalui berbagai kategori seperti Sistem Elektronik, Tata Kelola Keamanan Informasi, Pengelolaan Risiko, Kerangka Kerja Pengelolaan Keamanan Informasi, Pengelolaan Aset Informasi, Teknologi dan Keamanan Informasi, Pelindungan Data Pribadi (PDP), dan Suplemen. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa keamanan informasi di perguruan tinggi masih banyak berada dalam level Kondisi Awal atau Penerapan Kerangka Kerja Dasar. Upaya lanjutan perlu dilakukan untuk meningkatkan keamanan informasi sesuai standar, demi menjaga integritas, ketersediaan, dan kerahasiaan data sensitif di lingkungan perguruan tinggi.
Evaluasi Keamanan Sistem Informasi Menggunakan Fuzzy FMEA Berbasis Framework ISO/IEC 27001:2013 untuk Meningkatkan Keamanan Informasi Kusnandar, Aris
Jurnal Sistem Informasi Bisnis Vol 14, No 2 (2024): Volume 14 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21456/vol14iss2pp181-190

Abstract

Very few organizations are not aware of the importance of information security, even though information security is important to the running of an organization. Dinas Kependudukan XYZ faces a number of information security threats from various sources. Every security threat such as information theft, fraud, vandalism, and computer hacking will affect the organization. This research uses the ISO/IEC 27001:2013 framework as a method for. analyze risks. The risk value calculation uses the FMEA method which is integrated with the fuzzy method to determine the risk level of information security threats based on ISO/IEC 27001:2013. The research results are in the form of a risk processing report containing a list of risk priorities and control plans according to the ISO/IEC 27001:2013 standard. The information security risk priorities obtained in this research were 13 very high priority and 10 high priority. This proves that the organization has not complied with standard security/information procedures so it needs to document security policies based on ISO/IEC 27001:2013 to provide a sense of security and increase trust in the public.
PENGAJUAN SKEMA SERTIFIKASI SNI ISO 27001:2013 SISTEM MANAJEMEN KEAMANAN INFORMASI PT GARUDA SERTIFIKASI INDONESIA UNTUK KEAMANAN INFORMASI BERWIRAUSAHA DI SELURUH INDONESIA I Komang , Sulatra; Ida Bagus Gde Nova , Winarta; Dewa Ayu Made Diah Kumala , Dewi
LOKATARA SARASWATI Vol 2 No 2 (2023): Lokatara Saraswati: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Bahasa Asing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/lokasaraswati.v2i2.8488

Abstract

PT Garuda Sertifikasi Indonesia adalah satu-satunya agensi yang memberikan pelayanan berupa penyediaan sertifikasi ISO di Bali. Ada 7 skema sertifikasi yang ditawarkan sebelumnya namun karena banyaknya permintaan mengenai Sistem Informasi Keamanan Management Sistem, perusahaan kemudian mengajukan proposal untuk skema tersebut ke KAN (Komite Akreditasi Nasional). Ada beberapa tahapan yang harus dilalui untuk melengkapi persyaratan dari pengajuan skema tersebut, seperti auditing, menyiapkan auditor yang kompeten untuk skema tersebut. Sementara untuk penyediaan auditor tersebut, maka staff auditor harus mengikuti Lead Auditor Course dari skema ini dan mengaudit beberapa perusahaan yang mengajukan skema ini. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan dengan memberikan ide-ide yang dapat membantu penyediaan produk dan kesiapan staff perusahaan untuk Skema SNI ISO 27001:2003 sehingga dapat segera ditawarkan kepada para klien yang memerlukan sertifikat untuk skema ini. Dengan mengasistensi para staff di PT Garuda Sertifikasi Indonesia ini untuk pemahaman mengenai Skema SNI ISO 27001:2003 ini, seluruh karyawan dapat memahami dan menjadi andalan perusahaan untuk memasarkan produk baru dari perusahaan ini.
Penerapan Sistem Manajemen Keamanan Informasi ISO 27001 pada Perpusnas RI dalam mendukung Keamanan Tata Kelola Teknologi Informasi Fattah Ys, Moh. Abdul; Parga Zen, Bita; Wasitarini, Dewi Endah
Cyber Security dan Forensik Digital Vol. 6 No. 2 (2023): Edisi Bulan November tahun 2023
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/csecurity.2023.6.2.4190

Abstract

Perpustakaan Nasional RI (Perpusnas) merupakan sebuah institusi yang menyimpan dan mengelola informasi dan pengetahuan nasional, harus memastikan bahwa teknologi informasi yang digunakan dalam operasinya aman dan terlindungi dari serangan siber dan ancaman lainnya. Saat ini manajemen risiko tata kelola teknologi informasi (TI) pada Perpusnas belum diterapkan seperti Standar ISO 27001 tujuan dari penelitian ini adalah menyusun dampak risiko yang ada di Perpustakaan Nasional RI menggunakan standar ISO 27001. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dan data diperoleh melalui wawancara dengan Ketua Tim Audit Perpusnas yang terlibat dalam manajemen TI. Hasil dari penelitian adalah menemukan beberapa risiko yang masih belum terbaiki. Yang saya temukan diantara adalah atap ruangan yang rusak tidak diperbaiki, beberapa aset yang tidak teridentifikasi, pegawai yang merangkap tugas, dan kekurangannya pegawai. peneliti berharap dengan adanya penelitian ini pihak perpusnas segera diperbaiki untuk pelayanan yang lebih bagus kembali. Kata kunci: ISMS, ISO 27001, Perpustakaan Nasional RI  --------------------------------------------------- The National Library of Indonesia (Perpusnas) is an institution that stores and manages national information and knowledge, must ensure that the information technology used in its operations is safe and protected from cyber attacks and other threats. Currently, information technology (IT) governance risk management at the National Library has not been implemented according to the ISO 27001 standard. The purpose of this research is to compile the impact of risks that exist in the National Library of Indonesia using the ISO 27001 standard. This study adopted a qualitative approach and the data was obtained through interviews with the chairman. National Library of Indonesia Audit Team involved in IT management. The result of the research is to find some risks that are still not resolved. Researcher find that among them was the damaged roof of the room that was not repaired, several unidentified assets, employees who had multiple tasks, and a shortage of employees With this research, ideally, the National Library of Indonesia will immediately improve it for better service again. Keywords: ISMS, ISO 27001, RI National Library
Evaluasi Keamanan Teknologi Informasi Menggunakan Indeks Keamanan Informasi 5.0 dan ISO/EIC 27001:2022 Jelita, Lucia Devlina Adventia; Al Azam, Moh Noor; Nugroho, Aryo
Jurnal Saintekom : Sains, Teknologi, Komputer dan Manajemen Vol 14 No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : STMIK Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33020/saintekom.v14i1.623

Abstract

In the era of digital transformation, data has become something valuable but vulnerable to leaks. According to Lanskap Keamanan SIber Indonesia 2022, there were 311 data leakage incidents that occurred in Indonesia. Many tools can be used to evaluate information security, one of which is the Information Security Index (ISI). KAMI is a tool to assess the level of information security readiness of an organization based on the SNI ISO / IEC 27001 standard. PT Kano Teknologi Utama is a company that uses information technology in its daily operations. Therefore, researchers conducted an information technology security evaluation to determine the condition of information security and can evaluate it so that security becomes better. The evaluation is carried out by conducting observations and interviews at the company. The data that has been obtained will then be assessed according to OUR Index. Based on the results of the Our Index assessment, the electronic system category score obtained is 19 and is included in the high category. While the final evaluation result is "Good Enough" with a final score of 674 and the level of completeness of implementation based on the ISO 27001 standard is at levels II to IV.
Penerapan COBIT 5 dalam Audit Keamanan Informasi di Instansi Pemerintahan Kota Binjai:Literature Review: Penerapan COBIT 5 dalam Audit Keamanan Informasi Syaiful Ikhram Lubis; Atmaja, Bintang Dwi; Zulkifl; Husein, Abdullah
Jurnal Teknik Industri, Sistem Informasi dan Teknik Informatika Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Teknik Industri, Sistem Informasi, dan Teknik Informatika
Publisher : Universitas Bakti Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini menginvestigasi penerapan COBIT 5 dalam audit keamanan informasi di instansi pemerintah Kota Binjai,. Keamanan informasi menjadi krusial dalam konteks pengelolaan data pemerintah yang sensitif dan kompleks. COBIT 5 dipilih sebagai kerangka kerja untuk mengevaluasi dan meningkatkan tata kelola teknologi informasi, dengan fokus pada kepatuhan, pengendalian internal, dan pencapaian tujuan bisnis. Melalui review literatur, tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi praktik terbaik, menggambarkan permasalahan yang dihadapi, serta memberikan rekomendasi praktis untuk memperkuat keamanan informasi. Temuan menunjukkan bahwa instansi pemerintah Kota Binjai, seperti banyak organisasi lainnya, mengalami peningkatan dalam manajemen risiko dan kualitas layanan setelah menerapkan COBIT 5. Hasil ini menyoroti pentingnya adaptasi COBIT 5 terhadap konteks lokal untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan keamanan informasi. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi teoritis dan aplikatif dalam pengembangan kebijakan keamanan informasi di tingkat lokal, tidak hanya untuk Kota Binjai tetapi juga untuk daerah lain di Indonesia.

Page 5 of 130 | Total Record : 1293