Filter By Year

1945 2024


Found 1,209 documents
Search PENELITIAN DI INDONESIA

KONSTRUKSI METODOLOGI DALAM MATERI PENULISAN DAN PENELITIAN HUKUM (MPPH): ANALISIS PENDEKATAN NORMATIF DAN EMPIRIS DALAM PENGEMBANGAN KUALITAS PENELITIAN HUKUM DI INDONESIA Nurliana, Amelia; Hidayat, Erwan Ramdhan; Zur’ain, Muhammad Ikbal; Lathif, Nazaruddin
YUSTISI Vol 13 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/yustisi.v13i1.22722

Abstract

Konstruksi metodologi penelitian hukum dalam Materi Penulisan dan Penelitian Hukum (MPPH) yang mengintegrasikan pendekatan normatif dan empiris menjadi fondasi penting untuk meningkatkan kualitas penelitian hukum di Indonesia. Pendekatan normatif menekankan analisis terhadap norma hukum, putusan pengadilan, dan doktrin hukum, sedangkan pendekatan empiris fokus pada implementasi hukum dalam praktik sosial. Integrasi kedua pendekatan ini meningkatkan validitas, relevansi, dan akuntabilitas penelitian, sekaligus menghasilkan rekomendasi hukum yang aplikatif. Kendala penerapan MPPH, seperti keterbatasan pemahaman metode empiris, akses sumber hukum, dan kemampuan analisis kritis, dapat diatasi melalui penguatan kompetensi metodologis, pemanfaatan basis data hukum digital, bimbingan akademik, penerapan etika penelitian, serta integrasi pembelajaran multidisipliner. Dengan strategi ini, penelitian hukum menjadi valid, sistematis, dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademik, serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu hukum dan pembentukan kebijakan hukum di Indonesia.
Tren Penelitian Kemampuan Representasi Matematis dalam Jurnal Pendidikan Matematika Berorientasi Sustainable Living di Indonesia: Tinjauan dari Desain Penelitian sampai Analisis Data Dini Andiani; Darhim; Elah Nurlaelah; Fadli Azis
Jurnal Riset Pendidikan Matematika Jakarta Vol. 8 No. 1 (2026): Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Riset Pendidikan Matematika Jakarta Volume 8, Nomor
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jrpmj.v8i1.66105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tren penelitian pendidikan mengenai kemampuan representasi matematis yang dipublikasikan dalam jurnal-jurnal pendidikan matematika di Indonesia pada periode 2014 sampai 2022. Dengan menggunakan pendekatan analisis isi kualitatif, penelitian ini menelaah berbagai pola yang meliputi desain penelitian, jenjang pendidikan subjek penelitian, topik matematika yang dikaji, teknik analisis data yang digunakan, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, serta keterkaitannya dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals / SDGs). Hasil kajian menunjukkan bahwa jumlah publikasi mengalami perkembangan yang tidak stabil, dengan peningkatan yang cukup signifikan pada tahun 2018 setelah terjadi penurunan tajam pada tahun 2017. Dari sisi metodologi, desain penelitian kuantitatif masih sangat mendominasi, khususnya penelitian yang menggunakan statistik deskriptif dan metode inferensial dasar, seperti uji t dan ANOVA. Ditinjau dari subjek penelitian, peserta didik tingkat sekolah menengah pertama merupakan kelompok yang paling sering dijadikan objek kajian. Sementara itu, materi geometri menjadi topik yang paling banyak diteliti, sedangkan domain bilangan masih relatif jarang mendapatkan perhatian. Dalam aspek pemanfaatan teknologi, sebagian besar penelitian belum mengintegrasikan teknologi secara eksplisit dalam proses pembelajaran, meskipun terdapat peningkatan yang cukup terlihat pada masa pandemi COVID-19. Selain itu, meskipun sebagian besar penelitian secara tidak langsung mendukung pencapaian SDG 4 tentang pendidikan berkualitas, keterkaitan secara eksplisit dengan kerangka keberlanjutan global masih sangat terbatas. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan kajian selanjutnya yang lebih beragam dari sisi metodologi, lebih luas dalam cakupan materi matematika, serta lebih terarah dalam mengaitkan penelitian pendidikan matematika dengan agenda pendidikan global dan pembangunan berkelanjutan.
Tren Penelitian Inovasi Manajemen Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Jurnal PAI di Indonesia: dari Desain Penelitian Hingga Analisis Data M Rizqon Al Musafiri
Southeast Asian Journal of Islamic Education Management Vol. 3 No. 2 (2022): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo (previously known as IAIN Ponorogo)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/sajiem.v3i2.107

Abstract

In this modern era, education is an important means of producing a competent society for the 21st century. This study uses content analysis in several Islamic Religious Education journals published in Indonesia in 2010-2022. This study aims to collect information related to Islamic education learning innovations in Indonesia. This research study uses the principle of content analysis by focusing on findings from various studies that have been published in scientific journals in Indonesia. This research method uses literature study. The data source for this research was collected from the results of content analysis of Islamic Religious Education articles. All articles were taken from the Journal of Islamic Religious Education which was registered on the Science and Technology Index (SINTA) in July 2022. The trend found was an increase starting in the last four years. Among the hundreds of published studies, it was found that quantitative research was the most common. Grade VIII students were the most research subjects chosen by the researchers. PBL is a treatment that has been extensively researched in Islamic education learning innovation research. While the t-test is the instrument that is often used in this study.  Kata Kunci: Innovation, Islamic religious Education, Information and technology
LAPORAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS PENGGUNAAN MEDIA PETA SUKU & KULINER INDONESIA (META SUKI) UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA TENTANG KEBERAGAMAN BUDAYA DI KELAS IV SD: Penelitian Tindakan Kelas Elsa Febrina Harahap; Asrar Aspia Manurung; Lydia Doris Fransiska Simaremare
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6232

Abstract

This classroom action research aims to improve students’ understanding of cultural diversity in Indonesia, particularly regarding ethnic groups and culinary traditions, through the use of the Indonesian Ethnic and Culinary Map Media (META SUKI). The study was conducted in two cycles with fourth-grade students of SD Negeri 065853 Medan. Each cycle consisted of planning, action, observation, and reflection stages. Data were collected using tests, observations, and documentation. The results showed a significant increase in student learning outcomes. The average score increased from 57.25 in the pre-test to 70.25 in the first cycle post-test, and further to 78.75 in the second cycle post-test. The percentage of students achieving the minimum passing grade (KKM) improved from 30% to 80%. These findings indicate that the use of META SUKI media effectively enhances students’ cognitive understanding, engagement, and motivation in learning about Indonesia's cultural richness. The media also supports multisensory learning and fosters collaboration and active participation among students.
Catatan Akademik Atas Tren “Social-Tech” Dalam Penelitian Psikologi Siswa Pada Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) Arlinkasari, Fitri; Yudhaningrum, Lupi; Maulana, Herdiyan
ANIMA Indonesian Psychological Journal Vol 41 No 1 (2026): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 41, No. 1, 2026)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/aipj.v41i1.8555

Abstract

The "Social-Tech" approach is gaining popularity in student Psychology research, as evidenced by the Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI). Beyond being a research theme, a growing number of students are also implementing the use of technology in their research, but without a solid theoretical understanding and structured guidance and mentoring. In this Letter to the Editor (LtE), the authors urge psychology practitioners and scientists, as well as journal managers, to move from access to action, as it is a shared responsibility to ensure that innovation thrives on a solid foundation of psychology theory, sound methodology, and strong research ethics.
Tren Penelitian Dakwah Digital Berbasis Tiktok di Indonesia : dari Desain Penelitian hingga Analisis Data Ari Setiawan; Aprilliantoni Aprilliantoni; Miftahudin Miftahudin; Lala Latifah; Maulana Arif Tegar S
Jurnal Media Informatika Vol. 7 No. 4 (2026): Edisi Juli - Agustus IN PRESS
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v7i4.9212

Abstract

Dakwah virtual melalui platform tiktok sebagai bentuk adaptasi terhadap digitalisasi informasi merupakan keniscayaan yang tidak bisa dihindari. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kelebihan dan kelemahan metodologi yang digunakan, menentukan gap penelitian dan menjadi roadmap penelitian mendatang. Menggunakan metode systematic literatur review (SLR) pada sejumlah artikel, dengan pedoman analisis konten tujuh aspek pada 12 artikel inklusi, kemudian dianalisis dengan klasifikasi kategori yang telah ditentukan. Studi ini mengungkap bahwa penelitian dakwah ditiktok masih sangat minim dan terlalu sederhana. Desain penelitian kualitatif merupakan yang paling dominan dengan subjek terbanyak dari kalangan mahasiswa. Instrumen terbesar berupa kuesioner dan gaya analisis deskriptif kuantitatif paling umum digunakan, tanpa ada treathmen/perlakuan pada seluruh penelitian. Dari temuan ini, terdapat beberapan saran dan rekomendasi untuk penelitian selanjutnya meliputi peningkatan frekuensi penelitian adaptif dengan mixed methods, pengembangan tema pada aspek krusial.
PENELITIAN TENTANG KENDALA DALAM PENGGUNAAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN DAN TINGKAT PERSIAPAN DIGITAL DI SEKOLAH MENENGAH INDONESIA: PENELITIAN DI SMA NEGERI 5 PADANG Rahmadesi, Nurjanah; Jasrial; Zen, Zelhendri
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.53953

Abstract

The transformation of education through digital means has notably propelled secondary schools in Indonesia to adopt digital tools in their teaching and learning frameworks. Nevertheless, the application of educational technology continues to face various obstacles that could impede the success of learning that is based on digital platforms. This research intends to identify the challenges in the application of educational technology and evaluate the extent of digital readiness among school stakeholders at SMA Negeri 5 Padang. A quantitative descriptive methodology was utilized, employing a survey approach. Information was gathered via questionnaires given to teachers and students chosen through purposive sampling. The research tool was crafted taking into account the aspects of Technology Readiness, digital literacy, technological infrastructure, and institutional support. Data were analyzed using descriptive statistics alongside a digital readiness index. The results show that SMA Negeri 5 Padang possesses a high level of digital readiness, reflected by an average index score of 3.84 out of five. Among the evaluated aspects, technological optimism and adaptability received the highest ratings, while challenges remain regarding infrastructure availability and the quality of internet connectivity. Key obstacles identified consist of inconsistent internet access, varying levels of digital skills among users, lack of ongoing training in educational technology, and ineffective use of digital learning resources. These findings imply that while individual capability to embrace technology is relatively strong, there is still a need to enhance the school's digital framework through upgraded infrastructure, improved digital skills for teachers, and long-term policy backing. This research offers practical insights for the formulation of digital transformation strategies within Indonesian secondary education to create more effective, inclusive, and flexible learning environments in light of technological evolution. The findings align with earlier studies that highlight the importance of digital readiness, technological proficiency, and institutional support as crucial factors for the successful integration of educational technology in secondary institutions.
Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah pengaturan perlindungan varietas tanaman di Indonesia dan bagaimanakah bentuk tindak pidana terhadap perlindungan varietas tanaman serta persoalan penyidikannya di Indonesia. Metode Taliwongso, Ronna Novy Yosia
LEX ET SOCIETATIS Vol 2, No 8 (2014): Lex Et Societatis
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan HKI adalah permasalahan yang terus berkembang dan dari tahun ke tahun semakin bertambah kompleks, ini disebabkan karena perannya yang semakin menentukan terhadap laju percepatan pembangunan nasional terutama dalam era globalisasi. Era globalisasi dapat ditandai dengan transparansi semakin canggih sehingga berbagai kejadian atau penemuan di suatu belahan dunia akan lebih mudah diketahui dan segera tersebar dibelahan dunia lainnya. Upaya perlindungan terhadap Hak Atas Kekayaan Intelektual sudah saatnya menjadi perhatian, kepentingan dan kepedulian semua pihak agar tercipta kondisi yang kondusif. Di Indonesia sendiri hal tersebut mulai terjadi sejak Indonesia meratifikasi convention Establishing The WTO (World Trade Organization) dengan UU No.7 Tahun 1994,di ikuti dengan perkembangan-perkembangannya. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan yuridis normatif. Bahan-bahan hukum yang digunakan diperoleh dari penelitian kepustakaan dan terdiri dari bahan-bahan hukum primer,  dan bahan hukum sekunder. Bahan-bahan hukum yang telah dikumpulkan dianalisis secara deskriptif dan normatif. Hasil penelitian menunjukkan tentang bagaimana bentuk-bentuk pelanggaran hukum atas hak kekayaan intelektual di bidang merek di Indonesia dan  bagaimana perlindungan hukum atas hak kekayaan intelektual di bidang merek di Indonesia. Pertama, ada 3 bentuk pelanggaran Merek: 1. Pembajakan Merek; Pembajakan Merek terjadi ketika suatu merek, biasanya merek terkenal asing yang belum terdaftar kemudian didaftarkan oleh pihak yang tidak berhak. 2. Pemalsuan Merek; Pemalsuan merek dapat terjadi ketika suatu produk palsu atau produk dengan kualitas lebih rendah di tempeli dengan merek yang terkenal. 3. Peniruan Merek; Peniruan merek hampir mirip dengan pemalsuan suatu produk,bedanya pada pemalsuan merek label atau kemasan produk yang digunakan adalah tiruan dari yang aslinya.  Kedua,           Perlindungan hukum atas hak kekayaan intelektual di bidang merek di Indonesia terdiri dari perlindungan hukum Prevensif dan Represif. Secara Prefentif yakni melakukan pencegahan terjadinya pelanggaran merek dagang melalui saran-saran kepada pemilik merek untuk mendaftarkan mereknya agar dapat dilindungi secara hukum. Secara Represif yaitu perlindungan yang dilakukan menangani pelanggaran hak atas merek sesuai dengan perlindungan peraturan perundang-undangan yang berlaku melalui lembaga peradilan dan aparat penegak hukum lainnya seperti kepolisian, pejabat pegawai negara sipil(PPNS), dan kejaksaan untuk melakukan penindakan terhadap pelanggaran merek. Dari hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa bentuk-bentuk pelanggaran hukum atas Hak Kekayaan Intelektual di bidang Merek di Indonesia yaitu dengan sengaja dan tanpa hak menggunakan merek yang sama pada pokoknya atau keseluruhannya dengan merek terdaftar milik pihak lain atau barang dan/atau jasa sejenis yang diproduksi dan/atau diperdagangkan. Perlindungan hukum atas hak kekayaan intelektual di bidang merek di Indonesia terdiri dari perlindungan hukum Prevensif dan Represif.
PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA OLEH GURU MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS VI SD NEGERI 1 PEUSANGAN (Penelitian di bidang linguistik: ditinjau dari segi morfologi bahasa) Karizmi dan Fitria Agustia2, Muhammad
Jurnal Pendidikan Dasar (JUPENDAS) JUPENDAS, ISSN: 2355-3650, Vol. 01, No. 01, Maret 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan Dasar (JUPENDAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini didasari oleh adanya kesalahan berbahasa di bidang morfologi. Dalam penggunaan bahasa Indonesia di bidang morfologi terdapat kesalahan-kesalahan berbahasa yaitu kesalahan pada afiksasi, reduplikasi, pemajemukan, diksi, dan pleonasme. Penggunaan bahasa Indonesia yang digunakan oleh guru ketika mengajar mata pelajaran Bahasa Indonesia belum sesuai, masih terdapat kesalahan berbahasa di bidang morfologi sehingga hal ini berpengaruh pada proses pembelajaran yang disampaikan oleh guru. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan data tentang tingkat kesalahan penggunaan bahasa Indonesia guru di bidang morfologi bahasa, yaitu dilihat dari segi afiksasi, reduplikasi, kata majemuk, diksi, dan pleonasme. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Sumber data ialah guru SD Negeri I Peusangan yang berjumlah 1 orang. Data dalam penelitian ini diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi/rekaman video. Berdasarkan hasil penelitian menjelaskan bahwa penggunaan bahasa Indonesia di bidang morfologi yang digunakan oleh guru bahasa ketika mengajar masih banyak terdapat kesalahan. Hal ini dibuktikan dengan banyak ditemukan kesalahan-kesalahan berbahasa pada afiksasi, seperti penggunaan kata ni, dah, tros, betol, kemaren, liat, abes, cobak, dan lain-lain. Kesalahan pada reduplikasi, seperti pengulangan kata coret moret, tidak pa-pa, cobak-cobak, dan rame-rame. Kesalahan pada diksi, seperti kata dia yang terdapat pada kalimat “dia itu bersajak ab-ab”, dan kesalahan pada pleonasme, seperti kata maju dan kata ke depan yang terdapat pada kalimat “coba maju ke depan”.Kata kunci : mata pelajaran Bahasa Indonesia, morfologi.
Penelitian e-Government di Indonesia: Studi Literatur Sistematis dari Perspektif Dimensi Pemeringkatan e-Government Indonesia (PeGI) Firdaus Masyhur
IPTEK-KOM : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi Vol 19, No 1 (2017): JURNAL IPTEK-KOM (JURNAL ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI)
Publisher : BPSDMP KOMNFO Yogyakarta, Kementerian Komunikasi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33164/iptekkom.19.1.2017.51-62

Abstract

Perkembangan e-Government di Indonesia tidak menunjukkan tren positif. Faktor penyebabnya, antara lain minimnya kontribusi lembaga penelitian dan pengembangan dalam memberikan berbagai masukan dalam mengoptimalkan investasi. Kajian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penelitian-penelitan yang telah dilakukan selama lima tahun terakhir dari perspektif dimensi Pemeringkatan e-Government Indonesia (PeGI) yaitu dimensi kebijakan, kelembagaan, infrastruktur, aplikasi, dan perencanaan. Penelitian ni menggunakan metode Systematic Literatur Review dengan sumber data Portal Garuda-Indonesian Publication Index (IPI). Jumlah artikel yang ditemukan sebanyak 105 yang kemudian dikelompokkan berdasarkan dimensi PeGI dan metode penelitian yang digunakan. Hasil penelitian membuktikan bahwa secara kuantitas jumlah penelitian terkait e-Government masih kurang. Selanjutnya, hasil-hasil penelitian penelitian juga tidak menunjukkan kontribusi signifikan dalam pengembangan e-Government di Indonesia. Namun fakta tersebut membuka potensi penelitian dengan tema e-Government yang masih sangat besar. Penelitian  dengan tema ini membutuhkan dukungan pemerintah dan kolaborasi berbagai lembaga terkait sehingga berkontribusi meningkatkan posisi e-Government Indonesia.

Page 5 of 121 | Total Record : 1209