Filter By Year

1945 2024


Found 1,304 documents
Search KEAMANAN INFORMASI

KEPASTIAN HUKUM DALAM ASPEK PERLINDUNGAN KONSUMEN TERHADAP INFORMASI KEAMANAN PRODUK DAN PENCANTUMAN LABEL KATEGORI PANGAN Fitriana, Diana
Jurnal De Jure Muhammadiyah Cirebon Vol 7 No 1 (2023): De Jure Muhammadiyah Cirebon (DJMC)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/djmc.v7i1.4237

Abstract

Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection of the Republic of Indonesia explains that consumer rights include the right to comfort, security and safety in consuming goods and services. protection for consumers must be a serious concern by the government, especially for food products circulating in the community, so that consumers and society in general do not become victims of irresponsible producers. Business actors are prohibited from producing and/or trading goods and/or services as stipulated in Article 8 Paragraph (1) letter i UUPK, namely not placing labels or making descriptions of goods containing the name of the goods, size, net or net weight/content, composition, rules for use, date of manufacture, side effects, name and address of business actor and other information for use according to applicable laws and regulations. This study aims to find out how the consumer protection law is applied to expired food products and how to monitor and prevent expired food / food and beverage products circulating in the community. To support this research, data collection techniques were used in the form of interviews and literature studies. The results of the study show that the application of consumer protection laws has not been carried out optimally where entrepreneurs as providers of goods and services pay less attention to their obligations and consumer rights as well as the community does not pay much attention to their rights as consumers. The role of BBPOM towards consumers and guidance to business actors is a form of legal protection for the community through the process of outreach, guidance, inspection and supervision of the distribution of food products circulating at consumer shopping centers or facilities. Keywords: Food Safety, Label, Legal Certainty
TATA KELOLA REKAM MEDIS BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DALAM PENANGANAN KERAHASIAAN DAN KEAMANAN DATA PASIEN DENGAN METODE KRIPTOGRAFI Aellen Sarce Joel; Falaah Abdussalaam; Yuyun Yunengsih
Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika dan Komunikasi Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika dan Komunikasi (JIMIK)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) AMIK Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jimik.v4i3.287

Abstract

Confidentiality and security of patient data in hospitals is very important and data protection is mandatory. In this study, a problem was found, namely that there was no guarantee of protecting the security and confidentiality of patient data which allowed the data to leak. This study aims to design an information technology-based medical record governance system to maintain the confidentiality and security of patient data. The research technique uses a qualitative methodology with a descriptive approach and collects data through observation, interviews and literature studies. While the waterfall method is used to develop the system through the stages of needs analysis, design, implementation and testing. The system design was carried out using Microsoft Visual Studio 2010 which was implemented using the AES (Advanced Encryption Standard) Rijndael cryptography algorithm. The results of the research that has been done are obtained that the existence of information technology-based medical record governance in handling the confidentiality and security of patient data using AES cryptography can increase the confidentiality and security of patient data in medical record management.
ANALISIS MANAJEMEN INSIDEN KEAMANAN INFORMASI MENGGUNAKAN STANDAR ISO 27002:2013 (STUDI KASUS: DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA PROVINSI JAWA TIMUR) Muhammad Muharrom Al Haromainy; Annisa Dwi Puspitarini; Budi Nugroho
Jurnal Ilmiah Komputer Terapan dan Informasi Vol. 2 No. 1 (2023): Vol. 2 No. 1: JIKTI - April 2023
Publisher : Program Studi D-III Teknologi Informasi Politeknik 'Aisyiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen insiden keamanan informasi merupakan tindak pengelolaan data yang perlu dilakukan oleh instansi pemerintahan untuk menjaga keamanan dan konsistensi atas validnya ketersediaan informasi. Berkembangnya teknologi menjadikan instansi pemerintahan juga melakukan pelayanan dengan memanfaatkan teknologi digital dan berusaha untuk menerapkan e-government yang menjadikan risiko insiden keamanan informasi semakin meningkat. Kejadian kejahatan di bidang keamanan informasi yang terkait dapat berupa penyerangan keamanan, pencurian data pada perangkat lunak yang dapat dilakukan dengan memanfaatkan media email, serta serangan hacker atas beberapa website instansi pemerintah dengan domain go.id. Beberapa penelitian terdahulu telah dilakukan untuk meningkatkan manajemen insiden keamanan informasi pada berbagai instansi pemerintahan yang bergerak di bidang teknologi dan informasi. Kerangka kerja atau framework yang digunakan dalam melakukan audit tersebut beragam dengan tingkat standar yang berbeda, seperti COBIT, ISO 27001, ISO 27002, dan Indeks KAMI. Standar ISO 27002 dinilai sangat efektif dalam menganalisis insiden keamanan informasi karena merupakan pengembangan dan penyempurnaan dari standar ISO 27001 yang berfokus pada penerapan, pemeliharaan, dan perbaikan manajemen keamanan informasi untuk meningkatkan kualitas sistem keamanan dan mengurangi risiko terjadinya pencurian data. Pada penelitian ini dilakukan analisis manajemen insiden keamanan informasi menggunakan standar ISO 27002:2013 dengan fokus kontrol Klausul 16 yaitu Manajemen Insiden Keamanan Informasi. Hasil penelitian yang didapat adalah penerapan manajemen insiden keamanan informasi pada Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur berada pada level 4 dengan pemberian rekomendasi yang berfokus pada kontrol dengan nilai kematangan rendah.
Evaluasi Pengelolaan Persandian dalam Menjaga Keamanan Informasi Diskominfo dan Persandian Lombok Timur Bardatul Gaffur; Muhammad Fachry Fachrudin
JURNAL TERAPAN PEMERINTAHAN MINANGKABAU Vol 3 No 1 (2023): Januari - Juni 2023
Publisher : Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jtpm.v3i1.3049

Abstract

The backgroud of this study is the leaking of data within the scope of the government, that is local government information security systems that have experienced leaks are secured, one of them is through encryption. Encryption is an activity in the field of data/information security which is carried out by applying the concepts, theories, arts and sciences of crypto and other supporting sciences in a systematic, methodological and consistent manner and is related to the ethics of the coding profession. Encoding is included in one of the mandatory affairs that are not related to basic services. This study aims to obtain information and describe how to evaluate encryption management in maintaining information security and to measure the level of readiness of Diskominfo dan Persandian Office in implementing information security using the Indeks KAMI 4.1 at Diskominfo dan Persandian East Lombok Regency. Qualitative research with descriptive inductive approach and interview, observation, and documentation techniques were used in data collection. Data reduction, data presentation, and data verification are used in data analysis techniques. Using the Context, Input, Process, Product (CIPP) evaluation theory, we get a situation that is still lacking due to the budget and operational coding, communication infrastructure and encryption infrastructure are still limited, the competence of coding human resources, awareness of information security is still low. Overcoming these obstacles, efforts were made to increase human resources and fulfill infrastructure in the field of encryption, increase government and public awareness about information security, build Command Centers and release LotimOne and LotimGo applications. Encryption management in maintaining information security is going well. Moreover, The final result to measure the level of readiness of information security using Indeks KAMI 4.1, which is 243 with the readiness status Not Eligible. And one of the products is the 2021 Public Information Disclosure Award (KIP) at the NTB provincial level.
Keamanan dalam Sistem Database Sebagai Sumber Informasi Manajemen Terhadap Perlindungan Data Anisya Putri Ertani Daulay; Vinni Febriana; Ayu Diah Adek Kita; Syahrul Gunawan; Nurbaiti Nurbaiti
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2023): Juni-September
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v3i2.357

Abstract

Database menjadi peran penting saat ini dalam sistem informasi manajemen, maka perlunya juga manajemen informasi yang memberikan keamanan fisik data perusahaan terjaga dengan andal. Data rangkuman harian disebarluaskan melalui media sekunder yang dapat diakses secara langsung maupun berurutan. Hal tersebut maka perlunya mengenal lebih dalam keamanan dalam sistem database agar sebagai pengguna bisa menggunakan sistem database dengan baik dan terjaga dari kebocoran privasi data. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami bahwa sistem basis data yang digunakan dalam teknologi informasi tidak hanya merampingkan proses tetapi juga memiliki mekanisme untuk melindungi data yang sensitif atas keamanan data. Kesimpulan dari penelitian ini adalah keberhasilan sistem manajemen informasi tertentu merupakan faktor penting yang lebih meningkatkan kualitas. Oleh karena itu, sangat penting untuk menerapkan sistem database yang handal dan dapat melindungi kerahasiaan informasi dengan fasilitas keamanan sistem database.
Penilaian Kematangan Proses Keamanan Sistem Informasi Pendaftaran Pasien Menggunakan Framework Cobit 4.1 Setiyowati; Sri Siswanti
SATIN - Sains dan Teknologi Informasi Vol 7 No 1 (2021): SATIN - Sains dan Teknologi Informasi
Publisher : STMIK Amik Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (780.709 KB) | DOI: 10.33372/stn.v7i1.694

Abstract

Pentingnya tata kelola sistem informasi rumah sakit terutama sistem informasi untuk pelayanan pasien, sehingga dapat membantu dalam pengelolaan data pasien serta membantu pasien terkait dengan pelayanan yang harus diperoleh pasien. Rumah Sakit XYZ sudah memiliki sistem informasi pengelolaan rumah sakit, salah satunya adalah sistem informasi untuk pengelolaan pendaftaran pasien, sistem informasi ini berjalan dengan baik, akan tetapi keamanan data dirasa kurang optimal, karena masih ditemukan beberapa pengguna sistem tidak peduli terhadap username dan passwordnya. Sehingga dibutuhkan model tata Kelola untuk menilai tingkat kematangan proses keamanan system. Sebuah framework yang bisa digunakan untuk menyusun tata kelola TI maupun melaksanakan audit TI yang telah diakui secara Internasional salah satunya adalah COBIT (Control Objectives for Information and related Technology). Penelitian ini menggunakan framework COBIT 4.1 untuk menilai kematangan Proses DS5-Ensure Systems Security. Penilaian dilakukan terhadap bagian pengelolaan data pasien yang terdiri dari Kepala Bagian IT, 2 staff IT, 12 orang yang bertugas di bagian pendaftaran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kematangan keamanan sistem informasi pendaftaran saat ini (as-is) rata-rata berada pada level 3 yaitu defined process, untuk tingkat kematangan atribut tools and automation berada pada level 2, pada Control Objective DS5.1, DS5.2, DS5.3, DS5.4, DS5.8, DS5.9, DS5.10, DS5.11. Tingkat kematangan yang diharapkan pada tingkat kematangan 5. Sehingga masih ditemukan Gap, dibutuhkan rekomendasi perbaikan untuk Control Objective dan Atribut yang tingkat kematangannya paling rendah. Rekomendasi perbaikan dengan mengacu pada Cobit 4.1.
Audit Keamanan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit Dengan Framework COBIT 2019 Pada RSUD Palembang BARI Arief Algiffary; M. Izman Herdiansyah; Yesi Novaria Kunang
Journal of Applied Computer Science and Technology Vol 4 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52158/jacost.v4i1.505

Abstract

This study examines the implementation of information system at RSUD Palembang BARI with the aim of enhancing information system security. In this context, a security audit is conducted using the COBIT 2019 framework. The COBIT 2019 domains and processes utilizing include EDM03, APO12, APO13, APO14, and DSS05. The research involves the identification and evaluation of information security risks, determination of necessary security controls, and ensuring compliance with the information security standards established by COBIT 2019. The findings indicate that the level of information system security at RSUD Palembang BARI is at level 3 (Defined), with a gap analysis difference of 1 level below the expected target. Based on the above results, efforts to improve and enhance the information system security at RSUD Palembang BARI are still needed. The use of information system security techniques such as vulnerability scanning, penetration testing, WAF, IDS and IPS, and data encryption, as well as improving security in terms of server physical aspects such as installing CCTV and restricting user access with access cards or fingerprints, can be implemented to ensure compliance with relevant information security standards. Consideration for obtaining security certifications, like ISO 27001, should also be taken. Additionally, the quality of human resources in terms of policy-making and the ability of employees to address threats and attacks on information system security should be improved through training and strengthening coordination among employees.
KEAMANAN INFORMASI DATA PRIBADI PADA MEDIA SOSIAL Mesra Betty Yel; Mahyuddin K. M Nasution
Jurnal Informatika Kaputama (JIK) Vol 6 No 1 (2022): Volume 6, Nomor 1, Januari 2022
Publisher : STMIK KAPUTAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59697/jik.v6i1.144

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan internet saat ini telah mengubah cara manusia dalam melakukan komunikasi. Salah satunya adalah perkembangan media sosial, media sosial sudah menjadi bagian dari kehidupan untuk memperoleh, membagikan dan menyebarluaskan informasi. Semakin berkembangnya media sosial maka masalah keamanan informasi dan privasi juga menjadi hal yang penting saat ini. Media sosial sebagai salah satu sumber bocornya informasi rahasia sudah menjadi hal yang umum saat ini. Tanpa disadari, banyak data mengenai privasi seseorang yang telah bocor di internet. Data privasi yang tersebar bisa disebabkan oleh kelalaian maupun penyedia layanan. Keamanan sistem informasi merupakan aset yang harus dilindungi keamanannya. Keamanan secara umum diartikan sebagai “quality or state of being secure to be free from danger”. Metode penelitian dilakukan adalah menggunakan metode blended. Penelitian ini dilakukan dengan cara mencari dan serta memahami literatur atau yang berhubungan keamanan informasi pada media social dan penelitian pustaka. Enam poin utama yang harus dipertimbangkan saat menggunakan sistem aplikasi online terkait privasi data yaitu keamanan dan data perlindungan, kesadaran pengguna, pengaturan kontrol, manajemen risiko, transparansi, dan etika. Perlu dibangun kepercayaan ke dalam rancangan layanan Internet, baik melalui kegiatan rancang bangun pengelolaan suatu sistem yang lebih mengedepankan user priority. Memungkinkan, user diberikan pilihan mekanisme kontrol terhadap perlu tidaknya dalam mengungkapkan informasi pribadi dan penggunaannya.
Analisis dan Penilaian Risiko Keamanan Informasi Menggunakan OCTAVE Allegro (Studi Kasus : PT. XYZ ) Armadyana, Raihan; Yasirandi, Rahmat; Makky, Muhammad Al
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-PT. XYZ ialah salah satu anak perusahaan dari PT. Telekomunikasi Indonesia yang berfokus pada layanan Business Process Outsourcing. Penggunaan aset Teknologi Informasi sudah dilakukan oleh PT. XYZ untuk menunjang proses bisnis perusahaan. Perencanaan keamanan informasi dilakukan dengan pendekatan OCTAVE Allegro dalam penilaian risiko. Metode OCTAVE Allegro dipilih karena metode tersebut sudah mencakup tiga aspek keamanan informasi yaitu kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan. Penilaian risiko ini akan menjadi acuan untuk membuat langkah mitigasi risiko berdasarkan standar ISO 27001. Penyusunan langkah mitigasi risiko diharapkan dapat meningkatkan tingkat keefektifan dalam penggunaan aset Teknologi Informasi pada PT. XYZ. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 15 risiko yang teridentifikasi dan terdapat 14 poin mitigasi risikoKata kunci -keamanan informasi, penilaian risiko, OCTAVE Allegro, ISO 27001.
Evaluasi Keamanan Privilege Terintegerasi JSON Web Token pada Sistem Informasi Akademik Irwan Darmawan; Muhammad Umar Mansyur; Khana Zulfana Imam; Moh. Syahdan; Ahmad Fawaid
Jurnal Informasi dan Teknologi 2023, Vol. 5, No. 2
Publisher : SEULANGA SYSTEM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37034/jidt.v5i2.368

Abstract

Penelitian Ini Menggunakan Metode Eksperimental Untuk Mengukur Pengaruh Pendaftaran Online Terhadap Kepuasan Pengguna. Terdapat Enam Tahapan Dalam Penelitian Ini, Yaitu Identifikasi Masalah, Tinjauan Pustaka, Penentuan Variabel, Pengumpulan Data, Analisis Data, Dan Kesimpulan. Identifikasi Masalah Difokuskan Pada Otorisasi Menggunakan JSON Web Token (JWT) Pada Sistem Informasi Akademik Terpadu. Studi Pustaka Dilakukan Untuk Memahami Teori Keamanan Privilege, JWT, Dan Sistem Informasi Manajemen Akademik Terpadu. Temuan Penelitian Menunjukkan Bahwa JWT Dapat Digunakan Untuk Otorisasi Pengguna Pada Sistem Informasi Akademik Terpadu. Penelitian Sebelumnya Juga Mengungkapkan Risiko Keamanan Pada Sistem Informasi Akademik Tanpa Enkripsi. Variabel Penelitian Meliputi Keamanan Otentikasi, Keamanan Privilege, JWT, Dan Sistem Informasi Manajemen Akademik Terpadu. Data Dikumpulkan Melalui Observasi, Wawancara Dengan Pembuat Sistem, Dan Uji Penetrasi. Analisis Data Dilakukan Untuk Mengidentifikasi Kelemahan Dalam Sistem Otorisasi Menggunakan JWT Dan Memberikan Rekomendasi Peningkatan Keamanan. Analisis Ini Mengevaluasi Keamanan Privilege Pada Sistem Informasi Akademik Terpadu Yang Menggunakan JWT. Dalam Tahap Kesimpulan, Temuan Dari Analisis Data Digunakan Untuk Menyimpulkan Hasil Penelitian Dan Memberikan Rekomendasi Pengembangan Penelitian Selanjutnya. Penelitian Ini Memberikan Pemahaman Lebih Lanjut Tentang Pengaruh Pendaftaran Online Dan Manfaat Penggunaan JWT Dalam Meningkatkan Keamanan Dan Kinerja Sistem Informasi Akademik Terpadu.

Page 64 of 131 | Total Record : 1304