Filter By Year

1945 2024


Found 339 documents
Search PERSPEKTIF MAHASISWA ITB TERHADAP UU ITE

PENGARUH MODAL DAN TINGKAT UPAH TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA DILIHAT DARI PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM PADA INDUSTRI TEKSTIL DI KECAMATAN MEDAN KOTA (Studi Kasus: Mahasiswa UIN-SU Program Studi Ekonomi Islam Angkatan 2016) Debby Nadillah Harahap; Fauzi Arif Lubis; Aqwa Naser Daulay
Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam STUDIA ECONOMICA: Jurnal Ekonomi Islam | Vol. VII | No. 1 | 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.164 KB) | DOI: 10.30821/se.v7i1.10000

Abstract

This study aims to determine the effect of local own source revenue, fiscal balance This study aims to examine the effect of capital and influence on the application of labor in the textile industry in Medan Kota District. This type of research uses quantitative research using data from the Department of Industry, data from the Central Statistics Agency (BPS). This study uses the Eviews 7.0 assistance program. The analysis used in this research is panel data analysis in which Wages, Capital as independent variables and Labor Absorption as dependent variables. The results showed that the results of panel data estimation with the Fixed Effect Model (FEM) explained that simultaneously capital and wage levels had a significant effect on employment in the textile industry in the district of Medan Kota at a confidence level of 95 percent. While partially the estimation results of panel data with Fixed Effect Model (FEM) explain that capital has no significant effect on employment in the textile industry in the district of Medan Kota. The level of increase has a significant and positive effect on employment in the textile industry in the district of Medan Kota.
Perilaku sadar lingkungan dalam perspektif Theory of Planned Behavior: Analisis terhadap intensi penggunaan kantong dan sedotan plastik pada mahasiswa Thobagus Mohammad Nu'man; Nur Pratiwi Noviati
Jurnal Ecopsy Vol 8, No 2 (2021): JURNAL ECOPSY
Publisher : Psychology Study Program, Faculty of Medicine, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ecopsy.2021.10.016

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji sikap, norma subjektif dan kontrol perilaku sebagai faktor-faktor penentu intensi penggunaan kantong dan sedotan plastik. Responden penelitian ini melibatkan 150 responden yang terdiri atas responden laki-laki 42 orang dan 108 responden perempuan. Usia responden antara 16 – 25 (M= 20; SD= 19). Pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan menggunakan skala yang disusun berdasarkan theory of planned behavior. Hasil analisis regresi berganda menunjukkan bahwa sikap terhadap pro-lingkungan, norma subjektif, dan kontrol perilaku yang dipersepsikan (PBC) secara bersama-sama memberikan sumbangan sebesar 47,7 % untuk menjelaskan varian intensi pro-lingkungan, F (3,146)=44,31, p<0,000. Selain itu, secara parsial sikap dan kontrol perilaku (PBC) memprediksi secara signifikan intensi pro-lingkungan, namun  norma subjektif ditemukan tidak dapat memprediksi intensi pro-lingkungan, b= 0,21, p<0,005 untuk variabel sikap, b= 0,47, p<0,000 untuk variabel kontrol perilaku, dan b= 0,13, p>n.s untuk norma subjektif.
PERSPEKTIF MAHASISWA IPS TERHADAP PEMBELAJARAN VIRTUAL PADA MASA PANDEMI COVID-19 Muhammad Eko Subagtio
JURNAL SOCIUS Vol 9, No 2 (2020): JURNAL SOCIUS
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurnalsocius.v9i2.8766

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana implementasi dan perspektif mahasiswa pendidikan IPS Universitas Negeri Surabaya terhadap pelaksanaan pembelajaran virtual yang dilaksanakan selama masa pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dan teknik interpretasi dilakukan dengan pemahaman yang lebih mendalam. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara secara online dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran virtual yang dilaksanakan oleh mahasiswa IPS menggunakan aplikasi google classroom, zoom meeting, google meet hingga whatsapp group. Walaupun aplikasi zoom meeting lebih menghabiskan banyak kuota namun lebih disukai mahasiswa daripada whatsapp group. Namun sebaik apapun aplikasi yang digunakan dianggap belum mampu menggantikan pembelajaran konvensional tatap muka. Kebiasaan pembelajaran virtual tersebut dapat diaplikasikan ketika sudah terjun menjadi seorang pendidik. Dengan kombinasi pembelajaran tatap muka dan online maka kedepannya mahasiswa calon guru IPS saat ini akan terbiasa dengan sistem blanded learning.Kata kunci : Mahasiswa IPS, pembelajaran virtual, covid-19
PERSPEKTIF MAHASISWA TERHADAP KEGIATAN KULIAH KERJA NYATA DI MASA PANDEMI COVID-19 Desi Purnamasari Purnamasari; Azura Srikandi; Nadya Annastasya; Safira Afifah
PKM-P Vol 6 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : LPPM UIKA Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pkm-p.v6i1.978

Abstract

Tujuan jurnal ini dibuat untuk memaparkan berbagai perspektif mahasiswa yang menjalani Kuliah Kerja Nyata pada masa pandemi Covid-19 ini. Meskipun sedang berada di tengah Pandemi, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara memutuskan untuk tetap melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata, dengan catatan melakukan Kuliah Kerja Nyata di desa masing-masing. Dari hasil penelitian yang dilakukan, peneliti menemukan bahwa kelebihan melakukan kegiatan Kuliah Kerja Nyata di masa pandemi diantaranya bisa melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata di desa masing-masing, lebih hemat biaya, membutuhkan waktu yang singkat dan juga bisa memanfaatkan sosial media ke arah yang lebih positif. Sedangkan kendala melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata pada masa pandemi adalah sulitnya mengatur waktu karena jadwal Kuliah Kerja Nyata bersamaan dengan kuliah dan juga ketika melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata secara daring terkendala di sinyal yang kurang memadai. Adapun peluang yang didapatkan dari kegiatan Kuliah Kerja Nyata secara online yaitu yang pertama yaitu kegiatan Kuliah Kerja Nyata bisa dibarengi dengan kerja seperti mengajar les privat. Kedua, memanfaatkan peluang untuk berwirausaha seperti menjual masker dan handsanitizer. Ketiga, bisa memanfaatkan waktu lebih banyak berkumpul bersama keluarga.
PENGARUH PACARAN TERHADAP KONSENTRASI MAHASISWA DALAM PERSPEKTIF ISLAM DAN ILMU PSIKOLOGI Ray Yusra Wijaya; Abdullah Rafif; Muhammad zidan zulfikar; Imamul Arifin
Nathiqiyyah Vol 4 No 2 (2021): Nathiqiyyah - Jurnal Psikologi Islam
Publisher : Program Studi Psikologi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/nathiqiyyah.v4i2.365

Abstract

Abstrak Fenomena pacaran adalah hal yang wajar bagi mahasiswa, di mana ada dua lawan jenis menghabiskan waktu bersama. Dalam prefektif psikologi pacaran sendiri dapat menimbulkan konsentrasi yang baik dan juga dapat menimbulkan konsentrasi yang buruk, bukan hanya konsentrasi yang akan terpengaruh, Kesehatan fisik, gangguan mental, dll juga akan terpengaruh. Tergantung hubungan pasangan yang di jalani. Namun pacaran ini termasuk hal yang diharamkan dalam Islam. Pada jurnal ini hal yang akan dibahas yaitu mengenai pengaruh pacaran terhadap konsentrasi mahasiswa di PENS. Metode penelitian yang digunakan dalam jurnal ini yaitu berupa metode kualitatif. Data didapatkan dengan menanyakan pendapat kepada partisipan tentang pengaruh pacaran terhadap prestasi belajar mereka. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa pacaran memang memiliki pengaruh terhadap konsentrasi belajar mahasiswa. Mengganggu konsentrasi belajar, menurunkan prestasi kuliah, dapat memengaruhi hubungan seseorang baik dengan teman maupun keluarga, juga menyebabkan lupa hal-hal karena memikirkan pacar. Berbagai metode ada di dalam islam maupun di luar untuk meningkatkan konsentrasi belajar. Bisa dengan melakukan olahraga dan meditasi secara rutin, berdoa ketika ingin belajar, dan juga berwudhu sebelum melakukan sebuah kegiatan. Abstract The phenomenon of dating is a natural thing for students, where there are two opposite sexes spending time together. In prefective psychology, dating itself can cause good concentration and can also cause poor concentration, not only concentration will be affected, physical health, mental disorders, etc. will also be affected. It depends on the couple's relationship. However, this courtship is forbidden in Islam. In this journal, what will be discussed is the influence of courtship on the concentration of students in EEPIS. The research method used in this journal is a qualitative method. The data was obtained by asking participants' opinions about the effect of courtship on their learning achievement. The results of the research that have been carried out show that dating does have an influence on the concentration of student learning. Disrupts learning concentration, lowers college achievement, can affect one's relationships with friends and family, also causes forgetting things because of thinking about a boyfriend. Various methods exist within Islam as well as outside to increase the concentration of learning. You can do sports and meditation regularly, pray when you want to study, and also perform ablution before doing an activity.
PERSPEKTIF MAHASISWA PATANI (THAILAND SELATAN) DI YOGYAKARTA TERHADAP NASIONALISME DI NEGARA THAILAND Ulfa Ramadhani Nasution; Ratnawati Ratnawati
Jurnal Paradigma Vol 22, No 2 (2018): Juli 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/paradigma.v22i2.6600

Abstract

Wilayah Patani merupakan bagian dari negara Thailand yang terletak di bagianSelatan dan berbatasan langsung dengan negara Malaysia. Patani atau suku MelayuPatani sendiri sudah lama terlibat konflik dengan pemerintah Thailand. Berbagai faktoryang melatarbelakangi konflik tersebut, salah satunya yakni identitas masyarakat Pataniyang jauh berbeda dengan masyarakat Thailand. Pada umumnya masyarakat Thailandmenganut Agama Budha, namun suku Patani merupakan masyarakat yang beragamaIslam. Patani dalam kesehariannya juga tidak memakai bahasa Thai mereka melakukankomunikasi dengan bahasa Melayu, pakaian dan adat istiadatnya pun sangat kentaldengan ke-Melayu-an. Mengingat perbedaan identitas dan aura konflik yang masih bisadirasakan hingga kini, studi dengan pendekatan deskriptif ini bertujuan untuk menggalibagaimana perspektif mahasiswa Patani yang berada di Yogyakarta terhadapnasionalisme di negara Thailand. Hasil observasi lapangan menyajikan fakta bahwamahasiswa yakni intelektual muda Patani dengan idealisme mereka yang telah berbaurdan melakukan interaksi dengan warga negara Indonesia ternyata tetap berpegang teguhdengan nasionalisme ke-Melayu-annya dan mengesampingkan nasionalisme Thailandsebagai negara mereka. Sedikitnya terdapat Empat faktor yang mempengaruhiketeguhan hati mahasiswa Islam Patani dalam mempertahankan nasionalisme ke-Melayu-an mereka, pertama Agama, nilai-nilai Islam amat berperan bagi orang Patanidalam melakukan perjuangan untuk menuntut hak mereka kembali dan kesamaanagama juga lebih mudah untuk menyususn ingatan bersama (colective meaning), keduafaktor keluarga, keluarga memberikan ikatan yang jauh lebih kuat kemudian dapatmewariskan pandangan dan klaim sejarah sehingga terbangun regenerasi. Dengankombinasi antara agama dan keluarga, maka nilai-nilai dan ingatan bersama ituterwariskan secara relatif otomatis dan turun-temurun. Ketiga etnisitas dimanakesamaan etnis dan nasib yang tertindas memberikan kekuatan perlawanan di sampingkesamaan sejarah seperti eksistensi kerajaan di masa lalu. Faktor lain yang tidak kalahpentingnya dalam mempengaruhi masyarakat Patani untuk tetap teguh padanasionalisme ke-Melayu-annya ialah kesenjangan ekonomi dan politik. Hal itu baikdisebabkan oleh keseragaman di masa lalu dimana identitas nasional Thai ditujukanuntuk menyatukan seluruh bangsa-bangsa yang berada di bawah Kerajaan Siamtermasuk kelompok-kelompok minoritas non-Thai seperti Monks, Cina, dan MelayuPatani, sehingga menimbulkan ketidakadilan konseptual sejak awal. Maupun karenakebijakan-kebijakan pemerintah yang memprioritaskan mayoritas.
PERSPEKTIF MAHASISWA TERHADAP LITERASI DIGITAL DI APLIKASI INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Muhammad Wahyu Nugroho
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 6, No 1 (2022): JURNAL LITERASI APRIL 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.6 KB) | DOI: 10.25157/literasi.v6i1.6775

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui perspektif mahasiswa mengenai literasi digital pada apalikasi Instagram yang berfungsi sebagai media pembelajaran bahasa Indonesia. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode deskriptif kualitatif dengan teknik survey. Populasi dalam penelitian ini adalah hasil pengisian kuisioner yang disebarkan melalui google formulir. Pengumpulan data dilakukan dengan membagikan kuisioner melalui media google formulir kepada responden. Dari hasil data tersebut, dilakukan analisis kepada setiap jawaban yang merepresentasikan perspektif mahasiswa terhadap literasi digital sebagai media pembelajaran bahasa Indonesia pada aplikasi Instagram. Hasil dari peneletian menunjukkan bahwa perspektif mahasiswa menunjukkan hasil yang positif terhadap literasi digital di aplikasi Instagram sebagai media pembelajaran bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 65,5% responden merasa aplikasi Instagram efektif hingga sangat efektif sebagai media pembelajaran bahasa Indonesia. Mahasiswa juga sudah mampu membedakan berbagai macam fitur di aplikasi Instagram yang disesuaikan dengan kebutuhan pembelajaran bahasa Indonesia. Dengan penelitian ini, diharapkan mahasiswa bisa menjadi lebih literat dalam penggunaan media digital sebagai media pembelajaran, khususnya pembelajaran bahasa Indonesia.
ANALISIS KOMPARATIF PERSEPSI ETIS TERHADAP PENGGELAPAN PAJAK (TAX EVASION) Berdasarkan Perspektif Mahasiswa Akuntansi Ditinjau Dari Tingkat Pendidikan dan Gender Pada Perguruan Tinggi Negeri Di Provinsi Bali Made Dwi Astuti .; I Gusti Ayu Purnamawati, S.E. .; Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6485

Abstract

Selama lima tahun terakhir realisasi peneriman pajak di Indonesia tidak pernah mencapai target setiap tahunnya. Hal tersebut tidak menutup kemungkinan dikarenakan adanya kasus penggelapan pajak yang mengubah pandangan masyarakat. Banyaknya kasus penggelapan pajak di Indonesia menimbulkan pertanyaan besar, apakah penggelapan pajak ini etis untuk dilakukan? Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan persepsi mahasiswa akuntansi terhadap penggelapan pajak ditinjau dari tingkat pendidikan dan gender. Responden yang digunakan adalah mahasiswa akuntansi program S1 dan Mahasiswa akuntansi D3 pada Perguruan Tinggi Negeri di Provinsi Bali yang berjumlah 90 orang. Sampel dipilih dengan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Pengukuran menggunakan skala likert 5 poin. Penelitian ini menggunakan uji hipotesis statistik non parametrik yaitu uji wilcoxon menunjukkan hasil bahwa tidak terdapat perbedaan persepsi mahasiswa akuntansi program S1 dan mahasiswa akuntansi program D3 terhadap penggelapan pajak, dan tidak terdapat perbedaan persepsi mahasiswa akuntansi laki-laki dan mahasiswa akuntansi perempuan terhadap penggelapan pajak.Kata Kunci : Persepsi, Etika, Penggelapan Pajak, Mahasiswa, Gender. In the last five years, the target of the revenues from taxes has never been achieved. It is possible that the tax evasion, which has caused the people’s view to change, has been responsible this. The fact that there has been a great number of tax evasion has led to a big question whether it is ethical to evade taxes. This present study is intended to identify whether the accounting students’ perceptions of the text evasion are different if viewed from the educational level and gender. The respondents of the students included the accounting students of undergraduate and diploma three programs of the State Universities in Bali, totaling 90. The sample was selected using purposive sampling. The data were collected using questionnaire, and were measured using the 5 point likert scale. The non-parametric statistical hypothesis test, that is, the Wilcoxon test, was used, showing that there was no difference in regard to the accounting students’ perception of the tax evasion, and that the perception of the male students of the tax evasion was not different from that of the female students.keyword : Perception, Ethics, Tax Evasion, Students, Gender.
PEMAHAMAN MAHASISWA TERHADAP PENYEBARAN BERITA BOHONG (HOAX) DI MEDIA SOSIAL DALAM PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG NOMOR 19 TAHUN 2016 TENTANG PERUBAHAN UU NO. 11 TAHUN 2008 TENTANG INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK Muslichatun Muslichatun; Nur Rahmawati; Winna Wahyu Permatasari; Afriza Fitri Mahgfiroh
LONTAR MERAH Vol 2, No 2 (2019): Lontar Merah
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (817.007 KB)

Abstract

Kemajuan di bidang teknologi informasi dan komunikasi berdampak sangat besar bagi perkembangan sosial masyarakat, disamping dapat memberi dampak positif bagi pengguna juga dapat memberikan dampak negatif. Untuk mengantisipasi hal tersebut pemerintah Indonesia menerbitkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap pelaksanaan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Untuk mengetahui faktor- faktor yang mempengaruhi persepsi mahasiswa terhadap pelaksanaan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Jenis penelitian yang penulis gunakan dalam penulisan jurnal ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Dari hasil penelitian dan pembahasan dapat diketahui bahwa mahasiswa memiliki pendapat yang berbeda-beda terhadap pelaksanaan UU tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) ini. Secara umum mahasiswa masing banyak yang belum mengetahui tentang adanya UU ITE ini, hal ini disebabkan kurangnya sosialisasi mengenai UU ITE oleh pemerintah kepada masyarakat, dan sebagian lainnya berpendapat bahwa pelaksanaan UU ITE masih berjalan kurang maksimal. Adapun faktor yang mempengaruhi persepsi mahasiswa terhadap pelaksanaan UU ITE adalah pemahaman mahasiswa tentang UU ITE, dan pengetahuan tentang teknologi.
Perspektif Mahasiswa PJKR terhadap Pembelajaran Daring: Studi Survei di Universitas Muhammadiyah Sukabumi Gustian, Alief; Nurudin, Ahmad Alwi
utile: Jurnal Kependidikan Vol. 8 No. 1 (2022): utile: Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/jut.v8i1.1451

Abstract

Pembelajaran daring menjadi solusi terbaik terhadap proses pembelajaran dimasa pandemi Covid-19. Prodi PJKR salah satu prodi yang menerapkan pembelajaran daring. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perspektif mahasiswa terhadap pembelajaran daring. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini seluruh mahasiswa PJKR dari angkatan 2018 sampai 2021. Sampel dalam penelitian ini yaitu mahasiswa PJKR dengan menggunakan sampling jenuh. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner melalui Google Form. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif prosentase. Hasil penelitian menunjukan perspektif mahasiswa PJKR terhadap pembelajaran daring pada masa pandemi secara keseluruhan memperoleh hasil 32,7 dengan kategori kurang puas. Maka diperoleh kesimpulan bahwa perspektif mahasiswa PJKR terhadap pembelajaran termasuk kedalam kategori kurang puas. Dengan demikan jika apabila keadaan normal mahasiswa lebih menginginkan pembelajaran secara tatap muka, hal ini terjadi karena mahasiswa terbiasa melakukan praktek di lapangan

Page 7 of 34 | Total Record : 339