Filter By Year

1945 2024


Found 1,305 documents
Search KEAMANAN INFORMASI

Analisis Keamanan Informasi pada Sistem Komputerisasi Terpadu Menggunakan Metode Indeks KAMI dan Octave Allegro Hasibuan, Muhammad Said; Romadhoni, Nuzul Rahmat; Muludi, Kurnia
Jurnal Ilmu Komputer dan Agri-Informatika Vol. 12 No. 1 (2025)
Publisher : Sekolah Sains Data, Matematika, dan Informatika. Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jika.12.1.38-49

Abstract

Transformasi digital meningkatkan pelayanan publik melalui teknologi, seperti Sistem Komputerisasi Terpadu di Kementerian XYZ, yang memproses data secara terpadu. Namun, ancaman keamanan data menjadi perhatian utama. Upaya mitigasi melibatkan Indeks KAMI untuk evaluasi keamanan berbasis ISO 27001 dan metode OCTAVE Allegro untuk identifikasi risiko aset informasi, sehingga mendukung pengelolaan data yang aman dan andal. Penelitian ini dimulai dengan identifikasi masalah keamanan informasi, dilanjutkan tinjauan pustaka terkait teori, standar, dan metode seperti Indeks KAMI dan Octave Allegro. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner, lalu dianalisis menggunakan kedua metode tersebut. Berdasarkan penilaian Indeks KAMI menunjukkan skor 570 dengan predikat “Cukup Baik”. Sedangkan dalam penilaian Octave Allegro menghasilkan 4 dari 5 area risiko memiliki kategori mitigate or transfer dan 1 area lainya berkategori defer. Risiko seperti pencurian perangkat dapat ditangani kantor kabupaten, sementara risiko besar seperti peretasan atau kegagalan backup ditransfer ke kantor pusat untuk mitigasi lebih lanjut. Analisis keamanan informasi dengan Indeks KAMI dan Octave Allegro menunjukkan bahwa kantor kabupaten memiliki pencapaian baik dalam kepatuhan ISO 27001, namun pengelolaan risiko masih bergantung pada kantor pusat. Octave Allegro lebih efektif dalam mengidentifikasi dan menangani risiko, sehingga cocok digunakan untuk instansi dengan kewenangan yang terbatas.
PENGARUH DAYA TARIK KONTEN, KEAMANAN INFORMASI, DAN KEMUDAHAN PENGGUNAAN TERHADAP MINAT BELI ULANG PADA PENGGUNA SHOPEE Uljannah, Lina Pina; Santoso, Adi
Jurnal Manajemen Vol. 14 No. 2 (2024): JURNAL MANAJEMEN VOL. 14 NO. 2 DESEMBER 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jm.v14i2.4211

Abstract

The utilization of the Shopee application among Indonesian online shoppers has surged in popularity, particularly among Generation Z, making it one of the most favored online shopping platforms in the country. This study endeavors to investigate how content attractiveness, information security, and ease of use affect the intention of Shopee app users to repurchase items. The research targets active students enrolled in the Management Department of Muhammadiyah University of Ponorogo from the 2020-2023 cohorts. Non-probability sampling, specifically employing purposive sampling, was utilized for participant selection. Data collection involved the dissemination of online questionnaires via Google Forms shared across various social media platforms, ultimately reaching 90 respondents. The research variables were assessed multiple linear regression analysis was conducted utilizing a five-point Likert scale. SPSS served as the primary analytical approach. The study findings indicate that while information security does not significantly influence repurchase intention among Shopee app users, both content attractiveness and ease of use significantly impact their intention to repurchase items. Kata Kunci: content appeal, information security, ease of use, repurchase intention
Penilaian Risiko Keamanan Informasi Pusat Data pada Instansi XYZ Artie, Helsha Zania; Hilman, Muhammad; Yazid, Setiadi
Jurnal Informatika Ekonomi Bisnis Vol. 7, No. 2 (June 2025)
Publisher : SAFE-Network

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37034/infeb.v7i2.1160

Abstract

Information security is a critical aspect of protecting an organization's essential assets, including data centers that store and process sensitive information. The XYZ Agency, responsible for managing public finances, places a high priority on maintaining data confidentiality, integrity, and availability. Therefore, improving information security needs to be done through a risk assessment of assets located in the XYZ Agency Data Center. This research aims to evaluate information security risks at the XYZ Agency Data Center using the ISO 27005:2018 and NIST SP 800-30 frameworks. The assessment was performed through qualitative analysis involving interviews, internal document review, and observation. The findings revealed 111 identified risks, categorized as 48 very low risks, 50 low risks, 9 medium risks, and 4 high risks. Among these, 13 risks 4 high risks and 9 medium risks require mitigation. Mitigation efforts should prioritize seven data center assets with medium and high risks, namely application server assets, database servers, virtual host servers, agency service applications, agency service data, virtual server staffing applications, and staffing applications.
PERAN TEKNOLOGI BLOCKCHAIN TERHADAP KEAMANAN DAN PRIVASI DATA SISTEM INFORMASI LAYANAN KESEHATAN: STUDI PUSTAKA: Studi Pustaka Pratiwi, Irra; Widodo, Suprih
Indexia Vol. 7 No. 1 (2025): INDEXIA : Informatics and Computational Intelligent Journal Volume 7 Nomor 1 Me
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/indexia.v7i1.9630

Abstract

Meningkatnya minat untuk digitalisasi mendorong bertambahnya penggunaan penyimpanan identitas pasien dan rekam medis oleh penyedia layanan kesehatan. Dengan menerapkan konsep desentralisasi dan distribusi data, blockchain memberikan solusi untuk melindungi informasi kesehatan yang sangat sensitif dari risiko serangan siber dan manipulasi data yang sangat marak sekali terjadi. Selain itu, blockchain juga memiliki kunci dalam otentikasi identitas pasien serta menciptakan pelacakan riwayat medis yang aman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka untuk menggali literatur-literatur dari berbagai jurnal dan artikel terkait peran teknologi blockchain dalam meningkatkan keamanan dan privasi data sistem informasi kesehatan. Oleh karena itu, penelitian ini dapat memberikan pemahaman mendalam tentang dampak positif dan potensi tantangan dalam mengimplementasikan teknologi blockchain untuk keamanan data sistem informasi kesehatan. Teknologi blockchain dapat membantu mengurangi terjadinya kehilangan atau kecurangan data, mengurangi biaya inventasi rumah sakit, serta dapat mengintegrasikan sistema yang berbeda dengan cepat.
Analisis Kebocoran Data NPWP dalam Sistem e-Government: Tinjauan Keamanan Informasi dan Kepercayaan Publik Azhara, Aila; Rahmadi, Fachri Devio; Pilihan, M Rasul; Syahrofi, Mhd Tri; Abdilla, Nabil; Maritza, Natasya Alfatikha; Fatimatuzzahro, Siti
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 1 (2025): June 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i1.6390

Abstract

Fenomena digitalisasi layanan publik melalui sistem e-government di Indonesia menghadirkan kemudahan akses bagi masyarakat, namun sekaligus memunculkan tantangan serius terkait perlindungan data pribadi. Salah satu isu krusial yang mengemuka adalah kebocoran data Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), yang berpotensi melemahkan kepercayaan publik terhadap layanan digital pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab kebocoran data NPWP, mengevaluasi tingkat keamanan informasi dalam sistem e-government berdasarkan regulasi yang berlaku, serta menganalisis dampak insiden kebocoran terhadap kepercayaan publik. Di samping itu, penelitian ini juga mengkaji respons pemerintah dan merumuskan rekomendasi strategis untuk meningkatkan keamanan siber serta kepercayaan masyarakat. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif berbasis studi literatur (library research). Sumber data sekunder terdiri atas jurnal ilmiah terkait e-government dan keamanan siber, peraturan perundang-undangan (UU No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi dan PP No. 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik), laporan resmi, serta pemberitaan dari media terpercaya. Teknik analisis data dilakukan melalui analisis isi (content analysis) untuk mengkaji dokumen, regulasi, serta kasus kebocoran data, serta koding tematik untuk mengelompokkan informasi berdasarkan aspek keamanan, kepercayaan publik, dan kebijakan pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebocoran data NPWP disebabkan oleh kelemahan teknis sistem, rendahnya standar kepatuhan terhadap kebijakan keamanan informasi, serta kurangnya responsivitas awal dari pihak terkait. Hal ini berdampak langsung pada penurunan kepercayaan publik terhadap layanan e-government. Studi ini juga membandingkan praktik keamanan data di Indonesia dengan negara lain seperti Estonia dan Singapura, yang telah mengadopsi pendekatan komprehensif berbasis keamanan siber dan tata kelola data yang kuat. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan peningkatan kebijakan keamanan data, penguatan kolaborasi antar lembaga, serta strategi pemulihan kepercayaan publik berbasis transparansi dan akuntabilitas.
Analisis Manajemen Risiko Keamanan Informasi Menggunakan Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) (Studi Kasus: BPS Kota Pangkal Pinang) Iftizam, Syafiranur; Firmansyah, Dimas
Jurnal Riset Informatika dan Inovasi Vol 3 No 1 (2025): JRIIN : Jurnal Riset Informatika dan Inovasi
Publisher : shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

− Keamanan informasi menjadi aspek penting dalam pengelolaan data di instansi pemerintahan, terutama bagi Badan Pusat Statistik (BPS) yang menangani data strategis nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi risiko keamanan informasi yang terdapat pada sistem BPS Kota Pangkalpinang menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Metode ini digunakan untuk mengidentifikasi bentuk kegagalan, mengevaluasi tingkat keparahan, kemungkinan terjadinya, serta kemampuan sistem dalam mendeteksi kegagalan melalui perhitungan Risk Priority Number (RPN). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara langsung dengan pihak internal BPS. Hasil analisis menunjukkan bahwa serangan ransomware, dan kebocoran data merupakan risiko dengan nilai RPN tertinggi dan menjadi prioritas utama untuk mitigasi. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini memberikan beberapa rekomendasi peningkatan sistem keamanan informasi, seperti penguatan infrastruktur jaringan, penerapan sistem backup yang terintegrasi, serta peningkatan kesadaran keamanan siber di lingkungan kerja. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengelolaan risiko keamanan informasi di instansi pemerintah.
Pengaruh Kesadaran Mahasiswa Teknologi Informasi Universitas Bangka Belitung Terhadap Keamanan Data Pribadi Fihan Carisa; Defka Agung Saputra
Jurnal Riset Informatika dan Inovasi Vol 3 No 2 (2025): JRIIN : Jurnal Riset Informatika dan Inovasi
Publisher : shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesadaran mahasiswa terhadap keamanan data pribadi, khususnya di kalangan mahasiswa Program Studi Teknologi Informasi Universitas Bangka Belitung. Di era digital saat ini, pemahaman dan penerapan prinsip keamanan data menjadi sangat krusial, mengingat tingginya risiko penyalahgunaan informasi pribadi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif, dengan pengumpulan data melalui kuesioner skala Likert terhadap 30 responden. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa tingkat kesadaran mahasiswa memberikan kontribusi sebesar 62% terhadap praktik keamanan data pribadi, dengan nilai signifikansi yang tinggi (p < 0,001). Meskipun sebagian besar mahasiswa memiliki pemahaman yang baik tentang privasi digital, masih terdapat kesenjangan antara pengetahuan dan tindakan nyata dalam melindungi data pribadi. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pendekatan edukatif yang lebih praktis serta dukungan institusional melalui kebijakan dan program yang mendorong kebiasaan digital yang aman.
Rancang Bangun Sistem Informasi Manajemen Dan Profil Sekolah Berbasis Web Dengan Fitur Keamanan Login Pada SDN Lengkong Gudang Nur Annisa Ahmad; Nurul Hidayatul Atika; Raihan; Farizi Ilham
Jurnal Riset Informatika dan Inovasi Vol 3 No 3 (2025): JRIIN : Jurnal Riset Informatika dan Inovasi (INPRESS)
Publisher : shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

− Sekolah Dasar Negeri Lengkong Gudang terletak di daerah Tangerang Selatan dan memiliki berbagai kegiatan pendidikan yang memerlukan media informasi yang lebih efektif dan efisien untuk mendukung proses pembelajaran dan komunikasi antara pihak sekolah, siswa, orang tua, dan masyarakat umum. Maka dari itu, dilakukan pengembangan website profil sekolah yang tidak hanya menampilkan informasi umum tentang sekolah, tetapi juga dilengkapi dengan fitur login dan penyajian data guru, siswa, serta jadwal pelajaran yang dapat diakses oleh pengguna terdaftar. Metode pengembangan pada penelitian ini menggunakan metode waterfall, sehingga pengembangan website dilakukan secara berurutan dalam beberapa tahapan yang jelas dan terstruktur. Tahapan tersebut meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, hingga pemeliharaan. Hasil dari pengembangan ini adalah sebuah website yang mempermudah pihak sekolah dalam menyampaikan informasi, serta memudahkan siswa dalam mengakses data guru dan jadwal kegiatan belajar secara digital. Dengan metode ini, diharapkan pengembangan website dapat berjalan dengan sistematis dan efisien serta menghasilkan sistem yang sesuai dengan tujuan awal.
Evaluasi Ancaman Baru Dalam Keamanan Informasi: Systematic Literature Review Tentang Kerentanan Cyber Security Pasca-Pandemi : Evaluating Emerging Threats In Information Security: A Systematic Literature Review On Post-Pandemic Cybersecurity Vulnerabilities Karunia, Wilis Arum; Zahra, Awanda Fitya; Amrozi, Yusuf
Cyber Security dan Forensik Digital Vol. 8 No. 1 (2025): Edisi Mei 2025
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/csecurity.2025.8.1.4889

Abstract

Pandemi COVID-19 telah mempercepat transformasi digital di berbagai sektor, yang disertai dengan peningkatan risiko dan ancaman keamanan siber. Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) untuk mengidentifikasi ancaman keamanan siber yang muncul selama pandemi serta strategi mitigasi yang telah diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa serangan seperti phishing, malware, ransomware, dan serangan DDoS meningkat signifikan, dengan sektor kesehatan dan keuangan menjadi target utama. Selain itu, faktor manusia, seperti stres kerja jarak jauh dan kurangnya pelatihan keamanan, turut berkontribusi pada kerentanan sistem. Strategi mitigasi yang terbukti efektif mencakup implementasi autentikasi multi-faktor (MFA), enkripsi data, pelatihan kesadaran keamanan, dan pemantauan real-time. Namun, transformasi digital yang dilakukan secara terburu-buru tanpa perencanaan keamanan menjadi tantangan utama yang harus diatasi. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi organisasi untuk meningkatkan ketahanan siber melalui integrasi teknologi, kebijakan keamanan, dan pelatihan karyawan yang berkelanjutan. Implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat membantu pengembangan strategi keamanan siber yang lebih tangguh untuk menghadapi tantangan di masa depan. Kata kunci: keamanan siber, pandemi covid-19, ancaman siber, mitigasi, transformasi digital, pelatihan keamanan ------------------------ Abstract The COVID-19 pandemic has accelerated digital transformation across various sectors, accompanied by increased risks and cybersecurity threats. This study aims to identify cybersecurity threats that emerged during the pandemic and evaluate the mitigation strategies that have been implemented, using a Systematic Literature Review (SLR) approach. The research identified 53 articles during the initial search phase. Subsequently, a preliminary analysis was conducted by reviewing the titles and abstracts to assess the relevance of the articles, narrowing the selection to 21 articles. At the final stage, an in-depth evaluation was performed to ensure the quality and relevance of the articles to the research focus, resulting in 12 articles being selected for the literature review. The findings reveal a significant increase in attacks such as phishing, malware, ransomware, and DDoS, with the healthcare and financial sectors being primary targets. Additionally, human factors, such as stress from remote work and a lack of security training, contributed to system vulnerabilities. Effective mitigation strategies included the implementation of multi-factor authentication (MFA), data encryption, security awareness training, and real-time monitoring. However, the rapid digital transformation carried out without proper security planning posed a major challenge that needs to be addressed. This research provides valuable insights for organizations to enhance cyber resilience through the integration of technology, security policies, and continuous employee training. The implications of this study are expected to aid in the development of more robust cybersecurity strategies to address future challenges. Keywords: cybersecurity, covid-19 pandemic, cyber threats, mitigation, digital transformation, security training  
Analisis dan Manajemen Risiko Keamanan Informasi Menggunakan Metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) dan Kontrol ISO/IEC 27001:2022 (Studi Kasus: Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Kabupaten XYZ) Harjian, Alda Risma; Ginardi, Raden Venantius Hari; Ciptaningtyas, Henning Titi
Jurnal Teknik ITS Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v14i1.148053

Abstract

Teknologi informasi merupakan salah satu kebutuhan penting sebuah organisasi untuk menunjang kegiatan operasional serta membantu meningkatkan efisiensi dan efektifitas proses kegiatan organisasi. Namun, penggunaan TI melibatkan risiko keamanan informasi, sehingga bisnis atau lembaga pemerintah harus mengelola aset informasi mereka. Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Kabupaten XYZ bertanggung jawab atas pengelolaan informasi dan statistik di wilayah tersebut, tetapi belum memiliki kebijakan manajemen risiko yang mengatur tentang keamanan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menilai, dan memberikan rekomendasi mitigasi risiko pada DISKOMINFOTIK. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan peninjauan dokumen. Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) digunakan untuk mengidentifikasi proses bisnis, penyebab, dampak kegagalan, serta menilai tingkat keparahan, kejadian, deteksi, dan Risk Priority Number (RPN). ISO/IEC 27001 memberikan rekomendasi mitigasi risiko. Dalam penelitian ini diperoleh 37 potential cause dan 29 risiko terkait aset hardware, software, people, network, dan data. Berdasarkan RPN, terdapat 3 risiko kategori very low, 11 low, 6 moderate, 11 high, dan 6 very high. Standar Nasional Indonesia (SNI) ISO/IEC 27001:2022 digunakan untuk mengurangi risiko dengan 9 kontrol keamanan.

Page 96 of 131 | Total Record : 1305