cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
e-GIGI
ISSN : 2338199X     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
JURNAL e-Gigi diterbitkan oleh Perhimpunan Ahli Anatomi Indonesia (Komisariat Manado) bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado. Jurnal ini diterbitkan 2 (dua) kali setahun (Juni, Desember). e-Gigi memuat artikel telaah (review article), hasil penelitian, dan laporan kasus dalam bidang ilmu kedokteran gigi.
Arjuna Subject : -
Articles 593 Documents
Gambaran Status Gizi dan Kejadian Karies pada Anak Usia 24-59 Bulan di Puskesmas Tinumbala Pesisir Kota Bitung Mongi, Pebrian B.; Mintjelungan, Christy N.; Parengkuan, Wulan G.
e-GiGi Vol. 14 No. 1 (2026): e-GiGi
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/eg.v14i1.65758

Abstract

Abstract: Age of 24–59 months is a critical early stage in an individual's growth and development. Dental caries in children can cause pain, difficulty in eating, sleep disturbance, and ultimately affect their nutritional status due to disrupted food intake. Children with abnormal nutritional status are at higher risk of health problems, including infectious diseases, growth disorders, and oral health issues such as dental caries. This study aimed to obtain the description of nutritional status and dental caries incidence among children aged 24-59 months. This was a descriptive and observational study with a cross-sectional approach, using purposive sampling on children attending the posyandu (integrated health post) organized by Puskesmas Tinumbala. A total of 87 children were selected based on inclusion and exclusion criteria. The results showed that 34.48% (n=30) of the children were categorized as stunted based on height-for-age (H/A) assessment, and 58.62% (n=51) had dental caries. Of the 30 children with stunted nutritional status, 50% experienced dental caries, and of the 51 children who had dental caries, 29.4% were also classified as stunted. Several factors influenced these conditions, including exclusive breastfeeding, birth weight, parental education and economic level, toothbrushing behavior, and the number of children in the family. In conclusion, half of the children aged 24-59 months experience dental caries, and  a part of the children  that experience dental caries are categorized as stunted. Keywords: nutritional status, caries incidence, children    Abstrak: Masa anak usia 24-59 bulan merupakan tahap awal yang krusial dalam proses pertumbuhan dan perkembangan. Karies gigi pada anak dapat menyebabkan rasa nyeri, kesulitan makan, gangguan tidur, dan pada akhirnya memengaruhi status gizi anak karena asupan makanan terganggu. Anak dengan status gizi tidak normal memiliki risiko lebih tinggi terhadap gangguan kesehatan, termasuk penyakit infeksi, gangguan pertumbuhan, dan masalah kesehatan gigi dan mulut seperti karies. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran status gizi dan kejadian karies pada anak. Jenis penelitian ialah observasional deskriptif dengan desain potong lintang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling pada anak 24-59 bulan yang menghadiri posyandu yang dilaksanakan oleh Puskesmas Tinumbala. Sampel penelitian berjumlah 87 anak, diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian mendapatkan sebanyak 34,48% (n=30) anak tergolong dalam kategori stunting berdasarkan penilaian status tinggi badan menurut umur (TB/U) dan sebanyak 58,62% (n=51) anak mengalami karies. Dari 30 anak dengan status gizi stunting, sebanyak 50% mengalami karies gigi, dan dari 51 anak yang mengalami karies gigi, sebanyak 29,4% juga tergolong dalam status gizi stunting. Beberapa faktor yang memengaruhi kondisi tersebut antara lain pemberian ASI-Eksklusif, berat badan lahir, tingkat pendidikan dan ekonomi orang tua, perilaku menyikat gigi, serta jumlah anak dalam keluarga. Simpulan penelitian ini ialah setengah dari anak usia 24-59 bulan dengan status gizi stunting mengalami karies gigi, dan sebagian anak yang mengalami karies gigi tergolong dalam status gizi stunting. Kata kunci: status gizi; kejadian karies; anak usia 24-59 bulan  
Pengaruh Tingkat Pendidikan terhadap Status Kebersihan Gigi dan Mulut Masyarakat Pesisir Utomo, Hestia E.; Mariati, Ni Wayan; Mintjelungan, Christy N.
e-GiGi Vol. 14 No. 2 (2026): e-GiGi
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/eg.v14i2.65759

Abstract

Abstract: Low knowledge, awareness, and behavior in maintaining dental and oral hygiene are influenced by various things such as environmental condition, education level, knowledge, economic condition, prevailing habits or culture, and access to health services. This study aimed to determine whether there was an influence of education level on dental and oral hygiene status of the coastal community of Maen Village, East Likupang. This was an observational and analytical study with a cross-sectional design. Data were analyzed using univariate analysis with percentages and bivariate analysis with ordinal regression. The results obtained 56 people of coastal communities of Maen Village as respondents. The majority had a high level of education (n=25; 44.6%), and moderate dental and oral hygiene status (OHI-S) (n​​=27; 48,2%). The subjects were dominated by those who had high level of education with moderate dental and oral hygiene status (n=17; 68.0%). Bivariate analysis using the ordinal regression test obtained a significant effect. In conclusion, level of education has a significant effect on dental and oral hygiene status of the coastal community of Maen Village, East Likupang District. Keywords: education level; dental and oral hygiene status; coastal community    Abstrak: Rendahnya pengetahuan, kesadaran, dan perilaku dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut dipengaruhi berbagai hal seperti kondisi lingkungan, tingkat pendidikan, pengetahuan, kondisi ekonomi, kebiasaan atau budaya yang berlaku, serta akses layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh tingkat pendidikan terhadap status kebersihan gigi dan mulut masyarakat pesisir Desa Maen, Kecamatan Likupang Timur. Jenis penelitian ialah analitik observasional dengan desain potong lintang. Data dianalisis menggunakan secara univariat untuk melihat distribusi data berdasarkan persentase serta analisis bivariat untuk melihat pengaruh menggunakan regresi ordinal. Hasil pnelitian mendapatkan 56 orang masyarakat pesisir Desa Maen sebagai responden penelitian. Mayoritas responden memiliki tingkat pendidikan terakhir menengah (n=25; 44,6%), dan status kebersihan gigi dan mulut (OHI-S) kondisi sedang (n=27; 48,2%). Responden penelitian didominasi memiliki tingkat pendidikan terakhir menengah dengan status kebersihan gigi dan mulut sedang (n=17; 68,0%). Analisis bivariat menggunakan uji regresi ordinal menunjukkan pengaruh bermakna. Simpulan penelitian ini ialah tingkat pendidikan berpengaruh bermakna terhadap status kebersihan gigi dan mulut masyarakat pesisir Desa Maen Kecamatan Likupang Timur. Kata kunci: tingkat pendidikan; status kebersihan gigi dan mulut; masyarakat pesisir
Gambaran Kelengkapan Pengisian Rekam Medis Elektronik Gigi di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Tahun 2023-2024 Veronica, Regina R.; Khoman, Johanna A.; Wahyuni, Rizka
e-GiGi Vol. 14 No. 1 (2026): e-GiGi
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/eg.v14i1.65806

Abstract

Abstract: Along with technological advances, the Electronic Medical Record (EMR) system has begun to be widely implemented, including in dental services. This system has been proven to improve the efficiency, safety, and quality of health services. However, its implementation still faces various challenges. Incompleteness in filling out the EMR can impact the accuracy of diagnosis, the effectiveness of treatment, as well as the legal and ethical aspects of the profession. In the field of dentistry, completeness of fields such as odontograms, treatment notes, and supporting attachments is crucial to ensure comprehensive and quality services. This study aims to determine the completeness of filling out the electronic dental medical record at Prof. Dr. R. D. Kandou Manado General Hospital in 2023-2024. This type of research is descriptive observational using a simple random sampling method with a population of all patient electronic dental medical record data at Prof. Dr. R. D. Kandou Manado General Hospital in 2023-2024. The results showed that the completeness of the electronic dental medical record section of the patient's identity, odontogram, dental treatment table, supplementary/supporting sheets in 2023-2024 has been completely filled out. In conclusion, the completeness of filling out the electronic dental medical record at Prof. Dr. R. D. Kandou Hospital has been achieved completely. Keywords: completeness; electronic dental medical record; hospital    Abstrak: Seiring kemajuan teknologi, sistem Rekam Medis Elektronik (RME) mulai banyak diterapkan, termasuk pada layanan kedokteran gigi. Sistem ini terbukti meningkatkan efisiensi, keamanan, dan kualitas pelayanan kesehatan. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan. Ketidaklengkapan dalam pengisian RME dapat berdampak pada akurasi diagnosis, efektivitas perawatan, serta aspek legal dan etis profesi. Di bidang kedokteran gigi, kelengkapan isian seperti odontogram, catatan perawatan, dan lampiran pendukung sangat penting untuk menjamin pelayanan yang menyeluruh dan berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kelengkapan pengisian rekam medis elektronik gigi di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado tahun 2023-2024. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif observasional menggunakan metode simple random sampling dengan populasi seluruh data rekam medis elektronik gigi pasien di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado pada tahun 2023-2024. Hasil penelitian menunjukkan kelengkapan rekam medis elektronik gigi bagian identitas pasien, odontogram, tabel perawatan gigi, lembar pelengkap/penunjang pada tahun 2023-2024 sudah terisi lengkap. Simpulan penelitian ini ialah kelengkapan pengisian rekam medis elektronik gigi di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado sudah terisi lengkap. Kata kunci: kelengkapan; rekam medis gigi elektronik; rumah sakit