cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Orientasi Baru
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Religion, Social,
Orientasi Baru adalah Jurnal ilmiah yang bertujuan menyampaikan pemikiran-pemikiran kritis yang dapat memberi inspirasi dan arah baru bagi kehidupan Gereja dan masyarakat Indonesia di tengah kemajemukan budaya dan agama dalam diskusi bidang filsafat, teologi ataupun ilmu-ilmu terkait dalam bentuk karya tulis, laporan penelitian dan resensi buku. Jurnal ini diterbitkan oleh Pusat Penelitian Teologi Kontekstual, Fakultas Teologi Universitas Sanata Dharma. Jurnal terbit 2 kali dalam setahun (April dan Oktober).
Arjuna Subject : -
Articles 564 Documents
Berpastoral sebagai Komunikasi Iman. Teori Tindakan Komunikatif, Teologi Tindakan Komunikatif Kieser, Bernhard
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 04, TAHUN 1990
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3727.238 KB)

Abstract

----
The Supremacy of Danaparamita for The Buddhist Laity In Daily Life Wijayanto, Paulus Agung
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 18, NOMOR 01, APRIL 2009
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.351 KB)

Abstract

Budhisme mengundang setiap pengikutnya untuk ikut menghentikankesengsaraan melalui jalan pencerahan. Dalam tradisi Budhisme pencerahantidak dapat tercapai hanya dengan tindakan baik yang biasa. Pencerahanmengandaikan kesempurnaan tindakan baik (“ Parami” or Paramita”). Karenasalah satu syaratnya adalah meninggalkan harta benda duniawi dan “menarikdiri”, bagaimana kaum awam (bukan sangha) dapat memenuhi kewajibankeagamaan mereka di tengah masyarakat dan tanggungjawab hidup seharihari?
DEBAT TENTANG IMAM PEDOFIL DAN TANTANGAN PENDIDIKAN IMAM Olla, Paulinus Yan
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 20, NOMOR 02, OKTOBER 2011
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.534 KB)

Abstract

The debate regarding pedophile priests has cornered the Catholic Church.Vigorous press campaigns have shaped public opinion about the Church as asafe haven for the perpetrators. Studies on the problem show that only a smallnumber of priests are pedophiles, in a comparison with other religious groupsor associations. Groups who give vigorous criticism of the Church in fact aresupporters of pedophilia both culturally and politically. This paper would liketo emphasize that the Church recognizes the existence of pedophilia among hermembers. But the Church has also decided to run a zero tolerance policy towardpedophile priests through law enforcement and educational reforms.
Gugatan Imanuel Terhadap Doktrin Trinitas. Jembatan Bagi Hubungan Kristen dan Islam di Indonesia Prakosa, J.B. heru
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 13, TAHUN 2000
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (884.972 KB)

Abstract

Sejarah perjumpaan Kristen-lslam diwarnai oleh pemahaman timbal balik dan perseteruan, dan keduanya mengenai Trinitas dalam peranan Yesus Kristus dalam hubungan manusia dengan Allah. Dengan dasar Sabda Allah dalam Al-Qur'an mengenai Trinitas, teologi lslam sepanjang sejarah mempersoalkan kristologi serta ajaran tentang Trinitas itu; sebaliknya, teologi kristiani menjawab pertanyaan dan peftentangan itu, pada umumnya secara apologetis, untuk membenarkan ajaran kristiani. Bukankah dalam perdebatan itu juga pantas dipertanyakan rumus iman kristiani?Buku lmanuel memperlihatkan bagaimana terbentuk kristologi (dan ajaran tentang Trinitas), mulai dari pengalaman-pengalaman murid-murid Kristus sampai monjadi dogma dan kaidah iman. Sejarah itu menghadapkan pada pembaca dengan pertanyaan inti: bagaimana bicara dewasa ini sehingga orang dapat mengerti bahwa Allah menyertai kita dalam Yesus Kristus (lmanuel!) ? lmanuel membuka kembali pertanyaan bagi orang kristiani: Ajaran kristologi menekankan bahwa manusia Yesus Kristus berelasi amat khusus dengan Allah dan ajaran itu sekaligus harus menghindari kesan triteisme. Buku lmanuel - semoga - menyambung dengan teologi lslam. 
Aku Datang Bukanlah Membawa Damai, Melainkan Pertentangan (Luk 12:51). Sebuah Usaha Melihat Sejarah Gereja Dari Sudut Perutusan Yesus Rosariyanto, Floribertus Hasto
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 13, TAHUN 2000
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1391.732 KB)

Abstract

Sejarah kehadiran Gereja Katolik di wilayah Republik Indonesiamemperlihatkan: Gereja mulai hidup di kawasan Nusantara, bukan karena kebetutan, juga bukan bagaikan hasil samping kolonisasi: jemaat-jemaat kristiani mulai tumbuh, karena orang kristiani bermaksud dan berusaha untuk memberikan kesaksian akan Injil. Maka, pertumbuhan Gereja Katolik di Indonesia ini harus dinilai dari sudut perutusan Yesus: sejauh mana kesaksian hidup gereja membuat injil Yesus berarti dalam lingkungan hidup Manusia?Selama seratus lima puluh tahun Gereja Katolik hadir di kawasan Indonesia, usaha pendidikan mewujudkan keprihatinan injili itu; apakah situasi baru menuntut perwujudan yang diperbaharui? Bagaimana, kalau kini umat Katolik makin tampil dalam sosok para awam, kalau gereja makin menemukan diri sebagai kelompok kesil di antara banyak agama lain yang besar, di tengah-tengah masyarakat mobil, denganbanyak pengungsi dan dengan kemiskinan yang makin menonjol? manakah kesaksian yang membuat kabar gembira plausibel bagi manusia dewasa ini? Kesaksian yang diperbaharui menuntut keberanian untuk bertentangan.
Adakah Teologi Moral Yang Pandai Bertanya? Kieser, Bernhard
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 10, TAHUN 1997
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1632.516 KB)

Abstract

----
Vatican II on Divine Revelation Prasetyantha, Y.B.
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 20, NOMOR 01, APRIL 2011
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.268 KB)

Abstract

Konsili Vatikan II (1962-1965) merupakan Konsili Ekumenik pertama dalamGereja Katolik yang merumuskan suatu doktrin tentang pewahyuan kristianisecara menyeluruh, yakni dalam Konstitusi Dogmatis tentang Wahyu Ilahi(Dei Verbum). Dokumen yang sangat penting ini merupakan hasil kompromisekaligus sebuah sintesis antara kesetiaan pada tradisi Gereja dan keterbukaanterhadap perkembangan dan penemuan baru zaman ini, suatu keteganganyang senyatanya menjadikan Gereja sungguh sebagai suatu paguyuban yanghidup. Dengan kembali ke sumber-sumber Kitab Suci, Tradisi dan Magisterium,Dei Verbum menampilkan kebaruan pemahaman akan pewahyuan (dan iman).Pewahyuan pertama-tama dilihat sebagai misteri pemberian diri Allah kepadamanusia dalam sejarah yang memuncak dalam pribadi Yesus Kristus
Rekayasa Genetis dalam Penalaran Teologi Moral Katolik Hadiwardaya, Aloysius Purwa
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 13, TAHUN 2000
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (852.571 KB)

Abstract

Suatu norma moral mesti plausibel agar dapat menjadi keyakinan bersama dalam masyarakat moral dan agar nyata-nyata menantang masing-masing anggota untuk memperjuangkan nilai-nilai yang dilindunginya. Kalau orang bertanya, manakah pandangan moral Gereja Katolik mengenai rekayasa genetis, diharapkan lebih dari hanya sekadar informasi. Keyakinan moral mesti dikemukakan sehingga menjadi plausibel.Karangan ini telah dibawa dalam Seminar Nasional mengenai rekayasa ganetis yang diadakan di Universitas Padjadjaran, Bandung, pada bulan Mei 2001. Dalam Orientasi Baru, bahan seminar tersebut merupakan kasus yang memperlihatkan cara penalaran moral dalam Gereja dan teologi moral Katolik. Untuk itu, karangan (1) menyebut sumber moralitas (Kitab Suci, ajaran [magisteium] Gereja, dan penalaran moral); (2) menjelaskan asas-asas "akibat ganda" dan "perbandingan nilai" yang dalam penalaran moral Katolik mendasarkan perumusan norma; (3) mengangkat "demokrasi, keadilan dan kedamaian" sebagai nilai dasar bagi moral sosial dan moral ekologi. Atas dasar asas-asas tersebut, (4) ditarik kesimpulan mengenai rekayasa genetis pada tanaman, binatang, dan manusia. Apakah langkah-langkah penalaran klasik tersebut meniamin plausibilitas moral, kalau-seperti dalam kasus rekayasa genetis-tak mungkin kita memperhitungkan akibat tindakan yang tidak mungkin dibatalkan lagi?
"Ham" Sebagai Isu Internasional: Memperhatikan Kasus Cina Wibisono, Ignatius Wibowo
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 11, TAHUN 1998
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1370.662 KB)

Abstract

---
Misi Gereja Indonesia: (Masih Mau) Mencari Orientasi? Belajar dari Beberapa Terobosan Kecil Subanar, Gregorius Budi
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 14, TAHUN 2001
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1010.496 KB)

Abstract

Di antara agama-agama besar Asia, agama kristiani bagaikan minoritas tetap misioner: maksudnya bukan untuk mempertobatkan orang untuk ganti agama, melainkan supaya kabar gembira sampai pada hati orang. Apakah generasi penerus memang meneruskan perutusan kabar gembira? Apakah dewasa inipun ditemukan  terobosan bagi kabar gembira masuk dalam dalam budaya Indonesia?