cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Orientasi Baru
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Religion, Social,
Orientasi Baru adalah Jurnal ilmiah yang bertujuan menyampaikan pemikiran-pemikiran kritis yang dapat memberi inspirasi dan arah baru bagi kehidupan Gereja dan masyarakat Indonesia di tengah kemajemukan budaya dan agama dalam diskusi bidang filsafat, teologi ataupun ilmu-ilmu terkait dalam bentuk karya tulis, laporan penelitian dan resensi buku. Jurnal ini diterbitkan oleh Pusat Penelitian Teologi Kontekstual, Fakultas Teologi Universitas Sanata Dharma. Jurnal terbit 2 kali dalam setahun (April dan Oktober).
Arjuna Subject : -
Articles 564 Documents
Tanda Yunus Jacobs, Tom
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 03, TAHUN 1989
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2038.375 KB)

Abstract

----
Pelayanan Pastoral Berfokus pada Kebenaran Injil Sebuah Tinjauan Hermeneutika Sutadi, Laurensius; Mulyanto, Carolus Borromeus
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 18, NOMOR 02, OKTOBER 2009
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.676 KB)

Abstract

Pastoral ministry is centered around an activity of sharing Gospel values. Itsmain context is faith experience of the people of God. How can these valuesbe truly integrated into one’s life? Life of a person is marked by a gradualtransformation. One’s pre-understandings are mainly formed through daily lifepractices. Unavoidably these pre-understandings are assumed in understandingthe Gospel. Hermeneutics unfold a process of understanding. However, thisdoes not mean that a reader would not be able to involve personally andtotally in an effort of living the Gospel. In its turn his or her experiencewill be re-interpreted and transformed by the Gospel. While doing pastoralministry, one and a community will deeply experience the truth of the Gospel.In some ways, they reflect the truth of the Gospel that are peace and justice.The core of pastoral ministry is to foster the living community in promotingthe values of the Gospel. This community may eventually become a peacefuland prophetic movement in the world.
Manusia Indonesia: Sdm Manusia Cermin Daya Cipta Ilahi Darmawijaya, Stanislaus Kostka
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 09, TAHUN 1995
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1477.041 KB)

Abstract

----
Bagaimana Alkitab Itu Suatu Kesatuan Harun, Martin
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 04, TAHUN 1990
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2142.399 KB)

Abstract

----
Wacana Paulus di Atena (Kis 17:22-31) sebagai Tawaran Model Pertobatan Resiprokal bagi Gereja dan Budaya Setempat Viktorahadi, R.F. Bhanu
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 20, NOMOR 02, OKTOBER 2011
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.727 KB)

Abstract

Church in Indonesia is still regarded a foreign entity in the midst of the largersociety where it stands. It comes to happen because the church is often consideredof not willing to open herself to create a dialogue with the society. In this case,Paul’s experience in Athen (Acts 17:22-31) could perhaps become inspiration for theChurch in building a sincere dialogue with her circumstance. In his conversationwith the Athenians, Paul succesfully made use of the elements which actuallybelong to the background of his partners as a means for proclaiming Jesus Christ.By doing this, at the same time, he placed the Athenians as his equal partners ofdialogue. Creating a dialogue with others is indeed a long unending process thatreally requires repentances from those who are involved in it.
The Mystical Illusion Of The Javanese Keramat Places: On The Threshold Of Socio-Cultural “Interfaces” Meuriot, Jean François
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 18, NOMOR 01, APRIL 2009
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.525 KB)

Abstract

Ketika menghadapi kesulitan banyak orang Jawa pergi berziarah ke tempattempatkeramat untuk mendapatkan kelegaan. Tempat keramat bisa berkaitandengan kehadiran yang ilahi di tempat itu, namun tempat keramat dapat jugaterjadi karena dimaksudkan demikian oleh suatu masyarakat. Tempat keramatmerupakan suatu rapresentasi dari kehendak masyarakat. Dalam masyarakatJawa, tempat keramat dapat dikunjungi oleh orang dari pelbagai agama. Secaraetnologis-sosial, hal ini tidak dapat dipandang sebagai sinkretisme, namunlebih merupakan kebersamaan sosial. Kunjungan ke tempat-tempat keramatmerupakan sarana bagi orang Jawa untuk mengembalikan posisinya dalamkehidupan bersama.
Makna Dan Tugas Teologi Dalam Gereja Martasudjita, E.P.D.
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 10, TAHUN 1997
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1745.015 KB)

Abstract

----
Forgiveness: Its Power and Complexities Tridiatno, Yoachim Agus; Banawiratma, JB.; Udasmoro, Wening
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 20, NOMOR 02, OKTOBER 2011
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.166 KB)

Abstract

Secara tradisional memaafkan telah dihidupi oleh masyarakat Indonesia. Akhir-akhir ini disadari bahwa memaafkan merupakan sarana terapi yang ampuhuntuk menyembuhkan luka-luka batin akibat kekerasan dan perlakuan buruk dimasa lampau. Memaafkan merupakan jalan ke arah rekonsiliasi dan perdamaian.Maka terapi dan studi memaafkan berkembang pesat di seluruh penjuru dunia.Namun, sesungguhnya memaafkan bukan sekedar sarana terapi melainkanungkapan kemurahan hati dari si pemberi maaf, bukan demi kepentingan sipemberi maaf itu. Memaafkan merupakan kekuatan yang menyembuhkan danmenghidupkan. Memaafkan juga berhubungan dengan keadilan dan rekonsiliasi.Dengan demikian, pengertian dan makna memaafkan sangat kompleks
Memberdayakan Hubungan Paroki dan Lembaga Pendidikan Katolik di Masa Krisis. Suatu Program yang Plausibel dalam Komunitas Basis Subanar, Gregorius Budi
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 13, TAHUN 2000
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1377.574 KB)

Abstract

Hubungan antara paroki (orang kristiani setempat) dan biara serta sekolah menentukan wajah Gereja Katolik di lndonesia, dan selama lebih dari seratus tahun interaksi atau kerja sama antara ketiga lembaga dan gerak itu membuat Gereja Katolik bertumbuh di lndonesia. Apakah dalam siuasi krisis diperlukan paradigma baru, yang menjaring paroki dan terutama sekolah, agar warta yang dibawa Gereja tetap plausibel?Karangan ini melacak sejarah pertumbuhan paroki sampai pada titik kisis sekarang ini; dan demikian pula diikuti sejarah pertumbuhan lembaga pendidikan katolik sampai titik kritis. Apakah dibuka terobosan baru, kalau (tempat) sekolah Katolik menjadi jauh dari (tempat gedung) Gereja paroki? Apakah dalam model "Gereja diaspora" sekolah dan paroki dapat menemukan tempat tepat dan dapat berhubungan lebih nyata serta melayani manusia dan lnjil dengan lebih jujur?
Dari Kandungan Doktrinal Ke Kandungan Literer: Makna Keluaran 3:14 Singgih, Emmanuel Gerrit
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 10, TAHUN 1997
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1831.836 KB)

Abstract

---Â