cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sport Science
ISSN : 19075111     EISSN : 26204681     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Sport Science diterbitkan oleh jurusan Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang, setiap dua kali dalam setahun, yakni pada bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 233 Documents
VO 2 MAX ON WOMEN RECREATION RUNNERS (CASE STUDY ON WOMEN'S RECREATION RUNNERS IN GANTARVELOCITY) prisca widiawati
Jurnal Sport Science Vol 10, No 2 (2020): December
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um057v10i2p129-134

Abstract

Physical fitness is a component that is needed by the body. Physical fitness supports a person in carrying out their daily activities. Someone with an unfit body can easily feel tired , which can result in productivity at work . The most appropriate indicator to see physical fitness is to look at the VO 2 max value or the maximum oxygen capacity value . This study is a pre-experimental study that aims to see whether or not there is a difference in the VO 2 max value before the VO 2 value max after the respondent is given training. The data used in this study is secondary data taken from the Gantarvelocity data bank for 2019–2020. The sample used was 30 samples taken by random sampling . The data analysis used is the t-test which will be used to see whether there is a difference in the VO 2 max value before the VO 2 max value after the respondent is given training . B erdasarkan statistical tests that have been done, gained significant value of 0.000 or less than 0.05. This shows that there is a difference between the VO 2 max value before the VO 2 max value after the respondent is given training .
PERMAINAN TRADISIONAL EGRANG TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI LATIHAN KESEIMBANGAN DINAMIS PADA ANAK Kurnia Putri Utami
Jurnal Sport Science Vol 11, No 1 (2021): June
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um057v11i1p7-11

Abstract

Memiliki keseimbangan dinamis yang baik membuat anak-anak lebih mudah dalam melakukan aktifitas fisik dan menghindari adanya resiko jatuh saat beraktifitas maupun bermain. Dengan keseimbangan dinamis yang baik, anak-anak memiliki kemampuan respon postural yang tepat ketika dibutuhkan dan meningkatkan kepercayaan diri anak untuk melakukan aktifitas gross motor. Kemampuan mempertahankan postur tubuh dalam keadaan stabil saat bergerak pada anak dapat ditingkatkan dengan memberikan latihan dalam bentuk permainan yaitu permainan tradisional egrang tempurung kelapa. Permainan ini dapat menstimulasi kontraksi otot-otot abdomen, dan juga otot-otot di ekstremitas bawah yang penting untuk mempertahankan posisi tubuh dalam kondisi bergerak. Penelitian ini menilai keseimbangan dinamis anak menggunakan Balance Beam Test sebelum dan setelah pemberian permainan egrang tempurung kelapa dua kali seminggu selama empat minggu. Hasil analisa data menunjukkan adanya peningkatan nilai keseimbangan yang signifikan dengan p<0,000 ( p<0,05) setelah pemberian permainan egrang tempurung kelapa pada anak usia 5-6 tahun.
GAMBARAN AKTIVITAS FISIK BERKORELASI DENGAN KESEIMBANGAN DINAMIS LANSIA Nungki Marlian Yuliadarwati; Mia Agustina; Safun Rahmanto; Septyorini Septyorini
Jurnal Sport Science Vol 10, No 2 (2020): December
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um057v10i2p107-112

Abstract

Terjadi penurunan sensasi pada sistem vestibular pada usia 30 tahun diantaranya vestibular ocular reflex (VOR) yang akan mengalami percepatan penurunan pada usia 55-60 tahun. Penurunan ini dapat meningkatkan gangguan keseimbangan pada lansia dengan aktivitas fisik rendah. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan korelasi aktivitas fisik dengan keseimbangan dinamis pada lansia dengan jumlah sampel sebanyak 62 lansia. Penelitian ini termasuk penelitian non eksperimental dengan desain penelitian observasional analitik menggunakan pendekatan cross sectional dengan teknik pengumpulan data purposive sampling. Aktivitas fisik diukur menggunakan kuisioner Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ) sedangkan keseimbangan diukur menggunakan Time Up and Go Test (TUG). Hasil analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rho dengan nilai p<0,05. Sehingga dapat disimpulkan terdapat korelasi aktivitas fisik dengan keseimbangan dinamis lansia. 
Peningkatan Range of Motion (ROM) Pada Lansia Dengan Kasus Knee Osteoarthitis Dengan Menggunakan Latihan Retrowalking di Puskesmas Kendal Kerep Sri Sunaringish Ika Wardojo
Jurnal Sport Science Vol 11, No 1 (2021): June
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um057v11i1p41-45

Abstract

Latar Belakang: Nyeri  sendi atau arthritis merupakan  penyakit  yang  umum terjadi  pada  lansia dan paling banyak menyebabkan kecacatan. Intervensi Fisioterapi yang ada hingga saat ini hanya berfungsi untuk mengurangi nyeri dan mempertahankan fungsi dari sendi yang terkena. Retrowalking atau yang dikenal dengan jalan mundur merupakan salah satu terapi yang dapat digunakan untuk lansia dengan osteoarthritis knee. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre eksperimental dengan rancangan pre dan post test bertujuan untuk mengetahui efektifitas retrowalking untuk peningkatan ROM pada lansia dengan osteoarthritis knee. Populasi penelitian ini adalah lansia di puskesmas Kendal Kerep dengan jumlah sampel 13 orang. Tehnik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan protokol intervensi menggunakan standart operating procedure. Data yang diperoleh akan dianalisis menggunakan uji T berpasangan (α = 0,05).Hasil: Hasil analisis uji T berpasangang didapatkan hasil nilai P = 0,001 dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat efektifitas retrowalking terhadap peningkatan ROM lansia dengan osteoarthritis knee  di puskesmas Kendal Kerep.Kesimpulan: Retrowalking memberikan manfaat latihan serta rehabilitasi yang unik. Pada saat berjalan mundur, pada fase swing fleksi lutut cenderung lebih kecil dari pada saat berjalan biasa, hal tersebut mengurangi gerakan lutut saat retrowalking. Penelitian ini diharapkan menambah pengetahuan tenaga kesehatan mengenai manfaat retrowalking untuk knee osteoarthritis. Sehingga dapat dimanfaatkan sebagai home program.
Survei kadar circulating endhotelial cells (CEC) pada peserta senam aerobik dilapangan rampal kota Malang bayu novio airlangga; Rias Gesang Kinanti; Olivia Andiana
Jurnal Sport Science Vol 10, No 2 (2020): December
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um057v10i2p135-143

Abstract

Kerusakan sel-sel endothelial akan mengganggu fungsi pembuluh darah. Gangguan fungsi pembuluh darah merupakan awal penyakit kardiovaskular. Beberapa penyakit kardiovaskular yang dapat timbul akibat gangguan fungsi pembuluh darah, yaitu infark miokard, critical limb ischemia, stroke, gagal ginjal, aterosklerosis, dan penyakit degenerative lainnya. Faktor-faktor penyebab gangguan kardiovaskular di antaranya inflamasi, konsumsi obat-obatan yang berlebihan, konsumsi alkohol, tekanan darah tinggi, kolesterol, trauma, dan pola diet yang tidak sehat.            Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar Circulating Endothelial Cells (CEC) dalam darah pada peserta senam aerobik dilapangan Rampal Kota Malang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel  penelitian ini adalah 10 peserta senam aerobik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi. Instrumen yang digunakan adalah kuisioner dan tes. Penggunaan kuisioner untuk mengetahui aktivitas fisik sehari-hari, umur, status gizi, kebiasaan merokok dan rutinitas latihan. Analisis data dalam penelitian menggunakan uji statistik deskriptif kuantitatif dengan persentase.Peningkatan kadar CEC juga signifikan di pengaruhi oleh tingkat frekuensi latihan senam dalam seminggu. Latihan senam yang tidak dilakukan dengan teratur dalam beberapa bulan menyebabkan proses adaptasi tubuh yang tidak sempurna. Proses adaptasi yang tidak sempurna menyebabkan tidak terjadinya mekanisme coping dan stressor akan mengganggu proses homeostatis dalam tubuh. Latihan tidak teratur dapat meningkatkan respon akut yang dapat meningkatkan produksi radikal bebas. Latihan yang dilakukan tidak teratur menyebabkan peningkatan oksidan yang lebih besar dari pada antioksidannya sehingga terjadi peningkatan stres oksidatif.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan Kadar Circulating Endothelial Cells (CEC) pada peserta senam aerobik dilapangan Rampal kota Malang memiliki nilai rata-rata baik kadar CEC normal yaitu 2,319% (ng/ml) berdasarkan parameter 0,12 - 5 % (ng/ml) 
PENGARUH SKIPPING SINGLE FOOT JUMPS TERHADAP KESEIMBANGAN DINAMIS PEMAIN BASKET Anita Faradilla Rahim; Safun Rahmanto; Kharin Desyani Pentalia
Jurnal Sport Science Vol 11, No 1 (2021): June
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um057v11i1p12-17

Abstract

Pemain basket memiliki tubuh yang ideal tetapi saat berebut bola dengan lawan mau melompat atau menembak sering tidak stabil dan mendarat kurang stabil. Dengan mempertahankan posisi tubuh dengan stabil Ketika berdiri dengan landasan dengan baik maka keseimbangan dinamis baik. Pemberian latihan skipping dengan teknik single foot jumps dapat meningkatkan keseimbangan dinamis pada pemain basket. Tujuan penelitian ini adalah untuk Mengetahui Pengaruh Latihan Skipping Single Foot Jumps Terhadap Keseimbangan Dinamis Pemain Basket. Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian pre experimental dengan one group pre-test post-test design. Populasi dalam penelitian ini adalah pemain basket yang ada di kota Malang. Jumlah sampel 10 responden yang memenuhi kriteria inklusi dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian yang didapatkan adalah nilai keseimbangan dinamis diukur dengan Y balance test. Hasil analisis penelitian dengan paired T test dengan nilai signifikansi 0.001 dan 0.000 (p<0.05). Kesimpulan penelitian ini adalah  Skipping single foot jumps memiliki pengaruh terhadap nilai keseimbangan dinamis pemain basket.
SURVEI MINAT DAN MOTIVASI WANITA MEMILIH OLAHRAGA SEPAK BOLA PADA TIM PERSIKOBA PUTRI KOTA BATU febry anita; Sapto Adi; Olivia Andiana
Jurnal Sport Science Vol 10, No 2 (2020): December
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um057v10i2p113-122

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui minat, motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik wanita memilih olahraga sepakbola pada tim Persikoba Putri Kota Batu.  Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik survei. Populasi dan sampel yang digunakan sebanyak 30 wanita, dengan teknik sempel jenuh, teknik pengumpulan data menggunakan angket dan analisis.Hasil dalam penelitian ini yaitu pada variabel Minat yaitu secara keseluruhan  diperoleh sebesar 90 % dalam kategori “Sangat Baik” dengan rata – rata 87,77%, variabel motivasi intrinsik mendapatkan hasil 90% dalam kategori “Sangat Baik” dengan rata – rata 94,34%, sedangkan untuk motivasi ekstrinsik dengan hasil 93,34 % dengan kategori “Sangat Baik” dan 6,66% dengan rata - rata tingkat motivasi ekstrinsik  yaitu 87,94%.  Dari penelitian tersebut dapat dijelaskan bahwa motivasi intrinsik mendapatkan nilai tertinggi dibandingkan dengan motivasi ekstrinsik dan minat. Motivasi intrinsik sangat dominan dalam mempengaruhi wanita memilih olahraga sepakbola. Kesimpulannya minat, motivasi intrinsik dan ekstrinsik sangat mempengaruhi wanita dalam memilih olahraga sepakbola pada tim PERSIKOBA Putri Kota Batu
Pengaruh Penggunaan Korset Lumbal Terhadap Penurunan Nyeri Pada Penderita Nyeri Pinggang Rezky Amaliah Usman
Jurnal Sport Science Vol 11, No 1 (2021): June
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um057v11i1p46-50

Abstract

ABSTRAKKorset lumbal merupakan penyangga pinggang yang bertujuan menjaga stabilitas struktur pada pinggang dan diharapkan mampu menjadi alternatif dalam menangani nyeri pinggang bawah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penggunaan korset lumbal terhadap perubahan nyeri pada penderita nyeri pinggang bawah. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Universitas Hasanuddin. Penelitian ini menggunakan quasy experimental dengan desain one group pretest and posttest. Sampel yang digunakan adalah total sampling dengan keluhan nyeri pinggang bawah yang datang berobat di Poli Fisioterapi Rumah Sakit pendidikan Unhas Makassar selama penelitian berlangsung. Dalam penelitian ini, pengumpulan data dilakukan dengan cara pengambilan data primer menggunakan VAS (Visual Analog Scale) berupa pengukuran tingkat nyeri sebelum dan sesudah pengguanan korset lumbal. Analisis data dilakukan dengan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan tingkat nyeri terbanyak pada pre-test adalah kategori Kurang Nyeri (3,0 – 4,9Cm) dan Nyeri (5,0 – 5,9Cm) yakni 11 responden (44.0%) dan tingkat nyeri paling sedikit adalah kategori sangat nyeri (9,0-10,0) yakni 0 (tidak ada). Sedangkan tingkat nyeri terbanyak pada post-test adalah kategori Kurang Nyeri (3,0 – 4,9Cm)  yakni sebanyak 16 responden (64.0%) sedangkan paling sedikit yakni kategori Lebih Nyeri dan Sangat Nyeri yakni(9,0-10,0) yakni 0 (tidak ada) responden. Hasil Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,001 atau nilai p<0,05.Terdapat pengaruh lumbal korset terhadap perubahan nyeri pinggang pada penderita nyeri pinggang bawahKata Kunci : nyeri, nyeri pinggang bawah, korset lumbal. 
PENGARUH LADDER DRILL EXERCISE TERHADAP KECEPATAN DAN KELINCAHAN PEMAIN FUTSAL Anita Faradilla Rahim
Jurnal Sport Science Vol 10, No 2 (2020): December
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um057v10i2p153-157

Abstract

Dalam bermain futsal dibutuhkan beberapa komponen kemampuan fisik yang memadai seperti kekuatan, akselerasi, kecepatan, kelincahan, keseimbangan dan ketahanan tubuh (Setyawan, 2010). Saat ini banyak pemain futsal yang mengeluhkan kurangnya kecepatan dan kelincahan saat berlari dan menggiring bola sehingga meningkatkan risiko terjadinya cedera olahraga dan mengurangi kesempatan untuk mendapatkan gol (Udiyana, 2014). Kecepatan dan kelincahan dapat ditingkatkan dengan berbagai jenis latihan antara lain adalah ladder drill exercise. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Ladder Drill Exercise terhadap peningkatan kecepatan pemain futsal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode quasi eksperimental pre-test and post-test one group design. Jumlah populasi dalm penelitian ini sebanyak 53 orang dan yang masuk sampel sebanyak 30 orang. Pengukuran kecepatan  menggunakan Sprint 30 Meter Test dan pengukuran kelincahan menggunakan Illinois Agility Test.  Uji normalitas yang digunakan pada penelitian ini adalah uji Shapiro Wilk, uji pengaruh yang digunakan adalah wilcoxon singed rank test . Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh ladder drill exercise terhadap kecepatan dan kelincahan pemain futsal.
OBESITAS BERPENGARUH TERHADAP KONTROL ASMA PADA ANAK USIA 6-18 TAHUN Nurul Aini Rahmawati; Itamala Sari; Atika Yulianti
Jurnal Sport Science Vol 11, No 1 (2021): June
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um057v11i1p18-26

Abstract

Masa anak-anak merupakan masa pertumbuhan dengan rentang usia 2-10 tahun. Sedang masa remaja adalah masa peralihan dari masa anak-anak menuju dewasa dengan rentang usia 10-19 tahun. Pada masa anak-anak dan remaja, menjaga keseimbangan gizi atau pola makan dan aktivitas fisik menjadi sangat penting, karena akan berpengaruh terhadap risiko terjadinya berat badan berlebih atau obesitas. Prevalensi obesitas anak meningkat pesat di seluruh dunia. Peningkatan prevalensi obesitas telah diikuti dengan peningkatan asma di seluruh dunia baik pada anak-anak maupun dewasa. Oleh karena itu, perlu adanya analisis mengenai hubungan obesitas terhadap kontrol asma pada anak. Tujuan dari analisa ini yaitu untuk mengetahui hubungan obesitas terhadap kontrol asma pada anak, sehingga dapat menjadi sumber acuan dalam pemberian pelayanan kesehatan dan ilmu pengetahuan. Metode penelitian pada artikel ini adalah literature review yang dilakukan pada Desember 2020 hingga April 2021 melalui database: PubMed, ProQuest, dan Google Schoolar dengan kurun waktu publikasi 7 tahun terakhir. Hasil dari pencarian artikel sesuai kriteria inklusi dan eksklusi terdapat 10 studi penelitian yang memenuhi syarat. Berdasarkaan hasil analisis artikel yang memenuhi kriteria inklusi ditemukan bahwa obesitas mempengaruhi kontrol asma pada anak. Obesitas mempengaruhi kontrol asma melalui faktor mekanik dari perubahan fisiologi paru dan faktor peradangan sistemik.