cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Media Teknologi Hasil Perikanan
ISSN : 23374284     EISSN : 26847205     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Media Teknologi Hasil Perikanan adalah berkala ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, UNSRAT. Media ini akan mempublikasikan hasil penelitian dan kajian pustaka terbaru dalam bidang Teknologi Hasil Perikanan, khususnya yang berhubungan dengan penerapan teknologi bagi peningkatan kualitas produk perikanan, pengembangan produk baru hasil perikanan, keamanan produk hasil perikanan,pemanfaatan limbah hasil perikanan serta topik lain yang berhubungan erat dengan pemanfaatan dan pengolahan hasil perikanan yang dapat dikonsumsi oleh manusia.
Arjuna Subject : -
Articles 183 Documents
Peningkatan Mutu dan Pendapatan Pengolah Ikan Cakalang Asap di Desa Pontoh, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara Pandey, Engel; Pongoh, Jenki
Media Teknologi Hasil Perikanan Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/mthp.8.1.2020.26056

Abstract

A low level of sanitation and hygiene applied by smoked fish processors in North Sulawesi can affect the quality and safety of the product itself. Interestingly, there is a huge market demand of smoked fish product in North Sulawesi. That is why  it is necessary to improve quality of smoked fish product by assisting the smoked fish processors. The program's target partners are located in Pontoh Village, Wori District, North Minahasa Regency which is geographically located on the coast Pontoh Village is categorized as a fishing community, which is about 50% classified as poor families and has a small business group of processing smoked fish. The aim of this program is to increase production, marketing and finance for small entrepreneurs in Pontoh Village, Wori District, North Minahasa Regency so they can be skilled and economically independent. The specific target of this activity is to produce smoked fish products that are superior in terms of taste and shelf life while providing business continuity and strong management. The method of implementation that will be applied to this program are 1) Training on how to produced smoked-fish product using good manufacturing practices  2) Assiting about sanitation and hygiene in every step of producing smoked fish; 3) Advising on management
IDENTIFIKASI KAPANG PADA RUMPUT LAUT Eucheuma cottonii (Kappaphycus alvarezii) KERING DARI DESA RAP RAP ARAKAN KECAMATAN TATAPAAN KABUPATEN MINAHASA SELATAN Teurupun, Andreas; Timbowo, Semuel Marthen; Palenewen, Joyce CV
Media Teknologi Hasil Perikanan Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/mthp.1.1.2013.4140

Abstract

Rumput laut merupakan salah satu sumber devisa negara dan sumber pendapatan bagi masyarakat pesisir dan merupakan salah satu komoditi laut yang sangat populer dalam perdagangan dunia, karena pemanfaatannya yang demikian luas dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai sumber pangan, obat-obatan dan bahan baku industri. Rumput laut akan bernilai ekonomis setelah mendapat penanganan lebih lanjut. Umumnya penanganan pasca panen rumput laut oleh petani hanya sampai pada tahap pengeringan. Prinsip pengeringan adalah suatu cara untuk mengeluarkan atau menghilangkan sebagian air yang terkandung melalui penggunaan energi panas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis kapang dan menghitung total jamur yang terdapat pada rumput laut Eucheuma cottonii (Kappaphycus alvarezii) kering yang diambil dari Desa Rap-Rap Arakan Kecamatan Tatapaan, Kabupaten Minahasa Selatan. Penelitian ini dilakukan di laboratorium dengan parameter yang diuji meliputi parameter mikrobiologi: total kapang, identifikasi kapang dan parameter kimia: kadar air dan nilai pH. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksploratif yaitu suatu metode penelitian yang dilakukan untuk mengungkapkan keterangan dari suatu fakta tertentu secara terperinci dan sistematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kisaran total koloni kapang tertinggi adalah pada pengambilan pertama yaitu 3,0 x 103 dan yang terendah adalah pada pengambilan kedua yaitu 2,0 x 103. Kadar air tertinggi pada pengambilan kedua yaitu 6,68% dan terendah pada pengambilan pertama yaitu 6,55%. Sedangkan nilai pH tertinggi 5,58 (pengambilan pertama) dan terendah 5,23 (pengambilan kedua). Berdasarkan hasil parameter tersebut, jenis kapang yang teridentifikasi pada rumput laut K. Alvarezii adalah Fusarium sp dan Penicillium sp.
KARAKTERISTIK ORGANIOLEPTIK OTAK-OTAK IKAN YANG DIBERI EDIBLE COATING KARAGINAN DENGAN PENAMBAHAN ASAP CAIR Bariah, Eka Irma Q; Berhimpon, Siegfried; Mongi, Eunike Louisje
Media Teknologi Hasil Perikanan Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/mthp.3.1.2015.8329

Abstract

Edible coating is a new type of packaging made of biopolymer. The advantages of edible coating is enable to protect the food product, the original appearance of the product can be maintained and the product can be eaten as well as environmentally friendly. The study aim was to look at the organoleptic characteristics of fish cake coated with edible coating of carrageenan were given a liquid smoke. The treatments  given were variation of carrageenan concentration i,e. 0%, 1%, 1,5%, 2%, 2,5%, 3%. The experiment was designed using a Completely Randomized Design (CRD). To determine the effect of treatments, the data were tested using organoleptical tests consists of hedonic and texture.The results shown that hedonic test of the appearance and color of the raw sample have significant effect (p>0,05), while the other test showed no significant effect (p>0,05). However, the organoleptical score for taste, smell and texture shown a tendency that the fish cake coated, have  higher score than without coated. Keywords: Edible coating, Carrageenan, Fish cake, Liquid smoke.
TEKNOLOGI PENGOLAHAN IKAN CAKALANG ASAP UNTUK PENINGKATAN MUTU DAN PENDAPATAN PENGOLAH Dotulong, Verly; Montolalu, Lita ADY; Damongilala, Lena Jeane
Media Teknologi Hasil Perikanan Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/mthp.6.2.2018.19522

Abstract

Mitra sasaran program ini berlokasi di desa Ponosokan Belang, Kec. Belang, Kab. Minahasa Tenggara yang secara geografis terletak di pesisir pantai dengan potensi perikanan laut yang potensial untuk dikembangkan. Desa ini dikategorikan sebagai masyarakat nelayan, yang sekitar 21% tergolong keluarga miskin dan mempunyai kelompok usaha pengolah ikan cakalang asap yang merupakan salah satu produk olahan yang digemari oleh masyarakat sekitar dan pemasaran sebagian tersebar pada pasaran lokal. Harga ikan cakalang asap rendah dan hanya mempunyai masa simpan 2–3 hari. Tujuan program ini yaitu meningkatkan mutu dan produksi melalui proses pengasapan yang saniter dalam ruang pengasapan tertutup, serta manajemen pada pengusaha kecil di desa ini agar terampil dan mandiri secara ekonomi. Target khusus kegiatan ini menghasilkan produk ikan asap yang unggul dari segi rasa, sanitasi dan higienis, serta memberikan kelangsungan usaha dan manajemen yang tangguh. Adapun metode pelaksanaan yang akan diterapkan pada program ini yaitu 1) Permasalahan mitra yang disepakati yaitu aspek produksi dan manajemen; 2) Metode pendekatan yang akan ditawarkan untuk mengatasi persoalan mitra yakni penyuluhan, pelatihan, pendampingan dan evaluasi; 3) Prosedur kerja untuk mendukung ke-2 aspek permasalahan, berturut-turut yaitu survey, penyuluhan, pelatihan, evaluasi, luaran, pelaporan. Hasil yang dicapai adalah sebagai berikut: terjadi peningkatan mutu ikan cakalang asap melalui teknologi pengolahan yang memenuhi standar sanitasi dalam ruang pengasapan tertutup, serta produk dikemas plastik secara vakum dan terjadi efisiensi penggunaan bahan pengasap yang sekaligus meningkatkan pendapatan pengolah melalui harga jual yang lebih tinggi
MUTU KIMIA DAN MIKROBIOLOGI IKAN ROA ASAP PRODUKSI DESA BAHOI KECAMATAN LIKUPANG BARAT KABUPATEN MINAHASA UTARA Lohoo, Helen Jenny; Mongi, Eunike Louisje
Media Teknologi Hasil Perikanan Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/mthp.7.2.2019.23729

Abstract

Metode pendekatan yang ditawarkan untuk mengatasi persoalan mitra yakni penyuluhan, pelatihan, pendampingan dan evaluasi; Contoh sampel ikan roa asap yang diperiksa di Balai Riset dan Standardisasi Industri Manado diperoleh nilai yang memenuhi syarat SNI, seperti Kadar air 11.31%, protein 78,16%. Dengan adanya Program Kemitraan Masyarakat pada Kelompok Pengolahan ikan Roa Asap di Desa Bahoi Kecamatan Likupang Barat Kabupaten Minahasa Utara Propinsi Sulawesi Utara, Masyarakat dapat membentuk/mengembangkan kelompok masyarakat wirausaha yang mampu mengolah ikan Roa Asap yang berkualitas dengan bahan bakar yang tidak merusak lingkungan mangrove
BAKTERI Escherichia coli PADA AIR PENCUCI IKAN DI PASAR BAHU MANADO Kapisa, Norce Elin; Timbowo, Semuel Marthen; Mewengkang, Hanny Welly
Media Teknologi Hasil Perikanan Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/mthp.4.1.2016.6858

Abstract

Air merupakan media pelarut yang penting dalam pencucian ikan, sebab dengan pencucian ikan dapat mengurangi sampai menghilangkan bahan kimia ataupun mikro organisme berbahaya. Dengan mengetahui kualitas air yang digunakan dapat mencegah kontaminasi bakteri patogen berasal dari air terhadap produk oleh konsumen.Penelitian bertujuan untuk mengenal keberadaan bakteri pada E. coli pada air pencuci ikan di Pasar Tradisional Bahu Manado. Metode yang digunakan dalam penelitian yang dilakukan untuk mengungkapkan keterangan suatu fakta tertentu suatu terperinci dan sistematik. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah masalah mikrobiologi meliputi bakteri dan total E. coli pada air pencuci ikan. Perlakuan yang diberikan adalah air pencuci ikan dan air pencuci ikan diberi khlorin10% total bakteri tertinggi terdapat pada air pencuci ikan tanpa khlorin sebesar 2400. Dan terendah pada air pencuci ikan dengan khlorin 10 % ppm.Kata kunci: Escherichia coli, kualitas air, kontaminasi, pasar tradisional.
KANDUNGAN FITOKIMIA DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK METANOL RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii Lantah, Puji Lestari; Montolalu, Lita ADY; Reo, Albert Royke
Media Teknologi Hasil Perikanan Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/mthp.5.3.2017.16785

Abstract

The objective of the study was to determine the phytochemical content and antioxidant activity of Kappaphycus alvarezii seaweed extracted with methanol solvent. The extract was obtained by maceration of dried seaweed. Phytochemical tests were performed to determine the presence of alkaloids, flavonoids, saponins, triterpenoids and steroids. Kaphaphycis alvarezii seaweed antioxidant activity was tested by DPPH method (1-1-diphenyl-2-picrylhydrazyl). A phytichemical test revealed that there was not any alkaloids, flavonoids, saponins, steroids and triterpenoids content in methanol extract Kappaphycus alvarezi. The antioxidant activity by DPPH method showed the high IC50 value (163.82 ppm) It is indicated that the antioxidant activity of Kappaphycus alvarezii of dried seaweed extracted with methanol was very weak. The negative result from phytochemical test was speculated caused by the drying process of seaweed samples, the type of seaweed itself, and the insufficiency of desalting process. The unsaturated fatty acids was suspected to act as antioxidant in this type of seaweedTujuan penelitian adalah untuk mengetahui kandungan fitokimia dan aktivitas antioksidan rumput laut Kappaphycus alvarezii yang diekstraksi dengan pelarut metanol. Ekstrak diperoleh dengan cara maserasi terhadap rumput laut kering. Uji fitokimia dilakukan untuk mengetahui keberadaan senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, triterpenoid dan steroid. Aktivitas antioksidan rumput laut Kaphaphycis alvarezii diuji dengan metode DPPH (1-1-difenil-2-pikrilhidrazil). Hasil penelitian memperlihatkan tidak terdeteksinya senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, steroid dan triterpenoid pada ekstrak metanol Kappaphycus alvarezi. Uji aktivitas antioksidan dengan metode DPPH menunjukkan nilai IC50 sebesar 163.82 ppm. Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas antioksidan rumput laut Kappaphycus alvarezii kering yang diekstraksi dengan metanol sangat lemah. Tidak terdeteksinya kandungan fitokimia diduga karena sampel rumput laut dikeringkan dengan sinar matahari langsung, jenis rumput laut ini tidak memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi dan proses desalting yang tidak maksimal. Aktivitas antioksidan yang sangat lemah dari rumput laut ini diduga berasal dari kandungan asam lemak tak jenuh
KUALITAS SEMI-REFINED CARRAGEENAN CHIPS PADA RUMPUT LAUT MERAH Kappaphycus alvarezii YANG DIKERINGKAN DENGAN MENGGUNAKAN CABINET DRYER Dumondor, Brian; Makapedua, Daisy Monica; Taher, Nurmeilita; Dotulong, Verly; Mongi, Eunike Louisje; Montolalu, Roike Iwan
Media Teknologi Hasil Perikanan Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/mthp.7.1.2019.21306

Abstract

Rumput laut merah Kappaphycus alvarezii merupakan salah satu komoditas ekspor dan program utama revitalisasi perikanan yang berperan penting dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat karena mengandung zat karaginan yang merupakan bahan campuran dalam industri pangan dan non pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas semi-refined carrageenan rumput laut merah Kappaphycus alvarezii yang dikeringkan dengan menggunakan cabinet dryer. Penelitian ini menggunakan konsentrasi larutan KOH 8% serta menggunakan metode pengeringan cabinet dryer dengan suhu 50–60°C. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kedua perlakuan pengeringan A1 (12 Jam) dan A2 (24 Jam) memenuhi syarat yang ditentukan oleh FAO. Tetapi perlakuan terbaik adalah perlakuan A2 (24 Jam) dimana kadar air yang didapat adalah 6,75%, kadar abu 25,04%, kadar abu tidak larut asam 0,04%, viskositas 14,52 cP, rendemen 26% dan memiliki nilai pH 9,85.
IDENTIFIKASI KAPANG PADA IKAN TERBANG (Hirundichthys oxycephalus) ASIN DI PASAR BERSEHATI Jumalia, Jumalia; Agustin, Agnes Triasih; Lohoo, Helen Jenny
Media Teknologi Hasil Perikanan Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/mthp.2.2.2014.6593

Abstract

The aim of this study was to identify the mold of salted flying fish (Hirundichthys oxycephalus) at pasar Bersehati Manado. The aim Manado this study was to identified the mold of salted Flying fish at pasar Bersehati Manado. These research was carried out chemical analysis and microbial analysis of salted fish in two steps which are the total plate colony and identified the species of mold. The chemical analysis was persentase of water content and pH. The result showed that the water content of the flying fish was 29.33–37.00% and pH was 7.24–7.37. And the result of the microbial test showed that total colony of mold was 7x102–13.1x103 CFU/gram and the spesies were Fusarium sp and Aspergillus sp.Keywords: flying fish, salted, microbial, Manado.
UJI MUTU IKAN CAKALANG (Katsuwonus pelamis-L) DAN IKAN TONGKOL (Euthynnus affinis) SEGAR DI TPI TUMUMPA SELAMA PENYIMPANAN DINGIN Ekasari, Desta; Suwetja, I Ketut; Montolalu, Lita ADY
Media Teknologi Hasil Perikanan Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/mthp.5.2.2017.14904

Abstract

The skipjack tuna (Katsuwonus pelamis-L) or the locally known as Cakalang and the mackerel tuna (Euthynnus affinis) or tongkol as it known locally are the types of fishes that have high economic value. The aim of this research is to observe the decrease in freshness quality of the skipjack tuna and the mackerel tuna that have been stored for 14 days in a cool box with the temperature of 0–5ºC, with the supporting data based on The TVB-N analysis, organoleptic analysis and Miogobin value analysis. The results using the three testing procedures which are consists of TVB-N value, organoleptic value and Mioglobin value, indicated that the meat of the mackarel tuna have more faster rate of degradation than the skipjack tuna. Data from the result of TVB-N anova calculation proved that the type of fish have no influence on the TVB-N value, while the storage duration are very influential the TVB-N value. In data of organoleptic value the general impression of skipjack tuna and the mackerel tuna obtained from the anova calculated imply that the type of fish influence the appearance and texture but not with the eyes gills and odour . While the treatment of storage time are impacted greatly on the appearance, texture as well as gills and odour. Keyword: TVB-N, Organoleptic, Mioglobin.   Ikan cakalang(Katsuwonus pelamis-L) dan ikan tongkol (Euthynnus affinis) merupakan salah satu jenis ikan yang mempunyai nilai ekonomi tinggi. Tujuan penelitian ini yakni untuk melihat kemunduran mutu kesegaran ikan cakalang dan ikan tongkol yang disimpan selama 14 hari dengan suhu 0–5ºC di cool box. Metode yang digunakan yaitu analisa TVB-N, analisa organoleptik dan analisa nilai Miogobin sebagai pendukung. Hasil analisa dengan tiga metode uji yaitu nilai TVB-N, nilai organoleptik dan nilai mioglobin, semuanya mengatakan bahwa daging ikan tongkol lebih cepat terdegradasi dibandingkan dengan ikan cakalang. Data hasil perhitungan anova TVB-N menyatakan bahwa jenis ikan tidak mempengaruhi kadar TVB-N sedangkan waktu lama penyimpanan sangat mempengaruhi tingkat kadar TVBN. Pada data nilai organoleptik kesan umum ikan cakalang dan ikan tongkol pada hasil perhitungan anova didapatkan jenis ikan mempengaruhi kenampakan dan tekstur tetapi tidak untuk mata, insang dan bau Sedangkan untuk perlakuan lama penyimpanan sangat mempengaruhi pada kenampakan, tekstur, insang, mata dan bau. Kata Kunci: TVB-N, Organoleptik, Mioglobin.

Page 10 of 19 | Total Record : 183