cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains Psikologi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2017)" : 6 Documents clear
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN KINERJA KEPALA DESA BERBASIS KOMPETENSI ASTA BRATA Fattah Hidayat; Ninik Setiyowati
Jurnal Sains Psikologi Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.97 KB)

Abstract

Tujuan penelitian adalah pengembangan alat ukur model kepemimpinan asta brata ini adalah untuk menghasilkan alat ukur kepemimpinan asta brata beserta norma dalam versi Indonesia dan memiliki validitas serta reliabilitas yang dapat dipertanggung jawabkan.  Subjek instrumen terdiri dari 156 kepala desa di Jawa Timur yang berbasis budaya arek dan budaya mataraman. Deskripsi data jumlah butir skala kepemimpinan asta brata terdiri dari 100 butir. Skor terendah adalah  satu dan skor tertinggi adalah empat. Kategori  tingkat klasifikasi kepemimpinan asta brata dalam subjek penelitian 156 kepala desa  dibagi tiga  yaitu tinggi, sedang dan rendah. Kategori tinggi adalah interval 334,443 keatas termasuk kategori tinggi. Individu dengan kategori sedang berada pada interval 258,417 sampai dengan 334,443.  Kategori rendah adalah individu yang mendapat nilai 258,417 ke bawah.Kata Kunci : alat ukur, kepemimpinan, asta brataDOI : http://dx.doi.org/10.17977/um023v6i22017p056
HUBUNGAN KUALITAS KEHIDUPAN KERJA TERHADAP MOTIVASI KERJA KARYAWAN DI PUSKESMAS PAYA BAKONG ACEH UTARA Nur Hasmalawati; Winda Putri Diah Restya
Jurnal Sains Psikologi Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.171 KB)

Abstract

Kualitas kehidupan kerja atau Quality of Work Life (QWL) adalah persepsi karyawan tentang kesejahteraan mental dan fisik mereka ditempat kerja, seperti rasa aman dalam bekerja, kepuasan kerja, kondisi untuk dapat tumbuh dan berkembang sebagai manusia, sehingga dia puas dengan kebutuhan individualnya selama bekerja demi untuk mewujudkan tujuan perusahaan. Penelitin ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas kehidupan kerja atau Quality of Work Life (QWL) terhadap motivasi kerja karyawan di Puskesmas Paya Bakong Aceh Utara. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan yang bekerja di Puskesmas Paya Bakong Aceh Utara yang berjumlah 117 orang dan diambil sampel penelitian sebanyak 54 karyawan dengan teknik Simple Random Sampling. Penelitian ini menggunakan analisis data dengan analisis regresi sederhana serta pengambilan data dengan menggunakan model skala Likert (Methods Of Summated Rating). Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan adanya pengaruh kualitas kehidupan kerja terhadap motivasi kerja yang artinya hipotesis yang penulis ajukan diterima. Pengaruh kualitas kehidupan kerja terhadap motivasi kerja sebesar 42,3 % dengan nilai F 38,199 dan nilai p 0,000. Kesimpulan penelitian ini adalah adanya pengaruh kualitas kehidupan kerja terhadap motivasi kerja. Hal ini menunjukkan bahwa jika atasan memperhatikan dengan baik kualitas kehidupan kerja, maka motivasi kerja karyawan semakin tinggi dan akan produktif serta memberikan kinerja yang terbaik dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat selama bekerja di Puskesmas Bakong Aceh Utara.Kata Kunci: kualitas kehidupan kerja, motivasi kerjaDOI : http://dx.doi.org/10.17977/um023v6i12017p063
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP RESILIENSI MAHASISWA BIDIKMISI DENGAN MEDIASI EFIKASI DIRI Alaiya Choiril Mufidah
Jurnal Sains Psikologi Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.764 KB)

Abstract

Dalam siklus kehidupan ini terjadi perubahan-perubahan kondisi kehidupan yang kadang dampaknya tidak menyenangkan bagi individu, untuk bisa tetap bertahan dalam menghadapi perubahan-perubahan itu dibutuhkan keyakinan pada kemampuan diri untuk bisa menyelesaikan pada suatu masalah, namun pada kenyataannya tidak bisa dipungkiri individu tidak bisa hanya mengandalkan pada keyakinan kemampuannya untuk menyelesaikan sesuatu namun individu juga membutuhkan adanya dukungan dari lingkungan sekitar untuk bisa bertahan dalam menghadapi tekanan-tekanan kehidupan. Tujuan dari penelitian ini adalah : 1. Untuk mengetahui tingkat dukungan social pada mahasiswa bidikmisi. 2. Untuk mengetahui tingkat efikasi pada mahasiswa bidik misi, 3. Untuk mengetahui hubungan antara dukungan social terhadap resiliensi melalui mediasi efikasi diri Metode penelitian ini memakai pendekatan kuantitatif, dengan instrumen skala resiliensi, skala dukungan sosial dan skala efikasi diri, dengan menggunakan tehnik random sampling dengan karakteristik yang ditentukan oleh peneliti. Peneliti menggunakan analisa data korelasi product moment. Dengan jumlah subjek penelitian sebanyak 50 subjek.instrumen pengumpulan data menggunakan kuisioner, sedangkan analisis data menggunakan analisis regresi. Berdasarkan analisis data yang dilakukan diketahui nilai r yang diperoleh dari dukungan social dengan resiliensi sebesar 0.308 dengan p= 0.030, r dari dukungan social dengan efikasi sebesar 0.193 dengan p=0.079 sedangkan nilai r yang diperoleh dari dukungan social dengan resiliensi melalui mediasi efikasi diri sebesar 0.626 dengan p= 0.000 (p<0.05). dari hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara hubungan dukungan social dengan resiliensi yang dimediasi dengan resiliensi.Dari keterangan tersebut menunjukkan bahwa dukungan social melalui mediasi efikasi diri maka akan menghasilkan resiliensi yang lebih tinggi dibandingkan dengan hubungan dukungan social dengan resiliensi tanpa mediasi efikasi diri. Hal ini menunjukkan bahwa variable mediasi berperan tinggi dalam peningkatan resiliensi.Kata kunci: dukungan sosial, resiliensi, efikasi diriDOI: http://dx.doi.org/10.17977/um023v6i12017p068
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DENGAN MOTIVASI PASCA KESEMBUHAN PADA REMAJA PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI BANDA ACEH Julia Aridhona; Barmawi Barmawi; Nursan Junita
Jurnal Sains Psikologi Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.447 KB)

Abstract

Penelitian yang berjudul “ Hubungan antara Dukungan Sosial dengan Motivasi Pasca Kesembuhan Pada Remaja Penyalahgunaan Narkoba di Banda Aceh”. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk melihat adanya hubungan antara dukungan sosial dengan motivasi pasca kesembuhan pada remaja penyalahgunaan narkoba. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja pasca penyalahgunaan narkoba di Banda Aceh yang berjumlah 40 orang dengan teknik sampling jenuh. Penelitian ini menggunakan analisis data dengan analisis korelasi Product Moment serta pengambilan data dengan menggunakan skala Likert. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan adanya hubungan antara dukungan sosial dengan motivasi pasca kesembuhan pada remaja penyalahgunaan narkoba dengan nilai koefisien korelasi r = 0,819 dengan nilai p = 0,000  (p < 0,05) artinya dukungan sosial berhubungan secara positif yang signifikan dengan motivasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan diterima. Hal ini menjelaskan bahwa semakin tinggi dukungan sosial maka semakin tinggi pula motivasi kesembuhan remaja pasca penyalahgunaan narkoba dan remaja penyalahgunaan narkoba. Sebaliknya semakin rendah dukungan sosial semakin rendah pula motivasi kesembuhan pada remaja penyalahgunaan narkoba. Sehingga hipotesis yang peneliti lakukan dapat diterima. Saran yang dapat peneliti sampaikan bagi remaja penyalahgunaan narkoba adalah dapat menerima dan merasakan dukungan sosial yang sudah dimiliki sehingga dapat memacu untuk lebih termotivasi dalam kesembuhan diri dari narkoba dan bagi semua pihak dapat membantu memberikan perhatian serta dukungan sosial agar remaja penyalahgunaan narkoba bisa  termotivasi untuk sembuh.Kata  kunci : dukungan sosial, motivasi kesembuhan, remajaDoi : http://dx.doi.org/10.17977/um023v6i22017p043
EFEKTIFITAS PELATIHAN MANAJEMEN STRES PADA MAHASISWA Gamma Rahmita Ureka Hakim; Farah Farida Tantiani; Pravissi Shanti
Jurnal Sains Psikologi Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.232 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas pelatihan manajemen stres sebagai tindakan pencegahan untuk meminimalkan efek negatif dari stres.pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan soal terkait materi yang disampaikan selama pelatihan. Penelitian ini bersifat quasi eksperimen berupa one group pre test, post test design. Pelatihan dilakukan selama dua hari  dengan subyek penelitian sebanyak 80 mahasiswa yang berasal dari berbagai fakultas di Universitas Negeri Malang. Di ukur secara pre test, di beri perlakukan kemudian diberi post test. Materi yang diberikan dalam pelatihan ini adalah 1) Definisi Stress, faktor penyebab; (2) Gejala-gejala Stress dan pengaruh stress dalam kehidupan sehari-hari; dan (3) Coping stress (4) simulasi dengan melakukan role play dan teknik relaksasi  Setelah seluruh proses dilakukan, dilakukan post test dan di hitung perbedaan nilai meannya. Analisis dilakukan dengan paired sample t-test dengan nilai signifikansi 0,000 <alpha (0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan manajemen stress ini tergolong efektif bagi mahasiswa. Mereka dapat memahami materi yang disampaikan dan ke depan dapat mempraktekkannya secara mandiri. Berdasarkan hasil pelatihan ini, disarankan untuk melakukan pelatihan dalam jangka waktu yang lebih lama dan continue agar peserta lebih terampil untuk menjalankan strategi-strategi coping stress.Kata kunci : pelatihan management stress, mahasiswaDoi : http://dx.doi.org/10.17977/um023v6i22017p076
AGRESIVITAS DAN KONTROL DIRI PADA REMAJA DI BANDA ACEH Mohammad Arif Sentana; Intan Dewi Kumala
Jurnal Sains Psikologi Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.033 KB)

Abstract

Meningkatnya kecenderungan kenakalan diantara remaja di Banda Aceh telah menjadi perhatian besar. Pola kenakalan remaja yang pada awalnya hanya berupa tawuran atau perkelahian antar pelajar semakin mengarah pada tindakan-tindakan yang tergolong kriminalitas seperti penganiayaan, penusukan, dan pemerkosaan. Kasus kenakalan remaja tersebut merupakan bentuk dari perilaku agresi yang disebabkan oleh kurangnya kontrol diri pada individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara agresivitas dan kontrol diri pada remaja di Banda Aceh. Agresivitas merupakan respon oleh individu yang memberikan hal tidak menyenangkan kepada orang lain. Sedangkan kontrol diri merupakan kemampuan individu untuk menentukan perilakunya berdasarkan standar tertentu seperti moral, nilai, dan aturan di masyarakat agar mengarah pada perilaku positif. Sampel pada penelitian ini berjumlah 270 remaja di Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode disproportional stratified random sampling. Hasil analisis data menggunakan teknik analisis data Pearson menunjukkan koefisien korelasi (r) sebesar -0,448 dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Hipotesis yang diajukan diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan negatif antara agresivitas dan kontrol diri pada remaja di Banda Aceh. Hal ini menunjukkan semakin tinggi kontrol diri maka semakin rendah agresivitas remaja di Banda Aceh. Remaja dengan tingkat kontrol diri yang tinggi akan mampu untuk mempertimbangkan konsekuensi dari perbuatan mereka dan dapat menghindari berperilaku agresif.Kata Kunci: agresivitas, kontrol diri, remajaDOI : http://dx.doi.org/10.17977/um023v6i22017p051

Page 1 of 1 | Total Record : 6