cover
Contact Name
Charles E. Mongi
Contact Email
charlesmongi@unsrat.ac.id
Phone
+6281356700321
Journal Mail Official
charlesmongi@unsrat.ac.id
Editorial Address
Jalan Kampus Kleak Unsrat Manado
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
dCartesian: Jurnal Matematika dan Aplikasi
ISSN : 23024224     EISSN : 26851083     DOI : https://doi.org/10.35799/
Core Subject : Science, Education,
dCartesiaN merupakan jurnal yang berhubungan dengan matematika dan komputasi bersama turunan-turunannya (aljabar, geometri, analisis, matematika terapan, matematika diskrit, statistika, teknologi informasi, sistem informasi, rekayasa perangkat lunak).
Articles 219 Documents
Analisis Penentuan Musim Penangkapan Ikan Cakalang (Katsuwonus Pelamis L.) di Perairan Sangihe Sulawesi Utara Paendong, Marline S; Kekenusa, John Socrates; Weku, Winsy Ch.D
d'CARTESIAN:Jurnal Matematika dan Aplikasi Vol 3, No 2 (2014): September 2014
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.379 KB) | DOI: 10.35799/dc.3.2.2014.6774

Abstract

Analisis Penentuan Musim Penangkapan Ikan Cakalang (Katsuwonus Pelamis L.) di Perairan Sangihe Sulawesi Utara Abstract Study on fishing season for skipjack tuna Katsuwonus pelamis, was described in the Sangihe waters North Sulawesi. The data was used based upon the catch and fishing trip monthly by purse seine in fish landing places at Sangihe over the periods 2008 to 2013. The analysis for fishing season using The Average Percentage Methods. The result showed that the skipjack tuna can be caught throughout the year. The fishing season for skipjack tuna occurred during April to October, while November to March are not fishing season. Keywords : Skipjack tuna, purse seine, fishing season, The AveragePercentage Methods.   Abstrak Studi musim penangkapan ikan untuk tuna cakalang Katsuwonus pelamis, digambarkan di perairan Sangihe Sulawesi Utara. Data yang digunakan berdasarkan hasil tangkapan dan memancing bulanan dengan pukat cincin di tempat-tempat pendaratan ikan di Sangihe selama masa 2008 sampai 2013. Analisis untuk musim penangkapan ikan menggunakan Metode Persentase rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tuna cakalang dapat ditangkap sepanjang tahun. Musim penangkapan ikan untuk tuna cakalang terjadi selama April sampai Oktober, sementara bulan November - Maret bukan musim memancing. Kata kunci: tuna cakalang, pukat cincin, musim penangkapan ikan, Metode AveragePercentage.
Integral Baire-1 Stieltjes, Henstock-Stieltjes dan Riemann-Stieltjes Muchtar, Kalfin; Titaley, Jullia; Mananohas, Mans
d'CARTESIAN:Jurnal Matematika dan Aplikasi Vol 5, No 1 (2016): Maret 2016
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.014 KB) | DOI: 10.35799/dc.5.1.2016.11937

Abstract

Beberapa sifat dasar termasuk Kriteria Cauchy dan Teorema Aditif dapat diberlakukan pada konsep integral Baire-1 Stieltjes. Misalkan 𝑓 dan 𝑔 merupakan fungsi-fungsi bernilai real yang didefinisikan pada [𝑎,𝑏]⊂ℝ. Jika 𝑓 terintegral Baire-1 Stieltjes terhadap 𝑔 pada [𝑎,𝑏], maka 𝑓 terintegral Henstock-Stieltjes terhadap 𝑔 pada [𝑎,𝑏] dengan nilai integralnya sama. Syarat cukup agar fungsi 𝑓 yang terintegral Henstock-Stieltjes terhadap 𝑔 pada [𝑎,𝑏] terintegral Baire-1 Stieltjes terhadap 𝑔 pada [𝑎,𝑏] yaitu 𝑓 fungsi kelas Baire-1 dan 𝑔 fungsi bervariasi terbatas pada [𝑎,𝑏]. Jika 𝑓 terintegral Riemann-Stieltjes terhadap fungsi 𝑔 pada [𝑎,𝑏], maka 𝑓 terintegral Baire-1 Stieltjes terhadap 𝑔 pada [𝑎,𝑏] dengan nilai integralnya sama. Kata Kunci: Integral Baire-1 Stieltjes, Integral Henstock-Stieltjes, Integral Riemann-Stieltjes
Perhitungan Premi Netto Tahunan Dalam Menganalisis Komponen Biaya Pada Perusahaan Asuransi Jiwa Bumiputera Tamalonggehe, Sumiati; Rindengan, Altien; Manurung, Tohap
d'CARTESIAN:Jurnal Matematika dan Aplikasi Vol 6, No 2 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.227 KB) | DOI: 10.35799/dc.6.2.2017.17836

Abstract

Sekarang ini banyak jenis asuransi di Indonesia, salah satu jenis asuransi yaitu asuransi jiwa. Disadari bahwa asuransi mempunyai beberapa manfaat antara lain, membantu masyarakat dalam rangka mengatasi segala masalah risiko yang dihadapinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besaran masing-masing komponen dan menghitung serta menganalisis bagaimana menentukan perhitungan premi netto pada asuransi jiwa dwiguna dengan menggunakan metode invers matriks. Sumber data diambil dari Asuransi Jiwa Bumi Putera. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa untuk masa pertanggungan 4 tahun besaran komponen-komponen biaya untuk uang pertanggungan sebesar Rp. 1.500,000 dengan demikian untuk biaya penutupan baru sebesar Rp. 11.199,1821 dan Rp. 0,0299, biaya pengumpulan premi sebesar Rp. 0,9030 dan biaya untuk pemeliharaan sebesar Rp. 10,832.6678. dengan premi neto tahunan untuk usia 17 tahun adalah Rp. 279.162 , untuk usia 18 tahun sebesar Rp. 279.279 , untuk usia 19 tahu sebesar Rp. 279.336 , untuk usia 20 tahun sebesar Rp. 279.355 .Kata kunci: Asuransi Jiwa Dwiguna, Invers Matriks, Analisis Biaya
The Implementation of Bipartite Graph To Minimize Crossing Number Problem of Crossroads in Manado Nazareth, Timboeleng Axellica; Montolalu, Chriestie E.J.C; Pinontoan, Benny
d'CARTESIAN:Jurnal Matematika dan Aplikasi Vol 8, No 2 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.022 KB) | DOI: 10.35799/dc.8.2.2019.24240

Abstract

The Implementation Of Bipartite Graph To Minimize Crossing Number Problem Of  Crossroads In Manado. Supervised by BENNY PINONTAN as main supervisor and CHRIESTIE E. J. C. MONTOLALU as co-supervisor. In general, the crossroads are the meeting points of two-way roads from four different places. This causes cross direction at that point. There are various methods that can be used to minimize the crossing number problem crossroad, for example graph theory. The ability of graph theory can later help describe crossroads in Manado into graph, with nodes and lines. In this case, the crossing number problems will solve by bipartite graph. Bipartite graph is a graph that does not have an odd cycle, and can be partitioned into two parts of a set of vertices. Based on results of this research, the appropriate form of the bipartite graph is and  in two different form. First, with an isolated vertex, and second, without isolated vertex. In the case of crossroads, Bipartite graph turns out to be one method that is very suitable and helps determine the crossing number and its solution quickly.
Regresi Linier Berganda Untuk Menganalisis Pendapatan Petani Pala Lawendatu, Jamner; Kekenusa, John S; Hatidja, Djoni
d'CARTESIAN:Jurnal Matematika dan Aplikasi Vol 3, No 1 (2014): Maret, 2014
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.361 KB) | DOI: 10.35799/dc.3.1.2014.3998

Abstract

Abstract Regency of Sangihe Islands is a region that has potential in the field of horticulture, especially when producing nutmeg crop that originally from Indonesia as a trading commodity. The purpose of this study is to find out how much is the chosen variable affect the farmer income in Sensong village by using multiple regression analysis. This study used primary and secondary data, with a “simple random sampling” as a sampling technique. Based on this research, the variables that have the influence on the farmer's income is the amount of nutmeg production and labor costs. The resulting coefficient of determination is 0.930, or 93 percent. Keywords : Multiple regression analysis, the nutmeg  farmers  income Abstrak Kabupaten Kepulauan Sangihe adalah daerah yang cukup berpotensi dalam bidang perkebunan terutama dalam menghasilkan tanaman pala yang merupakan salah satu tanaman asli Indonesia sebagai komoditas perdagangan di dalam dan luar negeri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variabel yang telah dipilih terhadap pendapatan petani pala di Desa Sensong dengan menggunakan analisis regresi berganda. Dalam penelitian ini digunakan data primer dan sekunder, dengan simple random sampling sebagai teknik pengambilan sampel. Berdasarkan hasil penelitian, variabel yang memiliki pengaruh terhadap pendapatan petani pala adalah jumlah produksi biji pala dan biaya tenaga kerja. Nilai koefisien determinasi yang dihasilkan adalah 0,930 atau 93 persen. Kata kunci : Analisis regresi berganda, pendapatan petani pala
Model Antrian pada Sistem Pembayaran di Golden Pasar Swalayan Manado Sumarno, Marni; Langi, Yohanes; Latumakulita, Luther
d'CARTESIAN:Jurnal Matematika dan Aplikasi Vol 4, No 2 (2015): September 2015
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.632 KB) | DOI: 10.35799/dc.4.2.2015.9057

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa model antrian pada sistem pembayaran di Golden Pasar Swalayan dalam hal jumlah kasir yang optimal.Penelitian ini dilakukan di Golden Pasar Swalayan selama 5 hari pukul 15.00 s/d 17.00 WITA.Metode penelitian yang digunakan adalah model antrian saluran ganda poisson dengan pola pelayanan eksponensial dan model tingkat aspirasi pada supermarket.Hasilnya menunjukkan bahwa pada waktu sibuk, dengan 7 kasir persentase kesibukan karyawan sebesar 94% dan waktu menunggu pelanggan 3.6 menit.Jika disimulasi dengan 8 kasir, persentase kesibukan karyawan sebesar 82% dan waktu menunggu pelanggan 1.8 menit. Kata kunci : Golden Pasar Swalayan Manado, Model Antrian Saluran Ganda, Sistem Antrian
Karakteristik Konikoida Sidjara, Sahlan; Abdy, Muhammad
d'CARTESIAN:Jurnal Matematika dan Aplikasi Vol 5, No 2 (2016): September 2016
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.734 KB) | DOI: 10.35799/dc.5.2.2016.14136

Abstract

Pada geometri bidang khususnya pada kasus irisan kerucut terdapat beberapa bentuk yang dapat diperoleh dari irisan kerucut diantaranya: Lingkaran, Elips, Hiperbola dan Parabola. Selanjutnya, bentuk-bentuk tersebut pada geometri ruang disebut sebagai konikoida yang terdiri dari: bola, elipsoida, kerucut eliptik,hiperboloida daun satu, hiperboloida daun dua, paraboloida eliptik, paraboloida hiperboloida,silinder hiperbolik dan silinder parabolik. Tulisan ini membahas mengenai karakteristik dari konikoida berdasakan kerucut arah dan pusat konikoida.Kata Kunci: konikoida, kerucut arah dan pusat konikoida.
Analisis Rantai Markov Terhadap Pola Perpindahan Konsumen Pasar Swalayan di Kota Manado dengan Penilaian Pasar Swalayan menggunakan Metode Simple Additive Weight (SAW) Suratinoyo, Riri A.; Pongoh, Fernando D.; Langi, Yohanes A.R.
d'CARTESIAN:Jurnal Matematika dan Aplikasi Vol 8, No 2 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.604 KB) | DOI: 10.35799/dc.8.2.2019.23920

Abstract

Perpindahan konsumen pasar swalayan sangat berpengaruh di dunia industri. Konsumen memiliki peran penting bagi industri tersebut, sehingga sangat penting untuk mengetahui pola perpindahan konsumen, mengacu pada beberapa penelitian sebelumnya, untuk mengetahui pola perpindahan konsumen harus menggunakan Analisis Rantai Markov. Rantai Markov sendiri memiliki sifat bahwa kejadian di masa lalu tidak mempengaruhi kejadian di masa yang akan datang apabila kejadian saat ini diketahui. Setelah mengetahui pola perpindahan konsumen, langkah selanjutnya adalah melakukan penilaian pasar swalayan menggunakan metode Simple Additive Weight yang lebih dikenal dengan metode penjumlahan terbobot. Kedua metode ini sangat baik dalam penelitian ini, dengan  menggunakan analisis Rantai Markov didapati bahwa Golden merupakan pasar swalayan paling diminati oleh konsumen karena memiliki paling banyak konsumen yang berbelanja dalam kurun waktu lama. Sedangkan menggunakan metode Simple Additive Weight didapati bahwa Freshmart merupakan pasar swalayan terbaik karena memenuhi 6 kriteria yang telah di tentukan yakni Harga, Kelengkapan Kebutuhan, Promosi, Lokasi, Kenyamanan Tempat dan Pelayanan Karyawan.
Perbandingan Karakteristik Inflasi Kota-Kota Di Indonesia Bagian Timur Sebelum Dan Sesudah Krisis Moneter 1998 Setiawan, Adi
d'CARTESIAN:Jurnal Matematika dan Aplikasi Vol 3, No 1 (2014): Maret, 2014
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.507 KB) | DOI: 10.35799/dc.3.1.2014.3778

Abstract

Abstrak Dalam makalah ini dipresentasikan karakteristik inflasi kota-kota di Indonesia bagian Timur yang sudah digunakan dalam perhitungan inflasi bulanan mulai tahun 1979 yaitu Manado, Ambon, Makasar, Jayapura, Makasar, Denpasar, Kupang dan Mataram. Karakteristik tersebut dipisahkan antara waktu sebelum dan sesudah krisis moneter 1998. Inflasi tahunan untuk kota-kota tersebut cenderung mempunyai pola yang sama setelah krisis moneter namun sebelum krisis moneter kota Ambon mempunyai pola yang cenderung berbeda dengan yang lainnya. Rata-rata inflasi bulanan dan rata-rata inflasi tahunan cenderung turun secara signifikan sesudah krisis moneter dibandingkan sebelum krisis moneter.   Kata kunci : karakteristik inflasi, statistik deskriptif, krisis moneter.   Abstract In this paper it is presented the inflation characteristics of cities in eastern Indonesia that has been used in the calculation of the monthly inflation started in 1979, namely Manado, Ambon, Makassar, Jayapura, Makassar, Denpasar, Kupang and Mataram. These characteristics are separated between the time before and after the financial crisis of 1998. Annual inflation of  those cities tend to have the same pattern after the financial crisis in 1998 but before the financial crisis,  Ambon city tends to have a pattern that is different from the others. Average monthly inflation and the average of annual inflation rate tends to drop significantly after the financial crisis  than before. Keywords: characteristics of inflation, descriptive statistics, monetary crisis.
ANALISIS VARIABEL-VARIABEL YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN KELUARGA DI WILAYAH TOMBATU DUA RAYA Runturambi, Ridel; Nainggolan, Nelson; Hatidja, Djoni
d'CARTESIAN:Jurnal Matematika dan Aplikasi Vol 9, No 1 (2020): Maret 2020
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (920.634 KB) | DOI: 10.35799/dc.9.1.2020.27604

Abstract

Pendapatan merupakan sumber dari pembiayaan yang dilakukan baik oleh seseorang maupun keluarga. Pendapatan adalah penghasilan berupa upah atau gaji, deviden, keuntungan dan merupakan suatu arus uang yang diukur dalam suatu jangka waktu tertentu misalnya seminggu, sebulan, setahun dan jangka waktu yang lebih panjang. Rumah tangga baik ditingkat keluarga maupun pemerintahan pasti membutuhkan biaya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Biaya tersebut diperoleh dari pendapatan seluruh anggota keluarga tersebut. Pendapatan dalam suatu rumah tangga pasti berbeda-beda. Tujuan penelitian ini adalah untuk Mendeskripsikan pendapatan keluarga wilayah Tombatu Dua Raya dan untuk menentukan variabel-variabel yang mempengaruhi pendapatan keluarga di wilayah Tombatu Dua Raya dengan menggunakan Analisis Regresi. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kepala keluarga yang terdapat di Desa Tombatu Dua Raya yang diambil dengan menggunakan kuisioner yang kemudian diolah dengan menggunakan aplikasi pengolahan data statistika. Digunakan total 91 data kepala keluarga yang diolah dengan menggunakan metode analisis regresi didapatkan pendapatan keluarga diwilayah Tombatu Dua Raya dengan Total sampel 91 sampel, di peroleh rata-rata Rp.2.835.165, standard deviasi Rp.1.673.411, dengan pendapatan minimum berjumlah Rp.1.000.000 dan pendapatan maximum berjumlah Rp.10.000.000 dengan variabel-variabel yang mempengaruhi adalah Luas Lahan, Kepala keluarga yang mempunyai pekerjaan swasta dan PNS memiliki pendapatan berbeda dengan kepala keluarga yang memiliki pekerjaan petani, Keluarga yang memiliki Daya Listrik 900 Watt memiliki pendapatan berbeda dengan keluarga yang memiliki daya listrik 450 Watt.

Page 9 of 22 | Total Record : 219