cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
JURNAL SIPIL STATIK
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 817 Documents
PENGARUH PENGGUNAAN SERBUK CANGKANG TELUR SEBAGAI SUBSTITUSI PARSIAL SEMEN TERHADAP NILAI KUAT TARIK BELAH BETON Dewi, Yosefa Flaviana Zynthia; Manalip, Hieryco; Windah, Reky S.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 3 (2020): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dunia konstruksi telah mengalami kemajuan yang sangat pesat. Semakin tingginya kebutuhan akan pembangunan infrastruktur, penyerapan energi untuk mendukung aktivitas tersebut tentunya akan semakin besar. Di lain pihak permintaan akan material terus meningkat, sehingga perlu dicoba untuk menggunakan material alternatif. Salah satu contoh yaitu memanfaatkan limbah yang sudah terbuang sebagai material konstruksi yang ramah lingkungan, misalnya menggunakan limbah cangkang telur. Dalam penelitian ini dilakukan pembuatan beton untuk material konstruksi struktural dengan bahan baku yang terdiri dari serbuk cangkang telur (SCT), semen, agregat kasar, agregat halus dan air. Variasi komposisi SCT adalah: 0%, 2.5%, 5%, 7,5%, 10% dari total penggunaan semen. Pengujian dilakukan ketika beton berumur 28 hari. Sampel benda uji berbentuk silinder dengan dimensi tinggi (H) 200 mm dan diameter (D) 100 mm. Dari hasil penelitian, beton dengan substitusi parsial semen dengan menggunakan serbuk cangkang telur menunjukkan bahwa kuat tekan terbesar terdapat pada presentase SCT 2.5%, yaitu sebesar 23.94 MPa dan kuat tarik belah terbesar terdapat pada presentase SCT 2.5%, yaitu sebesar 2.78 MPa.Kata Kunci: Serbuk Cangkang Telur (SCT), Kuat Tekan, Kuat Tarik Belah
EVALUASI STRUKTUR PERKERASAN JALAN MENGGUNAKAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) (STUDI KASUS: RUAS JALAN AIRMADIDI-KAIRAGI) STA 8+193,64-STA 11+193,64 Pasiak, Imanuel S.; Waani, Joice E.; Sendow, Theo K.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 4 (2020): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Evaluasi struktur perkerasan jalan sangat penting untuk kebutuhan preservasi dan pemeliharaan perkerasan jalan serta menentukan teknik penanganannya. Evaluasi struktur perkerasan dilakukan untuk memperkirakan besarnya penurunan fungsi jalan sehingga perlu adanya pemeliharaan maupun rehabilitasi untuk mempertahankan kondisi jalan agar tetap berfungsi secara optimal melayani lalu lintas selama umur rencana jalan yang ditetapkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini guna menilai kondisi perkerasan jalan yaitu metode Pavement Condition Index (PCI). Penelitian ini akan mengevaluasi kinerja perkerasan struktur perkerasan jalan lentur menggunakan metode PCI seperti yang dilakukan sebelumnya oleh Birasungi dkk (2019), yang meneliti tentang Evaluasi Struktur Perkerasan Lentur Menggunakan Metode Bina Marga 2013 Studi Kasus: Ruas Jalan Yos Sudarso Manado. Peneliti ingin membuktikan Evaluasi Struktur Perkerasan Jalan dengan menggunakan metode PCI yang dilakukan di ruas jalan Airmadidi-Kairagi yang merupakan akses penghubung antara Kota Bitung dan Kota Manado yang banyak dilintasi oleh kendaraan besar dengan muatan yang berat yang diperkirakan dapat mempengaruhi kinerja struktur perkerasan jalan. Dari pengamatan yang dilakukan di lokasi ada beberapa kerusakan jalan diantaranya retak kulit buaya, retak alur, lubang, kegemukan. Tujuan dari evaluasi struktur perkerasan jalan adalah untuk mengetahui tingkat kerusakan dan menentukan strategi pemeliharaan agar perkerasan jalan dalam kondisi yang baik selama umur rencana. Pemeliharan jalan dapat dilakukan dengan berbagai cara, antara lain dengan penambalan, pelaburan permukaan, pelapisan ulang dan recycling. Penelitian ini dilakukan pada ruas Jalan Airmadidi-Kairagi STA 8+193,64 - STA 11+193,64. Berdasarkan Bina Marga 2013, nilai Cumulative Equivalent Single Axle Load (CESA) diperoleh 37.699.062,13 untuk 10 tahun yaitu dari tahun 2014 sampai pada tahun 2024. Fungsi layanan struktur perkerasan jalan bisa dilihat dari besarnya penururnan nilai indeks permukaan. Nilai Indeks Permukaan yang diperoleh selama 5 tahun dari tahun 2014 sampai pada tahun 2019 adalah 4,26 dan untuk nilai indeks permukaan untuk 10 tahun dari tahun 2014 sampai pada tahun 2024 adalah 2,52. Kerusakan jalan tidak hanya dipengaruhi besar beban lalu lintas, melainkan juga kualitas struktur perkerasan jalan. Nilai PCI untuk Ruas Jalan Airmadidi-Kairagi adalah 65,9 (sangat Baik). Kata Kunci: Evaluasi struktur, Perkerasan, Pavement Condition Index, Kinerja struktur
PENGENDALIAN BIAYA STRUKTUR KONSTRUKSI BETON BERTULANG DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS INDEKS PADA PEMBANGUNAN KALYANA RESIDENCE PALL 2 MANADO Bermula, Kerby; Tjakra, Jermias; Inkiriwang, Revo L.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 4 (2020): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan anggaran biaya pada pelaksanaan satu proyek konstruksi menuntut adanya suatu sistem dan analisis dimana bisa memberikan hasil dan masukan pada tahap awal mengenai pertumbuhan biaya proyek sehingga dapat memberikan gambaran apakah proyek dapat menguntungkan pihak pelaksana atau sebaliknya. Pengendalian proyek bertujuan untuk mengendalikan proses pelaksanaan proyek sejak awal dimulainya pembangunan hingga selesainya proyek terlaksana sesuai waktu, mutu dan biaya yang telah direncanakan. Penerapan metode analisis indeks digunakan sebagai salah satu alat kendali untuk pengendalian biaya dalam pelaksanaan proyek konstruksi. Tolak ukur atau acuan pengukuran analisis indeks adalah Rencana Anggaran Biaya (RAB). Studi kasus dilakukan pada pembangunan Residence Kalyana Manado. Berdasarkan hasil evaluasi pekerjaan konstruksi minggu ke 5 dan hasil analisis minggu ke 6 sampai minggu ke 8, total pemakaian biaya atau fakta biaya dari tiap pekerjaan yang telah terlaksana sebesar Rp. 235.339.000 dari rencana biaya sebesar Rp. 270.464.080 sehingga terjadi penghematan biaya sebesar Rp. 35.125.080.- Kata Kunci: Analisis Indeks, Pengendalian, Biaya, Struktur
PENGEMBANGAN SISTEM PENYEDIAAN AIR BERSIH DI KAWASAN PERUMAHAN GRIYA PEMULA (WELONG ABADI) KECAMATAN PALDUA MANADO Hamid, Ismail Abdul; Kawet, Lingkan; Binilang, Alex; Jasin, M. I.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 5 (2014): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan Perumahan Griya Pemula (Welong Abadi) terletak di Kecamatan Paldua Kelurahan Malendeng. Saat ini sebagian wilayah di perumahan tersebut telah mendapat pelayanan air bersih dari PT. Air Manado namun pelayanan yang diberikan masih tergolong rendah, suplai air tidak berjalan lancar bahkan sering mati air yang disebabkan rendahnya tekanan air yang dikarenakan elevasi dan kehilangan air akibat kebocoran maupun pemasangan illegal. Untuk itu perlu dilakukan pengembangan sistem penyediaan air bersih yang memanfaatkan sumber air dari PT. Air Manado. Pertama-tama dihitung pertumbuhan penduduk dengan regresi linier, logaritma dan eksponensial. Kemudian menghitung kebutuhan air bersih hingga tahun 2027. Setelah itu direncanakan sistem penyediaan air bersih perpipaan dengan menggunakan rumus Hazen Williams. Kebutuhan air bersih dihitung berdasarkan proyeksi jumlah penduduk yang pertumbuhannya dianalisa menggunakan regresi linier. Untuk tahun 2027 dengan jumlah penduduk 2613 jiwa kebutuhan air bersih mencapai 6,234 liter/detik. Pengembangan sistem penyediaan air bersih terdiri dari pipa transmisi Ø100 mm, Bak Penampung berukuran 13,5m x 13,5m x 2,7m, Reservoar Distribusi tipe ground reservoir berukuran 12m x 12m x 2,7m dan pipa distribusi Ø75 mm s/d Ø100 mm. Kata Kunci : Perumahan Griya Pemula, Sistem Penyediaan, Kebutuhan air
PERENCANAAN KONSTRUKSI BETON BERTULANG UNTUK GEDUNG PARKIR Missi, Rollan Satrio Pratama Jonas; Handono, Banu Dwi; Sumajouw, Marthin D. J.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 3 (2020): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam merencanakan suatu struktur bertingkat di wilayah rawan gempa, diwajibkan untuk menggunakan sistem struktur yang tepat agar struktur tersebut mampu menahan beban – beban yang bekerja terhadapnya dan beban gempa. Sistem struktur yang digunakan dalam merencanakan struktur tahan gempa adalah Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Oleh sebab itu, dalam merencanakan suatu gedung parkir perlu menggunakan SRPMK dimana struktur akan dirancang agar bersifat daktail atau fleksibel sehingga bisa merespon beban yang diakibatkan oleh gempa.Struktur gedung yang direncanakan memiliki 4 lantai, dengan ukuran bangunan 62.01 x 32.26 x 12.8 m dan direncanakan dibangun dikota Manado. Komponen struktur yang direncanakan adalah komponen struktur atas yang terdiri dari balok, kolom dan pelat serta komponen struktur bawah yang merupakan pondasi. Peraturan perencanaan mengacu pada SNI 1726:2012 (Tata cara perencanaan ketahanan gempa untuk struktur bangunan gedung dan non gedung), SNI 1727:2013 (Beban minimum untuk perancangan bangunan gedung dan struktur lain) dan SNI 2847:2013 (Persyaratan beton structural untuk bangunan gedung). Struktur dianalisis menggunakan program ETABS 2016, hasil analisis kemudian dihitung untuk memenuhi syarat SRPMK.        Berdasarkan hasil analisis dan desain terhadap struktur gedung parkir tersebut, komponen struktur yang telah didesain penulanganannya telah memenuhi syarat SRPMK. Untuk variasi ukuran balok 600 mm x 300 mm, 500 mm x 250 mm dan 400 mm x 250 mm. Untuk variasi ukuran kolom dipakai 600 mm x 600 mm untuk struktur gedung parkir utama dan kolom bulat dengan diameter 600 mm untuk penopang struktur ramp. Untuk variasi pelat dipakai tebal 150 mm untuk struktur gedung parkir utama, sedangkan tangga, bordes dan pelat ramp menggunakan pelat dengan tebal 120 mm. Untuk struktur bawah, dipakai pondasi bored pile dengan diameter 600 mm dengan Pile Cap ukuran 1600 mm x 1600 mm x 1000 mm. Elemen struktur yang didesain mampu menahan gaya lentur dan gaya geser yang bekerja pada struktur sehingga menghasilkan struktur yang daktail. Kata Kunci: Perencanaan Gedung, Gedung Parkir, SRPMK, Daktail
PERENCANAAN ANAEROBIC BAFFLED REACTOR (ABR) SEBAGAI UNIT PENGOLAHAN AIR LIMBAH PETERNAKAN BABI DI DESA RAMBUNAN KECAMATAN SONDER KABUPATEN MINAHASA Dengo, Vita Amalia; Mangangka, Isri; Legrans, Roski
JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 4 (2020): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selama ini, pembuangan limbah peternakan tidak memperhatikan efek buruknya sehingga para pelaku usaha peternakan masih membuang limbah secara langsung ke perairan seperti sungai. Limbah yang dihasilkan dari setiap peternakan seharusnya dikelola oleh suatu sistem pengelolaan air limbah sehingga limbah yang dihasilkan dapat dimanfaatkan kembali. Desa Rambunan Kecamatan Sonder adalah desa yang penduduknya memiliki usaha peternakan babi. Air limbah yang dihasilkan dari usaha peternakan yang ada di desa tersebut dibuang/ dialirkan ke sungai yang terdapat di dekat setiap peternakan babi tanpa melalui suatu proses pengolahan terlebih dahulu. Suangi Maruasey yang melintas di desa Rambunan adalah sungai yang terkena dampak langsung dari air limbah peternakan babi. Hal ini dibuktikan melalui nilai COD, BOD, E-Coli dan Total Coliform di sungai Maruasey yang cukup tinggi yakni masing-masing berturut-turut sebesar 12 mg/L, 4 mg/L, 24000 MPN/100 mL, dan 24000 MPN/100 mL,  dimana nilai-nilai tersebut telah melampaui ambang batas pecemaran menurut Standar Baku mutu Air Sungai Peraturan Pemerintah No 82 Tahun 2001. Anaerobic Baffled Reactor (ABR) adalah sebuah tangki septik dengan sekat tegak yang terpasang dalam kompartemen dan aliran air bergerak secara naik turun dari suatu kompartemen ke kompartemen lain. ABR merupakan unit yang cocok untuk mengolah limbah cair yang memiliki beban organik yang tinggi. Karena beban organik ternak babi sangat tinggi, maka ABR sangat cocok digunakan sebagai unit pengelolaan air limbah ternak babi di desa Rambunan. Kelebihan dari unit ini antara lain yaitu menghasilkan metana yang dapat dibuat sebagai biogas, desainnya sederhana, biaya konstruksi relatif murah dan lumpur yang dihasilkan rendah. Perencanaan ABR ini menggunakan data yang diperoleh dari usaha peternakan babi yang lokasinya terdekat dengan sungai Maruasey. Hasil perencanaan menunjukkan bahwa dimensi unit ABR adalah 5,1 m x 2 m x 1 m dengan jumlah compartment sebanyak 4 buah. Dimensi bak penampung adalah 1,7 m x 1,7 m x 3 m.  Konstruksi ABR tersebut menghasilkan konsentrasi BOD5 effluent, COD5 effluent dan TSS effluent yang rendah, masing-masing berturut-turut sebesar 59 mg/L , 162  mg/L dan 87 mg/L. Konsentrasi ini memenuhi standar baku mutu menurut PerMen Lingkungan Hidup No.5 Tahun 2014 yaitu sebesar 100 mg/L untuk BOD, 200 mg/L untuk COD, dan 100 mg/L untuk TSS. Kata Kunci : Anaerobic Baffled Reactor, BOD, COD, TSS, Air Limbah Peternakan, Sungai Maruasey, Peternakan Babi
KAJIAN TARIF ANGKUTAN UMUM PENUMPANG DI PULAU SIAU Rumokoy, Ave; Lefrandt, Lucia I. R.; Timboeleng, James A.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 4 (2020): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angkutan umum adalah salah satu moda trasportasi yang menghubungkan suatu tempat ke tempat lain. Angkutan umum yang ada di Kabupaten Kepulauan SITARO (Siau Tagulandang Biaro) khususnya di Pulau Siau mempunyai tingkat pelayanan yang belum sesuai. Penentuan besaran tarif angkutan umum penumpang yang beroperasi dipengaruhi oleh jumlah penumpang dan jarak tempuh masing–masing trayek.Penelitian ini akan mengkaji dengan menggunakan Metode DLLAJ No 22 tahun 2009, apakah tarif yang telah dikeluarkan oleh Surat Keputusan Bupati Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro No 31 Tahun 2014 tidak merugikan pengguna maupun pemilik angkutan umum. Tarif metode DLLAJ menjadi dasar dari penelitian yang dikaji untuk dibandingkan dengan tarif yang berlaku menurut Surat Keputusan Bupati Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro No 31 Tahun 2014. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tarif yang didapat kurang dari hasil tarif DLLAJ dianggap berada di posisi merugi sedangkan tarif yang lebih dari metode DLLAJ berada di posisi untung. Kata kunci: Tarif, Angkutan Umum, Jarak tempuh, Biaya Operasi Kendaraan.
METODE PELAKSANAAN KONSTRUKSI PEKERJAAN BAGIAN BAWAH JEMBATAN LALOW KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW PROVINSI SULAWESI UTARA Pokay, Gerry J. J.; Dundu, Ariestides K. T.; Sibi, Mochtar
JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 3 (2020): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jembatan adalah suatu struktur konstruksi yang memungkinkan rute transportasi melalui sungai, danau, kali, jalan raya, jalan kereta api dan lain-lain. Konstruksi jembatan terdiri dari bagian bawah jembatan (sub structures) dan bagian atas jembatan (upper structures). Bagian bawah jembatan berguna untuk menerima segala beban dari bagian atas jembatan dan disalurkan ke pondasi.Penelitian tentang metode pelaksanaan konstruksi bagian bawah jembatan ini dilakukan pada jembatan Lalow Bolaang Mongondow Sulawesi Utara. Jembatan direncanakan dengan bentang 9.35 m dan lebar 19.6 m, dengan pondasi tiang pancang spun pile dan struktur box culvert.Dari hasil penelitian metode pelaksanaan konstruksi bagian bawah jembatan yang meliputi pekerjaan tiang pancang dan pekerjaan box culvert di dapati faktor-faktor yang mempengaruhi pekerjaan, untuk pekerjaan tiang pancang yaitu: Penyelidikan tanah; penentuan alat pancang; penentuan hammer; penentuan titik-titik yang akan di pancang; dan pemancangan. Dan untuk box culvert yaitu: pekerjaan plat lantai; kebersihan tempat pengecoran; mutu beton; pekerjaan bekisting; pekerjaan penulangan; dan pengecoran.  Kata kunci: Metode pelaksanaan konstruksi, tiang pancang, box culvert
STUDI PERBANDINGAN HIDROGRAF SATUAN SINTETIK PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI RANOYAPO Siby, Elza Patricia; Kawet, Lingkan; Halim, Fuad
JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 4 (2013): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Amurang merupakan suatu kawasan yang terletak di Kabupaten Minahasa Selatan yang adalah tempat bermuaranya Sungai Ranoyapo. Sungai Ranoyapo adalah sungai terpanjang di wilayah Minahasa. Daerah rawan banjir di wilayah perencanaan mencakup daerah muara sungai, dataran banjir dan dataran aluvial terutama di sepanjang Sungai Ranoyapo. Faktor-faktor penyebab banjir antara lain adalah curah hujan yang tinggi, penutupan lahan di daerah hulu berkurang dan kapasitas alur sungai terutama di daerah hilir berkurang karena sedimentasi dan topografis daerah. Untuk pengamanan bahaya banjir di sungai dapat diadakan perencanaan bangunan yang bertujuan untuk mengurangi kerusakan yang terjadi akibat banjir sampai pada tingkat yang paling minimum. Perencanaan pengendalian tersebut dapat dilakukan dengan baik apabila data-data curah hujan disetiap stasiun hujan dapat diketahui dan dihitung debitnya dengan menggunakan Hidrograf Satuan Sintetik. Penelitian ini dibuat berdasarkan data yang diambil dari 2 (dua) stasiun hujan yang terletak di sekitar Daerah Aliran Sungai Ranoyapo. Analisis dimulai dengan mengumpulkan data curah hujan serta peta topografi. Metode analisis yang digunakan terdiri dari Analisis hidrograf satuan sintetik Gamma I, Snyder dan Nakayasu. Kemudian dilakukan perbandingan dari ketiga metode tersebut, metode mana yang cocok untuk digunakan dalam analisis debit banjir di daerah aliran sungai Ranoyapo yang memberikan debit banjir terbesar pada titik kontrol tertentu. Dari hasil analisis, Hidrograf Satuan Sintetik yang diterapkan untuk kepentingan perhitungan dan perancangan bangunan air di Daerah Aliran Sungai Ranoyapo adalah Hidrograf Satuan Sintetik Gamma I. Kata kunci : Analisis, Banjir, Hidrograf
PERBANDINGAN PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI LAUT PERAHU TAKSI DAN KAPAL FERRI (Studi Kasus : BITUNG-LEMBEH) Ticoalu, Angelica Adriana; Lefrandt, Lucia I. R.; Kumaat, Meike
JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 4 (2020): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transportasi laut memiliki peran yang sangat penting bagi negara kepulauan untuk menghubungkan satu daerah ke daerah lainnya, Kota Bitung adalah salah satu kota yang mempunyai transportasi laut yaitu kapal ferri dan perahu taksi untuk menghubungkan Kota Bitung dan Pulau Lembeh. Transportasi yang efektif, aman dan nyaman merupakan alasan responden untuk memilih moda transportasi yang akan digunakan dalam mencapai tempat tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan karakteristik penumpang menggunakan kapal ferri dan perahu taksi, variabel apa saja yang dapat mempengaruhi pemilihan moda antara kapal ferri dan perahu taksi dan probabilitas terpilihnya kapal ferri dan perahu taksi, sehingga penelitian ini dapat bermanfaat bagi penyedia jasa dan pemerintah sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan untuk menangani permasalahan transportasi laut.Pemilihan moda merupakan model penting didalam perencanaan transportasi laut angkutan umum. Hal ini dikarenakan kunci dari angkutan umum dalam meningkatkan efisiensi dan efektifitas system pergerakan dalam suatu system transportasi laut. Faktor-faktor yang mempengaruhi seorang dalam memilih suatu moda transportasi yaitu karakteristik pelaku perjalanan, karakteristik perjalanan, dan karakteristik system transportasi.Survei dilakukan terhadap 300 responden dengan memberikan kuesioner yang berisi karakteristik perjalanan dengan menggunakan metode stated preference sebagai metode pendekatan untuk mensurvei suatu preferensi, lalu diolah dengan analisa regresi berganda untuk mendapatkan hubungan kuantitatif antara sekumpulan atribut dan responden hingga mendapatkan utilitas dan probabilitas dengan melakukan permodelan logit binomial.Hasil penelitian yang didapat yaitu karakteristik berdasarkan tujuan melakukan perjalanan adalah 58% untuk pariwisata dan 17% untuk dinas, untuk pendidikan responden didominasi oleh tamatan SMA sebesar 44% dan S1 26%, didapat juga karakteristik berdasarkan pendapatan yang belum berpenghasilan adalah sebesar 42%. Sehingga didapat faktor perbandingan melalui karakteristik adalah banyak yang memilih kapal ferri sebagai moda transportasi paling aman nyaman dan efektif, sebesar 80% tetapi moda yang paling sering digunakan adalah perahu taksi sebesar 66%. Yang berpengaruh besar dalam pemilihan moda adalah waktu tunggu sehingga banyak responden menggunakan perahu taksi dari pada kapal ferri yang waktu tunggunya cenderung lama. melalui model analisa regresi linier R2 yang didapatkan adalah 0,69520684. Kata Kunci:Pemilihan Moda, kapal ferri, perahu taksi, logit binomial.

Filter by Year

2012 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Sipil Statik Vol 10 No 2 (2022): JURNAL SIPIL STATIK Vol 10 No 1 (2022): JURNAL SIPIL STATIK Vol 9, No 4 (2021): JURNAL SIPIL STATIK Vol 9 No 1 (2021): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 6 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 5 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 4 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 3 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 2 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 1 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 12 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 11 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 10 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 9 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 8 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 7 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 6 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 5 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 4 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 3 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 2 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 1 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 12 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 11 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 10 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 9 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 8 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 7 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 6 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 5 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 4 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 3 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 2 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 1 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 10 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 9 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 8 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 7 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 6 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 5 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 4 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 3 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 2 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 1 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 12 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 11 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 10 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 9 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 8 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 7 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 6 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 5 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 4 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 3 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 2 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 1 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 12 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 11 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 10 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 9 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 8 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 7 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 6 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 5 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 4 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 3 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 2 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 1 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 7 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 6 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 5 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 4 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 3 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 2 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 1 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 12 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 11 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 10 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 9 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 8 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 7 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 6 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 5 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 4 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 3 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 2 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 1 (2012): JURNAL SIPIL STATIK More Issue