cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
JURNAL SIPIL STATIK
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 817 Documents
PERENCANAAN PENGEMBANGAN SISTEM DISTRIBUSI AIR BERSIH DI DESA PAKUURE TINANIAN Tambingon, Dennis Paul; Hendratta, Liany A.; Sumarauw, Jeffry S. F.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 9 (2016): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Pakuure Tinanian terletak di Kecamatan Tenga Kabupaten Minahasa selatan. Terdiri atas 5 lingkungan yang saat ini sebagian wilayah didesa tersebut telah mendapat pelayanan air bersih dari pemanfaatan sumber mata air Lolombulan, namun untuk lingkungan 4 dan 5 belum terdistribusi air dengan baik. Suplai air bersih belum dapat memenuhi kebutuhan air di daerah layanan secara menyeluruh. Sehingga perlu direncanakan kembali sistem jaringan baru agar pendistribusian air bersih didaerah tersebut dapat terlayani. Sumber air yang dimanfaatkan dari mata air Lolombulan. Sistem jaringan air bersih direncanakan dapat memenuhi kebutuhan air bersih 12 hidran umum diwilayah layanan sampai tahun 2035. Kebutuhan air bersih dihitung berdasarkan proyeksi pertumbuhan jumlah penduduk yang dianalisis dengan menggunakan analisa logaritma. Dari hasil perhitungan analisis kebutuhan air bersih di Desa Pakuure Tinanian, pada tahun 2035 dengan jumlah penduduk 1160 jiwa kebutuhan air bersih mencapai 0,973 liter/detik. Jaringan distribusi menggunakan layout DEAD END or TREE-SYSTEM dengan system gravitasi, layout ini terdiri atas Bronkaptering dengan kapasitas 1,5 m3 dengan dimensi (1,24x1,24x1,5), Pipa Transmisi dengan diameter 2”, Reservoar dengan kapasitas 16 m3 dengan dimensi (2,3x,2,3x3,5), Pipa distribusi dengan diameter 1”, 12 Hidran Umum yang tersebar diseluruh daerah layanan dengan kapasitas 2 m3 Kata kunci : Kebutuhan Air Bersih, Sistem Penyediaan, Jaringan Pipa
ANALISIS DEBIT BANJIR SUNGAI TONDANO MENGGUNAKAN METODE HSS GAMA I DAN HSS LIMANTARA Rapar, Sharon Marthina Esther; Mananoma, Tiny; Wuisan, Eveline M.; Binilang, Alex
JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 1 (2014): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai Tondano adalah salah satu sungai di propinsi Sulawesi Utara, bermuara di teluk Manado, memiliki panjang 39.9 Km dan luas DAS sebesar 544.13 Km2. Sungai ini tidak luput dari masalah banjir yang pada akhirnya dapat menyebabkan banyak kerusakan. Untuk perencanaan pengendalian banjir, pengamanan sungai, dan berbagai bangunan air di sungai perlu dilakukan analisis hidrologi untuk mendapatkan besaran banjir rencana. Dalam penelitian ini digunakan metode HSS dan analisis frekuensi.Untuk menghitung debit banjir di Sungai Tondano digunakan data curah hujan di stasiun Kayuwatu, Papakelan, dan Wasian Kakas dengan periode pencatatan tahun 1992 s/d 2011 dan menggunakan peta topografi skala 1:200.000.Hasil analisis debit banjir rencana untuk masing-masing metode dengan berbagai periode ulang diperoleh analisis dari HSS Gama I memberikan nilai terbesar, yang kemudian diikuti oleh HSS Limantara. Analisis Frekuensi memberikan nilai terkecil. Besaran debit banjir rencana metode HSS Limantara lebih mendekati hasil analisis menggunakan metode Analisis Frekuensi.Kata kunci: Sungai Tondano, HSS Gama I, HSS Limantara, DAS, debit banjir
PENGARUH PENAMBAHAN ABU TERBANG (FLY ASH) TERHADAP KUAT TARIK BELAH BETON Marthinus, Adrian Philip; Sumajouw, Marthin D. J.; Windah, Reky S.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 11 (2015): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton menjadi material yang sangat penting dan banyak digunakan untuk membangun berbagai infrastruktur seperti jembatan, jalan raya dan sarana prasarana perkotaan lainnya. Dengan persyaratan yang diperlukan tidak terlalu tinggi, pembuatan beton dapat menggunakan material substitusi parsial semen melalui penggunaan bahan hasil produk sampingan industri (by product material) seperti abu terbang (fly ash). Abu Terbang (fly ash) merupakan produk sampingan hasil pembakaran batu bara pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh penggantian sebagian semen dengan abu terbang (fly ash) terhadap kuat tarik belah beton mutu normal pada kondisi High Volume Fly Ash Concrete. Untuk tipe abu terbang yang digunakan yaitu abu terbang kelas C. Komposisi variasi penambahan abu terbang (fly ash) sebanyak 0%, 30%, 40%, 50%, 60% dan 70% dari berat semen. Benda uji yang digunakan adalah berbentuk silinder dan balok yang diuji pada umur 7, 14 dan 28 hari. Penelitian ini menguji beton dengan benda uji silinder (diameter 100 mm dan tinggi 200 mm) dan balok (panjang 400mm, lebar 100mm dan tinggi 100mm) sebanyak 120 sampel dan terdiri dari 6 variasi konsentrasi abu terbang pada pengujian 7, 14, 28 hari dan masing-masing variasi sebanyak 20 sampel. Dari hasil pengujian, penambahan persentase abu terbang (fly ash) sebesar 30%, 40%, 50%, 60%, 70% memiliki nilai kuat tarik belah tertinggi pada persentase abu terbang (fly ash) 30% yaitu sebesar 3,21 MPa untuk umur beton 28 hari. Dan nilai kuat tarik belah terendah pada presentase abu terbang (fly ash) 70% yaitu sebesar 0,82 MPa untuk umur beton 7 hari. Penggunaan High Volume Fly Ash (HVFA) Concrete dengan presentase abu terbang (fly ash) 30% pada umur perawatan 28 hari dapat digunakan untuk konstruksi struktural seperti konstruksi bangunan bertingkat dua lantai, ruko, rumah tinggal standar, dan untuk presentase abu terbang (fly ash) 40%-50% pada umur perawatan 28 hari dapat digunakan untuk konstruksi non-struktural seperti pembuatan paving blok, plesteran/mortar dan lain sebagainya. Kata kunci : abu terbang (fly ash), kuat tarik belah, struktural, non-struktural
ANALISA PORTAL GABLE MENGGUNAKAN METODE CONSISTENT DEFORMATION, SLOPE DEFLECTION DAN MOMENT DISTRIBUTION Tanudjaja, Chandra Hansun; Wallah, Steenie E.; Windah, Reky S.; Tamboto, Winny J.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 2 (2013): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perhitungan yang paling dasar untuk perencanaan suatu struktur bangunan adalah mencari besar gaya-gaya dalam yang bekerja pada struktur tersebut. Jika perhitungan tersebut dilakukan secara manual sangat rumit. Seiring dengan perkembangan kemajuan teknologi, maka penggunaan komputer membuat perhitungan dapat menjadi lebih mudah. Struktur yang ditinjau dalam penelitian ini adalah Portal Gable dengan Satu Arah Goyangan dan Portal Gable dengan Dua Arah Goyangan. Metode-metode yang dipakai dalam menganalisa adalah Consistent Deformation Method (Cara Utuh dan Cara Potong) dan Slope Deflection Method dengan bantuan program Maple, serta Moment Distribution Method dengan bantuan spreadsheed Microsoft Excel. Metode-metode ini dipilih karena ketiganya sama-sama menggunakan cara eksak, dimana kemungkinan error yang terjadi sangat kecil yaitu hanya disebabkan oleh round of error (ROE) yaitu kesalahan oleh pembulatan atau pemotongan desimal dan banyaknya proses penyelesaian persamaan. Dengan memasukkan sembarang nilai beban vertikal, bentang, tinggi kolom dan kekakuan pada program untuk setiap portal gable, bisa diperoleh besarnya gaya-gaya ujung elemen dan rotasi serta translasi di titik simpul sampai dengan bidang gaya dalam. Perbandingan hasil perhitungan gaya-gaya ujung, rotasi dan translasi pada CDM, SDM dan MDM sangat dekat yakni berbeda tidak melebihi 2.5E-05%. Pada CDM Cara Utuh kemungkinan error yang terjadi bisa sedikit lebih besar karena jumlah persamaan yang harus diselesaikan jauh lebih banyak. Kata kunci: portal gable, gaya gaya dalam, consistent deformation method, slope deflection method, moment distribution method
METODE PELAKSANAAN KONSTRUKSI BAJA PADA PEKERJAAN PROYEK PEMBANGUNAN KANTOR DISTRIBUSI OFFICE CENTER AIRMADIDI MINAHASA UTARA Kambu, Figolus S.; Tjakra, Jermias; Walangitan, Deane R. O.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 5 (2020): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan struktur bangunan dalam era globalisasi dan modernisasi dapat dirasakan pesatnya. Material bangunan gedung, menara, jembatan, perkantoran, hotel, dan bangunan lainnya pada umumnya terbuat dari gabungan bahan baja dan beton. Proses pembangunan digunakan pada saat konstruksi. Penelitian ini adalah untuk mendapatkan hasil metode pekerjaan dalam konstruksi baja. Metode pelaksanaan satu proyek konstruksi baja menuntut adanya suatu sistem pengawasan dan analisis dimana bisa memberikan hasil dan masukan pada tahap awal mengenai pertumbuhan biaya proyek sehingga dapat memberikan gambaran apakah proyek dapat menguntungkan pihak pelaksana atau sebaliknya. Pengendalian dan pengawasn proyek bertujuan untuk mengendalikan proses pelaksanaan proyek sejak awal dimulainya pembangunan hingga selesainya proyek terlaksana sesuai waktu, mutu yang telah direncanakan.Penerapan metode pelaksanaan konstruksi baja digunakan sebagai salah satu alat kendali dalam pelaksanaan proyek konstruksi. Tolak ukur atau acuan pengukuran analisis adalah metode pelaksanaan, Studi kasus dilakukan pada pembangunan Distribusi center (Airmadidi Kab Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Hasil yang diperoleh dari penggunaan metode pekerjaan konstruksi baja berdasarkan hasil pekerjaan pada pelaksanaan konstruksi baja, dan proses pengawasan pekerjaan. Kata kunci: Metode Pelaksanaan, Konstruksi, baja, proyek, pengawasan
ANALISIS KARAKTERISTIK GELOMBANG DI PANTAI BAHOI KECAMATAN LIKUPANG BARAT Mokodongan, Masita Aisza; Jasin, Muh. I.; Thambas, Arthur H.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 9, No 4 (2021): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan wilayah pantai sangat penting untuk mempertahankan bentuk garis pantai. Pantai Desa Bahoi mengalami pengikisan akibat gelombang sehingga di garis pantai tersebut mengalami kerusakan. Dalam penelitian ini dilakukan pendekatan teori dan analisis transformasi gelombang yang terjadi di pantai Desa Bahoi, peramalan gelombang dihitung dengan metode hindcasting gelombang berdasarkan data angin masa lalu selama 10 tahun dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika. Dari data tersebut bisa didapatkan tinggi dan periode gelombang yang signifikan. Dari hasil perhitungan diperoleh lima arah pembentukan gelombang yakni Timur Laut, Timur, Tenggara dan selatan dengan gelombang maksimum yang terjadi dari arah Timur dengan tinggi gelombang 1.132 m dan periode 3.411 det. Diperoleh nilai koefisien refraksi yang terjadi berkisar antara 1.0260 sampai 1.4900 dam koefisien shoaling yang terjadi antara 0.8343 sampai 1.1865. Nilai koefisien refraksi yang terjadi berkisar antara 1.0260 sampai 1.4900 dan koefisien shoaling yang terjadi antara 0.8343 sampai 1.1865. Tinggi gelombang pecah yang terjadi berkisar antara 0.9098 m sampai dengan 1.3987m pada kedalaman -1m sampai -10 m. Kata Kunci : Pantai Desa Bahoi, gelombang pecah, karakteristik gelombang, refraksi, shoaling
METODE PELAKSANAAN KONSTRUKSI PENGECORAN PLAT LANTAI PADA PROYEK PEMBANGUNAN LUWANSA HOTEL AND CONVENTIONS JL. PUMOROW KEC. WANEA MANADO PROVINSI SULAWESI UTARA Sual, Gina; Arsjad, Tisano Tj.; Dundu, Ariestides K. T.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 6 (2020): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konstruksi adalah merupakan suatu kegiatan membangun sarana maupun prasarana. Dalam pelaksanaannya sangat diperlukan suatu metode pelaksanaan konstruksi yang baik. Dilatar belakangi pentingnya penerapan suatu metode dalam pelaksanaan pekerjaan, tulisan ini membahas bagaimana metode/cara pelaksanaan yang diterapkan pada pekerjaan pengecoran plat lantai konvensional pada proyek konstruksi pembangunan gedung luwansa hotel and conventions jl. Pumorow manado provinsi Sulawesi utara. Tipe penelitian yang digunakan dalam tulisan ini adalah deskriptif dengan pendektan kualitatif, tipe ini berupaya menggambarkan suatu kejadian sesuai dengan apa yang terjadi dilapangan, data yang dihasilkan berupa kata – kata tertulis. Berdasarkan analisa pekerjaan, metode konvensional ini mudah dan umum dalam pengerjaan di lapangan, mudah dibentuk dalam berbagai penampang, perhitungannya relatif mudah dan umum, juga sambungan balok,kolom dan plat lantai bersifat monolit (terikat penuh).  Kata kunci: Metode Pelaksanaan Konstruksi, Plat Lantai konvensional
PENGARUH PENGGUNAAN STYROFOAM SEBAGAI SUBSTITUSI PARSIAL AGREGAT KASAR TERHADAP NILAI KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK LENTUR BETON RINGAN Tarihoran, Eko; Kumaat, Ellen J.; Windah, Reky S.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 6 (2020): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton ringan merupakan salah satu contoh yang menunjukkan perkembangan teknologi dalam bidang konstruksi di era sekarang ini. Untuk memproduksi beton ringan pastinya memerlukan material campuran beton yang mempunyai berat jenis rendah. Styrofoam merupakan salah satu bahan yang bisa digunakan karena mempunyai berat jenis yang rendah. Penambahan Styrofoam pada campuran beton dilakukan dengan cara mensubtitusi terhadap agregat kasar dan diharapkan dapat mereduksi berat volume beton.Berdasarkan hal tersebut. dilakukan penelitian dilaboratorium yang menggunakan butiran styrofoam sebagai subtitusi parsial agregat kasar pada campuran beton sebesar 50%, 60%, dan 70% terhadap volume beton. Pengujian kuat tekan dan tarik lentur dilakukan pada umur perawatan 7, 14, dan 28 hari dimana mutu beton yang direncanakan adalah sebesar 25 MPa. Dan benda uji yang digunakan, yaitu silinder berukuran 10 x 20 (cm) dan balok berukuran 10 x 10 x 40 (cm).Hasil pengujian di laboratorium menunjukkan bahwa subtitusi Styrofoam terhadap agregat kasar pada campuran beton berpengaruh pada karakteristik beton tersebut. Dimana subtitusi Styrofoam terhadap agregat kasar ini dapat mereduksi berat volume beton sebesar 26.92%. dan untuk nilai kuat tekan dan tarik lentur menunjukkan bahwa, akibat dari subtitusi Styrofoam terhadap agregat kasar dapat menyebabkan pada penurunan mutu beton.  Kata kunci: Beton Ringan, Styrofoam, Kuat Tekan, Kuat Tarik Lentur.
PENGUJIAN KUAT GESER PADA STABILISASI TANAH LEMPUNG DENGAN CAMPURAN ARANG TEMPURUNG KELAPA DAN TRAS DITINJAU DARI WAKTU PEMERAMAN Naseriman, Agatha N. E.; Sompie, Oktovian B. A.; Sarajar, Alva N.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 5 (2020): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah merupakan hal yang penting dalam bidang konstruksi. Dalam hal ini, perilaku tanah lempung terutama kuat geser perlu diteliti. Telah banyak dilakukan penelititian atau percobaan terhadap tanah lempung untuk mencari cara atau alternatif untuk dapat meningkatkan stabilitas tanah tersebut. Dalam hal ini percobaan yang dilakukan ialah mencampurkan tanah dengan arang tempurung kelapa dan tras. Arang tempurung memiliki kelebihan untuk dapat memperbaiki sirkulasi air dan udara dalam tanah. Dan memiliki kelebihan untuk mengikat karbon dalam tanah. Dan tras adalah merupakan pozzolan alam, karena termasuk abu vulkanik. Reaksi antara pozzolan basah dan halus dapat menghasilkan senyawa keras dan tidak larut dalam air, yaitu calcium silicate hydrate.Penelitian ini ditujukan untuk menunjukkan seberapa besar pengaruh penambahan arang tempurung kelapa dan tras terhadap kuat geser tanah berdasarkan waktu pemeraman yang di gunakan. Waktu pemeraman dibuat bertujuan untuk melihat pengaruh yang diberikan dua material stabilisasi tanah dengan variasi 0 hari, 3 hari, dan 6 hari. Dimana parameter geser tanah ditentukan melalui pengujian Triaksial.Dari hasil penelitian dengan menggunakan bahan stabilisasi Arang Tempurung Kalapa ditambah dengan Tras serta dengan adanya waktu Pemeraman, menunjukkan penggunaan bahan stabilisasi arang tempurung lebih berpengaruh dimana nilai  (kuat geser) terbesar dan campuran yang efektif adalah 5% Tras + 6% Arang memiliki nilai = 5.824 t/m2 dan campuran itu pada waktu pemeraman 6 hari. Berdasarkan hasil yang ada penggunaan waktu peram memberikan pengaruh terhadap kandungan pada bahan stabilisasi serta pengaruh pada kuat geser tanah. Kata Kunci: Kuat Geser, Waktu Pemeraman, Stabilisasi, Tanah Lempung
KINERJA GROIN TERHADAP GELOMBANG DAN PASANG SURUT DI PANTAI KALASEY KECAMATAN PINELENG KABUPATEN MINAHASA SULAWESI UTARA Majojo, Ais; Jansen, Tommy; Jasin, Muh. Ihsan
JURNAL SIPIL STATIK Vol 9, No 4 (2021): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sebagai Negara kepulauan mempunnyai lebih dari 3700 pulau dan wilayah pantai sepanjang 80.000 km. Wilayah pantai ini merupakan daerah yang sangat intesif dimanfaatkan untuk kegiatan manusia. Sehingg menimbulkan permasalahan yang sering kali terjadi di pantai salah satunya ialah erosi pantai. Erosi pantai sendiri terjadi secara alami karena gelombang atau karena adanya kegiatan manusia. Groin adalah bangunan pelindung pantai berfungsi untuk menahan transpor sedimen sepanjang pantai, sehingga bisa mengurangi dan menghentikan erosi yang terjadi. Gelombang di perairan Pantai Kalasey didominasi oleh gelombang dari arah Utara dengan gelombang maksimum terjadi pada bulan Januari 2019 dengan tinggi 9,731 m dan periode 5,057 det.Tinggi gelombang pecah yang didapatkan dari hasil perhitungan berkisar pada 1,1706 m sampai 2,1578 m pada kedalaman 1 m sampai 10 m. Tinggi gelombang pecah (Hb) =  2,1578 m, dan gelombang pecah pada kedalaman (Db) =  1,01.dan berdasarkan hasil penelitian terhadap groin eksisiting pada area pengembangan menunjukkan bahwa groin dikatakan aman terhadap gelombang yang ada sekarang. Maka, efektifitas kinerja groin dikatakan masih efektif. Kata kunci: Groin, Fetch, Karakteristik Gelombang, Pasang Surut.

Filter by Year

2012 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Sipil Statik Vol 10 No 2 (2022): JURNAL SIPIL STATIK Vol 10 No 1 (2022): JURNAL SIPIL STATIK Vol 9, No 4 (2021): JURNAL SIPIL STATIK Vol 9 No 1 (2021): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 6 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 5 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 4 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 3 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 2 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 1 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 12 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 11 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 10 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 9 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 8 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 7 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 6 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 5 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 4 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 3 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 2 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 1 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 12 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 11 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 10 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 9 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 8 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 7 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 6 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 5 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 4 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 3 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 2 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 1 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 10 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 9 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 8 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 7 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 6 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 5 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 4 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 3 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 2 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 1 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 12 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 11 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 10 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 9 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 8 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 7 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 6 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 5 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 4 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 3 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 2 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 1 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 12 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 11 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 10 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 9 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 8 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 7 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 6 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 5 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 4 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 3 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 2 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 1 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 7 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 6 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 5 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 4 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 3 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 2 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 1 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 12 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 11 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 10 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 9 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 8 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 7 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 6 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 5 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 4 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 3 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 2 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 1 (2012): JURNAL SIPIL STATIK More Issue