cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
pharmacon@unsrat.ac.id
Editorial Address
Pharmacy Study Program, Faculty of Mathematics and Natural Science, Sam Ratulangi University, Manado, North Sulawesi, Indonesia, 95115
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
PHARMACON
ISSN : 23022493     EISSN : 27214923     DOI : 10.35799
Core Subject : Health,
Pharmacon is the journal published by Pharmacy Study Program, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Sam Ratulangi University, Indonesia (P-ISSN: 2302-2493 E-ISSN: 2721-4923). Pharmacon was established in 2012 and published four times a year. Pharmacon is an open access journal and has been indexed by main indexing Google Scholar, GARUDA, Crossref.
Arjuna Subject : -
Articles 1,136 Documents
UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK RIMPANG LENGKUAS PUTIH (Alpinia galanga L. Swartz) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Klebsiella pneumoniae ISOLAT SPUTUM PADA PENDERITA PNEUMONIA RESISTEN ANTIBIOTIK SEFTRIAKSON Hasan, Puput Herawati; Fatimawali, Fatimawali; Bodhi, widdhi
PHARMACON Vol 8, No 1 (2019): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.8.2019.29229

Abstract

ABSTRACT             White galangal rhizome (Alpinia galanga L. Swartz) is one of the plants which has the antibacterial properties from the zingiberaceae family. Empirically it can treat various diseases such as chest pain, throat inflammation, stomach inflammation, rheumatism, diabetes and skin diseases. White galangal rhizome contains flavonoids, tannins, quinones and terpenoids. This study aims to determine the antibacterial activity of white galangal rhizome extract (Alpinia galanga L. Swartz) and test its inhibition against the growth of Klebsiella pneumoniae bacteria which are resistant to ceftriaxone antibiotics. The white galangal rhizome was extracted by maceration method using 96% ethanol solvent and antibacterial activity was tested using the disc and well method with a concentration difference of 100%, 75%, 50%, 25% and 12.5%. The results showed that white galangal rhizome extract (Alpinia galanga L. Swartz) had antibacterial activity against the bacterium Klebsiella pneumoniae and could inhibit the growth of Klebsiella pneumoniae bacteria. On the disc method for concentrations of 100%, 75%, 50%, 25% and 12.5%, the inhibitors were categorized as medium. Whereas in the well method for concentrations of 100% and 75%, the inhibitors were categorized as strong, for concentrations of 50%, 25%, and 12.5%, which have a medium category.Keywords: White Galangal Rhizome (Alpinia galanga L. Swartz), Klebsiella pneumoniae ABSTRAK Rimpang Lengkuas putih (Alpinia galanga L. Swartz) merupakan salah satu tanaman yang memiliki khasiat sebagai antibakteri dari family zingiberaceae. Secara empiris dapat mengobati berbagai penyakit seperti nyeri dada, radang tenggorokkan, radang lambung, rematik, diabetes dan penyakit kulit. Rimpang Lengkuas putih mengandung senyawa flavonoid, tanin, kuinon dan terpenoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak rimpang Lengkuas putih (Alpinia galanga L. Swartz) dan menguji daya hambatnya terhadap pertumbuhan bakteri klebsiella pneumoniae yang resisten terhadap antibiotik seftriakson. Rimpang Lengkuas putih diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96% dan dilakukan pengujian aktivitas antibakteri dengan menggunakan metode cakram dan sumuran dengan perbedaan konsentrasi 100%, 75%, 50%, 25% dan 12,5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak rimpang Lengkuas putih (Alpinia galanga L. Swartz)  memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Klebsiella pneumoniae dan dapat menghambat pertumbuhan bakteri Klebsiella pneumoniae. Pada metode cakram untuk konsentrasi 100%, 75%, 50%, 25% dan 12,5% memiliki daya hambat yang dikategorikan sedang. Sedangkan pada metode sumuran untuk konsentrasi 100% dan 75%  memiliki daya hambat yang dikategorikan kuat, untuk kosentrasi 50%, 25%, dan 12,5% memiliki daya hambat yang dikategorikan sedang.Kata Kunci: Rimpang lengkuas putih (Alpinia galanga L. Swartz), Klebsiella pneumoniae
UJI AKTIVITAS ANTIHIPERLIPIDEMIA EKSTRAK ETANOL BUAH PINANG YAKI (Areca vestiaria) PADA TIKUS PUTIH JANTAN GALUR WISTAR (Rattus norvegicus) YANG DIINDUKSI PAKAN HIPERLIPIDEMIA Sagay, Steleynes; Simbala, Herny E. I.; de Queljoe, Edwin
PHARMACON Vol 8, No 2 (2019): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.8.2019.29311

Abstract

ABSTRACT Pinang Yaki (Areca vestiaria) is a plan originating from the North Sulawesi region. Pinang Yaki nut containds flavonoide which can act as anti-hyperlipidemia. The study aims to identify the anti-hyperlipidemic actibity of ethanol extract of Pinang Yaki (Areca vestiaria)  fruit on wistar strain rats induced by hyperlipidemic. Total cholesterol level is a parameter on this study. The method used was laboratory experimental with a completely randomized design. The result of the study were obtained from 2 stagxes of measuring blood cholesterol, namely pre and post. The treatment was started by giving high-fat feed for 28 days. On the 29th day pre measurementswere taken. Furthermore, treatment was given to each group, namely CMC in the negative control group, simvastatin in the positive control groups, and ethanol extract of Pinang Yaki Fruit with doses of each group of PS2 (200 mg), PS4 (400 mg), and PS8 (800 mg). Post measurement are cerried out after 2 hours of administration. Data were analyzed by Paired T-test. Statistical results indicate a significant difference between the pre and post groups. From the percentage point of view, the dose of 400 mg ethanol extract of Pinang Yaki Fruit gives the best reduction in blood cholesterol levelKeywords: Pinang Yaki Fruit, Antihyperlipidemia, Male White Rat. ABSTRAK Pinang Yaki (Areca vesitaria) merupakan tanaman yang berasal dari daerah Sulawesi Utara. Buah Pinang Yaki mengandung flavonoid yang dapat berperan sebagai antihiperlipidemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi aktifitas antihiperlipidemia Ekstrak etanol buah Pinang Yaki (Areca vestiaria) terhadap tikus galur wistar yang diinduksi hiperlipidemia. Kadar kolesterol total merupakan parameter dalam penelitian ini. Metode yang digunakan eksperimental laboratorium dengan rancangan acak lengkap. Hasil penelitian diperoleh dari 2 tahap pengukuran kolesterol darah, yaitu pre dan post. Perlakuan dimulai dengan memberi pakan tinggi lemak selama 28 hari. Pada hari ke 29 dilakukan pengukuran pre. Selanjutnya diberikan perlakuan pada tiap kelompok, yaitu CMC pada kelompok Kontrol negatif, simvastatin pada kelompok Kontrol positif, dan ekstrak etanol buah pinang yaki dengan dosis masing-masing kelompok PS2 (200 mg), PS4 (400 mg), dan PS8 (800 mg). Pengukuran Post dilakukan setelah 2 jam pemberian. Data dianalisis dengan Paired T-test. Hasil statistika menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kelompok pre dan post. dilihat dari presentase, dosis ekstrak etanol buah pinang yaki 400 mg memberikan penurunan kadar kolesterol darah terbaik.Kata kunci : Buah Pinang Yaki, Antihiperlipidemia, Tikus Putih Jantan
UJI AKTIVITAS AMARA DARI PRODUK JST TERNAK, PREBIOTIK TERNAK, DAN ASAM AMINO TERNAK TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus L.) GALUR WISTAR Sumerah, Marsella; Yudistira, Adithya; Mansauda, Karlah L.R
PHARMACON Vol 9, No 2 (2020): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.9.2020.29278

Abstract

ABSTRACTLivestock  JST Products, Livestock Prebiotic Products, and Livestock Amino Acid Products, are herbal products that have the potential to be used as animal feed which functions to increase appetite in livestock. This study aims to determine the amara activity of male white rats (Rattus norvegicus L.) Wistar strain. The rats were treated with an idealized treatment for Animal JST Products, Animal Prebiotic Products, and Animal Amino Acid Products, as much as 2 ml, every afternoon for 10 days using an oral sonde device and a 5 cc dispo and the treatment group without giving the product as a negative control, which was only given food cattle in the form of concentrate. The results showed that the administration of Animal JST Products, Animal Prebiotic Products, and Animal Amino Acid Products, affected the appetite of Male White Rats (Rattus norvegicus L.) Wistar strain, which was marked by weight gain.Keywords  :     Animal JST Products, Animal Prebiotic Products, Animal Amino Acid Products,        Rattus norvegicus L. ABSTRAK Produk JST Ternak, Produk Prebiotik Ternak, dan Produk  Asam Amino Ternak, merupakan suatu produk herbal yang berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai pakan ternak yang berfungsi dapat meningkatkan nafsu makan pada ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas amara terhadap Tikus Putih Jantan (Rattus norvegicus L.) Galur Wistar. Tikus diberi perlakuan dioralkan Produk JST Ternak, Produk Prebiotik Ternak, dan Produk Asam Amino Ternak, sebanyak 2 ml, setiap sore selama 10 hari dengan menggunakan alat sonde oral dan dispo 5 cc dan kelompok perlakuan tanpa pemberian produk sebagai kontrol negatif, yang hanya diberikan pakan ternak berupa konsentrat. Hasil menunjukkan bahwa pemberian Produk JST Ternak, Produk Prebiotik Ternak, dan Produk Asam Amino Ternak, berpengaruh terhadap nafsu makan Tikus Putih Jantan (Rattus norvegicus L.) Galur Wistar, yang ditandai dengan kenaikan berat badan.Kata Kunci  : Produk JST Ternak, Produk Prebiotik Ternak, Produk  Asam Amino Ternak,  Rattus norvegicus L.
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN Stylissa sp. DENGAN METODE DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil) Ikhrar, Muhammad S.; Yudistira, Adithya; Wewengkang, Defny S.
PHARMACON Vol 8, No 4 (2019): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.8.2019.29376

Abstract

ABSTRACTThis study aims to analyze the antioxidant activity of Stylissa sp., sponge. The Stylissa sp., sponge sample was obtained from the Lembeh Strait, waters Bitung. This research is an experimental laboratory by testing the ethanol extracts of Stylissa sp., sponge using DPPH method (1,1-diphenil2-pikrihidrazil) to analyze antioxidant activity using a spectrophotometer. The results of this study show the antioxidant levels of the Stylissa sp., sponge in the Lembeh Strait waters have antioxidant activity and the higher the concentration the higher the antioxidant levels produced. The greatest antioxidant level is found in Stylissa sp., sponge with a concentration of 100 mg / L. Keywords : Antioxidants, DPPH, Sponge Stylissa sp ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas antioksidan dari Stylissa sp. Sampel Spons Stylissa sp di peroleh dari perairan Selat Lembeh, Bitung. Penelitian ini merupakan eksperimental laboratorium dengan pengujian terhadap ektrak etanol Spons Stylissa sp dengan metode DPPH (1,1-diphenil-2-pikrihidrazil) untuk menganalisis aktivitas antioksidan dengan menggunakan sprektrofotometer. Hasil penelitian ini memperlihatkan kadar antioksidan dari Spons Stylissa sp di perairan Selat Lembeh mempunyai aktivitas antioksidan dan semakin tinggi konsenstrasi semakin tinggi pula kadar antioksidan yang dihasilkan. Kadar antioksidan yang paling besar terdapat pada Spons Stylissa sp dengan konsentrasi 100 mg/L.Kata kunci : Antioksidan, DPPH, Spons Stylissa sp
PEMANFAATAN VCO MENGANDUNG KAROTENOID TOMAT DAN KARAGENAN DALAM PEMBUATAN LOTION Tumbelaka, Riddel M M Y; Momuat, Lidya I; Wuntu, Audy D
PHARMACON Vol 8, No 1 (2019): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.8.2019.29242

Abstract

ABSTRACT Research has been conducted on the making of Lotion using VCO containing Tomato Carotenoids and Carrageenan with a mass concentration of 3%. The stability of Lotion is determined by the stability of the emulsion in the Lotion preparation. The resulting Lotion was tested for quality according to SNI 16-4399-1996 standards, namely pH, density, viscosity, and total microbial test. In addition, the resulting Lotion was tested for total carotenoids based on the reading results of UV-Vis Spectrophotometry. The results showed that the highest carotenoids in A1 samples were 129.99 mg / L and the lowest was in A6 samples 38.15 mg / L. And the results of the Lotion quality test found in Lotion by using carrageenan were better than Lotion using cetyl alcohol. Keywords: VCO, carrageenan, carotenoids, Lotion, SNI      ABSTRAK                Telah dilakukan penelitian tentang Pembuatan Lotion menggunakan VCO mengandung Karotenoid Tomat dan Karagenan dengan konsentrasi massa 3%. Kestabilan dari Lotion ditentukan dengan kestabilan emulsi dalam sediaan Lotion. Lotion yang dihasilkan diuji kualitas menurut standar SNI 16-4399-1996 yaitu uji pH, massa jenis, viskositas, dan total mikroba. Selain itu, Lotion yang dihasilkan diuji total karotenoid berdasarkan hasi pembacaan Spektrofotometri UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang memiliki Karotenoid tertinggi pada sampel A1 sebanyak 129,99 mg/L dan terendah pada sampel A6 38,15 mg/L. Dan hasil uji kualitas Lotion didapati Lotion dengan menggunakan karagenan lebih baik dibandingkan dengan Lotion menggunakan setil alkohol. Kata kunci: VCO, karagenan, karotenoid, Lotion, SNI
AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN ANALISIS KLT-BIOAUTOGRAFI DARI FRAKSI DAUN MANGGIS (Garcinia mangostana L.) Paputungan, Ayu Natasya; Lolo, Widya Astuty; Jayanto, Imam
PHARMACON Vol 8, No 3 (2019): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.8.2019.29326

Abstract

Mangosteen leaves have flavonoid compounds, tannins, and saponins that can be efficacious as antibacterial. The aim of this study was to determine the fraction of mangosteen leaves having an antibacterial effect and knowing the class of compounds identified as having antibacterial activity after TLC- Bioautography testing was carried out. The samples were extracted using 96% maceratarion method and fractioned using liquid-liquid fractionation method with methanol, n-hexane and ethyl acetate solvents, antibacterial activity using agar diffusion method (Kirby and Bauer) with 3 concetrations namely 10%, 20% and 30%. Thin Layer Chromatography (TLC) uses n-hexane and chloroform solvens. TLC-Bioautography uses contact bioautography methods. The resultd showed that mangosteen leaves in methanol fraction with a concentration of 30% had a very large inhibitory activity again Staphylococcus aureus and ethyl acetate fraction with a concentration of 30% had the gratest antibacterial activity against  Escherichia coli. The results of the TLC- Bioautography study showed that the flavonoids compounds after spraying with AlCl3 and the mangosteen leaf Biosutography test had inhibitory zone activity against the bacteria Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Keywords: Mangosteen Leaves. Antibacterial, TLC Bioautography.  ABSTRAK Daun manggis mempunyai senyawa flavonoid, tanin, dan saponin yang dapat berkhasiat sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fraksi daun manggis memiliki efek antibakteri dan mengetahui golongan senyawa yang teridentifikasi memiliki aktivitas antibakteri setelah dilakukan pengujian KLT Bioautografi. Sampel diektrak dengan metode maserasi dengan pelarut 96% dan difraksinasi dengan metode  fraksinasi cair-cair dengan pelarut metanol, n-heksan dan etil asetat, aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi agar (Kirby and Bauer) dengan 3 kosentrasi yaitu 10%, 20% dan 30%. Kromatografi Lapis Tipis (KLT) menggunakan pelarut n-heksan dan klorofom. KLT-Bioautografi menggunakan metode bioautografi kontak. Hasil penelitian menunjukan daun manggis pada fraksi metanol  dengan kosentrasi 30% memiliki aktivitas zona hambat ppaling besar terhadapat bakteri Staphylococcus aureus dan fraksi etil asetat dengan kosentrasi 30% memiliki aktivitas antibakteri paling besar terhadap  Escherichia coli. Hasil penelitian KLT-Bioautografi menunjukan golongan senyawa flavonoid setelah disemprotkan dengan AlCl3 dan uji Bioautografi daun manggis memiliki aktivitas zona hambat terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Kata kunci : Daun Manggis, Antibakteri, KLT- Bioautografi.
PERSEPSI PERAWAT TERHADAP PERAN APOTEKER DALAM PELAYANAN KEFARMASIAN DI RUMAH SAKIT ROBERT WOLTER MONGISIDI MANADO Dadiani, Ni Made; Lolo, Widya A; Antasionasti, Irma
PHARMACON Vol 9, No 2 (2020): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.9.2020.29287

Abstract

ABSTRACTPharmacy services was one of the supporting activities of health services quality. Majority, the hospitals in Indonesia had not performed Pharmaceutical Care activities in accordance with the Standard of Pharmaceutical Care in Hospital stipulated in regulation of the Minister of Health Republic of Indonesia No. 72 year 2016. The lack of cooperation and communication between pharmacists, nurses and other health workers can cause differences in perception. This studied aims to know the opinions and expectations of nurse to the role of pharmacist in pharmaceutical care at Robert Wolter Mongisidi Hospital Manado. This research was a quantitative descriptive study and data collection tool used was a questionnaire about the opinions and expectations given to 140 nurses. The results showed that perception of nurses tend to agree with an average value of 93,81% for the opinion and for the expectation of 98,16%. The conclusion that the nurse had good opinions and expectation to the role of pharmacists in accordance with Pharmaceutical Care Standards.Key words : Pharmaceutical Care, Nurse Perception, Pharmacists.ABSTRAK Pelayanan farmasi merupakan salah satu kegiatan penunjang pelayanan kesehatan yang bermutu. Sebagian besar Rumah Sakit di Indonesia belum melakukan kegiatan pelayanan farmasi sesuai dengan Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit yang diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 72 Tahun 2016. Kurangnya kerjasama dan komunikasi antara apoteker, perawat dan tenaga kesehatan lain dapat menyebabkan perbedaan persepsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapat dan harapan perawat terhadap peran apoteker dalam pelayanan kefarmasian di Rumah Sakit Robert Wolter Mongisidi Manado. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dan alat pengumpulan data yang digunakan berupa kuesioner tentang pendapat dan harapan yang diberikan kepada 140 perawat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  persepsi perawat cenderung setuju dengan nilai rata-rata untuk pendapat sebesar 93,81% dan untuk harapan sebesar 98,16%. Kesimpulan yang didapat bahwa perawat memiliki pendapat dan harapan yang baik terhadap peran apoteker sesuai dengan Standar Pelayanan Kefarmasian. Kata kunci : Pelayanan Kefarmasian, Persepsi Perawat, Apoteker.
DENSITAS TANGKASI (Tarsius spectrum) DI KAWASAN HUTAN KOTA DESA KUWIL KABUPATEN MINAHASA UTARA Sandy, Jhon I.; Saroyo, Saroyo; Wahyudi, Lalu
PHARMACON Vol 8, No 3 (2019): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.8.2019.29400

Abstract

ABSTRACT The Kuwil Village Forest City holds an endemic species of Tangkasi (Tarsier spectrum). The condition of forests that characterizes primary forests makes the stems remain in the forest area still status is urban forest. The area of the City Forest of the Kuwil Village is ± 43 ha with a total sampling area of 0.0275 km2 or 2.75 ha with the number of plots installed putting together 14 plots that form a circle with a radius of 25 m. Data was collected in the morning at 05.00-06.15 WITA. Based on the research results obtained a total of duet calls at the location obtained 18 duet calls with a total of 2627 tails / km2 or 26.27 tails / ha which indicates a high population density in urban forest areas. Kuwil City Forest has a variety of potential wildlife that can be processed for conservation of its sustainability. Wildlife conservation can be useful in the future so that it can be used as the development of wildlife utilization both for recreation, natural attractions, and research development. Key words: Kuwil Village, Tangkasi, Kuwil Urban Forest, Density of Tarsier, Conservation. ABSTRAKHutan Kota Desa Kuwil menyimpan satwa endemik tangkasi (Tarsius spectrum). Kondisi hutan yang mencirikan hutan primer membuat tangkasi tetap tinggal di kawasan hutan meskipun statusnya adalah hutan kota. Luas area Hutan Kota Desa Kuwil adalah ± 43 ha dengan luas area total pengambilan sampel adalah 0,0275 km2 atau 2,75 ha dengan  jumlah plot yang di pasang berjumlah 14 plot berbentuk lingkaran dengan jari-jari 25 m. Pengambilan data dilakukan pada pagi hari pukul 05.00-06.15 WITA. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh total duet call di lokasi berjumlah 18 duet call dengan jumlah 2627 ekor/Km2 atau 26,27 ekor/ha yang menunjukkan kepadatan populasi tangkasi pada kawasan hutan kota jumlah populasi yang tinggi. Hutan Kota Kuwil mempunyai beragam potensi satwaliar yang dapat diolah untuk memelihara kelestariannya. Konservasi satwaliar dapat berguna kedepannya agar dapat digunakan sebagai pengembangan pendayagunaan satwaliar baik untuk rekreasi, objek wisata alam, dan pengembangan penelitian. Kata kunci: Desa Kuwil, Tangkasi, Hutan Kota kuwil, Densitas Tangkasi, konservasi
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK KARANG LUNAK Klyxum Sp YANG DIKOLEKSI DARI DESA TUMBAK KECAMATAN POSUMAEN MINAHASA TENGGARA Lonteng, Elur; Yudistira, Adithya; Wewengkang, Defny S
PHARMACON Vol 9, No 2 (2020): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.9.2020.29272

Abstract

ABSTRACT Soft Coral Klyxum sp.. is a rich sources in bioactive compounds such as terpenoids, steroids, and steroid glycosides which are commonly used in the health sector. The purpose of this study was to determine the activity of antioxidant compounds from ethanol extracts of Klyxum sp. Klyxum sp., was extracted by maceration using ethanol as a solvent. As a parameter, testing of antioxidant activity was carried out using the DPPH (1,1-diphenil-2-picrylhydarzyl) method, which was measured using UV-Vis spectrophotometry at a wavelength of 517 nm. The results showed that the ethanol extracts of soft coral  Klyxum sp., proven to have antioxidant activity in each concentration test. Keywords: Klyxum sp. Soft Coral, Antioxidants, Extraction, DPPH   ABSTRAK Karang Lunak Klyxum sp. merupakan sumber yang kaya akan senyawa bioaktif seperti terpenoid, steroid, dan steroid glikosida yang biasa dimanfaatkan dalam dibidang kesehatan. Tujuan dari penelitian ini yaitu, untuk mengetahui aktivitas senyawa antioksidan dari ekstrak etanol Karang Lunak Klyxum sp. Karang Lunak Klyxum sp. diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan etanol sebagai pelarut. Sebagai parameter, pengujian aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode DPPH (1,1-diphenil-2-picrylhydarzyl) yang diukur menggunakan Spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 517 nm. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etanol Karang Lunak Klyxum sp. terbukti memiliki aktivitas antioksidan disetiap konsentrasi pengujian. Kata Kunci : Karang Lunak Klyxum sp., Antioksidan, Ekstraksi, DPPH
KARAKTERISTIK GAYA AERODINAMIKA PADA BURUNG MERPATI (COLUMBA LIVIA) Dahrun, Melantika; Langoy, Marnix L. D.; Wahyudi, Lalu
PHARMACON Vol 8, No 3 (2019): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.8.2019.29392

Abstract

ABSTRACT Pigeon (Columba livia) is a type of bird which is nurtured and cultivated by human. Pigeon is one of the vertebrate aves group that has wings and feathers in which the majority of their activities are flying. Pigeon has unique advantages over other bird species which it has high ability to remember location and can also fly up to 65-80 km/hour. In one day, pigeon can fly as far as 965 km. The beautiful style of pigeon when flying allows it to fly quickly in aerodynamics. Based on the research background, we investigated the characteristics of aerodynamics of pigeons. The aim of this study was to determine the lift and thrust forces produced by pigeons during flying. The results of this study ware expected to be source of information on the biophysical aspects of aerodynamic forces of birds. As a result, body’s morphometric measurements among bird one, two, and three such as, The lift and thrust force of the first Pigeon (L= 16.71 N and F= 8.16 N), second dove (L= 6.21 N and F= 6.82 N) and third Pigeon (L= 9.18 N and F= 6.29 N). Keywords : Pigeon, Aerodynamic Force Characteristics, Morphomentrik.  ABSTRAK Burung merpati (Columba livia) merupakan jenis burung yang dipelihara dan dibudidayakan para penggemar burung. Burung merpati adalah salah satu kelompok aves bertulang belakang (vertebrata) yang mempunyai sayap dan bulu mayoritas aktivitasnya adalah terbang. Burung merpati ini mempunyai kelebihan-kelebihan unik dari pada jenis burung lainnya, yaitu burung merpati mempunyai kemampuan mengingat lokasi sangat baik serta burung ini juga mempu terbang hingga 65-80 km/jam, dalam satu hari burung merpati dapat terbang sejauh 965 km. Gaya burung merpati yang indah saat terbang memungkinkan mereka terbang dengan cepat secara aerodinamika. Berdasarkan latar belakang tersebut telah dilakukan penelitian tentang karakteritik gaya aerodinamika pada burung merpati . Dengan tujuan mengetahuai berapa gaya angkat dan gaya dorong yang dihasilkan burung merpati ketika terbang. Dari hasil penelitian diharapkan dapat menjadi sumber informasi pada aspek biofisika terhadap gaya aerodinamika pada burung. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah pengukuran Morfometrik tubuh burung merpati satu, dua, dan ketiga. Perhitungan gaya angkat dan gaya dorong pada burung merpati pertama (L= 16,71 N dan F= 8,16 N), burung ke dua (L= 6,21 N dan F= 6,82 N) dan burung ke tiga (L= 9,18 N dan F= 6,29 N) dapat dilihat bahwa adanya perbedaan gaya angkat dan gaya dorong burung merpati satu, dua, dan tiga. Kata kunci : Burung Merpati, Karakteristik Gaya Aerodinamika, Morfomentrik

Page 63 of 114 | Total Record : 1136


Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 1 (2026): PHARMACON Vol. 14 No. 3 (2025): PHARMACON Vol. 13 No. 3 (2024): PHARMACON Vol. 13 No. 2 (2024): PHARMACON Vol. 13 No. 1 (2024): PHARMACON Vol. 12 No. 3 (2023): PHARMACON Vol. 12 No. 2 (2023): PHARMACON Vol. 12 No. 1 (2023): PHARMACON Vol. 11 No. 4 (2022): PHARMACON Vol. 11 No. 3 (2022): PHARMACON Vol. 11 No. 2 (2022): PHARMACON Vol. 11 No. 1 (2022): PHARMACON Vol. 10 No. 4 (2021): PHARMACON Vol 10, No 3 (2021): PHARMACON Vol 10, No 2 (2021): PHARMACON Vol 10, No 1 (2021): PHARMACON Vol 9, No 4 (2020): PHARMACON Vol 9, No 3 (2020): PHARMACON Vol 9, No 2 (2020): PHARMACON Vol 9, No 1 (2020): PHARMACON Vol 9, No 1 (2020) Vol 8, No 4 (2019): PHARMACON Vol 8, No 4 (2019) Vol 8, No 3 (2019) Vol 8, No 3 (2019): PHARMACON Vol 8, No 2 (2019): PHARMACON Vol 8, No 2 (2019) Vol 8, No 1 (2019): Pharmacon Vol 7, No 4 (2018): Pharmacon Vol 7, No 3 (2018): Pharmacon Vol 7, No 2 (2018): Pharmacon Vol 7, No 1 (2018): Pharmacon Vol 6, No 4 (2017): Pharmacon Vol 6, No 3 (2017): Pharmacon Vol 6, No 2 (2017): Pharmacon Vol 6, No 1 (2017): Pharmacon Vol 5, No 4 (2016): Pharmacon Vol 5, No 3 (2016): Pharmacon Vol 5, No 2 (2016): Pharmacon Vol 5, No 1 (2016): Pharmacon Vol 4, No 4 (2015): Pharmacon Vol 4, No 3 (2015): Pharmacon Vol 4, No 1 (2015): pharmacon Vol 3, No 4 (2014): pharmacon Vol 3, No 3 (2014) Vol 3, No 2 (2014) Vol 3, No 1 (2014) Vol 2, No 4 (2013) Vol 2, No 3 (2013): pharmacon Vol 2, No 2 (2013): pharmacon Vol 2, No 1 (2013): pharmacon Vol 1, No 2 (2012) Vol 1, No 1 (2012) More Issue