cover
Contact Name
Totok Haryanto
Contact Email
jurnaljssh@ump.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaljssh@ump.ac.id
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan, PO BOX 202 Purwokerto 53182 Kembaran, Banyumas, Jawa Tengah
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora)
ISSN : 25799088     EISSN : 25499505     DOI : http://dx.doi.org/10.30595/jssh
JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) is a peer-reviewed and open access academic journal published by Scientific and Publishing Institute (Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan) Universitas Muhammadiyah Purwokerto. JSSH was published twice a year in March and September, the first time published in March 2017. The aims of the journal is to provide scholarly publications for social and humanities studies, especially base on education, psychology, culture, sociological, humanities, economic research findings and critical thought.
Articles 135 Documents
MEME: DAPATKAH MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MENULIS TEKS ANEKDOT? Fajar - Gumelar
JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) Vol. 2 No. 1 Maret 2018
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1201.313 KB) | DOI: 10.30595/jssh.v2i1.2315

Abstract

Writing anecdote text is a creative and productive process, meaning an ability that requires students to produce a product (writing) that aims to provide criticism/ satire accompanied by humor against an event that occurred. The fact that the ability to write anecdot text is still low, the difficulty in putting ideas and ideas into the main factor. The need for a model of learning with the use of media as a way to overcome these problems. Projects based learning assisted media meme are used based on literature review, which is a student-centered learning by applying the concept of the project (based on actual life that occurs) in order to solve the problem independently by using memes as a media that serves to clarify a message or content delivered. At the stage (1) the determination of fundamental questions about the events that occur (actual), (2) preparing the project plan (selection of data collection activities), (3) preparing a schedule (completion of activities), (4) monitoring project progress, (5) assessment of results, and (6) evaluation of experience (reflection of activities). This research aims to determine (a) the effectiveness of the model and (b) the effectiveness of the model in the experimental class (MIPA and IPS). The methodology used is a quasi experiment with 2 by 2 factorial research design. The results of research from data analysis, obtained (a) the difference in ability between the experimental class and control class students with N-gain experiments enter into medium category, while the N-gain controls enter into low category. (b) there is no difference ability in experimental class between MIPA and IPS class students. This shows that the model of Projects based learning assisted media meme effectively used in the class with the background of MIPA and IPS in SMA Negeri 15 Bandung. Keyword: writing anecdote text, project based learning, and media meme. 
Akurasi Arah Kiblat Masjid di Ruang Publik Anisah Budiwati
JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) Vol. 2 No. 1 Maret 2018
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1272.104 KB) | DOI: 10.30595/jssh.v2i1.2275

Abstract

This research explores the concept of understanding of mosque managers in the public space about the importance of facing the direction of Qibla. Samples Mosque located in the public space of the Hospital Jogja International Hospital, Adisutjipto Airport and Mall Plaza Ambarrukmo be proof of the tendency of pattern of understanding of managers of religious orders to face the direction of Qiblah correctly. By using qualitative analysis method and data collection method in the form of observation, interview and documentation, it is found that first, that understanding of mosque managers in public space at three places reflects the quality of life of Islami ie measuring to the expert so that the direction of qibla . Secondly, the accuracy of the direction of the mosque building in the public space in Sleman Yogyakarta is included in the category of accurate with the maximum reason for the 6 minute arc disturbance, where the direction of the largest deviation on the mosques is 0o 1 '20.8 "or equivalent to 3,074 km which means still leads the city of Mecca.Keywords: Accuracy, Understanding and Mosque in Public Space Penelitian ini menggali konsep pemahaman para pengelola Masjid di ruang publik tentang pentingnya menghadap arah kiblat. Sampel Masjid yang berada di ruang publik yakni Rumah Sakit Jogja International Hospital, Bandara Adisutjipto dan Mall Plaza Ambarrukmo menjadi bukti kecenderungan pola pemahaman pengelola terhadap perintah agama untuk menghadap ke arah kiblat dengan tepat. Dengan menggunakan metode analisis kualitatif dan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi diperoleh hasil penelitian, pertama bahwa pemahaman para pengelola masjid di ruang publik pada tiga tempat tersebut mencerminkan kualitas hidup Islami yakni melakukan pengukuran kepada pihak ahli sehingga arah kiblat sesuai dengan keilmuan astronomi. Kedua, akurasi atau ketelitian arah kiblat bangunan Masjid di ruang publik di Sleman Yogyakarta termasuk dalam kategori akurat dengan alasan maksimal penyimpangan 6 menit busur, di mana arah penyimpangan paling besar pada masjid-masjid tersebut adalah 0o 1’ 20,8” atau setara 3,074 km yang berarti masih mengarah kota Mekah.Kata kunci: Akurasi, Pemahaman dan Masjid di Ruang Publik
Mengelola Manajemen Logistik dengan Efektif di Universitas Negeri Semarang Wisudani Rahmaningtyas; Ismiyati Ismiyati; Hengky Pramusinto
JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) Vol. 1 No. 2 September 2017
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.301 KB) | DOI: 10.30595/jssh.v1i2.1480

Abstract

This research aims at analyzing the logistic management and examining the arising problems faced when managing the logistics at economics faculty of Semarang state university. Logistics is one essential administration that should be made by an organization. The logistic procedures consist of procurement, recording, storage, distribution, maintenance, and elimination. At present, the logistic activities at economics faculty are running quite well. However, based on the studies conducted by many researchers, the logistic impacts require further examination and analysis. The pre-research study based on interviews shows that no logistic staff handles the logistic management. For the time being, the logistic activities are handled by the public utility staffs. Besides, the Standardized Operational Procedures on logistic management are still unclear.This research uses a descriptive-qualitative approach. Data are obtained from informants in the forms of words, measures, and writings. Interview, observation, and documental analysis are techniques used to collect the data. Samples are taken with a purposive sampling technique and then data are analyzed using an interactive technique. Data validation is conducted using triangulation techniques and methodologies. The research results show that the logistic activities are not yet ideally running, such as poor conditioned inventory management of goods, uncontrolled stock opname; not maximally utilized forms as the controlling devices; limited warehouses for supply storage; unavailable warehouses for storage of the upcoming goods to eliminate, unscheduled goods inventory maintenance, and too long waiting period of elimination activities.
Pemetaan Digital Berbasis Sistem Informasi Geografis dalam Analisis Keruangan Sertifikasi Guru Sekolah Dasar Dhi Bramasta
JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) Vol. 1 No. 2 September 2017
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1476.772 KB) | DOI: 10.30595/jssh.v1i2.1800

Abstract

Pendidikan secara umum merupakan segala upaya yang direncanakan untuk mempengaruhi orang lain baik individu, kelompok, atau masyarakat sehingga individu, kelompok, atau masyarakat melakukan apa yang diharapkan oleh pelaku pendidikan. Dalam hal ini dengan pendidikan diharapkan peserta didik bisa secara aktif mengembangkan potensi dirinya. Dalam menunjang pendidikan yang berkualitas tentunnya didukung dengan meratanya distribusi sekolah dan guru yang kompeten serta profesional dalam bidangnya di sekolah. Persebaran atau distribusi sekolah yang tidak merata secara geografis, berpengaruh terhadap kualitas pendidikan penduduk dalam suatu wilayah. Dalam lingkup sekolah jumlah guru memegang peranan dalam mempengaruhi kualitas pembelajaran, sehingga perbandingan jumlah guru bersertifikasi dan yang belum bersertifikasi dalam suatu sekolah akan sangat mempengaruhi kualitas pembelajaran di sekolah. Karena sertifikasi guru merupakan proses uji kompetensi bagi calon guru atau guru yang ingin memperoleh pengakuan dan atau meningkatkan kompetensi sesuai profesi yang dipilihnya. Sertifikasi guru merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan mutu guru yang dikuti dengan peningkatan kesejahteraan guru. Guru yang telah mendapatkan sertifikasi dinyatakan sebagai pendidik yang kompeten dan profesional. Salah satu cara untuk mengetahui dan menganalisis distribusi sekolah dalam hal ini adalah Sekolah Dasar dengan jalan pemetaan digital berbasis SIG. Peta merupakan data yang sangat penting dalam memberikan informasi yang dibutuhkan oleh berbagai pihak. Data informasi spasial peta berbasis SIG memiliki peran yang sangat penting berbagai bidang. Dalam bidang sosial dan budaya, dalam mengetahui luas dan persebaran lahan pertanian serta kemungkinan pola drainasenya, pendataan dan pengembangan pusat-pusat pertumbuhan dan pembangunan pada suatu kawasan, pendataan dan pengembangan pemukiman penduduk, sekolah, rumah sakit, perkantoran.
TERAPI AL-QUR’AN PADA SISWA TUNALARAS Ati Kusmawati; Cholichul Hadi; M.G. Bagus Ani Putra
JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) Vol. 2 No. 1 Maret 2018
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (639.884 KB) | DOI: 10.30595/jssh.v2i1.2199

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana efek dari Terapi Al-Qur’an pada siswa tunalaras. Metode yang digunakan dalam studi literature dan observasi. Penelitian ini di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan , Tangerang Selatan. Partisipan penelitian ini 10 siswa dan 2 guru pendamping (guru bimbingan konseling dan guru agama). Hasil  yang diperoleh bahwa ada peningkatan perubahan sikap dan perilaku yang lebih baik seperti lebih tenang dalam bersikap, berkurangnya membolos,  mampu mengotrol diri, emosi, serta mau mengikuti kegiatan sekolah dari siswa tunalaras  dengan terapi Al-Qur’an. Seperti mulai mengikuti kegiatan di sekolah (belajar di kelas, eskstra kulikuler  yang ada di sekolah (OSIS dan ROHIS). Perubahan itu memerlukan dukungan dari;(1) lingkungan keluarga;(2) lingkungan sekolah (3) lingkungan masyarakat kepada siswa tunalaras agar mampu dan memiliki perubahan terutama pada penyesuaian diri yang baik sehingga tingkah laku/perilaku menyimpang yang melekat pada dirinya dapat berubah melalui proses yang dilakukan bersama oleh semua pihak yang peduli dan mau terhadap perubahan siswa tunalaras.Kata kunci : terapi Al-Qur’an, tunalaras
DAPATKAH MEDIA JEJARING SOSIAL MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MENULIS TEKS EKSPOSISI? Trisna Adi Pratama
JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) Vol. 2 No. 1 Maret 2018
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1022.528 KB) | DOI: 10.30595/jssh.v2i1.2316

Abstract

Abstract - This study aims to test the effectiveness of a model of learning as an alternative to help the problem of learning to write exposition text. Learning model in this research is participatory model assisted social networking media, especially instagram and line. The population of this study were all students of SMA Negeri 15 Bandung in the academic year 2017/2018 consisting of nine classes. The sample of this research consisted of experimental class which represented by X MIPA 3 and control class represented by X MIPA 1, each class amounted to 26 students. The sampling technique in this research is purposive sampling technique. The method used in this research is an experimental method using a quantitative approach. The design of this research uses the design of The Matching-Only-Pretest-Posttest Control Group Design. Data collection techniques in this study include test techniques, field notes, and questionnaires. After the research and data were analyzed, the average value of pretest of the experimental class was 74 and the mean value of the experimental class posttest was 82. The average value of the control class pretest was 76 and the mean value of the control class posttest was 78. Later data obtained, processed or analyzed using SPSS statistics 20. Based on the statistical calculations obtained Asymp value. Sig. (2-tailed) by 0.049 <α = 0.05. That is, H1 is accepted. Thus, the ability of the experiment class students is significantly higher than the control class. That is, the participatory model of media-assisted instagram social media is more effective than participatory model assisted by social networking media line. Keywords: participatory model, social networking media, instagram, line, learning writing exposition text
Profil Kemampuan Literasi Sains Siswa SMP di Kota Purwokerto Ditinjau dari Aspek Konten, Proses, dan Konteks Sains Mufida Nofiana
JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) Vol. 1 No. 2 September 2017
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (900.66 KB) | DOI: 10.30595/jssh.v1i2.1682

Abstract

Literasi sains menurut PISA (Prgram for international student assessment) adalah kemampuan menggunakan pengetahuan ilmiah, mengidentifikasi pertanyaan dan menggambarkan bukti-bukti yang berdasarkan kesimpulan untuk dapat memahami dan membantu pembuatan kesimpulan tentang alam serta perubahan terhadap alam tersebut akibat aktivitas manusia. Literasi sains bersifat multidimensional. Individu yang “melek sains” adalah orang yang menggunakan konsep sains, keterampilan proses, dan nilai dalam membuat keputusan sehari-hari jika berhubungan dengan orang lain atau dengan lingkungannya, serta memahami interlasi anatara sains, teknologi dan masyarakat, termasuk perkembangan social dan ekonomi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, yaitu penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan profil capaian literasi sains siswa SMP di kota purwokerto yang ditinjaau dari tigas aspek listerasi sains, yakni konten, proses, dan konteks. Penelitian dilakakukan pada siswa kelas 8 di SMP Negeri 1 Purwokerto, SMP Negeri 8 Purwokerto, dan SMP Muhammadiyah 1 Purwokerto dengan total responden berjumlah 184 siswa. Penelitian dimulai dengan tahap persiapan untuk mendapatkan soal literasi sains tingkat SMP yang valid. Selanjutnya, tahap pengambilan data yang dilakukan dengan mengambil jawaban-jawaban siswa yang mengerjakan soal tes literasi sains selama 90 menit. Tahap terakhir adalah perhitungan presentase capaian per setiap aspek literasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata prosentase kemampuan literasi sains siswa SMP di kota purwokerto masih rendah pada 3 aspek literasi sains yaitu aspek konten (53,80%), aspek proses (44,038%) dan aspek konteks (35,088%). Rendahnya salah satu aspek literasi sains akan berpengaruh terhadap aspek literasi sains lainnya. Rendahnya pemahaman konsep siswa terhadap pengetahuan sains akan berdampak pada rendahnya aplikasi sains. Saat ini siswa-siswa di tiga SMP di kota purwokerto yang menjadi subyek penelitian hanya memiliki kemampuan mengingat pengetahuan ilmiah berdasarkan fakta sederhana. Hasil pengukuran literasi sains yang dilakukan pada siswa-siswa SMP di kota purwokerto dapat menjadi acuan dalam memetakan kemampuan sains (IPA) dan kualitas pembelajaran sains (IPA) siswa SMP di kota Purwokerto Kata kunci: profil literasi sains; aspek literasi sains
Implementasi Parenting Berkelanjutan TK Aisyiyah I, II, III dan IV Rawalo Kec. Rawalo, Kabupaten Banyumas Tatik Aryanti; Melati Ismi Hapsari
JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) Vol. 1 No. 2 September 2017
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (640.963 KB) | DOI: 10.30595/jssh.v1i2.1843

Abstract

Children are small people who have the potential to be developed. Children have certain characteristics that are unique and not the same as adults, they are always active, dynamic, enthusiastic and curiosity about what they see, hear, feel, as thought they never stop exploring and learning. The age of birth to enter the basic education is a golden period as well as a critical period in the life stage that will determine the development of the next child. This period is a good time to lay the groundwork for the development of physical, linguistic, social emotional, self concept, art, moral and religious value. Parenting progam aims to give provision and understanding the parents about nurture which give stimulation for childhood. This nurture will support childhood in education activity in PAUD Aisyiyah (Aisyiyah Kindergarten). The benefit for parents and society, can give understanding about childhoodeducation and sensitize parents about the important of early stimulation for child in daily nurture. For childhood, with environtmental conditions which condicive to development and growth from fmily and PAUD (Kindergrten) achieving success and development task. Children with special needs can be interpreted with children who are classified as disabled or who bear the disabilities and also potential and talented children. Children with special needs are those with temporary or permanent special needs that require more intense educational services. Needs may be caused by abnormalities or are indeed innate or due to distressing economic, political, social, emotional and behavioral pressures. Called special needs because children have abnormalities and presence with normal children in general. Having a healthy, active, and intelligent child would be the the dream off all parents. But, not a few parents of children with special needs who feel the dream is destroyed. To as children with abnormal growth because they have some diferrences with normal children. Children with special needs are usually referred Accepting reality is the key to the first handling of children with special needs and by giving love adn more attention. Through appropriate therapy and approprite education, children with special needs are able to get a relatively more normal life. Keywords : Sustainable parenting,children with special need
PEMANFAATAN JARINGAN SOSIAL DALAM PENGEMBANGAN USAHA OLEH PELAKU UMKM (Studi Kasus: 8 Pelaku UMKM pada Sentra Makanan Rendang di Kelurahan Sungai Durian, Kecamatan Lamposi Tigo Nagari, Kota Payakumbuh) Zeni Eka Putri
JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) Vol. 2 No. 1 Maret 2018
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (657.993 KB) | DOI: 10.30595/jssh.v2i1.2171

Abstract

Abstrak: Makanan rendang khas Kota Payakumbuh, Provinsi Sumatera Barat, merupakan salah satu kuliner yang diharapkan menjadi salah satu dari tiga kuliner yang diunggulkan di Indonesia seperti yang dinyatakan Deputi Bidang Pemasaran dan Jaringan Usaha Kementerian Koperasi dan UKM Emilia Suhaimi. Modal sosial seperti jaringan merupakan salah satu hal yang perlu dikembangkan oleh pelaku UMKM. Sudah ada kampung rendang di Kel. Sungai Durian, Kec. Lamposi Tigo Nagari, Kota Payakumbuh bagi pelaku UMKM rendang. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan jaringan sosial yang dimiliki dan pemanfaatannya oleh pelaku UMKM. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif, merupakan studi kasus terhadap 8 pelaku UMKM pada sentra makanan rendang. Hasil dari penelitian adalah;1)Pelaku usaha sudah memiliki jaringan sosial mikro yaitu  dalam hal produksi dan pemasaran; 2) Pelaku usaha sudah memiliki jaringan meso, baik dengan Dinas Koperasi dan UMKM, dengan pihak bank, IWAPI, maupun dengan pihak lainnya seperti perguruan tinggi, LIPI, maupun PERTAMINA; 3) Pemanfataan jaringan sodial belum dilakukan secara maksimal karena berbagai keterbatasan; 4) Ada hambatan yang dimiliki oleh pelaku baik secara ekternal maupun internal.Kata kunci: UMKM, rendang, jaringan social Abstract: Rendang is a wellknown dish originated from West Sumatra. Rendang from Payakumbuh, one of the city that produce rendang in West Sumatra, is  expected to be the top three in Indonesian culinary, as declared by Deputy of Marketing and Business Network Ministry of Coorporatives and SME, Emilia Suhaimi. Social capital like social networking is the primary capital that need to be developed in SME. In line with this purpose, Kampung Rendang has been developed in one of the district in Payakumbuh, located in Sungai Durian, Lamposi Tigo Nagari, Payakumbuh for SME. The aims of this study are to desribe the social network in this SME and the utilization of the network. This study use qualitative method, through case study from 8 SME participants at rendang food center. This study found that : 1) SME  already built network system in terms of producting and marketing ; 2) SME has built meso networking with Dinas Koperasi and SME, bank, IWAPI, universities, LIPI, and PERTAMINA; 3) These networking are not maximally utilized due to limitations ; 4) SME encounter both internal and external obstacles.Keywords: SME, rendang, social network.
Google Maps-Based Puzzle Media for Spatial Intelligence Development on Social Studies Learning Irena Novarlia
JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) Vol. 2 No. 1 Maret 2018
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (907.51 KB) | DOI: 10.30595/jssh.v2i1.2580

Abstract

The focus of this research is an effort to develop spatial intelligence used google maps-based puzzle media on social studies learning in class VII A SMPN 1 Cimalaka. The method used is classroom action research. Determination of sample and study site is 38 students. Technical data using observation data, documentation and records. Data were analyzed by descriptive and statistical analysis features. The results showed that the individual activities of students had a significant increase with an average of 71.4% in cycle I, 78.4% in cycle II, and 84% in cycle III. Meanwhile, the group of learners experienced anaverage increase of 20% in the first cycle, 60% in cycle II, and 80% in cycle III. The results showed google maps-based puzzle media proved to be significantly can develop spatial intelligence as well as learning outcomes of students. Based on the research results, it is recommended that teachers can develop google maps-based puzzle media as an alternativesocial studies learning media, that the implementation will be successful if followed with sincerity ranging from planning, implementation and evaluation.

Page 2 of 14 | Total Record : 135