cover
Contact Name
Totok Haryanto
Contact Email
jurnaljssh@ump.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaljssh@ump.ac.id
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan, PO BOX 202 Purwokerto 53182 Kembaran, Banyumas, Jawa Tengah
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora)
ISSN : 25799088     EISSN : 25499505     DOI : http://dx.doi.org/10.30595/jssh
JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) is a peer-reviewed and open access academic journal published by Scientific and Publishing Institute (Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan) Universitas Muhammadiyah Purwokerto. JSSH was published twice a year in March and September, the first time published in March 2017. The aims of the journal is to provide scholarly publications for social and humanities studies, especially base on education, psychology, culture, sociological, humanities, economic research findings and critical thought.
Articles 135 Documents
Analisis Perkembangan Kognitif dalam Pemahaman Konsep Gelombang pada Siswa Jenjang SD-SMP-SMA Berdasarkan Teori Perkembangan Piaget Budiyana, Muhammad Dipa Pramudita; Nursabil, Muhammad Sidiq; Pratiwi, Natasya Ika; Musyayaroh, Nawallaili; Shofiah, Shofi; Umiyati, Sri Salsa; Susanti, Susanti; Astuti, Widia
JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) Vol. 9 No.1 Maret 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jssh.v9i1.20224

Abstract

Perkembangan peserta didik di zaman sekarang dihadapkan pada berbagai tantangan dan masalah yang bersifat kompleks. Beberapa masalah perkembangan utama yang dihadapi oleh peserta didik di era kontemporer termasuk: Digitalisasi, Ketidaksetaraan Pendidikan dan Gaya Belajar yang Beragam. Peserta didik merupakan semua komponen masyarakat yang belajar dan mengembangkan diri melalui prosedur – prosedur, baik prosedur formal maupun nonformal yang memiliki karakteristik berbeda-beda antara satu dengan lainnya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui proses berpikir dalam pemahaman konsep gelombang pada peserta didik jenjang SD-SMP-SMA. Dan untuk merangsang proses berpikir peserta didik dalam pembelajaran konsep gelombang untuk melibatkan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan sintetis peserta didik untuk memahami fenomena gelombang dan mengaitkan konsep gelombang dengan pengalaman nyata peserta didik. Melibatkan contoh-contoh yang relevan dan aplikatif dapat membantu peserta didik untuk mengaitkan teori dengan situasi sehari-hari, untuk memudahkan pemahaman mereka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif dimana metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi dan tes. Perkembangan peserta didik pada jenjang SD diketahui bahwa kemampuan kognitif peserta tersebut baik dan kurang baik karena ada dua faktor yaitu antara dari peserta didiknya sendiri atau dari metode belajar guru yang mengajarnya. Sementara peserta didik pada jenjang SMP dan SMA diketahui bahwa kemampuan kognitif peserta didik tersebut baik dan berdasarkan tingkat kognitif C1-C4, artinya mulai dari mendefinisikan, memahami, menerapan dan menganalisis secara keseluruhan pada materi  kefisikaan (gelombang) sudah paham dengan baik.
Memerangi Pembelotan: Mengungkap Dampak Kebijakan Pertahanan terhadap Tingkat Tentara Desertir di Zona Tempur Sarjito, Aris
JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) Vol. 9 No.1 Maret 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jssh.v9i1.21468

Abstract

Studi ini mengkaji dampak kebijakan pertahanan terhadap tingkat desertir tentara di zona pertempuran, mengidentifikasi faktor-faktor kunci dan mengevaluasi efektivitasnya dalam mengurangi desersi. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa kebijakan pertahanan berdampak signifikan terhadap moral, kohesi, dan komitmen prajurit terhadap misi. Faktor-faktor utama kebijakan pertahanan yang berkontribusi terhadap desersi prajurit mencakup inisiatif kesejahteraan personel, praktik kepemimpinan, tindakan disipliner, dan protokol komunikasi. Meskipun beberapa kebijakan pertahanan memprioritaskan kesejahteraan personel dan kepemimpinan yang efektif, kebijakan-kebijakan lainnya mungkin kurang memiliki kejelasan atau mekanisme penegakan hukum, sehingga menyebabkan peningkatan tingkat desersi. Efektivitas kebijakan pertahanan saat ini dalam mengurangi desersi tentara bervariasi antar organisasi militer dan konteks operasional. Rekomendasi untuk memperbaiki kebijakan pertahanan mencakup penguatan inisiatif kesejahteraan personel, peningkatan program pengembangan kepemimpinan, dan peninjauan tindakan disipliner. Secara keseluruhan, studi ini menggarisbawahi pentingnya kebijakan pertahanan komprehensif dalam mendukung tentara dan mengurangi tingkat desersi di zona pertempuran.
The Role of Financial Literacy in Improving Financial Well-being Rahayu, Selvia; Yanto, Heri; Wahyudin, Agus
JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) Vol. 9 No.1 Maret 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jssh.v9i1.25152

Abstract

This study aims to determine the role of financial knowledge, financial attitudes, and financial behavior as components of financial literacy in influencing the improvement of financial well-being of economics education students. Through questionnaires measured on a Likert scale, this study collected data from 342 economics education students as a research sample determined based on proportional random sampling at three state universities in Central Java. The results of descriptive analysis show that financial knowledge, financial behavior, and financial attitudes are classified in the good category, while financial well-being is in the moderate category. Structural Equaition Modeling (SEM) analysis shows 26% Financial well-being is influenced by financial knowledge, financial attitudes and financial behavior. The results of hypothesis testing of the three variables have a significant positive effect on financial well-being.
The Role of Marketing Mix in Increasing Consumer Satisfaction with King Queen Fruit Salad Wibowo, Ageng Tresno; Ariningsih, Endah Pri
JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) Vol. 9 No.1 Maret 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jssh.v9i1.25420

Abstract

The 4P marketing strategy is an approach that can enhance customer satisfaction. While it has been widely used in various food businesses, research on its implementation specifically for fruit salad products remains limited. This study aims to analyze the impact of the 4P strategy—Product, Price, Place, and Promotion—on customer satisfaction at King Queen Fruit Salad. The research employed a quantitative method, surveying 200 respondents selected through purposive sampling. Data analysis was performed using multiple linear regression. The results indicate that the 4P strategy influences customer satisfaction by 69.8%, with the Product variable contributing the most at 49.9%. The remaining 30.2% of customer satisfaction is influenced by other factors.
The Role of the Indonesian Military in Early Independence: Nationalist and Socialist-Communist Views Nugroho, Arifin Suryo
JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) Vol. 9 No.1 Maret 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jssh.v9i1.25896

Abstract

In the early years of Indonesia’s independence, the role and position of the military became a subject of debate involving various ideological perspectives, particularly between nationalist and socialist-communist factions. The nationalist group tended to view the military as a state apparatus responsible for maintaining national stability and sovereignty, while the socialist-communist faction saw it as a revolutionary force that should actively participate in class struggle and social transformation. These differing perspectives influenced military policies and the relationship between the military and civilian government, creating tensions that led to various political dynamics. This article analyzes how these two perspectives shaped the doctrine and policies of the Indonesian military and their impact on civil-military relations throughout the nation’s history. Using a historical approach and document analysis, this study aims to examine how these two perspectives influenced the concept and discourse on the role of the Indonesian military in politics during the early independence period.