cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. pangkajene kepulauan,
Sulawesi selatan
INDONESIA
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 25496700     EISSN : 25496719     DOI : -
Core Subject : Education,
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika terbit 2 (dua) kali setahun pada bulan Maret dan September dengan proses peer-review dan open access. Memiliki p-ISSN: 2549-6700 dan e-ISSN:2549-6719 , diterbitkan oleh Program Studi pendidikan matematika STKIP Andi Mattappa Pangkep. HISTOGRAM Berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh pakar, pendidik, ilmuan, praktisi dan pengkaji dalam disiplin ilmu pendidikan matematika terutama pada pengembangan model pembelajaran dan pengembangan perangkat serta istrument pembelajaran matematika
Arjuna Subject : -
Articles 403 Documents
ANALISIS KEMAMPUAN SISWA DAN GURU SMK DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA Komalasari, Lala Intan
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2019): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.541 KB) | DOI: 10.31100/histogram.v3i2.431

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kesalahan serta kesulitan yang dilakukan siswa SMK 9 BIMA dalam menyelesaikan lima soal matematika yang di berikan. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa dan guru di SMK 9 BIMA, subjek terdiri dua orang guru matematika, satu guru matematika kelas X dan satu guru matematika kelas XI dan 10 orang siswa yang terdiri dari lima orang siswa kelas X dan lima orang siswa kelas XI,  sedangkan fokus penelitian adalah pada penyelesaiain soal matematika yang di berikan, soal sebanyak lima nomor untuk guru dan lima nomor untuk siswa, data di analisis dengan berdasarkan hasil kerja siswa dan guru di SMK 9 BIMA Tahun ajaran 2017/2018. Hasil penelitian menunjukan, bahwa satu guru masih melakukan kesalahan dalam menyelesaikan dan empat orang siswa melakukan kesalahan yang dalam menyelesaikan lima soal yang diberikan, dua orang siswa yang tidak mengerjakan sama sekali beberapa nomor soa
MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE BERMUATAN LITERASI MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA rusmining, rusmining
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2019): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.06 KB) | DOI: 10.31100/histogram.v3i2.400

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemapuan komunikasi matematika melalui penerapan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) bermuatan literasi matematika. Adapun metode yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, dengan jenis penelitian tindakan kelas. Tahapan dalam penelitian meliputi tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap penyelesaian yang masing-masing dilakukan pada tiga siklus, yaitu siklus I, siklus II, dan siklus III. Tahap perencanaan berupa pembuatan instrumen penelitian, tahap pelaksanaan berupa kegiatan di lokasi penelitian serta pengambilan data, dan tahap penyelesaian berupa refleksi kegiatan. Hasil penelitian antara lain: 1) pada siklus I, indikator keterlaksanaan pembelajaran sebesar 62,5% dan 63,33% mahasiswa dinyatakan tuntas belajar dengan rata-rata nilai 70,03. 2) Siklus II, indikator keterlaksanaan pembelajaran sebesar 75% dan sebanyak 70% mahasiswa tuntas dengan nilai rata-rata 72,55. 3) Siklus III, indikator keterlaksanaan pembelajaran sebesar 87,5% dan sebanyak 73,33% mahasiswa tuntas dengan nilai rata-rata 74,50.
KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA KELAS X MELALUI MODEL BLENDED LEARNING Patmawati, Sutri; Misdalina, Misdalina; Fitriasari, Putri
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2019): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.567 KB) | DOI: 10.31100/histogram.v3i2.412

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas X melalui model blended learning. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi-experimental dengan desain posttest only control group design. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Arinda Palembang yang terdiri dari 48 siswa terbagi ke dalam dua kelompok sampel, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen diberikan perlakuan berupa model blended learning, sedangkan kelas kontrol diberikan perlakuan pembelajaran biasa (PB). Instrumen penelitian ini terdiri dari tes kemampuan pemahaman konsep matematis dalam bentuk soal essay. Data dianalisis menggunakan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan BL lebih baik secara signifikan daripada kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang mengikuti pembelajaran biasa. dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif yang signifikan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas X melalui model blended learning.
BERPIKIR KRITIS SISWA PADA PERMASALAHAN MATEMATIKA DENGAN LITERASI MATEMATIS Wantika, Restu Ria; Anggraini, Reni Tri
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2019): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.551 KB) | DOI: 10.31100/histogram.v3i2.563

Abstract

Proses berpikir kritis siswa tentunya berbeda tergantung pada  kemampuan matematika masing-masing siswa. Kemampuan matematika dikenal sebagai kemampuan literasi matematika. kemampuan ini memengaruhi proses penyelesaian masalah matematika. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk melakukan pendeskripsikan proses  pemikiran kritis siswa pada permasalahan matematika dalam hal literasi matematika. Penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif dengan menggunakan wawancara berbasis tes. Subjek yang digunakan terdiri dari tiga siswa menengah pertama kelas VIII SMP Negeri 3 Waru, 1 siswa laki-laki tingkat 1 kemampuan apa yang ditulis, 1 perempuan tingkat 2 kemampuan melihat apa yang tertulis, dan 1 perempuan 3 kemampuan melihat apa yang tertulis. Alat penilaian yang digunakan terdiri dari tes kemampuan literasi matematika dalam bentuk PISA, item tes untuk penyelesaian permasalahan matematika dalam persamaan garis lurus, serta pedoman wawancara terstruktur. Penganalisisan data menggunakan  indikator pemikiran kritis FRISCO dengan empat urutan penyelesaian permasalahan Polya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Proses berpikir kritis siswa dengan kemampuan literasi setiap level dalam menyelesaikan masalah matematika pada materi persamaan garis lurus meliputi: level-1 dan level-2 belum mampu berpikir kritis. Pada level-3 ini siswa mampu berpikir kritis.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK PADA POKOK BAHASAN PECAHAN Fatwa, Inayanti
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2019): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.658 KB) | DOI: 10.31100/histogram.v3i2.553

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development) yang ujicoba terbatas dilaksanakan di SDN No.1 Centre Pattallassang dengan tujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran pada pokok bahasan Pecahan di kelas IVA SD dengan pendekatan matematika realistik. Prosedur pengembangan perangkat pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada model Thiagarajan (Model 4-D). Perangkat pembelajaran yang dihasilkan dalam penelitian ini meliputi: Buku Siswa (BS), Lembar Kegiatan Siswa (LKS), Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan Tes Hasil Belajar (THB). Perangkat pembelajaran yang dihasilkan telah dilakukan penyempurnaan berdasarkan masukan dan saran dari para ahli yang berkompeten dan ujicoba terbatas di kelas. Adapun hasil dari ujicoba terbatas menunjukkan bahwa: (1) tingkat kemampuan siswa untuk tes hasil belajar pada siswa kelas IVA SDN No.1 Centre Pattallassang dalam memahami masalah pecahan dikategorikan tinggi, dengan skor rata-rata 73,60 dari skor maksimal 100 dengan standar deviasi 14,31; (2) dengan menggunakan perangkat pembelajaran matematika realistik, siswa jadi lebih aktif dalam proses pembelajaran; (3) pada umumnya siswa memberikan respons yang positif terhadap perangkat pembelajaran yang digunakan; (4) tingkat kemampuan guru dalam mengelola proses pembelajaran matematika realistik termasuk dalam kategori tinggi, artinya penampilan guru dapat dipertahankan.
TELAAH STRATEGI PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA SEKOLAH ALAM PEKALONGAN Stiawan, Drajat
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2020): Histogram (Article In Progress)
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.802 KB) | DOI: 10.31100/histogram.v4i1.561

Abstract

Sekolah alam adalah sekolah yang kegiatan pembelajarannya tidak hanya terpaku di dalam kelas, tetapi juga memanfaatkan alam sekitar atau lingkungan sebagai objek pembelajaran. Pembelajaran matematika pada sekolah alam dilakukan sebagai upaya untuk menumbuhkan jiwa siswa menjadi lebih kreatif dan mandiri. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mendiskripsikan bagaimana pelaksanaan pembelajaran matematika di Sekolah alam Ma?had Islam Pekalongan. Informan adalah kepala sekolah, guru matematika kelas IV dan V sekolah alam SD Ma?had Islam. Teknik dalam pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Analisis datanya meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan pembelajaran matematika di Sekolah alam SD Ma?had Islam dilakukan di dalam kelas dan di luar kelas. Ketika di dalam kelas menggunkan metode ceramah dan tanya jawab. Saat di luar kelas (out door) lebih banyak menggunakan metode pemberian tugas dan game (bermain) serta memanfaatan bahan-bahan yang ada di Alam, guna memahamkan siswa sesuai dengan materi yang diajarkan oleh guru matematika.ABSTRACTA natural school is a school whose learning activities are not only fixed in the classroom, but also utilize the natural surroundings or the environment as objects of learning. Mathematics learning in natural schools is done as an effort to grow students' souls to be more creative and independent. The research carried out aims to describe how the implementation of mathematics learning in Pekalongan's Ma'had Islam School of Nature. The informants are the school principal, mathematics teacher grades IV and V of the natural school Ma'had Islam elementary school. The technique in collecting data uses observation and interviews. Data analysis includes data collection, data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results showed that the implementation of mathematics learning in the natural school of Ma'had Islam Elementary School was done in the classroom and outside the classroom. When in class use the lecture and question and answer method. When outside the classroom (out door) use more methods of giving assignments and games (playing) and utilizing materials available in Nature, in order to understand students according to the material taught by mathematics teachers.
ANALISIS KESALAHAN PADA SISWA KELAS XI DALAM MENGERJAKAN SOAL MATERI MATRIKS Dewi, Nofyanti; Zanthy, Luvy Sylviana
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2020): Histogram (Article In Progress)
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.147 KB) | DOI: 10.31100/histogram.v4i1.513

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan bagaimana kesalahan pada siswa kelas XI dalam mengerjakan soal materi matriks. Penelitian yang termasuk kedalam  penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian adalah  siswa kelas XI MAN di Cimahi yang berjumlah 9 orang. Instrument tes yang diberikan yaitu lima butir soal. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah tes. Data yang diperoleh adalah kesalahan yang siswa lakukan dalam menjawab setiap butir soal. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bawah siswa yang menjawab benar pada soal nomor satu sebesar100%, soal nomor dua sebesar 66,7%, soal nomor tiga sebesar 10%, soal nomor empat sebesar 100%, dan soal nomor lima sebesar 77,8%. Hasil presentase siswa yang menjawab benar menunjukan bahwa masih banyak kesalahan  yang dilakukan siswa. Kesalahan tersebut berada pada soal nomor dua, tiga dan lima. Karena bisa dilihat dari presentase ketiga nomor tersebut memiliki presentase cukup rendah, berbeda dengan soal nomor satu dan empat yang memiliki presentase sangat baik. Kesalahan yang ditemukan pada ketiga nomor  diantaranya : 1) kesalahan konsep perkalian matriks, 2) kesalahan dalam perhitungan, 3) kesalahan tidak menuliskan tanda operasi, 4) kesalahan konsep, dan 5) kesalahan kecerobohan. Kesalahan ini disebabkan siswa lupa materi, kecorobohan, kurang memperhatikan informasi yang dari soal dan tidak telitinya siswa dalam mengerjakan soal.ABSTRACTThe goal of this research is to describe how wrong all of the students in the sophomores have been in solving matrix material. The method of this research is qualitative descriptive research. The subject in this research is XI grade of MAN CIMAHI  is 9 person. The instrument of the test was given the five grains of matter. The data-collection of this technique is a test. The data was obtained is a student's fault in answering every questions. Based on the results was obtained by the undergraduates who get the right answers on the number is one problem is 100%, the problem of number two is 66.7%, the problem of number three is 10%, the problem of number four is 100%, and the problem of number five at 77.8%. The results of this research is student do the presentation that gave the correct answer show there are many mistakes of the students. The fault shows in problem number two, three and five. Because it evidenced in the third percentage that the number has a fairly low percentage, in contrast to the number one and four that have a very good presentation. The Errors found in all three numbers such as : 1) matrix multiplication errors, 2) errors in calculation, 3) errors did not mark operations, 4) draft errors, and 5) discretionary errors. The mistake was caused by students forgetting the material, demolition, lacking interest and not studying in their problem of students.
PENGGUNAAN UBIN ALJABAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN ALJABAR SISWA KELAS VII Rahmah, Siti; Argaswari, Deshinta
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2020): Histogram (Article In Progress)
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.412 KB) | DOI: 10.31100/histogram.v4i1.574

Abstract

Siswa kelas VII mengalami kesulitan dalam mentransformasikan pengetahuan mereka dari konkret ke abstrak. Hal ini berakibat siswa tidak menyadari bagaimana penggunaan konsep aljabar dalam kehidupan. Kesulitan ini tentunya berpengaruh terhadap kemampuan aljabar siswa. Penelitian ini menelaah bagaimana penggunaan ubin aljabar sebagai alat manipulasi yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan aljabar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mengetahui strategi pembelajaran ubin aljabar dalam meningkatkan kemampuan aljabar siswa. Data dikumpulkan menggunakan pengamatan, wawancara, dan tes terhadap 36 siswa kelas VII SMP 166 Jakarta. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan ubin aljabar meningkatkan kemampuan aljabar siswa. Kemampuan aljabar berdasarkan kriteria Kieran meningkat masing-masing pada kemampuan transformasional dari penelitian pendahuluan ke siklus kedua meningkat sebesar 42,23%, kemampuan generasional meningkat 40,27%, dan kemampuan meta-global sebesar 58,33%ABSTRACTGrade VII students are struggling in transforming their knowledge from concrete to abstract. It makes them not realize the use of algebra concepts in their life. The struggling also impacted to student?s performance in learning algebra. This study examined the use of algebra tiles to increase student?s performance in algebra as a manipulation tool in involving them in algebraic activities. The method used for this study is classroom action research who has the purpose to discover the strategies to increase algebraic performance. The data was collected by observations, interviews, and tests from 36 Grade VII Students of SMP 166 Jakarta. The result of this study shows that by using algebra tiles, student?s performance in algebra is increased. Based on Kieran?s criteria of algebraic performance, the transformational ability from preliminary into cycle 2 is increased for about 43,23%, the generational ability is increased about 40,27%, and meta-global ability is increased about 58, 33%.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI MODEL PROJECT, ACTIVITY, COOPERATIVE LEARNING, EXERCISE (PACE) Ernawati, Ernawati; Baharullah, Baharullah
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2020): Histogram (Article In Progress)
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.323 KB) | DOI: 10.31100/histogram.v4i1.548

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh proses pembelajaran matematika yang belum optimal karena proses pembelajaran yang masih monoton sehingga mengakibatkan aktivitas siswa menjadi kurang aktif dan siswa kurang memberi respon terhadap pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui: (1) bagaimana hasil belajar matematika siswa, aktivitas siswa, respon siswa dan (2) apakah model Project, Activity, Cooperative Learning, Exercise (PACE) efektif diterapkan dalam pembelajaran matematika siswa kelas VIII.A SMP Negeri 2 Sinjai Selatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre-experimental design, yaitu jenis penelitian yang hanya melibatkan satu kelas sebagai kelas eksperimen dan desain penelitian yang digunakan adalah One-Shot Case Study, yaitu sebuah percobaan yang dilakukan tanpa adanya kelompok pembanding dan tanpa tes awal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata nilai hasil belajar siswa yaitu 66,31 dengan standar deviasi 24,60 dan persentase siswa yang mencapai kriteria tuntas yaitu 80,8%, Aktivitas siswa dikatakan baik/aktif  karena rata-rata persentase siswa yang melakukan aktivitas positif yaitu 79,56%, dan respon siswa dikatakan positif karena rata-rata persentase siswa yang menjawab ?ya? yaitu 96,15%. Dari hasil penelitian tersebut disimpulkan bahwa pembelajaran matematika melalui model Project, Activity, Cooperative Learning, Exercise (PACE) efektif diterapkan di kelas VIII.A SMPN 2 Sinjai Selatan.ABSTRACTThis research is motivated by the learning process of mathematics which is not optimal because the learning process is still monotonous resulting in students activities become less active and less students give response to the learning. This research was conducted with objectives to determine: (1) how students ' mathematics learning outcomes, student activity, student responses, and (2) whether the model Project, Activity, Cooperative Learning, Exercise (PACE) effectively applied in the learning of mathematics of students of class VIII.A SMP Negeri 2 Sinjai Selatan. This type of research is pre-experimental design, namely the type of research that only involves one class as the experimental class and the research design used is One-Shot Case Study, namely an experiment that was done in the absence of a comparison group and without a preliminary test. The results showed that the score of the average value of student learning outcomes that 66,31 by the standard deviation to 24.60 and the percentage of students who achieve the criteria completely ie 80,8%, the Activity of the students is said to be good/active because the average percentage of students who perform a positive activity that is 79,56%, and the response of the students said to be positive because the average percentage of students who answered ?yes? that is 96,15%. From the results of the study concluded that the learning of mathematics through model Project, Activity, Cooperative Learning, Exercise (PACE) effectively applied in class VIII.A SMPN 2 Sinjai Selatan.
KOMPARASI KEMAMPUAN PEMAHAMAN, KONEKSI DAN KOMUNIKASI MATEMATIS PADA TIPE STAD DAN TAI Amiruddin, Amiruddin; Paindan, Esterina Natalia
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2020): Histogram (Article In Progress)
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.159 KB) | DOI: 10.31100/histogram.v4i1.521

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemahaman, koneksi, dan komunikasi matematis siswa dalam penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan tipe TAI dengan pendekatan scientific pada siswa SMP Negeri 14 Balikpapan ditinjau dari kemampuan awal matematika (tinggi dan rendah). Penelitian ini adalah penelitian eksperimen, dengan populasi seluruh siswa SMP Negeri 14 Balikpapan, dan sampel berasal dari empat kelas yakni dua kelas untuk kelas eksperimen I dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan dua kelas untuk kelas eksperimen II dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TAI, teknik yang digunakan yaitu teknik purposive sampling. Data yang dikumpulkan terdiri atas data tes kemampuan awal matematika, tes kemampuan pemahaman, koneksi, dan komunikasi matematis, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, lembar observasi akltifitas siswa, dan angket respons siswa. Data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian untuk uji hipotesis pada taraf signifikansi ? = 0,05 diperoleh kesimpulan bahwa kemampuan pemahaman, koneksi, dan komunikasi matematis siswa yang diajar dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TAI lebih baik dari tipe STAD ditinjau dari kemampuan awal matematika.ABSTRACTThe research which aimed to discover the difference of understanding ability, connection, and mathematical communication in the implementation of cooperative learning model of STAD type and TAI type to the students of SMP Negeri 14 Balikpapan based on mathematics initial ability (high and low). The research was experimental research. The population was all of the students of SMP Negeri 14 Balikpapan. The samples were selected by conducting purposive sampling and obtained four class, namely two class for experiment class I which taught by implementing cooperative learning model of STAD type and two class for experiment class II which taught by cooperative learning model of TAI. The data collection consisted of data of mathematics initial ability test, understanding ability test, connection, and mathematical communication, learning implementation observation sheet, students? activity observations sheet, and students? response questionnaire. The data were analyzed bu using descriptive and inferential analysis. The result for hypothesis test in the level of significance ? = 0.05 obtained conclusion that understanding ability, connection, and mathematical communication of the students who were taught by implementing cooperative learning model of TAI type were better than STAD type based on mathematics initial ability

Page 6 of 41 | Total Record : 403