cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Published by IKIP PGRI Pontianak
ISSN : -     EISSN : 24075302     DOI : -
Jurnal ini berisi tentang kajian-kajian hasil pemikiran ataupun hasil penelitian Pendidikan Sosial.
Arjuna Subject : -
Articles 451 Documents
PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING (BK) BERBASIS TUGAS-TUGAS PERKEMBANGAN DI TAMAN KANAK-KANAK (TK) Martin, Martin
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 1, No 1 (2014): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.516 KB) | DOI: 10.31571/sosial.v1i1.147

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) mengetahui program BK dan pelaksanaannya di Taman Kanak-kanak Islam Terpadu (TKIT) Al-Mumtaz Pontianak; (2) menghasilkan program BK berbasis-tugas-tugas perkembangan yang sesuai di TKIT Al-Mumtaz Pontianak. Metode penelitian: Research and Development (R & D). Subjek penelitian 75 anak kelompok A. Teknik dan instrumen pengumpulan data: (1) Studi dokumenter (2) Wawancara, dan  (3) angket. Analisis data yang digunakan yaitu teknik deskriptif untuk mengambarkan (Tingkat Ketercapaian Tugas Perkembangan (TKTP)  anak sebagai acuan pengembangan program BK berbasis tugas-tugas perkembangan. Hasil penelitian: Perencanaan dan perumusan program BK tidak berdasarkan needs assessment. Peran personel sekolah kurang maksimal. Evaluasi tidak dipersiapkan secara maksimal. TKTP anak kelompok A termasuk kategori tinggi, rata-rata mencapai 35,97 dan persentase mencapai 74,92%.. Kesimpulan penelitian: (1) program BK di TKIT Al-Mumtaz Pontianak tidak melalui needs assessment. Pelaksanaan program BK kurang memaksimalkan peran personel sekolah. (2) program BK berbasis tugas perkembangan yang sesuai digunakan pada anak kelompok A TKIT Al-Mumtaz Pontianak adalah program yang dikembangkan brerdasarkan asesmen kebutuhan anak, kondisi sekolah dan kebutuhan lingkungan (harapan personil sekolah dan orang tua). Saran Penelitian: perlu diadakannya needs assesment berdasarkan  tugas perkembangan anak dalam perumusan program, dan perlu  adanya sosialisasi program untuk membangun komitmen dalam pembagian peran  penyelenggaraan bimbingan.   Kata Kunci: Program Bimbingan dan Konseling, Tugas-tugas Perkembangan
KARAKTERISTIK SPASIAL URBAN SPRAWL KECAMATAN PONTIANAK UTARA Mustofa, Mustofa
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 3, No 1 (2016): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (629.508 KB) | DOI: 10.31571/sosial.v3i1.271

Abstract

Karakteristik Kota Pontianak yang mengarah kepada ribbon development mengalami pertumbuhan signifikan sebagai dampak geliat ekonomi dari sektor perdagangan dan jasa. Tujuan dari penelitian ini yakni: (1) Mengetahui bentuk transformasi penggunaan lahan;dan (2) Mengetahui pola perkembangan permukiman di Kecamatan Pontianak Utara pada tahun 2003, 2008 dan 2013. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif melalui analisis spasial terhadap dinamika sosial ekonomi dengan data yang diperoleh dari observasi, wawancara dan dokumentasidata dari BPS dan kelurahan. Analisis data berupa:(1) Karakteristik masyarakat, (2) Karakteristik penggunaan lahan, dan (3) Karakteristik permukiman. Secara fisik, perkembangan area terbangun di Kecamatan Pontianak Utara mengarah kepada pertumbuhan secara horisontal sentrifugal.Sprawl di Kecamatan Pontianak Utara mengarah kepada tipe leapfrog development atau pertumbuhan secara melompat.Bentuk transformasi spasial berupa alih fungsi lahan dari areal non produktif menjadi berbagai bentuk budidaya manusia.Pola Spasial (spatial patterns) dipengaruhi oleh Jembatan Landak sebagai akses utama dari dan ke pusat Kota Pontianak. Pola pertumbuhan secara umum membentuk pola yang mengikuti segmen-segmen jaringan jalan. Kata Kunci: Karakteristik Spasial, Urban Sprawl.
DAYAK ASAL-USUL DAN PENYEBARANNYA DI BUMI BORNEO (1) Darmadi, Hamid
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 3, No 2 (2016): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (792.29 KB) | DOI: 10.31571/sosial.v3i2.376

Abstract

Kehadiran tulisan ini bertujuan mengungkapkan asal usul dan budaya Dayak sebagai salah satu suku “Asli” yang mendiami “Pulau Borneo” (Kalimantan). Borneo terbagi berdasarkan wilayah Administratif masing-masing terdiri dari: Kalimantan Timur ibu kotanya Samarinda, Kalimantan Selatan ibu kotanya Banjarmasin, Kalimantan Tengah ibu kotanya Palangka Raya, Kalimantan Barat ibu kotanya Pontianak, dan Kalimantan Utara Ibu kotanya Tanjung Selor. Suku Dayak, terbagi dalam 405 sub-sub suku (J.U.Lontaan, 1974). Masing-masing sub suku Dayak mempunyai adat istiadat dan budaya yang mirip, sesuai dengan sosial kemasyarakatannya, baik Dayak di Indonesia maupun Dayak di Sabah dan Sarawak Malaysia sebagai negara serumpun. Dayak berasal dari kata “Daya” yang artinya hulu, untuk menyebutkan masyarakat yang tinggal di pedalaman atau perhuluan. Suku Dayak memiliki kesamaan ciri-ciri budaya yang khas antara lain seperti; mandau, sumpit, beliong, rumah betang/rumah panjang (rumah radank) dan lain-lain. Ciri-ciri khas Dayak lainnya seperti;kepemilikamn senjata, dan seni budayanya.Agama asli suku Dayak Kaharingan, yang merupakan agama asli yang lahir dari budaya nenek moyang orang Dayak. Sebagian masyarakat Dayak masih memegang teguh kepercayaan akan adanya benda-benda gaib pada tempat-tempat tertentu seperti batu-batuan, pohon-pohonan besar, tanam-taman dihutan, danau, lubuk, dan lainnya yang menurut kepercayaan mereka memiliki “kekuatan gaib” dari Jubata dan Batara. Keseharian hidup orang Dayak secara umumnya berladang, bertani  dengan ritualnya.Ketika akan membuka lahan untuk berladang, bertani  mereka mengadakan ritual kepada Puyang Gana (penguasa tanah), Raja Juata (penguasa Air), Kama” Baba (penguasa Darat), Jobata, Apet Kuyangh dan lain-lain.  Disi lain Suku Dayak juga memiliki upacara “Tiwah” Tiwah adalah ritual yang dilaksanakan untuk mengantar tulang-belulang orang yang sudah meninggal ke Sandung. Kata Kunci: Keseharian, Dayak, Asal-Usul, Seni Budaya, Penyebarannya, Borneo.
FRONT MATTER (Editorial Board, Pengantar, Daftar Isi) FM, FM
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 3, No 1 (2016): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.492 KB)

Abstract

TEKNIK ROLE PLAYING DALAM KONSELING KELOMPOK Herlina, Uray
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 2, No 1 (2015): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.271 KB) | DOI: 10.31571/sosial.v2i1.55

Abstract

Interaksi sosial teman sebaya terkadang mengalami permasalahan,dan hal ini  sangat besar dampaknya bagi kelangsungan masa depan remaja itu sendiri. Sehingga untuk mengatasi permasalahan remaja dengan teman sebaya dibutuhkan bantuan para pendidik terutama guru bimbingan dan konseling. Permasalahan interaksi sosial teman sebaya dalam penanganannya memerlukan suatu terapi atau teknik konseling tertentu sebagai media penyelesaian masalah tersebut, yaitu teknik role playing (bermain peran) dalam  konseling kelompok. Role playing merupakan suatu teknik konseling melalui pengembangan imajinasi dan penghayatan anggota kelompok/klien. Pengembangan imajinasi dan penghayatan dilakukan dengan memerankan sebagai tokoh hidup atau benda mati. Permainan ini pada umumnya dilakukan dalam kelompok, bergantung kepada apa yang diperankan. Role playing  memungkinkan peserta didik mampu mengatasi frustasi dan merupakan suatu medium bagi ahli terapi untuk menganalisis konflik – konflik. Dengan role playing melalui konseling kelompok, individu akan mampu mengatasi permasalahan interaksi sosialnya dengan orang lain dan menyadari peran dirinya dalam kehidupan, serta mampu membantu memecahkan permasalahan serupa pada teman sebaya dalam kelompoknya. Kata Kunci: Teknik Role Playing, dan Konseling Kelompok.
PROGRAM BIMBINGAN KARIR UNTUK MENINGKATKAN ORIENTASI KARIR REMAJA Trisnowati, Eli
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 3, No 1 (2016): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.265 KB) | DOI: 10.31571/sosial.v3i1.265

Abstract

Keberhasilan siswa dalam pemilihan karir yang tepat tidaklah semudah seperti apa yang dibayangkan dan tidaklah mungkin siswa dapat menentukan karir tanpa bantuan dan bimbingan dari guru pembimbing, karena disadari bahwa untuk memahami kemampuan diri bagi siswa tidaklah mudah dan tidak mungkin muncul dengan sendirinya, akan tetapi membutuh bimbingan dari guru pembimbing. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan tinggi rendahnya sikap siswa terhadap karir. Lokasi penelitian ialah SMP Negeri 12 Pontianak. Metode yang digunakan ialah metode deskriptif dengan bentuk penelitian survei. Populasi berjumlah 244 orang yang terdiri dari 6 kelas dengan sampel 20% yaitu berjumlah 48 orang. Hasil angket dianalisis dengan menggunakan perhitungan persentase. Hasil penelitian didapatlah rumusan program bimbingan karir untuk meningkatan orientasi karir berdasarkan aspek-aspeknya, yakni sikap terhadap karir tergolong tinggi dengan persentase 89.29 %, keterampilan membuat keputusan karir tergolong tinggi dengan persentase 91.78 %, dan informasi dunia kerja tergolong tinggi dengan persentase 89.17 %. Kata Kunci: orientasi karir, program bimbingan karir.
LESBIAN GAY BISEXUAL AND TRANSGENDER (LGBT): PANDANGAN ISLAM, FAKTOR PENYEBAB, DAN SOLUSINYA Musti'ah, Musti'ah
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 3, No 2 (2016): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.911 KB) | DOI: 10.31571/sosial.v3i2.369

Abstract

Belakangan ini banyak berita tentang tuntutan-tuntutan kaum LBGT, jumlah mereka semakin bertambah, dan mereka semakin merasa tidak berdosa bahkan meminta pemerintah untuk melegalkannya. Fenomena di atas peneliti tertarik untuk mengkaji secara mendalam tentang LGBT: Pandangan Islam, Faktor Penyebab, dan Solusinya. Kesetaraan gender menjadi alasan kaum LGBT  untuk dilegalkannya LGBT tersebut, mereka lupa jika LGBT legal apa yang akan terjadi. Urgensitas penerapan syariah Islam dalam bingkai Khilafah Islam dengan seperangkat aturan dan konsep dalam mengatur hubungan antara pria dan wanita. Aturan Islam akan senantiasa membentuk ketakwaan individu, memberi dorongan kepada masyarakat untuk saling menasihati dan menciptakan lingkungan Islami serta negara yang menindak tegas para pelaku LGBT sebagai fungsi pencegah dan penebus dosa. Faktor-faktor penyebab LGBT adalah kelalaian keluarga, pergaulan dan lingkungan, moral dan akhlak dan pengetahuan agama yang lemah. Solusi untuk menghindari pengaruh LGBT adalah berdo’a, bertaubat, sadar akan dosa besar, menjauhi segala sesuatu yang berkaitan dengan gay atau membuatnya menjadi kewanita-wanitaan atau menyerupai wanita,  jangan sering menyendiri, minta dukungan keluarga dan orang terdekat, tetap bergaul dengan masyarakat, serta menjauhi makanan yang haram. Kata Kunci: LGBT, pandangan Islam, faktor penyebab, solusi.
PEMBELAJARAN SEJARAH LOKAL: PEMAHAMAN KONTENS BAGI MAHASISWA Fandri Minandar, Yuver Kusnoto,
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 4, No 1 (2017): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.06 KB) | DOI: 10.31571/sosial.v4i1.428

Abstract

Tulisan yang dilakukan merupakan hasil kajian yang mencoba menganalisis tentang pembelajaran sejarah lokal di perguruan tinggi khususnya di Program Studi Pendidikan Sejarah. Melihat posisi pembelajaran sejarah lokal dalam memberikan kontribusi terhadap pembentukan pemahaman lokal history bagi mahasiswa dalam usaha mendekatkan diri pada situasi riil dari lingkungan terdekatnya. Berikutnya membawa mahasiswa secara langsung mengenal serta mengayati lingkungan masyarakat yang merupakan bagian dari padanya. Tidak salah bila dikatakan bahwa pengajaran sejarah lokal mampu menerobos batas antara ”dunia sekolah” dengan “dunia nyata” di luar pendidikan formal. Dari pengajaran sejarah lokal mahasiswa akan mendapatkan banyak contoh-contoh dan pengalaman-pengalaman dari berbagai tingkat perkembangan lingkungan masyarakatnya, termasuk situasi masa kininya. Mahasiswa juga akan lebih terdorong mengembangkan keterampilan-keterampilan khusus seperti perihal observasi, teknik bertanya atau melakukan wawancara, menyeleksi sumber, mencari fakta, dan lain-lain.Kata Kunci: pembelajaran, sejarah lokal, mahasiswa.
BACK MATTER (Pedoman Penulisan) BM, BM
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 4, No 1 (2017): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (12.091 KB)

Abstract

POTENSI EMOSI REMAJA DAN PENGEMBANGANNYA Azmi, Nurul
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 2, No 1 (2015): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.832 KB) | DOI: 10.31571/sosial.v2i1.50

Abstract

Remaja adalah masa dimana anak mengalami perkembangan yang cukup pesat, emosi yang selalu bergejolak saat remaja merupakan potensi sekaligus permasalahan yang harus mendapat perhatian serius baik oleh orangtua maupun tenaga pendidik.  Emosi positif seperti rasa senang, suka, cinta dan bahagia adalah potensi positif yang dapat membawa remaja pada perilaku positif pula. Sebaliknya emosi negative seperti marah, kecewa, takut, cemas, benci merupakan emosi yang dapat memicu munculnya berbagai permasalahan remaja. Memahami remaja dan perkembangan emosinya menjadi sangat penting untuk dapat membantu mengembangkan potensi yang dimiliki remaja, sekaligus mencari pemecahan masalah yang dihadapinya. Kata Kunci : Emosi, Remaja, Potensi.

Page 4 of 46 | Total Record : 451


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 1 (2025): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 11 No. 3 (2024): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 11 No. 2 (2024): Sosial Horizon ( Jurnal Pendidikan Sosial) Vol. 11 No. 1 (2024): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 10 No. 3 (2023): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 10 No. 2 (2023): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 10 No. 1 (2023): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 10, No 1 (2023): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 9 No. 2 (2022): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 9, No 2 (2022): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 9, No 1 (2022): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 8, No 2 (2021): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 8, No 1 (2021): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 7, No 2 (2020): SOSIAL HORIZON: JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL Vol 7, No 1 (2020): SOSIAL HORIZON: JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL Vol 6, No 2 (2019): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 6, No 1 (2019): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 5, No 2 (2018): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 5, No 1 (2018): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 4, No 2 (2017): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 4, No 1 (2017): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 4, No 1 (2017): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 3, No 2 (2016): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 3, No 2 (2016): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 3, No 1 (2016): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 3, No 1 (2016): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 2, No 2 (2015): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 2, No 2 (2015): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 2, No 1 (2015): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 2, No 1 (2015): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 1, No 1 (2014): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 1, No 1 (2014): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial More Issue