cover
Contact Name
Hamzah
Contact Email
sainetin@unilak.ac.id
Phone
+6285274546000
Journal Mail Official
sainetin@unilak.ac.id
Editorial Address
Jl. Yos Sudarso km.8, Umban Sari, Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau 28265
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
SainETIn
ISSN : 25489445     EISSN : 25486888     DOI : 10.31849/sainetin.v4i1
Jurnal SainETIn is a scientific journal published by the Electrical Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Lancang Kuning Pekanbaru, as a medium for the publication of scientific papers / research in the fields of Science, Energy, Technology and Industry
Articles 94 Documents
Analisis Profil Tegangan Dan Rugi Daya Jaringan Distribusi 20 kV PT PLN (Persero) Rayon Siak Sri Indrapura Dengan Beroperasinya PLTMG Rawa Minyak Indra, Ade; Tanjung, Abrar; Situmeang, Usaha
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 4 No. 1 (2019): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v4i1.6251

Abstract

Energi listrik merupakan kebutuhan primer yang terus berkembang seiring dengan perkembangan teknologi. Peningkatan ini perlu diimbangi dengan pemenuhan kebutuhan akan energi listrik yang merata kepada konsumen yang berada dipelosok daerah terpencil sekalipun, seperti yang berada dikabupaten Siak Sri Indrapura. Untuk meningkatkan kebutuhan akan energi listrik tersebut adalah harus dilakukannya pembangunan pusat pembangkit listrik yang baru dari pihak produsen yaitu PT. PLN (Perusahaan Listrik Negara). PT. PLN (Persero) Rayon Siak Sri Indrapura merupakan penyuplai energy listrik di wilayah Kabupaten Sri Indrapura menggunakan Pusat Listrik Tenaga Diesel dengan kapasitas daya sebesar 25 MW. Permasalahan utama pada sistem distribusi adalah tegangan terima pada ujung saluran transformator DY 061 sebesar 17,975 kV dan rugi daya menjadi 27,694 kW. Rekonfigurasi dilakukan antara Penyulang Saphire dengan Penyulang Bacan untuk mengatasi tegangan jatuh dan rugi daya. Berdasarkan hasil perhitungan dan diperoleh tegangan terima sebesar 19,027 kV pada transformator DY 061 dan rugi daya aktif sebesar 1,504 kW serta rugi-rugi daya reaktif sebesar 4,049 kVAr
Analisis Putaran Motor Pada Electrical Submersible Pump (ESP) Menggunakan Fuzzy Logic Controler Berbasis Python Aritonang, City Round; Atmam, Atmam; Zondra, Elvira
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 4 No. 1 (2019): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v4i1.6266

Abstract

Dengan spesifikasi tipe pompa ESP yang digunakan well ABC#123, laju alir fluida yang dihasilkan oleh ESP harus dijaga agar ketinggian fluida tetap menjaga agar pompa selalu dalam posisi terendam. Laju alir fluida dapat diatur dengan mengatur frekuensi yang menunjukkan putaran motor pada ESP menggunakan metode fuzzy logic. Dalam hal ini Laju alir fluida dan ketinggian level fluida akan menjadi input sistem yang menghasilkan perubahan nilai frekuensi. Baik input maupun output memiliki 3 label fungsi keanggotan. Dengan metode ini kita dapat merubah frekuensi motor ESP sehingga motor akan berputar pada kecepatan tertentu sesuai dengan laju alir fluida yang diinginkan dari ESP tersebut berdasarkan ketinggian fluida tanpa harus merubah desain dari ESP. Dari hasil penelitian ini diperoleh nilai putaran motor sebesar 3330 rpm dengan frekuensi sebesar 55,5 Hz untuk laju alir 1051 bfpd dengan ketinggian fluida 1300 ft. Penggunaan metode fuzzy logic ini dapat dikembangkan dengan Python aplikasi, lebih cepat dan mudah karena modul fuzzy dan matematika sudah tersedia
Kinerja Motor Induksi Tiga Phasa Sebagai Pompa Air Gedung Bertingkat Di Kantor Walikota Pekanbaru Riau Aditya, Bagus; Atmam, Atmam; Zondra, Elvira
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 4 No. 2 (2020): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v4i2.4087

Abstract

Motor listrik merupakan mesin listrik yang merubah energi listrik menjadi energi gerak. Pemanfaatan energi gerak ini yang kemudian banyak digunakan oleh beberapa gedung bertingkat untuk mempermudah proses pendistribusian air. Kantor Walikota Pekanbaru memiliki motor listrik untuk pendistribusian air yang memiliki kapasitas daya 7,5 kW sebagai mesin penggerak pompa. Penelitian ini dilakukan pada motor induksi tiga phasa di kantor Walikota Pekanbaru untuk mengetahui kinerja motor terhadap perubahan bukaan valve. Saat bukaan valve minimal diperoleh arus stator 6,215 Amper, arus rotor 4,180 Amper, putaran rotor 2979 rpm, torka induksi 8,044 N.m dan torka beban 7,987 N.m. Saat bukaan valve medium diperoleh arus stator 8,389 Amper, arus rotor 7,236 Amper, putaran rotor 2963 rpm, torka induksi 14,257 N.m dan torka beban 14,080 N.m. Saat bukaan valve maksimal diperoleh arus stator 10,006 Amper, arus rotor 9,319 Amper, putaran rotor 2950 rpm, torka induksi 18,080 N.m dan torka beban 17,798 N.m.
Perhitungan Potensi Energi Listrik Pada Sekam Padi Melalui Metode Gasifikasi Umar Faruq Al-afifi; Erdin Syam; Elvin Piter
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 4 No. 2 (2020): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v4i2.4329

Abstract

Sejak pertama kali ditemukannya Minyak bumi, Pemakaian Minyak bumi sebagai bahan bakar terus menunjukan peningkatan yang luar biasa dari waktu ke waktu, Sebagai subsidi untuk transportasi atau untuk tujuan lainnya, riset membuktikan bahwa dikhawatirkan energi minyak bumi yang berasal dari fosil akan habis dalam waktu dekat, hal ini memunculkan berbagai inovasi baru terutama dalam menciptakan bahan bakar baru yang berfungsi sama selayaknya energi fosil, dalam hal ini diperkenalkanlah Biomassa yaitu energi yang berasal dari limbah nabati, yang menjadikan energi ini tidak hanya sebagai alternatif dan hemat tetapi juga membantu membersihkan limbah di Bumi. Biomassa dapat dipergunakan sebagai Bahan Konversi Energi dalam Pembangkit Listrik yang berbahan dasar Biomassa melalui berbagai teknologi. Pada jurnal ini teknologi PLTBM yang digunakan adalah Gasifikasi pada sekam padi. Dalam perancangan gasifikasi ini divisualkan dengan berbasis simulasi dan berdasarkan penelitian yang telah dilakukan di PLTD Biomassa Indramayu. Berdasarkan produksi padi di kab.Maros tahun 2016 yaitu 202.000 ton, akan menghasilkan sekitar 40.000 ton sekam padi yang setelah dimanfaatkan akan didapatkan sekitar 17.466,22 MW. Pada penelitian ini energi listrik dihasilkan dari nilai kalor dari padi setelah proses Gasifikasi yang berbentuk Msyngas. Dengan Msyngas inilah yang memberikan Energi Mekanik kepada turbin dalam memberikan stimulus kepada generator untuk menghasilkan listrik.
Pengukuran Tegangan, Arus, Daya pada Prototype PLTS Berbasis Mikrokontroller Arduin Uno Abdul Makruf, Rizal Rahmadhani, Pratika Sulistya Ningsih, Wiki Jayaditama, Nur Rani Alham
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 5 No. 1 (2020): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v5i1.4370

Abstract

Pembangkit ini menggunakan solar cell sebagai sumber pembangkit listrik utama. Tujuannya adalah untuk membandingkan pembacaan arus , tegangan, dan daya pada batrai dan solar cell. Didapatkan nilai efisiensi PV sebesar 9.85%, dengan nilai FF sebesar 0.776 yang menunjukkan nilai FF yang tidak rendah. Didaptkan juga nilai efisiensi daya sebesar 9.82% yang tidak jauh dari nilai efisiensi PV. Namun nilai tersubut masih jauh dari nilai 100% karena adalanya losses atau adanya rugi-rugi daya atau kondisi yang merupakan salah satu faktor adanya losses yang mengakibatkan hilangnya beberapa energi output.Dari data lama penjemuran 1 dan 2 jam pada PV menggunakan beban, terlihat V dan I lebih rendah dari data lama penjemuran 1 dan 2 jam tanpa menggunakan beban, karena V dan I output PV tidak terserap oleh beban.
Susut Tegangan pada Penghantar ACCC di Saluran Transmisi 150 kV di PT. PLN (Persero) Unit Pelayanan Transmisi Pekanbaru: Transmisi Octary, Wellington; Eteruddin, Hamzah; Tanjung, Abrar
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 5 No. 1 (2020): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v5i1.6275

Abstract

Power transmission network system plays an important role in distributing power, especially in 150 kV power transmission lines. In 2013, the was a change in term of conductor type in in 150 kV transmission lines of Garuda Sakti – Balai Pungut, from ACSR to ACCC, because of the growing number of power plants in Riau and power distribution in every conductor supplying higher current, when given higher current, ACCC conductor is capable of transmitting power twice the ACSR conductor. The single line diagram of UPT Pekanbaru, data from power station (GI) Garuda Sakti – Balai Pungut, conductor data and load data are all data necessary for the study and calculation on ACCC conductor. The result shows that the amount of voltage drop power losses of ACCC conductor is 5.098 kV, while the power loss is 479,187 with the sagging value is 6.950 m, compared to the old conductor, the ACSR type, with the voltage drop of 7.517 kV, power loss of 828.863 kW, and the sagging value of 9.010 m, all measured in 150 kV power transmission lines of PT. PLN PERSERO UPT Pekanbaru.
Analisis Efisiensi Motor Induksi Tiga Phasa Akibat Perubahan Tegangan Ahmad, Ahmad; Zondra, Elvira; Yuvendius, Hazra
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 5 No. 1 (2020): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v5i1.6280

Abstract

Motor induksi tiga phasa adalah motor yang paling banyak digunakan dalam dunia industri, karena memiliki banyak kelebihan. Untuk mendapatkan performa terbaiknya, kualitas daya untuk suplai motor induksi perlu dijaga kualitasnya. Salah satu permasalahan yang muncul pada kualitas daya adalah perubahan tegangan sumber yang disuplai terhadap motor. Pada penelitian ini dilakukan analisis dan perhitungan efisiensi motor induksi tiga phasa dengan kondisi tengangan sumber yang berubah-ubah dari tegangan rating, yaitu 380 Volt. Motor yang digunakan adalah motor induksi tiga phasa yang ada pada Laboratorium Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning. Dalam penyelesaian penelitian ini menggunakan software M-file Matlab sebagai validasi dan pembanding. Variabel yang diambil adalah kecepatan, arus, tegangan antar fasa, faktor daya dan daya masukan. Dari hasil penelitian ini diperoleh nilai efisiensi pada motor induksi tiga phasa, yaitu adalah pada tegangan tertinggi 395 Volt, Nilai efisiensi yang diperoleh adalah 74,45831 %, Pada tegangan rating nya 380 Volt, Nilai efisiensi yang diperoleh 66,82559 %, dan pada tengangan yang paling rendah 365 Volt, Nilai Efisiensi yang diperoleh adalah 53,33917 %.
Analisis Pengujian Kualitas Isolasi Transformator Daya di PT. Indah Kiat Pulp and Paper Perawang Ondrialdi, Rifky; Situmeang, Usaha; Zulfahri
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 4 No. 2 (2020): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v4i2.6288

Abstract

Degradasi isolasi/penuaan merupakan salah satu penyebab utama kerusakan transformator. Bagian terlemah dari sistem isolasi adalah kerentanan terhadap kadar air, oksigen, terhadap panas berlebih dan tekanan mekanis. Pemburukan atau kegagalan isolasi dapat menyebabkan kegagalan operasi atau bahkan kerusakan transformator. Salah satu metode untuk mengetahui kondisi isolasi adalah dengan melakukan pengujian pengujian power factor (PF) atau Dissipation factor (DF) isolasi dan pengujian rasio belitan. Pengujian ini dilakukan berdasarkan standart IEEE C57.152-2013 dimana nilai standar pengujian 0,5 % dalam keadaan baik, apabila melebihi dari 0,5 % dianggap mengalami pemburukan. Nilai pengujian PF/DF untuk transformator IP954-T01 adalah 0,243 % masih kecil dari standart 0,5 % yang mengidentifikasi kondisi isolasi masih bagus. Sedangkan untuk pengujian PF/DF transformator IP254-T02 adalah 0,655 % lebih besar dari 0,5 % yang mengidentifikasi terjadinya penurunan kualitas isolasi. Pengujian PF/DF isolasi minyak untuk transformator IP954-T01 hasil uji dari tegangan 10 kV adalah 0,054 % dan IP254-T02 hasil uji dari tegangan 10 kV adalah 0,144 % masih kecil dari 0,5 % yang mengidentifikasi kualitas isolasi minyak masih bagus. Untuk hasil pengujian ratio belitan/tegangan untuk transformator IP954-T01 nilai persen deviasi belitan pada posisi Tap changer 3 bernilai 0,288 %, persen devisiasi masih kecil dari 0,5%. Sedangkan transformator IP254-T02 nilai pada posisi Tap changer 3 bernilai 1,440 % besar dari 0,5 % mengindikasikan adanya masalah pada belitan.
Rekonfigurasi Jaringan 20 kV Feeder Balam Dengan Metoda Binary Particle Swarm Optimization (BPSO) Di PT. PLN (Persero) Bagan Batu Simanjuntak, Roberto; Tanjung, Abrar; Zulfahri, Zulfahri; Putra Halilintar, Masnur
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 5 No. 2 (2021): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v5i2.6326

Abstract

Distribution of electrical energy by PT. PLN (Persero) Bagan Batu Rayon is supplied by a 20 kV feeder Balam distribution channel through Bagan Batu Substation. The total length of the Balam feeder network is 85,550 kms, the Balam feeder load to meet electrical energy needs is quite high. So that it causes power losses and voltage drop is quite high. To reduce the occurrence of voltage drop and on bus 10, 11,12,13,14 and 15 with the lowest voltage at the end of the channel reaches 16,7 kV. Analysis with Newton Rapshon method using MATLAB (R2007b) software is used to determine the results of voltage and power loss to be minimized. Based on the results of the discussion on the condition of the lowest voltage of 16.7 kV with an active power of 0.045 MW and reactive 0.121 MVAr on the bus 10.11,12,13,14 and 15. After reconfiguration using Newton Rhapson method with MATLAB (R2007b) software, obtained the lowest voltage of 19.2 kV with an active power of 0.039 MW and reactive power of 0.101 MVAr on the second reconfiguration. The results of the research show that by designing two new channels with the Binary Particle Swarm Optimization (BPSO) method can find a new configuration that minimizes losses. Active power losses resulting from the new reconfiguration are 0.027 MW and reactive power is 0.092 MVAr.
Studi Pemasangan Express Feeder Jaringan Distribusi 20 kV Untuk Mengatasi Drop Tegangan Pada Feeder Sorek PT PLN (Persero) Rayon Pangkalan Kerinci: Distribusi Anugrah, Andri Van; Eteruddin, Hamzah; Arlenny, Arlenny
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 4 No. 2 (2020): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v4i2.6338

Abstract

Penyaluran energi listrik oleh PT PLN (Persero) Area Pekanbaru, Rayon Pangkalan Kerinci untuk daerah Sorek dan sekitarnya, disuplai oleh saluran distribusi 20 kV feeder Sorek melalui Gardu Hubung Kerinci. Panjang total jaringan feeder Sorek 194 kms dengan luas penampang jaringan utama 240 mm2 dan percabangan umumnya menggunakan 150 mm2. Jumlah pelanggan yang tersambung ke feeder Sorek sebanyak 20.606 dengan beban penyulang 218,2 ampere melalui 152 unit trafo distribusi. Feeder Sorek menggunakan sistim distribusi Radial, hanya ada satu sumber melalui dari Gardu Hubung Kerinci, tidak terdapat sumber lain yang dekat dengan feeder tersebut. Panjangnya feeder Sorek ini menyebabkan terjadinya drop tegangan dan rugi-rugi daya yang sangat besar, dengan tegangan terendah pada ujung saluran mencapai 11,5 kV, kondisi tegangan yang disalurkan telah melampaui batas standar drop tegangan yaitu 10% (18 kV). Dengan dilakukannya pemasangan Express Feeder sepanjang 46 kms dari GH kerinci sampai ke GH Sorek, maka tegangan yang diterima seluruh trafo mengalami peningkatan diantaranya trafo BM 006 yang berada pada ujung saluran menjadi 17,155 kV. Rugi-rugi daya pada sistem PLN dapat ditekan hingga 1.407 kW sehingga memberikan dampak langsung pada peningkatkan kualitas layanan penyaluran tenaga listrik pada feeder Sorek.

Page 4 of 10 | Total Record : 94