cover
Contact Name
Hamzah
Contact Email
sainetin@unilak.ac.id
Phone
+6285274546000
Journal Mail Official
sainetin@unilak.ac.id
Editorial Address
Jl. Yos Sudarso km.8, Umban Sari, Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau 28265
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
SainETIn
ISSN : 25489445     EISSN : 25486888     DOI : 10.31849/sainetin.v4i1
Jurnal SainETIn is a scientific journal published by the Electrical Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Lancang Kuning Pekanbaru, as a medium for the publication of scientific papers / research in the fields of Science, Energy, Technology and Industry
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2019): SainETIn" : 5 Documents clear
Studi Overload Shedding Pada Transformator Daya Gardu Induk Garuda Sakti Rando Hutagaol; Usaha Situmeang; Zulfahri
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 4 No. 1 (2019): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v4i1.3976

Abstract

Pertumbuhan ekonomi berbanding lurus dengan kebutuhan ketersediaan sistem tenaga listrik. Pembebanan pada Transformator daya di Gardu Induk Garuda Sakti Pekanbaru terus mengalami kenaikan seiring bertambahnya waktu. Dikemudian hari kemungkinan transformator daya tersebut memiliki beban penuh atau melebihi kapasitasnya. Untuk mengantisipasi hal tersebut salah satunya diperlukan proteksi beban lebih terhadap transformator daya yaitu dengan menggunakan rele arus lebih yang berfungsi sebagai relay Over Load Shedding (OLS). Pada saat terjadi beban lebih pada transformator daya, maka dilakukan pelepasan beban pada masing-masing penyulang yang sudah ditentukan dengan bekerjanya rele Over Load Shedding (OLS) apabila beban pada masing-masing transformator daya sudah mencapai nilai settingnya maka rele Over Load Shedding (OLS) akan mengirimkan signal trip ke coil PMT masing-masing penyulang untuk memberi perintah dilepas. Perhitungan setting arus OLS pada Transformator #TD1 adalah 1200 Amp dengan time delay 10 detik diperoleh nilai setting waktu sebesar 0,342 detik dan dengan time delay 15 detik diperoleh nilai setting waktu sebesar 0,514 detik, #TD2 adalah 1040 Amp dengan time delay 10 detik diperoleh nilai setting waktu sebesar 0,373 detik dan dengan time delay 15 detik diperoleh nilai setting waktu sebesar 0,560 detik, #TD3 adalah 1360 Amp dengan time delay 10 detik diperoleh nilai setting waktu sebesar 0,498 detik, #TD4 adalah 1360 Amp dengan time delay 10 detik diperoleh nilai setting waktu sebesar 0,332 detik dan dengan time delay 15 detik diperoleh nilai setting waktu sebesar 0,498 detik dan untuk waktu setting arus OCR bekerja adalah 0,883 detik pada Trafo #TD1; 0, 889 detik pada Trafo #TD2; 0,849 detik pada Trafo #TD3; dan 0,852 detik pada Trafo #TD4. Kata Kunci: , , , rele OCR
Konsumsi Energi Listrik Terhadap Perubahan Kecepatan Motor Induksi Tiga Phasa Atmam; Elvira Zondra; Hazra Yuvendius
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 4 No. 1 (2019): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v4i1.3978

Abstract

Motor induksi umumnya memiliki konstruksi sederhana, mudah dioperasikan, relatif lebih murah dalam perawatannya sehingga banyak digunakan di industri dan rumah tangga. Mesin listrik berupa motor induksi dilihat dari sumber tegangan salah satunya adalah jenis motor induksi tiga phasa. Motor induksi tiga phasa sering digunakan sebagai penggerak peralatan dengan kecepatan penuh atau kecepatan relatif konstan. Kecepatan motor induksi tiga phasa umumnya dapat dikendalikan yang salah satunya dengan pengaturan tegangan. Pengaturan atau pengendalian tegangan variabel pada motor induksi tiga phasa untuk memperoleh kecepatan yang berubah, dapat diperoleh dengan menggunakan ac voltage regulator tiga phasa. Perubahan sumber tegangan masukan yang variabel pada motor induksi tiga phasa akan mempengaruhi parameter motor induksi tiga phasa termasuk juga konsumsi atau penggunaan energi listrik. Dari hasil penelitian ini diperoleh konsumsi energi listrik motor induksi tiga phasa hubungan bintang tanpa beban dengan kecepatan 3000 rpm lebih tinggi sebesar 0,079 kWh (48%) atau Rp. 51,376 selama satu jam dibanding dengan kecepatan 2570 rpm, motor induksi tiga phasa hubungan bintang berbeban dengan kecepatan 2570 konsumsi energi listriknya lebih tinggi sebesar 0,124 kWh (22%) atau Rp. 167,648 dibanding kecepatan 3000 rpm, konsumsi energi listrik motor induksi tiga phasa hubungan delta tanpa beban dengan kecepatan 2570 rpm lebih tinggi sebesar 0,065 kWh (23%) atau Rp. 87,88 dibanding kecepatan 3000 rpm dan motor induksi tiga phasa hubungan delta berbeban dengan kecepatan 2570 konsumsi energi listriknya lebih tinggi sebesar 0,551 kWh (56%) atau Rp. 744,952 dibandingkan kecepatan 300 rpm.
Sistem Akuisisi Data Solar Cell Berbasis Mikrokontroler dan Labview Benriwati Maharmi; Febri Ferdian; Fadhli Palaha
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 4 No. 1 (2019): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v4i1.3980

Abstract

Energi terbarukan merupakan sumber energi berkelanjutan yang bisa dimanfaatkan sebagai energi alternatitif, salah satunya sinar matahari dengan menggunakan solar cell untuk menghasilkan energi listrik. Untuk memudahkan melakukan monitoring data solar cell, maka penelitian ini digunakan layar monitor komputer untuk menampilkan hasil monitoring akuisisi data pada panel solar cell 20 WP yang menggunakan, sensor arus ACS712, sensor tegangan FZ0430, sensor temperature LM35 dan sensor intensitas cahaya MAX44009. Penelitian ini dilakukan dengan membuat simulasi menggunakan LabVIEW dan mikrokontroler arduino uno sebagai pengakuisisi data, sehingga diperoleh pengukuran tegangan rata-rata yang dihasilkan oleh solar cell adalah 13,12 V dengan tegangan tertinggi sebesar 14,38V dan arusnya antara 0,11 A – 0,79 A. Semakin lama solar cell beroperasi semakin tinggi suhu yang terukur menggunakan sensor suhu yaitu sebesar 53.1 °C pada jam 17.00 wib, dan intensitas cahaya pada siang hari akan besar yaitu pada jam 11.00 wib – 13.30 wib dengan intensitas cahaya rata-rata 75.693 lux.
Analisis Profil Tegangan Dan Rugi Daya Jaringan Distribusi 20 kV PT PLN (Persero) Rayon Siak Sri Indrapura Dengan Beroperasinya PLTMG Rawa Minyak Indra, Ade; Tanjung, Abrar; Situmeang, Usaha
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 4 No. 1 (2019): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v4i1.6251

Abstract

Energi listrik merupakan kebutuhan primer yang terus berkembang seiring dengan perkembangan teknologi. Peningkatan ini perlu diimbangi dengan pemenuhan kebutuhan akan energi listrik yang merata kepada konsumen yang berada dipelosok daerah terpencil sekalipun, seperti yang berada dikabupaten Siak Sri Indrapura. Untuk meningkatkan kebutuhan akan energi listrik tersebut adalah harus dilakukannya pembangunan pusat pembangkit listrik yang baru dari pihak produsen yaitu PT. PLN (Perusahaan Listrik Negara). PT. PLN (Persero) Rayon Siak Sri Indrapura merupakan penyuplai energy listrik di wilayah Kabupaten Sri Indrapura menggunakan Pusat Listrik Tenaga Diesel dengan kapasitas daya sebesar 25 MW. Permasalahan utama pada sistem distribusi adalah tegangan terima pada ujung saluran transformator DY 061 sebesar 17,975 kV dan rugi daya menjadi 27,694 kW. Rekonfigurasi dilakukan antara Penyulang Saphire dengan Penyulang Bacan untuk mengatasi tegangan jatuh dan rugi daya. Berdasarkan hasil perhitungan dan diperoleh tegangan terima sebesar 19,027 kV pada transformator DY 061 dan rugi daya aktif sebesar 1,504 kW serta rugi-rugi daya reaktif sebesar 4,049 kVAr
Analisis Putaran Motor Pada Electrical Submersible Pump (ESP) Menggunakan Fuzzy Logic Controler Berbasis Python Aritonang, City Round; Atmam, Atmam; Zondra, Elvira
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 4 No. 1 (2019): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v4i1.6266

Abstract

Dengan spesifikasi tipe pompa ESP yang digunakan well ABC#123, laju alir fluida yang dihasilkan oleh ESP harus dijaga agar ketinggian fluida tetap menjaga agar pompa selalu dalam posisi terendam. Laju alir fluida dapat diatur dengan mengatur frekuensi yang menunjukkan putaran motor pada ESP menggunakan metode fuzzy logic. Dalam hal ini Laju alir fluida dan ketinggian level fluida akan menjadi input sistem yang menghasilkan perubahan nilai frekuensi. Baik input maupun output memiliki 3 label fungsi keanggotan. Dengan metode ini kita dapat merubah frekuensi motor ESP sehingga motor akan berputar pada kecepatan tertentu sesuai dengan laju alir fluida yang diinginkan dari ESP tersebut berdasarkan ketinggian fluida tanpa harus merubah desain dari ESP. Dari hasil penelitian ini diperoleh nilai putaran motor sebesar 3330 rpm dengan frekuensi sebesar 55,5 Hz untuk laju alir 1051 bfpd dengan ketinggian fluida 1300 ft. Penggunaan metode fuzzy logic ini dapat dikembangkan dengan Python aplikasi, lebih cepat dan mudah karena modul fuzzy dan matematika sudah tersedia

Page 1 of 1 | Total Record : 5